Nanti Malam, Festival Lampu Colok DIbuka Wako

Sekitar pukul 21.00 WIB nanti malam, Wali Kota Pekanbaru H Firdaus bersama Wakil Wali Kota H Ayat Cahyadi dijadwalkan bakal membuka secara resmi festival lampu colok. Agenda tahunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru kali ini dipusatkan di Lapangan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bukitraya.

Festival lampu colok ini dihelat pada malam 27 Ramadan 1435 Hijriah. Festival ini akan dilaksanakan berturut-turut selama tiga malam, yakni Kamis-Sabtu (24-26/7), yang diikuti oleh 12 kecamatan.

Drs H Hermanius MM, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, mengatakan kegiatan festival lampu colok ini akan dinilai oleh dewan juri selama dua hari, dengan mendatangi setiap kecamatan.

Yuk mari Encik & Puan kite beramai-ramai tengok festival tahunan ini :)

Tips Mudik

Encik & Puan nak pergi mudik ke? Berikut ini tips mudik ala infoPKU:

  • Pastikan Encik & Puan memiliki kampung halaman
  • Ha, macam mana pulak nak balek kampung kalau kampung halaman tak ade? :))
  • Gunakan kendaraan yang aman & nyaman
  • Sebelum nak berangkat, pilihlah kendaraan yang akan digunakan dengan bijak. Entah itu kendaraan pribadi atau transportasi umum :)
  • Berangkatlah sesuai waktu yang telah ditentukan
  • Nah, ini yang penting Encik & Puan. Jangan pule berangkat pas masih keje, minte cuti dulu baru nak balek kampung :))
  • Bawa uang & perlengkapan mudik seperlunya
  • Iyelah, tak mungkin berangkat tak bawa uang :))
    Bawa uang secukupnye je, kan bise ambil di ATM.
    Bawa perlengkapan juge seperlunye, tak mungkin parabola nak dibawe juge :)) *korban iklan*
  • Jika dirasa perlu bawa peta arus mudik 2014
  • Untuk beberapa lokasi mudik yang dirasa rawan longsor atau rawan kemacetan, bawa peta arus mudik 2014 bisa jadi pilihan yang bijak. Peta arus mudik bisa didapatkan di toko buku Gramedia :)
    
    Walaupun jaman dah canggih, bise tengok GPS, Gmaps, Waze dll tapi tak ade gune kalau tak de jaringan internet :))
    Jika sesat betanyelah pada penduduk setempat, malu betanye sesat di jalan..
  • Cek kondisi terakhir rumah sebelum berangkat
  • Cek listrik, air dan kompor gas sebelum berangkat mudik. Kunci jendela dan pintu rapat-rapat. Saat mudik, rumah yang ditinggalkan rawan disantroni maling. Waspadalah!!
  • Pastikan kondisi fit jika mudik menggunakan kendaraan pribadi
  • Sebelum berangkat pastikan kondisi sedang fit, terutama untuk supir. Jangan bawa kendaraan dalam keadaan sakit apalagi mengantuk. Jika memungkinkan ajaklah orang yang bisa jadi supir cadangan :)
  • Selalu mematuhi peraturan lalu lintas
  • Selalu patuhi peraturan lalu lintas!! Bukan hanya untuk keselamatan diri, tapi juge untuk menghindari biaya tambahan (baca: kene tilang pakpol)
  • Jika dirasa lelah beristirahat sejenak
  • Jika anda supir dan merasa lelah beristirahatlah sejenak, begitu pulih baru jalan lagi.

Demikian tips mudik ala infoPKU, semoga bermanfaat :)

Sejarah Lampu Colok

Encik dan Puan dah tau Festival Lampu Colok kan? Tradisi ini biasanya dilakukan pada 27 Ramadhan sampai dengan 30 Ramadhan dalam menyambut malam takbir dan lebaran.

Dalam bahasa Melayu, colok itu berarti alat penerang. Penamaan colok oleh masyarakat melayu ini disebut “pelite” atau “pelito” yakni sejenis lampu teplok yang menggunakan sumbu kompor memakai minyak tanah sebagai bahan bakar penerangnya.

