Google Doodle Pacu Jalur di HUT ke-77 RI

58
Google Doodle Pacu Jalur

Turut memeriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Google menampilkan tradisi pacu jalur dari Kuantan Singigi pada tampilan Google Doodle.

Apa Kata Google?

Dikutip dari laman Google Doodle per tanggal 17 Agustus 2022 ini, Google menggunakan doodle berupa pacu jalur diikuti lima orang berpakaian tradisional. Lima karakter tersebut dibalut beraneka warna, serta senyum sumringah di wajahnya.

Empat di antaranya mendayung perahu, dan satu orang di depan memberikan gerakan semangat kepada para pendayung.

Dalam keterangan pada gambar tersebut, Google memberikan judul Balap Perahu (Pacu Perahu) yang lebih dikenal dengan Pacu Jalur. Kita sebagai warga Riau tentunya merasa bangga bukan? Festival Pacu Jalur sendiri merupakan salah satu balapan perahu terbesar di Indonesia.

Bhinekka Tunggal Ika

Google melalui lamannya mengatakan, Festival Pacu Jalur merupakan salah satu dari sekian banyak tradisi yang mengajarkan pentingnya kerja sama tim. Yang mana menurut mereka, hal tersebut selaras dengan semboyan yang ada di Tanah Air, yakni Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagaimana diketahui, Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan negara Indonesia yang dicengkram oleh lambang negara, Garuda Pancasila. Semboyan tersebut menggambarkan bahwa Indonesia merupakan negeri yang memiliki keragaman budaya, namun tetap satu bangsa.

Hasil Kreasi Anak Bangsa

Google Doodle tersebut ternyata merupakan karya anak bangsa. Ia adalah ilustrator asal Bandung, Wastana Haikal. Goresan keceriaan pada lukiskan dengan sapuan warna yang cerah dan senyuman terpaut di wajah orang sedang berpacu di atas jalur.

Mengenal Tradisi Pacu Jalur

Kegiatan Pacu Jalur sendiri rutin dilaksanakan bertepatan perayaan HUT RI di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pacu Jalur merupakan satu di antara Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Riau sejak 2015 lalu.

Konon, pacu jalur sendiri telah ada sejak tahun 1903. Dengan demikian, masyarakat Kuansing telah melestarikan tradisi ini selama 119 tahun.

Awalnya pacu jalur merupakan pesta rakyat pada abad-17 untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Helmina dari Belanda. Lambat laun kegiatan ini beralih untuk memperingati hari besar Islam.

Kemudian seiring perkembangan jaman, Pacu Jalur diadakan untuk memperingati HUT RI. Selain itu Pacu Jalur juga termasuk dalam kalender wisata nasional.