Pemko Tawarkan Konsep Aero City ke Angkasa Pura II

ssk2

Kunjungan kerja Walikota di Jakarta dimanfaatkan Walikota untuk menawarkan konsep Aero City kepada Angkasa Pura II.  Aero City adalah sebuah kawasan bandara Perkotaan terpadu yang akan menjadi pusat terminal, kargo, pelabuhan udara, pusat bisnis, dan pusat ekonomi serta dilengkapi sarana kesehatan dan sebagainya

Didampingi oleh Kadis Perhubungan Riau, Alizar, serta Kadis Perhubungan Pekanbaru, Syafril, Kamis (20/11), Walikota menemui Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunnoko di Kantor Pusat Angkasa Pura II di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.

Konsep Aero City yang ditawarkan oleh Walikota Pekanbaru mendapat respon positif dari Dirut dan jajaran PT Angkasa Pura. Dirut PT Angkasa Pura II Tri S Sunnoko menyebutkan bahwa pihaknya sangat mendukung rencana pembangunan kawasan Kota Bandar Udara yang ditawarkan Walikota itu.

Bahkan ia mengatakan bahwa ide dari Walikota Pekanbaru tersebut merupakan pemikiran yang sudah sangat nasional bahkan belum terpikirkan oleh jajaran nasional.

Seperti yang telah kami kutip dari mediacenter.riau.go.id, Walikota menawarkan kepada PT Angkasa Pura, Pemprov Riau serta pemerintah pusat untuk membangun kawasan Aero city.

Walikota menjelaskan, rencana pembangunan kawasan Bandar udara itu di kawasan Pekansikawan yakni akan berada di kawasan perbatasan mungkin dengan Siak, Kampar, maupun Pelalawan.

Kalah Saing Dengan Tarif TMP, Sopir Angkot Mogok

oplet-hijau-panam

Kenaikan tarif angkot membuat para angkot sepi penumpang serta ditambah pula dengan tarif bus Trans Metro Pekanbaru yang tidak mengalami kenaikan, sehingga membuat sejumlah sopir angkot melakukan aksi mogok.

Salah seorang sopir angkot jurusan Jalan Jenderal Sudirman – Kubang, Aris yang diwawancarai oleh Gagasan Riau, Rabu (19/11) mengeluhkan sepinya penumpang yang lebih memilih naik bus TMP yang masih menerapkan tarif lama.

Sebelumnya, pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) Pekanbaru telah memutuskan untuk menaikkan tarif angkot sebesar 20 persen menjadi Rp 4.000, namun untuk tarif angkutan massal Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) hingga saat ini masih menerapkan harga lama Rp3.000. Oleh karena itu banyak penumpang yang memilih menggunakan TMP dibanding angkot.

Beberapa pihak sopir mengancam akan melakukan aksi mogok hingga malam hari jika permintaan mereka tidak segera ditanggapi oleh pemerintah.

Sementara itu, Saiful Alam, Ketua Organda Pekanbaru berjanji akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan walikota untuk meminta tarif yang seimbang antara Bus TMP dengan tarif angkot saat ini.

Ia berujar, bahwa sopir angkot sudah sepatutnya mendapatkan subsidi karena selama ini angkot banyak mengangkut pelajar di Pekanbaru.

PLN Bangun Tower Transmisi Untuk Atasi Krisis Listrik

ilustrasi
ilustrasi

Setelah sebelumnya pihak Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PTLG) Tenayan Raya, kini pimpinan dan manajemen PLN yang menyatakan akan membangun tower Transmisi  PLN di Pekanbaru.

Hal ini seolah menjadi titik terang dalam mengatasi krisis listrik yang selama ini dialami oleh kota Pekanbaru.

Seperti yang telah dilansir GoRiau, Direktur Pengembangan PT PLN Persero Pusat, Murtaqi Syamsuddinn, menyebutkan bahwa saat ini Kementerian ESDM dan PT PLN telah diintruksikan oleh Presiden RI Jokowi untuk melakukan percepatan penyediaan listrik sebanyak 35.000 MW, termasuk Riau tentunya.

PLN sendiri juga turut serta menggesa dalam penyelesaian Pembangunan PLTU Teluk Lembu yang nantinya akan mampu menghasilkan listrik sebesar 210 MW dan ditambah lagi dengan PLTG di Tenayan Raya Pekanbaru.

Ia telah merencanakan pembangunan tower transmisi listrik di wilayah Rumbai dan interkoneksi hingga ke Malaysia, diharapkan pada tahun 2015 sebagian besar kebutuhan listrik di Pekanbaru sudah bisa teratasi secara  bertahap.

Riau Alami Puncak Hujan Di Desember

Sumber: Riau Pos
Sumber: Riau Pos

Intensitas hujan yang melanda kawasan Riau akan mengalami puncaknya pada bulan Desember nanti. Demikian yang telah disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri, seperti yang kami kutip dari mediacenter.riau.go.id.

Ia mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai puncak musim hujan pada Desember nanti, khususnya terhadap ancaman banjir dan angin kencang.

Menurut penjelasannya, pihak BPBD telah berkordinasi dengan Kabupaten dan Kota di Riau serta melaporkan persoalan banjir yang saat ini terjadi di Riau kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta.

Sehingga kedepannya jika ada kebutuhan yang tidak bisa ditangani Provinsi maupun Kabupten/Kota, Pusat dapat langsung memberikan bantuan ke Riau.

MC (Pemandu Acara) di Marrybrown

Untuk cowok / cewek
Usia maksimal 30 tahun.
Minimal D3 segala Jurusan.
Dapat menjadi MC / pemandu acara dalam Birthday Party anak-anak atau event lomba anak-anak

Dapat bekerja dalam sistem shift.
Dapat bekerja di hari libur nasional.