Tradisi ini sendiri berawal dari keinginan masyarakat melayu untuk memberikan penerangan di bulan ramadhan, sekaligus merupakan syiar Islam sebagai hiasan – hiasan lampu yang ada selalu bernuansakan Islami.

Pada awalnya masyarakat melayu menggunakan penerangan colok ini sebagai hiasan di depan rumah, terutama dalam menghadapi malam lailatul qadar.

Seperti yang kita jumpai saat ini, ada beraneka macam bentuk colok. Ada yang terbuat dari kaleng ataupun botol bekas minuman bekas, bambu yang telah diberi sumbu hingga colok yang dibuat khusus seperti tabung yang terbuat dari seng dan alumunium.

Kemudian lampu colok tersebut disusun hingga menyerupai kubah – kubah masjid dan hiasan kaligrafi.

Untuk melestarikan tradisi ini, maka tiap 27 Ramadhan diadakan Festival Lampu Colok. Festival Lampu Colok ini dapat di jumpai diseluruh daerah di Provinsi Riau. Festival lampu Colok merupakan khasanah warisan Budaya tempo dulu yang bertahan hingga saat ini. Bahkan Festival Lampu Colok kini telah menjadi agenda Wisata bagi beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.

Festival Lampu Colok 2014

Sumber: skyscrapercity.com
Sumber: skyscrapercity.com

Seperti tahun-tahun yang lalu, kali ini Festival Lampu Colok diadakan oleh Pemko Pekanbaru di Kecamatan Bukit Raya yang ditunjuk sebagai tuan rumah even tahunan tersebut.

Seperti yang dikutip dari MCRiau, untuk memeriahkan even ini, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengatakan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru menyiapkan segala sesuatu untuk membantu tuan rumah.

Walaupun Kecamatan Bukit Raya ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Lampu Colok, kecamatan lainnya juga diminta untuk membuat kegiatan serupa. Demikian yang diutarakan oleh Kepala Disbudpar Pekanbaru, Hermanius.

Lampu colok merupakan penerangan sederhana yang dibuat dari botol kaca atau kaleng kecil kemudian diberi sumbu dan minyak tanah sebagai bahan bakarnya. Kemudian botol-botol ini disusun membentuk masjid yang menghiasi setiap sudut kota di Pekanbaru.

Festival Lampu Colok merupakan budaya tradisional warisan masyarakat Melayu. Even tahunan ini biasanya diadakan mulai 27 Ramadhan sampai dengan 30 Ramadhan untuk memperingati malam Lailatul Qadar dan menyambut gembira datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Jangan Sampai Quick Count Mendelegitimasi Fungsi KPU Sebagai Penyelenggara Resmi Pilpres

Maraknya lembaga survey hitung cepat (quick count ) yang tidak mengedepankan kebenaran dan lebih cenderung provokatif dengan hitung-hitungan yang membingungkan membuat masyarakat semakin terprovokasi dan menganggap pasangan salah satu Calon Presiden dan Wakil Presiden telah memenangi Pemilihan Presiden 2014 ini.

Hal ini dapat dilihat dari berbagai kondisi masyarakat di kalangan bawah yang mempertanyakan keabsahan hasil hitung cepat ini, pasalnya hasil yang dimunculkan oleh televisi nasional sudah menjurus ke arah kebohongan publik.

Kecaman dan kebingungan ini diluapkan oleh masyarakat melalui jejaring media sosial sebagai bentuk kekecewaan mereka pada hasil hitung cepat yang sudah tidak fair lagi dalam menjelaskan fakta dilapangan.

Sebagai media berekspresi atas kebohongan hasil hitung cepat ini, masyarakat menumpahkannya melalui jejaring facebook, twitter dan juga melalui telepon pintarnya yakni blackberry messenger-nya.

“Ini sudah tidak benar, ini sebuah bentuk penggiringan opini, dan akan melegalkan cara-cara yang tidak fair ini”tulis Bima dalam akun facebooknya kesal seperti dikutip dari GagasanRiau.

