Terkonfirmasi Covid19 Riau Hari Ini: Tambah 614, Total 42.308

250

Terkonfirmasi Covid19 Riau Hari Ini (Senin, 26/4/2021) bertambah sebanyak 614 kasus, 209 pasien yang telah sembuh, dan 14 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 41.694 kasus menjadi 42.308 kasus.

Dari jumlah terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini, sebanyak 37.062 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 904 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 3.304 orang isolasi mandiri, serta 1.038 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Data Sebaran

Pekanbaru tercatat 262 kasus, Dumai 111 kasus, Siak 58 kasus, Rohil 46 kasus, Kampar 29 kasus, dan luar provinsi Riau tercatat 29 kasus.

Kemudian Bengkalis 23 kasus, Kepulauan Meranti 20 kasus, Inhu 12 kasus, Kuansing 9 kasus, Inhil 7 Kasus, Rohul 4 kasus, dan Pelalawan 4 kasus.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 83.792 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 493 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 80.036 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.001 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 262 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.847 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.519 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 266.896 sampel.

Kasus Meningkat

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan bahwa dalam seminggu ini kasus terkonfirmasi mencapai angka diatas 400 kasus.

Berdasarkan hasil tracing kasus sebelumnya, semakin banyak yang terkonfirmasi positif. Baik dari klaster keluarga maupun dari hasil tracing orang yang bepergian dengan kasus positif.

Disiplin Prokes

Mimi juga berpesan kepada masyarakat Riau agar siaga terhadap terus meningkatnya kasus positif yang semakin tidak terbendung. Hal ini dikarenakan semakin tidak disiplinnya masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Pasien Tertumpuk di Pekanbaru

Dengan peningkatan kasus tersebut, ahli epidemiologi Riau, Wildan Asfan Hasibuan meminta agar pemerintah kabupaten/kota untuk dapat menyediakan ruang ICU agar pasien tidak tertumpuk di Pekanbaru.

“Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota harus menambah ruang ICU. Karena selama ini pasien banyak tertumpuk di Pekanbaru,” kata dr Wildan.

Dikatakan dr Wildan, akibat terjadinya peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir, beberapa ruang ICU di Pekanbaru mulai penuh. Bahkan sudah ada yang terisi 100 persen.

“Ini masalah serius, dan bisa meningkatkan kematian bila ada pasien gawat darurat terlambat dapat fasilitas ICU,” ujarnya.