Kirim lamaran ke:
[email protected]
Atau bertemu langsung dengan Bpk. Baskara Surya
085363263149
Marrybrown Restaurant
Jl. Jenderal Sudirman sebelah RRI Pekanbaru.

Wujudkan Pekanbaru Sebagai City Gas

d230deb71a1de291bb3962fj7-26436
Sumber: Humas Pemko

Pemko Pekanbaru memiliki visi besar untuk mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai city gas, untuk mewujudkannya Pemko bersama PGN kembali siap bekerja sama.

Diharapkan dengan terwujudnya Pekanbaru sebagai city gas, masyarakat mampu memanfaatkan gas untuk berbagai kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan transportasi. Sehingga dapat mengurangi dampak kenaikan BBM.

Saat ini pihak PGN sudah mulai menerapkan penggunaan gas sebagai pengganti bahan bakar bagi kendaraan operasional milik PGN.

Berdasarkan informasi yang kami rangkum dari GoRiau, Walikota menyebutkan bahwa Pemko Pekanbaru akan menjadi pilot project dalam upaya penggunaan gas sebagai energi alternatif pengganti bahan bakar minyak untuk kendaraan dinas.

Pemko Gandeng PGN Untuk Atasi Krisis Listrik

Sumber: Humas Pemko
Sumber: Humas Pemko

Untuk mengatasi krisis listrik, Pemko Pekanbaru mengadakan pertemuan dengan direksi Perusahaan Gas Negara (PGN) pusat, Selasa (18/11) di kantor PGN pusat Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas tentang rencana pembangunan pembangkit listrik bertenaga gas (PLTG) sebagai upaya mengatasi kekurangan listrik di Pekanbaru saat ini.

Dalam pertemuan tersebut Walikota menyapaikan keinginannya serta berkomitmen untuk bekerjasama dengan PGN dalam penyedian bahan bakar gas untuk pembangkit listrik tenaga gas di Pekanbaru.

Seperti yang kami kutip dari GoRiau, Commercial Director  & COO PGN Pusat Jobi Triananda menyatakan dukungan terhadap keinginan Walikota tersebut. Bahkan ia mengagumi dengan visi Walikota yang ingin mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan yang Madani.

Saat ini Riau mengalami defisit daya listrik sebesar 520 MW, diharapkan dengan dibangunnya PLTG tersebut mampu menghasilkan daya listrik 200 hingga 300 MW yang mana akan membantu PLTG Teluk lembu yang saat ini memiliki kapasitas 200 MW.

Pasar Agus Salim Dibenahi, Bakal Jadi Kawasan Wisata

agusalim

Masih ingat dengan wacana Walikota Pekanbaru yang ingin menjadikan pasar Agus Salim sebagai “Malioboro” nya Pekanbaru?

Saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru, terus melakukan pembenahan terhadap Pasar Agus Salim.

Setelah memindahkan sejumlah pedagang ke lokasi lain, saat ini pengaspalan dan pembuatan trotoar sedang dilakukan ditargetkan akan selesai akhir Desember 2014 mendatang.

Berdasarkan informasi yang telah kami rangkum dari mediacenter.riau.go.id, Pasar Agus Salim ini nantinya akan multi fungsi.

Saat pagi hari akan dijadikan sebagai tempat pedagang sayur dan di malam harinya menjadi kawasan wisata dan bersantai karena disini dijual berbagai kuliner dan souvenir.

Para pedagang sayur akan ditempatkan ke dalam bekas ruko yang diputihkan, bukan  lagi di badan jalan. Sehingga tidak menganggu lalu lintas di Jalan Agus Salim.

Di kawasan ini akan dibangun pedestrian, sehingga masyarakat dapat menikmati suasana malam dengan berjalan kaki di sepanjang Jalan Agus Salim. Pedestrian ini nantinya akan tembus ke Jalan Achmad Yani.

Dampak Kenaikan BBM, Harga Ongkos Oplet Naik

oplet-hijau-panam

Setelah pemerintah menaikkan harga BBM premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 lalu solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500 yang mulai berlaku Selasa (18/11) pukul 00.00 WIB kemarin, berdampak pada kenaikan ongkos angkutan umum oplet.

Supir angkutan oplet berbagai jurusan dalam kota Pekanbaru menaikkan harga ongkos dari Rp3.000 menjadi Rp4.000 per penumpang sejak Selasa (18/11) kemarin.

Salah seorang supir oplet jurusan Panam, Azwar menyatakan bahwa ongkos untuk anak sekolah juga mengalami kenaikan hargasebesar Rp1.000 yang mana sebelumnya dari Rp2.000 naik menjadi Rp.3.000.

Seperti yang kami kutip dari Riau Aktual, kenaikan ongkos tersebut merupakan kesepakatan sesama supir oplet.

Langsung Terbang Ke Surabaya Naik Citilink

Citilink Airbus 320
Citilink Airbus 320

Mulai hari ini,  Senin (17/11), Citilink membuka penerbangan Pekanbaru-Surabaya langsung.

Penerbangan perdana dilakukan pada pukul 08.25 WIB tadi dengan nomor penerbangan QB 787.

Pada penerbangan perdana ada 89 penumpang dengan lama tempuh sekitar 2,5 jam.

Menurut Distric Sale Manager Citilink Pekanbaru, Ridwan, rute baru ini memiliki prospek yang cukup bagus karena langsung terbang ke Surabaya tanpa harus transit dulu di bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Penerbangan rute baru ini dijadwalkan terbang setiap hari, Surabaya-Pekanbaru pada pukul 05.20 – 07.50 WIB dan Pekanbaru-Surabaya pada pukul 08.25 – 10.55 WIB.

You might also likeclose