Kualitas Udara Pekanbaru yang Masih Buruk

22

Kualitas udara Pekanbaru masih buruk, hal tersebut diakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa titik daerah Provinsi Riau.

Oleh karena hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan jajaran tengah disibukan dalam hal pemadaman karhutla yang mana Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Indragiri Hilir menjadi daerah terbanyak titik api dalam seminggu ini.

Bahkan Minggu (4/08) disebutkan analis cuaca BMKG Kota Pekanbaru, Yasir Prayuna, jarak pandang Kota Pekanbaru pagi ini hanya 3 KM yang diakibatkan oleh kabut asap.

Terhadap kualitas udara Pekanbaru yang masih buruk ini, masyarakat juga diminta untuk peka terhadap masalah kesehatan yang diakibatkan oleh asap karhutla. Diantaranya dengan mengurangi aktifitas di luar ruangan dan menggunakan masker N95.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_) on

“Jarak pandang Pekanbaru dan sekitarnya berada pada 3 KM yang disebabkan karena kabut asap,” ungkap Yasir Prayuna Analis BMKG Kota Pekanbaru.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker yang memang bisa menahan partikel asing masuk kesaluran pernapasan, seperti masker N95. Karena masker N95 memang bagus untuk menyaring partikel-partikel asap berukuran kecil di bawah 10 PM.

Selain itu juga penting untuk menjaga kesehatan bagi anak-anak. Karena sama seperti orang dewasa, saluran pernapasan anak bisa saja terganggu.