Pekanbaru Bakal Bebas Sampah Sebelum 2020? - InfoPKU
Home » Berita » Berita Pekanbaru » Pekanbaru Bakal Bebas Sampah Sebelum 2020?
go green

Pekanbaru Bakal Bebas Sampah Sebelum 2020?


Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan Kota Pekanbaru akan bebas sampah sebelum tahun 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT, Selasa (8/3).

Adapun hal ini seiring dengan keinginan dari Pemerintah Pusat yang menargetkan Indonesia bebas sampah pada tahun 2020 mendatang.

Demi terwujudnya target tersebut, maka Pemko mulai merealisasikan program bebas sampah ini sejak dini. Pemko Pekanbaru sendiri mulai bergerak, baik itu melalui Satuan Kerja hingga bekerjasama dengan pihak ketiga.

Selain itu Pemko juga sudah mulai memilah-milah sampah. Sampah yang dipilah adalah sampah basah dan sampah kering. Tujuan pemilahan sampah ini adalah agar memudahkan pada saat mendaur ulangnya.

Sampah basah atau biasanya disebut sampah organik merupakan sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup (material biologis) yang dapat membusuk dengan mudah. Contohnya antara lain sisa makanan, daun, buah serta sayuran, dan sebagainya.

Sementara itu sampah kering atau yang biasanya disebut sampah non-organik merupakan jenis sampah yang berasal dari bahan baku non biologis dan sulit terurai.

Sampah kering seringkali menumpuk di lingkungan, karena sulit diuraikan secara alamiah. Oleh sebab itu, sampah kering perlu penanganan lebih lanjut.

Adapun yang termasuk dalam sampah kering antara lain sampah plastik (botol, kemasan produk rumah tangga dan kantong plastik), kaleng, kertas, kaca, styrofoam, dan sebagainya.

Nantinya sampah yang telah dipilah tersebut akan dikumpulkan di bank sampah untuk kemudian didaur ulang. Wali Kota menghimbau kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Dikatakan olehnya bahwa untuk sampah plastik dapat dikumpulkan di bank sampah, selain itu melalui sekolah adiwiyata juga dapat untuk mengolah serta mendaur ulang sampah.

About Said Zaki

Avatar
hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila