Tiap Hari Kamis, Wako Naik TMP ke Kantor

Transmetro

Tiap hari Kamis mulai bulan depan, Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT akan naik Trans Metro Pekanbaru (TMP) menuju ke Kantor Walikota Pekanbaru. Hal ini sesuai dengan visi Wali Kota Pekanbaru yang mencanangkan Kamis tanpa polusi. Kebijakan ini juga berlaku untuk seluruh PNS yang akan datang ke Kantor Walikota Pekanbaru.

Selain bisa mengurangi polusi juga dapat mengurangi kemacetan di jalan, demikian yang diungkapkan oleh Walikota Pekanbaru, H Firdaus ST MT, Rabu (29/10).

Walikota berharap Kota Pekanbaru menjadi asri, alami dan bebas polusi. Bahkan, Pemko akan segera memfinalisasi Perwako tentang Kamis Tanpa Polusi ini agar program ini secepatnya  bisa dilaksanakan.

Wako juga  menghimbau agar PNS bisa langsung menerapkan kebijakan tersebut agar dapat menjadi contoh kepada masyarakat. Karena dengan tidak menggunakan angkutan pribadi ke kantor dan menggunakan angkutan umum ataupun menggunakan sepeda untuk pergi bekerja itu adalah hal yang lebih baik.

Jika ada PNS yang tidak juga melaksanakannya, maka akan ada sangsi administrasi yang akan dikenakan kepada PNS tersebut.

Sumber: pekanbaru.go.id

UMP Riau Naik Jadi Rp1.879.000/Bulan

15(763)

Tahun depan, Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi Riau naik dari sebesar Rp1.700.000 menjadi Rp 1.878.000/bulan. Adapun kenaikannya sebesar Rp178 ribu.

Adapun penetapan UMP ini dilakukan dalam sidang Dewan Pengupahan provinsi Riau, Rabu (29/10) kemarin. Demikian yang dijelaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial Syarat Kerja Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kependudukan (Disnakertransduk) Riau, Ruzaini, seperti yang dilansir oleh mediacenter.riau.go.id

Dijelaskannya bahwa penetapan UMP itu bukan melalui voting, tapi melalui musyawarah dan mufakat dengan memperhatikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Provinsi Riau tahun 2014 sebesar Rp1.872.000, kemudian pencapaian KHL sebesar 103 persen.

“Semuanya sudah sepakat dengan angka tersebut,” ujar Ruzaini.

Perlu diketahui bahwa Dewan Pengupahan Provinsi Riau terdiri dari Disnakertransduk Riau, pihak perusahaan, Apindo dan juga serikat buruh.

Penertiban PKL Dimulai November

Sumber: Riau Terkini
Sumber: Riau Terkini

Demi mengembalikan fungsi jalur lambat di Jalan Soekarno-Hatta, Pemko dengan tegas menyatakan tidak akan ada lagi dispensasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan badan jalan terutama jalur lambat untuk berjualan.

Awal November ini, seluruh PKL wajib pindah ke lokasi lainnya. Namun, jika masih berjualan maka Tim Yustisi yang dikomandoi Satpol PP Pekanbaru akan melakukan tindakan tegas.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Selasa (28/10), mengatakan PKL Pasar Pagi Arengka akan ditempatkan kebagian dalam pasar agar tidak menggangu pengguna jalan. Lebih jauh diterangkan Ingot, bahwa Pemko Pekanbaru akan tetap menjaga komitmen untuk melakukan penertiban sesuai dengan peraturan daerah (Perda).

“Perlu diketahui bahwa jalur lambat pasar pagi arengka ini bukan milik pedagang saja, tapi milik masyarakat umum lainnya. Jika kita tidak tindak  itu, maka Pemko Pekanbaru secara tidak langgung sudah melanggar hak-hak masyarakat pengguna jalan tersebut,” tutup Ingot.

Sumber: pekanbaru.go.id

Masuki Musim Penghujan, Titik Api Nol

Sumber: Riau Pos
Sumber: Riau Pos

Memasuki musim penghujan, membuat sepuluh titik panas (hotspot) yang sebelumnya terdeteksi oleh Satelit NOAA 18 menjadi hilang. Berdasarkan informasi dari Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, bahwa saat ini di Riau tak lagi terdapat titik panas.

Padahal, pada Sabtu (25/10) Satelit NOAA 18 mendeteksi 72 “hotspot” di daratan Pulau Sumatera dan sepuluh di antaranya berada di Provinsi Riau.

Adapun empat di antaranya berada di Kabupaten Siak yang meliputi Desa Dayun, Kecamatan Dayun ada satu titik, dan di Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas terdapat satu “hotspot”.

Satu titik panas di Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib dan satu lagi di Desa Sam-sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Sedangkan tiga “hotspot” di Kabupaten Kampar tepat di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Kampar Kiri ada satu titik, dan dua lainnya berada di Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri.

Sementara itu, dua titik panas lagi berada di Kabupaten Kuantan Singingi masing-masing di Desa Munsalo, Kecamatan Kuantan Tengah dan satu lagi di Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir.

Yang terakhir berada di Desa Telayap, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.

Ardhitama, salah seorang Analis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan hujan pada Senin (27/10) sore melanda sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Riau.

Ia menyebutkan, peluang hujan ringan-sedang saat ini hingga beberapa hari ke depan merata di berbagai wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau.

“Puncaknya diprediksi terjadi pada awal November dengan intensitas yang meningkat menjadi sedang-tinggi,” tutur Ardhitama seperti yang dilansir oleh mediacenter.riau.go.id.

Dia juga menyebutkan bahwa suhu udara rata-rata berkisar antara 22 derajat celsiun pada malam hingga dini hari dan mencapai 34 derajat pada siang hari.

