Nongkrong di Flyover Pekanbaru, Polda Riau Peringati Masyarakat

1759
Nongkrong di Flyover Pekanbaru

Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tidak nongkrong di flyover Pekanbaru.

Telan Korban Jiwa

Hal tersebut usai terjadinya peristiwa kecelakaan yang menewaskan dua orang remaja. peristiwa ini terjadi di  flyover simpang SKA, Kamis (1/12/2022) lalu.

Yang mana kedua orang remaja tersebut tewas ditabrak sebuah mobil minibus. Diketahui bahwasanya dua remaja tersebut sedang nongkrong di badan jalan fly over.

Satu korban terpental hingga ke bawah jalan dan meninggal di tempat. Sementara korban satunya lagi meninggal saat dalam perjalan menju rumah sakit

Peringatan untuk Tidak Nongkrong di Flyover Pekanbaru

Peringatan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Minggu, (4/12/2022).

Ia mengatakan bahwa tilang secara manual bisa saja diterapkan untuk mereka yang masih menjadikan flyover sebagai tempat tongkrongan atau tempat wisata.

Selain itu, tilang manual ini juga dapat memperingati masyarakat agar tidak bermain-main dengan keselamatan nyawa diri sendiri.

Adapun pihaknya selalu merazia pengendara yang sengaja berhenti atau nongkrong di flyover, jembatan atau hal semacamnya.

Namun hal tersebut tidak membuat masyarakat berhenti melakukan hal yang sama berulang kali. Pihaknya mengakui, masyarakat akan tetap datang dan nongkrong kembali di atas flyover ataupun jembatan.

Perlunya Kepedulian Bersama untuk Keselamatan

Menurut Sunarto, kepedulian seluruh masyarakat sangat diperlukan, tanpa terkecuali orang tua.

Peran orang tua, ungkapnya, sangat penting untuk memberikan edukasi, pengawasan serta bimbingan kepada anak-anaknya agar kejadian hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya.

“Jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama,” pesan Sunarto.

Pihaknya tidak henti-hentinya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu tertib dan taat dalam berkendara di jalanan raya dan selalu menggunakan alat keselamatan baik kendaraan roda dua ataupun roda empat.

”Kesadaran bersama menjadi kunci agar kita sama-sama dapat terhindar dari kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

Dengan adanya peristiwa serta peringatan ini, diharapkan Encik dan Puan dapat berhati-hati dalam berkendara dan memperhatikan keselamatan diri.

Di antaranya, dengan mematuhi dan mentaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan, serta jangan lupa menggunakan alat pengaman atau keselamatan saat berkendara.