Dijelaskan oleh Bima lagi, bahwa hasil hitung cepat versi quick count ini akan mendelegitimasi fungsi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga resmi penyelenggaraan pemilu.

“Masyarakat jangan terpancing, kita tunggu hasil resminya yakni hasil hitung manual melalui KPU, baru kita memastikan siapa pemenang Pilpres 2014 ini” pesan blackberry messegger yang dikirim ke redaksi Gagasanriau.com Kamis dinihari (10/7/2014).

Trayek Bus Trans Metro Pekanbaru

TMP
Trayek TMP

Berikut Trayek Transmetro Pekanbaru :

TRAYEK 1  : PELITA PANTAI – PANDAU
Pelita Pantai – Jl. Jend. Sudirman – bandar Udara SSQ II – Jl. Kaharuddin Nasution – Jl. Pasir Putih – Perumnas Pandau

TRAYEK 2  : TERMINAL BRPS – KULIM PP
Terminal Bandar Raya Payung Sekaki – Jl. T. Tambusai – Jl. Jend. Sudirman (U-Turn RRI) – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Imam Munandar – Kulim Atas

TRAYEK 3  : KAMPUS UIN – PASAR WISATA
Kampus UIN – Jl. HR. Subrantas – UNRI – Jl. HR. Subrantas – Jl. SM Amin (U-Turn SPBU) – Jl. SM. Amin – Jl. HR. Subrantas – Jl. Sukarno Hatta – Jl. T. Tambusai – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Cut Nyak Dien I – Jl. Jend. A. Yani – Pasar Wisata

TRAYEK 4  : TERMINAL BRPS – TORGANDA
Terminal BRPS – Jl. T. Tambusai – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Subrantas – Jl. Sukarno Hatta – Jl. Kaharuddin Nasution – Pasir Putih – Torganda PP

TRAYEK 5  : TERMINAL BRPS – KULIM
Terminal BRPS – Jl. T. Tambusai Ujung – Jl. SM. Amin – Jl. Riau – Jl. Jend. A. Yani – Jl. Ir. Juanda – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Kuantan – Jl. Mustika

TRAYEK 6A: 
Torganda Pasir Putih – KH. Nasution – Baterai R – Sukarno Hatta – Pasar Pagi Arengka – Subrantas – SM. Amin – Terminal BRPS

TRAYEK 6B:
BRPS – Mall SKA – Arengka – Riau – Mall Ciputra – Panglima Udan – Senapelan – Pasar Wisata – A.Yani – Riau – BRPS (PP)

TRAYEK 7  :
Simpang KH. Nasution – Impres – Arifin Ahmad – Paus – memutar Global Bangunan – T. Tambusai – Paus

Syarat Memperpanjang SKCK & Kartu Kuning

Syarat Memperpanjang SKCK:

  1. Membawa SKCK yang lama.
  2. KTP/SIM.
  3. Membawa fotocopy Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  5. Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
  6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Syarat Memperpanjang Kartu Kuning:

  1. Membawa Surat Kuning yang lama
  2. Fotokopi KTP
  3. Pas Photo berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 Lembar
  4. Fotokopi Ijazah Terakhir

Kartu kuning memiliki masa expired, yakni 6 bulan. Untuk proses perpanjangannya tinggal datang langsung ke Kecamatan setempat atau ke Dinas Tenaga Kerja, bawa Kartu Kuning untuk dicap kembali sesuai tanggal pelaporan yang ada dalam kartu tersebut.

Daftar Kode Pos di Pekanbaru

Berikut ini daftar kode pos kelurahan yang ada di Kota Pekanbaru, semoga bermanfaat ye Ncik & Puan

1. Kecamatan Bukit Raya

  • Kelurahan Tangkerang Labuai (Kodepos : 28281)
  • Kelurahan Dirgantara (Kodepos : 28283)
  • Kelurahan Simpang Tiga (Kodepos : 28284)
  • Kelurahan Tebingtinggi (Kodepos : 28287)
  • Kelurahan Tangkerang Selatan (Kodepos : 28288)
  • Kelurahan Tangkerang Utara (Kodepos : 28289)