Polda Riau Sediakan Pengawalan untuk Nasabah Bank

20141013_013444_kapolda riau

Maraknya tindak kriminal di Pekanbaru saat ini membuat resah warga Pekanbaru. Tak hanya beraksi di malam hari, tapi juga tak takut beraksi di siang hari di tengah keramaian.

Oleh karena itu, Kepala Polisi Daerah Riau Brigjen Dolly Bambang Hermawan mengatakan bahwa pihaknya siap untuk menyediakan personel untuk pengawalan nasabah bank yang hendak mengambil uang dengan jumlah besar. Ia menyebutkan bahwa pengawalan ini tidak dipungut biaya.

“Kalau ada yang meminta pembayaran atas tugas pengawalan itu laporkan,” kata Brigjen Dolly, Selasa (28/10), seperti yang kami kutip dari mediacenter.riau.go.id.

Demikian, pernyataan Brigjen Dolly dalam menanggapi banyaknya kasus perampokan dan penjambretan yang kini sedang marak. Bahkan saat ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru sedang menyusun strategi untuk menindak para pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) yang marak terjadi di Pekanbaru.

Semoga saja dengan tindak lanjut dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru ini dapat mengurangi tindak kriminal di Kota Pekanbaru.

PLTU Tenayan Raya Tahun Depan Beroperasi, Pekanbaru Bebas Krisis Listrik

unduhan
Sumber: skyscrapercity

Pada April tahun 2015 mendatang, PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) akan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya yang berpakasitas 2×110 Megawatt. Diprediksi, Kota Pekanbaru akan terbebas dari krisis listrik.

Demikian yang diungkapkan oleh General Manager PT PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) Dodi Pangaribuan, Selasa (28/10) di Pekanbaru, seperti yang dikutip dari mediacenter.riau.go.id.

Sebenarnya jika dari segi pembangkit, PLTU Tenayan Raya sudah bisa dioperasikan akhir Desember 2014 ini. Namun untuk pengoperasiannya masih terkendala masalah transmisi, sehingga listrik yang dihasilkan tidak bisa disalurkan. Karena terkait pembebasan lahan yang akan dibangun tower transmisi.

Oleh karena itu pihak PLN WRKR saat ini sedang berkoordiasi dengan Pemko Pekanbaru untuk membebaskan lahan yang terkena pembangunan tower transmisi tersebut. Ada 28 titik yang akan dibebaskan, diperkirakan akan rampung menjelang akhir tahun.

Ia menyebutkan bahwa tower transmisi ini akan dipergunakan untuk menyalurkan listrik dari PLTU Tenayan Raya ke sejumlah gardu induk. Sementara ini, untuk penyaluran arus listrik baru diprioritaskan ke gardu induk di Teluk Lembu.

Tahun Depan Naik TMP Cukup dengan e-Ticketing

Mulai tahun depan naik bus Trans Metro Pekanbaru tidak perlu lagi membayar karcis, karena PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) selaku pengelola bus TMP akan menggunakan smart card atau sistem e-Tiketing. Dengan menggunkan sistem e-Tiketing masyarakat tidak perlu membayar tiket menggunakan uang tunai lagi.

Heri Susanto, selaku Dirut PD Pembangunan menjelaskan saat ini pihaknya telah melakukan beberapa persiapan untuk memantapkan penggunaan sistem smartcard sebagai pengganti tiket. Bahkan para pegawainya saat ini akan diberikan pelatihan untuk mempersiapkan sistem smartcard tersebut.

Seperti yang dikutip dari pekanbaru.go.id ia mengatakan akan bekerja sama dengan Bank BRI dalam penggunaan sistem smartcard sebagai pengganti tiket. Adapun biaya yang diperlukan sekitar Rp3,6 M untuk mengoperasikannya.

Selama ini kita cukup membayar Rp 3000 sudah bisa berkeliling naik bus Trans Metro, semoga dengan adanya sistem e-Ticketing ini pelayanan Trans Metro semakin baik ke depannya ;)

Sumber: pekanbaru.go.id

Mengenal Menteri via Twitter Yuk

Sore kemarin, Minggu (26/10) Presiden terpilih Jokowi bersama pasangannya JK mengumumkan jajaran menteri yang masuk dalam kabinet kerjanya.

Karena mayoritas menteri dalam kabinet kerja juga aktif di media sosial twitter. Nah, tak ada salahnya jika kita follow akun twitter mereka.

Berikut ini akun twitter menteri pada kabinet kerja:

  1. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise (@YohanaYembise)
  2. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti)
  3. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu (@Ryamizard_R)
  4. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Marwan Jafar (@marwan_jafar)
  5. Menteri Koperasi dan UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga (@Puspayoga_PAS)
  6. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo (@tjahjo_kumolo)
  7. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan (@IgnasiusJonan)
  8. Menteri Kesehatan: Nila F. Moeloek (@NilaMoeloek)
  9. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa (@KhofifahIP)
  10. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel (@RachmatGobel)
  11. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago (@andrinof_a_ch)
  12. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin (@lukmansaifuddin)
  13. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri (@hanifdhakiri)
  14. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi (@imam_nahrawi)
  15. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sofyan Djalil (@djalil_sofyan)
  16. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan (@aniesbaswedan)
  17. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani (@puan_maharani)
  18. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Yuddy Chrisnandi (@yuddychrisnandi)
  19. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya (@bravonur)
  20. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Mursyidan Baldan (@ferrymbaldan)

Hayo udah pada follow belum? ;)

Mengintip Koleksi Museum Sang Nila Utama

Prasasti peresmian Museum Sang Nila Utama

Picture 1 of 59

Museum ini diresmikan oleh Direktur Jendral Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Edi Sedyawati pada tanggal 9 Juli 1994.

You might also likeclose