Wisata Alam Mayang di Tengah Pesatnya Kota

19
Jpeg

Siapa yang tak kenal dengan Alam Mayang? Satu-satunya tempat rekreasi alam yang berlokasi di tengah pesatnya perkembangan Ibu Kota Propinsi Riau, Pekanbaru.

Seperti yang Encik dan Puan ketahui bahwa Pekanbaru memang tidak memiliki banyak tempat wisata, terutama wisata alam. Sehingga Alam Mayang selalu menjadi tempat favorit warga.

Rumah Pariwisata Alam Mayang, kini namanya, terletak di Jalan Imam Munandar dan dapat ditempuh sekitar 6 KM dengan jalur darat dari pusat kota.

Buka setiap hari dengan jam berkunjung dimulai dari pagi hingga Pukul 18.00 WIB. Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, kita sudah bisa memasuki tempat wisata yang ditumbuhi banyak pepohonan ini.

Sedangkan konsepnya berupa ruang hijau dengan luas lahan lebih kurang 24 hektar, dari sini kita dapat menikmati hembusan udara segar dan pemandangan hijau yang menyejukkan mata.

Dulunya, Alam Mayang hanya sekedar tempat rekreasi seperti piknik keluarga dan memancing beberapa jenis ikan, seperti Nila, Sepat Siam, Gurame dan lain-lain.

Namun kini Alam Mayang telah berbenah dengan menyuguhi berbagai wahana yang membuat pengunjung betah disini.

Seperti yang ingin menguji adrenalin dengan ATV, Banana Boat, Bumber Boat & Dayung, Bola Air, Bom-Bom Car, Rumah Hantu.

Bagi Encik dan Puan yang tidak suka menguji adrenalin, bisa bersantai dengan Ayunan, Bianglala dan Sepeda Air, atau juga mengitari Alam Mayang dengan Kereta Wara-Wiri.

Tidak lupa pula di sini terdapat wahana yang memang dikhususkan untuk anak-anak, seperti Balon Loncat, Becak Mini dan Mandi Bola.

Selain wahana, Alam Mayang menyediakan Mushalla demi kelancaran beribadah kaum muslim dan juga Posko Kesehatan untuk mengantisipasi pengunjung yang mengalami gangguan dengan kesehatannya.

Pihak pengelola Alam Mayang juga menyediakan tempat bagi pengunjung yang ingin mengadakan acara, seperti pertunjukkan, arisan, reunian dan sebagainya.

Tidak hanya itu saja, pada Ahad (3/1) yang lalu, Alam Mayang mengadakan pemecahan rekor MURI Indonesia “Tumpuk Bolu Kemojo Tertinggi di Indonesia”.

Hal tersebut diadakan dalam upaya pelestarian kuliner tradisional dan mendukung program pemerintah Provinsi Riau, yaitu Riau The Homeland of Melayu.

Jika lelah menjelajahi Alam Mayang, Encik dan Puan dapat bersantai di pendopo atau juga berbelanja berbagai kerajinan dan souvenir khas nusantara, dari Riau, Bandung, Bali, Yogyakarta dan daerah lainnya.

Melihat potensinya yang beragam, Alam Mayang sangat cocok bagi masyarakat yang ingin menghilangkan rutinitasnya sejenak dari kesibukan bekerja, terlebih lagi pada masyarakat yang tinggal di perkotaan.