#LoveTwitter: Selamat Ulang Tahun Twitter
Home » Teknologi » #LoveTwitter: Selamat Ulang Tahun Twitter

#LoveTwitter: Selamat Ulang Tahun Twitter


Selain peringatan Hari Hutan Sedunia, hari ini juga diperingati sebagai hari kelahiran Twitter ke-10. Untuk menyemarakkan hari lahirnya, ucapan Selamat Ulang Tahun Twitter ditandai dengan hashtag #LoveTwitter.

Sosial media mikro blogging ini didirikan oleh Jack Dorsey, Evan Williams dan Biz Stone pada 21 Maret 2006 yang lalu. Namun situs jejaring sosialnya sendiri baru diluncurkan pada bulan Juli.

Ide awalnya tercetus dari Jack Dorsey tentang sebuah pesan atau ‘status’, pengiriman pesan atau status mengenai apa yang seseorang lakukan. Sebelum seperti sekarang, pada awalnya Twitter dinamai dengan nama Twttr.

Sejak pertama kali diluncurkan, Twitter menjelma menjadi salah satu dari sepuluh situs yang paling sering dikunjungi di Internet. Bahkan Twitter dijuluki dengan “pesan singkat dari Internet” karena keterbatasan karakternya.

Ya, jejaring sosial mikro blogging ini hanya memiliki 140 karakter sekali berkicau. Meski demikian, keterbatasan tersebut malah menjadikan para user Twitter kreatif yang melahirkan kultwit atau kuliah twit.

Twitter sebagai jejaring sosial yang dimiliki oleh Twitter, Inc., yang berbasis di San Francisco ini mengalami pertumbuhan yang pesat dan dengan cepat meraih popularitas di seluruh dunia.

Hingga Mei 2015, user aktif di Twitter telah mencapai 302 juta dari 500 juta lebih penggunanya. Salah satu yang membanggakan adalah Jakarta dinobatkan sebagai ibu kota Twitter, karena Jakarta menjadi kota paling “bising” di Twitter.

Pada perkembangannya sendiri, Twitter juga turut mewarnai berbagai momen yang terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Hal tersebut terangkum dalam tweet mereka tadi pagi:

Selamat Ulang Tahun Twitter yang ke-10, terima kasih atas momen-momen yang terabadikan dalam tweet, trending topic, dan hashtag. Nah bagaimana dengan Encik dan Puan sendiri, ada momen-momen indah selama nge-tweet kah?

About Said Zaki

hanya orang waras yang ngaku gila, karena tidak ada orang gila yang ngaku gila. yang ada orang gila ngaku waras, makanya jika ada orang ngaku waras, maka ia sudah gila