Pekanbaru Menuju Kota Destinasi MICE
Breaking News
Home » Berita » Berita Pekanbaru » Pekanbaru Menuju Kota Destinasi MICE

Pekanbaru Menuju Kota Destinasi MICE


Kota Pekanbaru kini tengah bersiap menuju kota destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia, menyaingi Batam dan Medan.

Seperti yang diketahui bahwa letak Kota Pekanbaru sendiri sangat strategis di Pulau Sumatera. Yang mana jarak dari Jakarta dan Medan kurang dari 2 jam. Sementara itu dari Singapura 35 menit dan dari Kuala Lumpur 45 menit.

Selain itu Kota Pekanbaru juga diyakini memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk wisata MICE. Beraneka infrastruktur pendukung mulai dari sektor properti, khususnya gedung convention center dengan standar Internasional baik dari segi kapasitas maupun kualitas, telah dipersiapkan.

Tak hanya gedung convention center dengan standar Internasional saja, saat ini perkembangan hotel pun cukup pesat dalam 5 tahun terakhir. Bahkan sepanjang tahun 2016 yang lalu, sekitar 14 hotel bintang 3 dan 4 berdiri di Kota Pekanbaru.

Agar wisata MICE di Pekanbaru semakin menarik, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membuat paket yang digabung dengan wisata ke daerah (Pekansikawan, red) di sekitar Pekanbaru.

Seperti yang diketahui bahwa ada berbagai tempat wisata di daerah Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan), seperti Danau PLTA Koto Panjang, Candi Muara Takus, Istana Siak dan lain-lain.

Pemko Pekanbaru berharap dengan adanya paket gabungan wisata MICE ini, para wisatawan akan bertambah lama waktu tinggalnya di Kota Pekanbaru.

Terlebih lagi pada bulan April 2017 mendatang, Mini Trans Studio Pekanbaru yang terletak di Jalan Soekarno Hatta akan segera diresmikan.

Dengan memaksimalkan semua potensi yang ada, wisata MICE di Pekanbaru diyakini tidak akan kalah dengan daerah lain di Pulau Sumatera seperti Batam atau Medan.

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila