Riau Sharia Week 2020: Bangkitkan Potensi Ekonomi Syariah di Riau

56
Riau Sharia Week 2020

Dibuka pada Senin (24/8/2020) langsung oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar, Riau Sharia Week 2020 yang akan diselenggarakan hingga 30 Agustus menjadi momentum untuk Bank Indonesia Perwakilan Riau memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk lebih sadar terkait dengan potensi ekonomi syariah di Riau.

Dalam acara pembukaan fokus utama dari Riau Sharia Week 2020 adalah kemandirian pesantren. Dalam kegiatan ini juga turut dikutsertakan menjadi narasumber melalui aplikasi zoom meeting pesantren Al Ittifaq dari Provinsi Jawa Barat.

Al Ittifaq dinilai sudah berhasil mengembangkan usaha di dalam pesantren dari pertanian, peternakan, hingga koperasi. Kemandirian yang ada di Pesantren Al Ittifaq akan menajdi percontohan untuk pembentukan kemandirian pesantren di Provinsi Riau.

Hal ini disampaikan oleh Teguh Setiadi selaku Kepala Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau.

“Dari segi jumlah pesantren di Riau ini lebih banyak ketimbang pesantren yang ada di Jawa Barat. Namun, rata-rata pesantren di Riau ini masih bersifat tradisionil di bidang pengajaran, yaitu untuk pembentuk pendakwah-pendakwah. Namun demikian bukan tidak ada potensi namun disini, potensinya sangat besar,” ungkapnya, Senin (24/8).

Tidak hanya dari segi jumlah yang unggul pesantren di Riau dinilai Teguh, ekonomi di Riau bisa dimanfaatkan dengan kemandirian pesantren.

Berbeda dengan di Al Ittiqaf, Bank Indonesia memberikan optimalisasi dalam menjalankan kemandirian pesantren yang sebelumnya memang sudah dijalankan oleh Al Ittiqaf.

Namun untuk pesantren-pesantren di Provinsi Riau akan dimulai dengan pendampingan dan pembinaan langsung oleh Bank Indonesia Perwakilan Riau.

Saat ini sudah disiapkan beberapa pesantren di Provinsi Riau yang nantinya akan mendapatkan pendampingan oleh Bank Indonesia Riau dalam program kemandirian Pesantren.