Tag Archives: Pemko

#beritaPKU Pemprov Usulkan Rest Area untuk Solusi Halte di Trotoar

Pemerintah Provinsi Riau usulkan penyediaan rest area untuk solusi pembangunan halte di trotoar. Ini dinilai, penting, agar seluruh aspek transportasi, keamanan dan kenyamanan tidak terganggu.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, SF Hariyanto, Senin (20/5) di Pekanbaru. Menurutnya, solusi itu harus dipertimbangkan untuk diimplementasikan sebelum finalisasi pembangunan halte.

‘’Harus ada solusi, tidak bisa dibiarkan seperti itu. Makanya, kita desak melakukan koordinasi, karena kita akan memberikan solusi,’’ paparnya.

Saat ditanyakan mengenai solusi yang diusulkan, dia mengatakan rest area dapat dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan. Selain itu, tingkat kecelakaan dapat diminimalisir, karena badan jalan dan trotoar tidak digunakan untuk perhentian bus.

‘’Jadi rest area itu maksudnya, diberi tempat untuk penghentian bus menerima penumpang dengan tidak memakan badan jalan. Saya fikir, kalau seperti ini, seluruh pihak akan setuju,’’ tambahnya.

Hariyanto mengaku kecewa dengan sikap Pemerintah Kota Pekanbaru yang tidak kooperatif. Pasalnya, surat yang telah dilayangkan tidak kunjung direspon.

‘’ Surat telah kita layangkan, namun belum direspon. Kita minta pembangunan dihentikan sementara, sampai ada solusi terbaik. Kita juga siap memberikan solusi, tapi harus koordinasi dulu. Semua tentu ada aturannya,’’ ulas pria berkacamata  itu.

Lebih jauh dia menambahkan, surat diajukan karena konsep yang diajukan jelas tidak efektif. Baik untuk penyediaan jasa transportasi, pelayanan jasa pejalan kaki, mengantisipasi angka kecelakaan dan wajah kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau. (Riau Pos)

#beritaPKU Pekanbaru Alokasikan Rp100 Miliar Untuk Pembangunan Jalan

Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar pada 2013 untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan barang di kota itu.

“Alokasi anggaran bidang bina marga tahun 2013 tersebut mengalami kenaikan sebesar 35 persen dibandingkan anggaran bidang yang sama pada tahun 2012,” kata Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru Azmi di Pekanbaru, Rabu.

Selain membiayai kegiatan fisik proyek, anggaran sebesar itu juga termasuk operasional kegiatan Dinas PU, katanya.

Menurut Azmi, anggaran bidang marga yang dialokasikan itu cukup besar terkait tingginya perhatian pemerintah kota itu untuk melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan.

Peningkatan kualitas jalan menjadi perhatian serius Pemkot Pekanbaru, sehubungan dengan tingginya pertumbuhan penduduk di daerah itu sejak beberapa tahun terakhir.

“Pertumbuhan penduduk di kota ini bahkan berada di atas rata-rata nasional, sehingga juga berdampak terhadap peningkatan arus orang, barang dan jasa, sehingga peningkatan kualitas jalan diperlukan,” katanya.

Sehubungan dengan itu, katanya lagi, Dinas PU Kota Pekanbaru kini terus menggiatkan proses tender ulang ke dua khususnya untuk proyek pembangunan jalan dengan pengaspalan hotmix pada 12 kecamatan.

Untuk proses tender ulang ke dua ini, katanya, dalam minggu ini sudah masuk lagi sejumlah penawaran dari kontraktor namun demikian sejumlah paket sudah diproses.

“Kami berharap tender ulang kedua dapat diselesaikan dalam Mei ini sehingga pengerjaan fisik jalan beraspal hotmix bisa segera dilakukan ditambah dengan satu unit jembatan besar beton senilai Rp2 miliar dan beberapa unit jembatan kecil lainnya,” katanya. (Antara Riau)

#beritaPKU Pemko Siapkan Lahan Relokasi PKL HR Soebrantas

Rencana Pemerintah kota Pekanbaru memindahkan pedagang pasar Jongkok dan PKL jalan Hr Subrantas ke jalan Purwodadi hingga kini masih menunggu kesiapan lahan dari Pihak ketiga. Pasalnya hingga kini kondisi lahan tersebut masih rentan akan becek dan genangan air.

“Jangan sampai pemerintah salah langkah karena terkesan tergesa-gesa melakukan pemindahan sementara lokasi tempat baru masih belum memadai,” Jelas Asisten I Sekdako Pekanbaru, M Noer kepada Riauterkini.com, Selasa (14/05/2013).

Diakuinya, berdasarkan pantauan dari pihaknya lokasi yang baru di jalan Porwodadi tersebut masih banyak kekurangannya, mulai dari tempat parkirnya, sistem pembuangan airnya, dan fasilitas lainnya yang mendukung masih belum ada.

“Maka dari itu, Tim yustisi dalam minggu ini atau minggu depan akan melakukan rapat mengenai penertiban PKL di jalan Subrantas termasuk Pasar jongkok,”terangnya.

M. Noer juga mengatakan bahwa untuk pemindahan tersebut pihaknya akan melakukan secara persuasif kepada setiap pedagang, maka dari itu kita siapkan tempat yang nyaman dan baik, setelah itu baru disuruh pindah. (Riau Terkini)

#beritaPKU Pemkot Pekanbaru Kesulitan Mendapatkan Lokasi Pembuangan Sampah

Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, kesulitan mencari lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah untuk pengganti tempat lama di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, yang hampir penuh.

“Kendala yang dihadapi adalah menyangkut harga tanah mahal, dana terbatas, serta mencari lokasi yang cocok,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkot Pekanbaru Syafril, Rabu (8/5).

Menurutnya, untuk membuka lokasi TPA baru sampah Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menganggarkan dana Rp2,5 miliar. Saat ini pihaknya masih mempertimbangkan apakah lokasi TPA baru sampah itu masih di Kecamatan Rumbai atau di Tenayan Raya.

Pertimbangan lokasi, ujarnya, penting supaya kelak tidak menimbulkan protes dari penduduk setempat karena dampak keberadaan TPA sampah. Keberadaan TPA biasanya menimbulkan protes bila berada di sekitar perkampungan penduduk, karena bau busuk yang ditimbulkan oleh timbunan atau proses pengolahan sampah.

Ia mengaku cenderung memilih lokasi baru tetap di Kecamatan Rumbai karena jauh dari perkampungan warga. Bila TPA sampah itu berada di Kecamatan Tenayan Raya, dikhawatirkan diprotes karena perkampungan penduduk di wilayah itu sudah padat. (Metro TV)