2. Kecamatan Lima Puluh

  • Kelurahan Rintis (Kodepos : 28141)
  • Kelurahan Sekip (Kodepos : 28142)
  • Kelurahan Tanjung Rhu (Kodepos : 28143)
  • Kelurahan Pesisir (Kodepos : 28144)

3. Kecamatan Marpoyan Damai

  • Kelurahan Maharatu (Kodepos : 28125)
  • Kelurahan Sidomulyo Timur (Kodepos : 28125)
  • Kelurahan Wonorejo (Kodepos : 28125)
  • Kelurahan Tangkerang Barat (Kodepos : 28282)
  • Kelurahan Tangkerang Tengah (Kodepos : 28282)

4. Kecamatan Payung Sekaki

  • Kelurahan Air Hitam (Kodepos : 28292)
  • Kelurahan Labuh Baru Barat (Kodepos : 28292)
  • Kelurahan Labuh Baru Timur (Kodepos : 28292)
  • Kelurahan Tampan (Kodepos : 28292)

5. Kecamatan Pekanbaru Kota

  • Kelurahan Suka Ramai (Kodepos : 28111)
  • Kelurahan Suma Hilang (Kodepos : 28111)
  • Kelurahan Kota Tinggi (Kodepos : 28112)
  • Kelurahan Kota Baru (Kodepos : 28114)
  • Kelurahan Tanah Datar (Kodepos : 28115)
  • Kelurahan Simpang Empat (Kodepos : 28116)

6. Kecamatan Rumbai

  • Kelurahan Sri Meranti (Kodepos : 28261)
  • Kelurahan Palas (Kodepos : 28264)
  • Kelurahan Rumbai Bukit (Kodepos : 28264)
  • Kelurahan Umban Sari (Kodepos : 28265)
  • Kelurahan Muara Fajar (Kodepos : 28267)

7. Kecamatan Rumbai Pesisir

  • Kelurahan Limbungan (Kodepos : 28261)
  • Kelurahan Limbungan Baru (Kodepos : 28261)
  • Kelurahan Lembah Sari (Kodepos : 28262)
  • Kelurahan Lembah Damai (Kodepos : 28263)
  • Kelurahan Meranti Pandak (Kodepos : 28266)
  • Kelurahan Tebing Tinggi Okura (Kodepos : 28287)

8. Kecamatan Sail

  • Kelurahan Cinta Raja (Kodepos : 28131)
  • Kelurahan Suka Maju (Kodepos : 28131)
  • Kelurahan Suka Mulia (Sukamulya) (Kodepos : 28131)

9. Kecamatan Senapelan

  • Kelurahan Sago (Kodepos : 28151)
  • Kelurahan Kampung Dalam (Kodepos : 28152)
  • Kelurahan Kampung Bandar (Kodepos : 28153)
  • Kelurahan Kampung Baru (Kodepos : 28154)
  • Kelurahan Padang Terubuk (Kodepos : 28155)
  • Kelurahan Padang Bulan (Kodepos : 28156)

10. Kecamatan Sukajadi

  • Kelurahan Sukajadi (Kodepos : 28121)
  • Kelurahan Harjosari (Kodepos : 28122)
  • Kelurahan Kedungsari (Kodepos : 28123)
  • Kelurahan Kampung Melayu (Kodepos : 28124)
  • Kelurahan Jadirejo (Kodepos : 28126)
  • Kelurahan Pulau Karam (Kodepos : 28127)
  • Kelurahan Kampung Tengah (Kodepos : 28128)

11. Kecamatan Tampan

  • Kelurahan Delima (Kodepos : 28291)
  • Kelurahan Tuah Karya (Kodepos : 28291)
  • Kelurahan Simpang Baru (Kodepos : 28293)
  • Kelurahan Sidomulyo Barat (Kodepos : 28294)

12. Kecamatan Tenayan Raya

  • Kelurahan Rejosari (Kodepos : 28281)
  • Kelurahan Sail (Kodepos : 28285)
  • Kelurahan Kulim (Kodepos : 28286)
  • Kelurahan Tangkerang Timur (Kodepos : 28289)

