Pemadaman Listrik di Riau Hingga 10 Maret
Breaking News
Home » Berita » Berita Pekanbaru » Pemadaman Listrik di Riau Hingga 10 Maret
PLN
PLN

Pemadaman Listrik di Riau Hingga 10 Maret


Akibat gangguan dari pembangkit pada sistem interkoneksi Sumatera, pihak PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau akan melakukan pemadaman listrik bergilir hingga tanggal 10 Maret 2016 mendatang.

Adapun pemadaman listrik ini akan berlangsung selama tiga jam. Dikatakan oleh Humas PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau (WRKR), Nasri, Senin (7/3), bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi apakah gangguan pada pembangkit tersebut telah ditangani.

Dikatakan olehnya bahwa rencana pemadaman listrik bergilir di Riau ini masih akan dilakukan hingga 10 Maret 2016 mendatang, dan saat ini tengah diupayakan pemulihan pembangkit tersebut.

Ditambahkannya bahwa pengaturan pemadaman listrik bergilir sendiri diatur sepenuhnya oleh PLN tiap cabang, dengan lama durasinya tidak boleh lebih dari tiga jam.

Nasri menjelaskan bahwa pemadaman ini sendiri tidak dapat dihindari lagi karena terjadinya penurunan daya sistem interkoneksi Sumatera.

Dengan rusaknya pembangkit di sistem Sumatera Bagian Selatan-Tengah dan Sumatera Bagian Utara tersebut, sehingga menimbulkan defisit listrik yang mana bebannya akan dibagi ke masing-masing wilayah secara proporsional.

Defisit listrik yang terjadi di Sumatera Bagian Tengah (Sumatera Barat, Riau dan Jambi) sebenarnya tengah mengalami penurunan, yang mana defisit daya sempat memburuk sebesar 206 MW.

Ia menjelaskan bahwa defisit daya saat ini tinggal sekitar 150 MW yang dibagi untuk ketiga provinsi yang berada pada wilayah Sumatera Bagian Tengah. Sedangkan untuk Riau sendiri beban defisitnya sekitar 50 MW.

Untuk itu ia meminta maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan akibat adanya pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN tersebut.

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila