Home Blog Page 31

Hari Libur Nasional 2024 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Hari Libur Nasional 2024 telah ditetapkan oleh Pemerintah dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah ditandatangani oleh tiga menteri, Selasa (12/9/2023).

Penandatangan SKB Tiga Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2024 dilakukan oleh Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, dan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas. Penandatanganan SKB tiga menteri tersebut disaksikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy.

Diketahui pada tahun 2024 mendatang, setidaknya ada 27 hari yang ditetapkan sebagai hari libur nasional dan cuti bersama 2024 oleh pemerintah. Dengan rincian, 10 hari cuti bersama dan libur nasional sebanyak 17 hari.

Hal ini berarti ada penambahan hari libur sebanyak 3 hari dibandingkan hari libur nasional dan cuti berama 2023. Dimana hari libur yang hanya 16 hari dan cuti bersama 2023 sebanyak 8 hari.

Daftar Hari Libur Nasional 2024
NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
1 Januari Senin Tahun Baru 2024 Masehi
2.
8 Februari Kamis Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
3.
10 Februari Sabtu Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili
4.
11 Maret Senin Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946
5.
29 Maret Jumat Wafatnya Isa Almasih
6.
31 Maret Minggu Hari Paskah
7-8.
10-11 April Rabu-Kamis Hari Raya Idul Fitri 1445H
9.
1 Mei Rabu Hari Buruh Internasional
10.
9 Mei Kamis Kenaikan Isa Almasih
11.
23 Mei Kamis Hari Raya Waisak 2568 BE
12.
1 Juni Sabtu Hari Lahir Pancasila
13.
17 Juni Senin Hari Raya Idul Adha 1445H
14.
7 Juli Minggu Tahun Baru Islam 1446H
15.
17 Agustus Sabtu Hari Kemerdekaan RI
16.
16 September Senin Maulid Nabi Muhammad SAW
17.
25 Desember Rabu Hari Raya Natal
Cuti Bersama Tahun 2024
NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
9 Februari Jumat Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili
2.
12 Maret Senin Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946
3-6.
8, 9, 12, 15 April Senin, Selasa, Jumat dan Senin Hari Raya Idul Fitri 1445 H
7.
10 Mei Jumat Kenaikan Isa Al Masih
8.
24 Mei Jumat Hari Raya Waisak
9.
18 Juni Selasa Idul Adha 1445 H
10.
26 Desember Kamis Hari Raya Natal

Harga Beras di Pekanbaru Naik, Disperindag Beri Imbauan

0

Warga Kota Bertuah kembali mengeluh, pasalnya harga beras di Pekanbaru mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Adapun kenaikan harga beras di Pekanbaru itu naik mulai dari angka Rp1 ribu sampai dengan Rp3 ribu per kilogram.

Beralih ke Beras Premium

Terkait kenaikan harga beras tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan berupaya mengatasinya.

Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengakui jika memang ada kenaikan harga beras di Kota Bertuah yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya telah berupaya melakukan koordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), agar masyarakat bisa membeli beras dengan harga yang lebih rendah.

Untuk itu terang Zulhelmi, masyarakat Pekanbaru bisa membeli beras Premium yang disediakan oleh pemerintah, serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Tersedia di Pasaran

Kadisperindag Kota Pekanbaru itu menerangkan jika saat ini stok beras Premium dan SPHP telah tersedia di sejumlah pasar rakyat di Kota Pekanbaru.

Jadi bagian masyarakat Pekanbaru yang mengeluh dengan kenaikan beras bisa beralih untuk mengonsumsi beras jenis tersebut. Karena kualitas maupun rasanya cukup baik untuk dikonsumsi.

Ia menjelaskan bahwa di gudang Bulog, stok beras tersebut ada sebanyak 3.600 ton. Sementara itu dalam perjalanan ke pelanggan ada 1.500 ton lebih.

“Ini bisa jadi stok hingga 3 bulan yang akan datang,” terangnya, Senin (11/9/2023).

Penyebab Kenaikan Beras di Pekanbaru

Zulhelmi mengungkapkan jika salah satu alasan kenapa terjadinya kenaikan harga beras di Kota Bertuah disebabkan oleh terjadinya gagal panen di daerah penghasil beras. Karena disebabkan pengaruh cuaca, sehingga terjadilah gagal panen dan suplai yang berkurang.

Untuk diketahui, tidak hanya beras yang mengalami kenaikan harga di Kota Bertuah. Akan tetapi ada beberapa komoditi lainnya juga naik, seperti cabai hijau.

Sedangkan untuk komoditas lainnya seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih, harganya sudah mulai berangsur normal.

Meski demikian, pihaknya tetap bersama satgas pangan akan mengawasi sejumlah komoditas di pasar. Dimana pihaknya akan melakukan pengawasan, yang dimulai dari distributor guna mengantisipasi penimbunan barang yang menyebabkan kelangkaan.

Penerbangan Pekanbaru – Kuala Lumpur Naik Super Air Jet

0

Ada kabar gembira bagi warga Pekanbaru yang ingin berkunjung ke Kuala Lumpur atau sebaliknya. Karena saat ini rute penerbangan Pekanbaru – Kuala Lumpur akan segera dibuka lho.

Dalam rencananya, jadwal penerbangan ke ibu kota Malaysia tersebut akan dibuka oleh maskapai Super Air Jet. Selanjutnya penerbangan perdana Pekanbaru-Kuala Lumpur pulang pergi itu akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2023 mendatang.

Dibukanya rute terbaru dalam bentuk pulang pergi tersebut sebagai upaya Super Air Jet untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya. Sehingga bagi pelanggan Super Air Jet yang memiliki kepentingan atau ingin berlibur ke daerah tersebut akan semakin mudah aksesnya.

Jadwal Penerbangan

Bagi yang menikmati layanan penerbangan Pekanbaru-Kuala Lumpur pulang pergi ini akan segera beroperasi selama satu minggu. Rute penerbangan pulang pergi itu menggunakan pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 kursi dengan kelas ekonomi.

Adapun jadwal terbangnya adalah sebagai berikut:

  • Untuk waktu berangkat dari Pekanbaru (PKU) pukul 13.05 WIB. Sedangkan waktu tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 15.00 MYT (waktu Malaysia).
  • Sementara untuk rute dari Kuala Lumpur (KUL) – Pekanbaru (PKU) keberangkatan pukul 15.40 MYT. Diperkirakan pesawatnya akan tiba di Kota Pekanbaru pukul 15.35 WIB.
Akses Mudah ke Berbagai Negara

Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari menjelaskan bahwa dengan adanya penerbangan dari Pekanbaru menuju Kuala Lumpur ini akan mempermudah bagi pelanggan yang ingin menjelajah negara lain.

Sebab akan diberikan akses mudah untuk ke berbagai negara dengan menggunakan maskapai mitra dari Super Air Jet.

Seperti maskapai Batik Air yang bisa terhubung ke Saudi, Nagoya–Centrair, Lahore, Kathmandu, Adelaide, Da Nang, Hong Kong, Melbourne, Bangkok–Don Mueang.

Kemudian, Kota Kinabalu, Chengdu–Tianfu, Bengaluru, Mumbai, Amritsar, Auckland, Brisbane, Colombo–Bandaranaike, Delhi, Dhaka, Guangzhou, Hanoi, Ho Chi Minh City, Johor Bahru, Kochi, Kolkata, Kuching, Langkawi, Malé, dan lainnya.

“Bagi pebisnis ini sangat menguntungkan, karena bisa beragam peluang kerja sama yang bisa dilaksanakan karena bisa dilakukan secara efektif dan efisien,” ujarnya, Senin (11/9/2023).

Pungutan di Sekolah Pekanbaru, Bisa Dilaporkan

0

Saat ini sekolah di Pekanbaru tidak bisa begitu saja membebankan biaya atau pungutan begitu saja kepada siswanya. Untuk diketahui, pungutan di sekolah yang tidak jelas tersebut dapat digolongkan sebagai tindakan ilegal atau pungutan liar (pungli).

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Senin (11/9/2023). Ia mengatakan bahwa jika tidak ada kejelasan terkait peruntukan pungutan di sekolah tersebut, maka orang tua siswa dapat melaporkannya.

Diperbolehkan Asal

Menurutnya, sumbangan orang tua kepada sekolah sebenarnya diperbolehkan. Namun sumbangan ini harus dibicarakan terlebih dahulu agar dapat disepakati dengan para orang tua seluruh siswa.

Ia menekankan, biaya sekolah harus disebutkan dengan jelas. Jika tidak ada kejelasan, tentunya orang tua akan bertanya-tanya mengenai pungutan tersebut. Pungutan ini juga harus mempunyai status yang jelas, karena dapat berupa iuran atau sumbangan.

“Saat ini hanya sumbangan yang diizinkan, jadi sekolah harus memastikan status pungutan tersebut,” ujar Jamal.

Ruang Komunikasi

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini sudah ada sekolah ramah keluarga. Yang mana sekolah menyediakan ruang komunikasi dengan orang tua siswa, jika harus membayar pungutan di sekolah.

Jamal memberikan jaminan bagi orang tua serta siswa yang melaporkan dugaan pungli di sekolah tersebut akan mendapat perlindungan. Para orang tua dan siswa dapat melaporkannya, jika ada pungutan yang tidak masuk akal ataupun nyeleneh.

“Mereka bisa menolak jika merasa keberatan membayar pungutan di sekolah,” terangnya.

Selain itu, setiap laporan dari orang tua maupun siswa terkait pungutan di sekolah bakal ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru. Diterangkannya bahwa jika besaran biayanya tidak jelas untuk apa, maka hal itu termasuk pungli.

“Bisa dikomunikasi dengan komite sekolah ataupun ke Disdik, kalau pungutannya tidak jelas,” tutup Jamal.

Festival Koplo Indonesia Vol 2 di Pekanbaru Kembali Digelar

0

Para pecinta musik koplo area Pekanbaru dan sekitarnya, jangan lewatkan untuk hadir ke Festival Koplo Indonesia Vol 2. Nah di Pekanbaru sendiri, event ini akan digelar pada 26 November 2023 mendatang.

Deretan Artis

Festival Koplo yang digelar di Pekanbaru ini akan menghadirkan beberapa artis Koplo Indonesia. Berikut list artisnya, ada NDX AKA, Mr. Jono & Joni, Diskoplo, Fitri Carlina, Duo Anggrek, dan DJ Tessa Morena.

Selain itu juga ada artis lokal dari kota Pekanbaru yang sedang naik daun lho, Rita Nasiak dan juga Andrigo.

Jadi Encik dan Puan yang ngefans mereka serta ingin berjoget ambyar bersama, bisa langsung hadir di sana yaa. Tak usah khawatir kehabisan tiket, karena event ini menargetkan 10.000-12.000 pengunjung.

Harga Tiket

Nah Encik dan Puan yang ingin nonton festival koplo ini, ada beberapa pilihan tiketnya. Berikut harga tiket presale-nya:

  • I Rp99 ribu
  • VIP Rp250 ribu
  • II umum Rp149 ribu
  • III umum Rp175 ribu

Sedangkan untuk tiket normal, ini harganya:

  • Reguler Rp210 ribu ribu
  • VIP normal Rp325 ribu

Kemudian ada juga paket Gank (group) bertiga dengan harga Rp549 ribu, serta paket berlima seharga Rp899 ribu.

Selanjutnya tiket tersebut bisa didapatkan secara online di tiket.com dan offline di Malabar Coffee Pekanbaru. Pembelian tiket sendiri sudah bisa dilakukan sejak tanggal 8 September 2023.

Banyak Penyuka Musik Koplo

Pemilihan Pekanbaru menjadi salah satu kota tempat diadakannya Festival Koplo Indonesia Vol 2 sendiri bukannya tanpa alasan.

Berdasarkan data yang ada, Kota Pekanbaru termasuk dalam tiga besar kota di Pulau Sumatera dengan pendengar musik koplo terbanyak. Mulai dari Happy Asmara, Denny Caknan, dan lainnya.

