Terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini: Tambah 404, Total 41.694

220
Terkonfirmasi Corona Riau

Terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini (Minggu, 25/4/2021) bertambah sebanyak 404 kasus, 224 pasien yang telah sembuh, dan 8 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 41.694 kasus.

Dari jumlah terkonfirmasi Corona Riau Hari Ini, sebanyak 36.855 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 838 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.977 orang isolasi mandiri, serta 1.024 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Data Sebaran

Pekanbaru tercatat 145 kasus, Bengkalis 32 kasus, Inhil 4 Kasus, Inhu 6 kasus, Kampar 33 kasus, dan Kepulauan Meranti 1 kasus.

Kemudian, Dumai 62 kasus, Kuansing 17 kasus, Pelalawan 6 kasus, Rohil 27 kasus, Rohul 20 kasus, Siak 39 kasus dan luar provinsi Riau tercatat 11 kasus.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 83.693 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 458 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 79.961 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.012 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 262 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.588 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.424 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 265.049 sampel.

Pasien Tertumpuk di Pekanbaru

Dengan peningkatan kasus tersebut, ahli epidemiologi Riau, Wildan Asfan Hasibuan meminta agar pemerintah kabupaten/kota untuk dapat menyediakan ruang ICU agar pasien tidak tertumpuk di Pekanbaru.

“Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota harus menambah ruang ICU. Karena selama ini pasien banyak tertumpuk di Pekanbaru,” kata dr Wildan.

Dikatakan dr Wildan, akibat terjadinya peningkatan kasus dalam lima hari terakhir, beberapa ruang ICU di Pekanbaru mulai penuh. Bahkan sudah ada yang terisi 100 persen.

“Ini masalah serius, dan bisa meningkatkan kematian bila ada pasien gawat darurat terlambat dapat fasilitas ICU,” ujarnya.