Info SAMSAT Keliling Pekanbaru

 

InfoSAMSATPekanbaru

Persyaratan pengesahan STNK / pembayaran pajak pada Unit Samsat Keliling:

  1. Mengisi Formulir SPPKB yang sekaligus berfungsi sebagai pernyataan tidak terjadi perubahan Speksifikasi Kendaran Bermotor.
  2. STNK Asli
  3. BPKB Asli
  4. Bukti pelunasan PKB / BBN KB dan SWDKLLJ (SKPD yang telah di Validasi) Tahun terakhir.
  5. Identitas:

o    Perorangan : Tanda jati diri yang Sah, bagi yang berhalangan melampirkan surat kuasa bermaterai cukup.

o    Badan Hukum : Salinan akte pendirian, Surat kuasa bermaterai cukup dan ditanda tangani oleh Pimpinan serta dibutuhkan cap badan hukum yang bersangkutan.

o    Intansi Pemerintah ( termasuk BUMN dan BUMD): Surat Tugas / Kuasa bermaterai cukup ditanda tangani oleh Pimpinan serta dibubuhi Cap Intansi yang bersangkutan.

Mobil Samsat keliling hanya khusus melayani pajak tahunan, tidak melayani pajak lima tahunan. Untuk perpanjangan pajak 5 tahun sekali tetap di kantor Samsat terdekat.

Alamat Kantor Samsat Pekanbaru:

  1. Samsat Pekanbaru Utara di Jl Yos Sudarso, Rumbai
  2. Samsat Pekanbaru Kota di Jl Gajah Mada
  3. Samsat Pekanbaru Selatan di Jl Jendral Sudirman, Depan MTQ
  4. Samsat Pekanbaru Barat, di Jl SM Amin, Arengka (Samping Bank BPR Faiza)

Info SIM Keliling Pekanbaru

InfoSIMKeliling

Layanan SIM keliling terbatas untuk perpanjangan sim A dan C yang masa berlakunya mendekati limit.

Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh Peningkatan SIM A – A UMUM

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Berusia minimal 20 tahun.
  3. Sim A nya sudah 1 (satu) tahun.
  4. Membayar formulir di BII/BRI.
  5. Mengisi formulir permohonan.
  6. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  7. Melampirkan foto copy KTP.
  8. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan.
  9. Memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  10. Lulus ujian teori dan praktek.

Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh Peningkatan SIM Golongan B-I- Golongan B-I Umum

  1. Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh
  2. Peningkatan SIM Golongan B-I- Golongan B-I Umum
  3. Umur minimal 20 tahun.
  4. SIM B I-nya sudah 1 (satu) tahun.
  5. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  6. Membayar formulir di BII/BRI.
  7. Mengisi formulir permohonan.
  8. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
  9. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
  10. Lulus ujian teori dan praktek.

Persyaratan dan Tata Cara Memperoleh SIM Golongan C baru (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Berusia sekurang-kurangnya 16 tahun.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.
  7. Memiliki pengetahuan yang cukup mengenai lalu-lintas jalan dan memiliki ketrampilan mengemudikan kendaraan bermotor.
  8. Lulus ujian teori dan praktek.

Perpanjangan SIM Golongan C (Pasal 217 PP 44/93)

  1. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Menyerahkan / melampirkan SIM yang diperpanjang.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Dapat menulis dan membaca huruf latin.
  6. Melampirkan foto copy KTP.

SIM Hilang/Rusak (Pasal. 255 PP 44/93)

  1. Sehat jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
  2. Laporan Polisi kehilangan SIM.
  3. Membayar formulir di BII/BRI.
  4. Mengisi formulir permohonan.
  5. Melampirkan KTP.

SIM Mutasi (Keluar Daerah) – (Pasal. 224 PP 44/93)

  1. Mencabut berkas/kartu induk dari Satuan Lalu Lintas asal dan
  2. Pengantar dari Kasubbag SIM
  3. Melampirkan KTP wilayah yang dituju.
  4. Melaporkan kepada Kepala Satlantas yang dituju

Sumber : http://ditlantasriau.org/layanan.html

You might also likeclose