Demikian yang diungkapkan oleh CEO RND Group Reynol Bolung saat konferensi pers di Malabar Coffee Pekanbaru, Jumat (8/9/2023).

Berangkat dari data tersebut, maka RND Group berkolaborasi bersama dengan Mangata Group (MSI) menyelenggarakan Festival Koplo Indonesia Vol. 2 di Pekanbaru.

“Festival Koplo ini diselenggarakan untuk menjawab kerinduan masyarakat atas panggung yang menghadirkan full musik koplo dari awal hingga akhir,” terangnya.

Di lain pihak, Tyo dari PT Mangata Smart Internasional selaku project leader Festival Koplo Indonesia Vol 2 Pekanbaru mengatakan, pihaknya sangat senang ikut terlibat dalam penyelenggaraan Festival Koplo ini.

Ia mengatakan bahwa Festival Koplo ini tak hanya menghibur hati yang lara, akan tetapi juga menghidupkan pundi-pundi UMKM.

“Kita ingin hidupkan UMKM dan ekonomi kreatif. Jadi selain kita sama-sama party koploan, kita juga ingin bagaimana ekonomi bergerak, makanya akan ada banyak tenant UMKM nanti di acara ini,” pungkasnya.

Kabut Tebal Pekanbaru, Penerbangan Delay 2 Jam

Pekanbaru diselimuti kabut tebal, Minggu (10/9/2023) pagi tadi. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya keterlambatan (delay) terhadap beberapa jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.

Delay Hingga 2 Jam

Keterlambatan pesawat tersebut memakan waktu berkisar antara satu sampai dengan dua jam 14 menit. Demikian yang disampaikan oleh Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, M Hendra Irawan.

Sementara untuk keterlambatan keberangkatan terjadi pada pesawat Batik Air (ID-7066) dengan tujuan Bandara Halim Perdanakusuma. Kemudian Lion Air (JT-393) dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta, lalu Wings Air (IW-1242) dengan tujuan Bandara Kualanamu, serta Lion Air (JT-249) dengan tujuan Bandara Yogyakarta.

Adapun untuk kedatangan sendiri, penerbangan yang terdampak kabut tebal hanya pesawat Citilink (QG-936) dari Bandara Soekarno-Hatta selama 1 jam 10 menit.

Jarak Pandang Terbatas

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kabut tebal menyelimuti Kota Pekanbaru. Para pengendara diimbau untuk berhati-hati karena kabut tersebut cukup membatasi jarak pandang.

Kelompok ‘Griya Schizofren’, Dari Peduli Jadi Mengabdi

Isu kesehatan mental menjadi topik perbincangan yang tiada habisnya. Kepekaan masyarakat Indonesia tentang pentingnya kesehatan mental juga masih sangat rendah.

Belum lagi bantuan dan pendampingan yang diperlukan bagi para penderita gangguan mental. Namun tidak bagi beberapa orang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).

Bagi Triana Rahmawati, Febrianti Dwi Lestari dan Wulandari, kesehatan mental adalah hal yang ingin mereka pelajari lebih dalam. Mereka peduli akan kesehatan mental, orang-orang yang mengalaminya, bahkan para keluarga dari penderita.

Para mahasiswa Sosiologi ini pun melihat perlu adanya pendampingan bagi para orang dengan masalah kejiwaan (ODMK).

Dari ilmu yang mereka pelajari di perguruan tinggi, para mahasiswa UNS ini pun ingin mencari kajian lebih dalam tentang ODMK dari sisi Sosiologi.

Maka terbentuklah ‘Griya Schizofren’, sebuah komunitas untuk mendampingi para ODMK dan keluarga mereka.

Triana Rahmawati bersama para teman-teman mahasiswinya aktif mengunjungi 3-4 kali Griya PMI untuk melakukan pendampingan terhadap ODMK. Bermula dari 3 orang, bertambah 10 orang dan berlanjut 50 orang yang terlibat dalam komunitas Griya Schizofren.

Selain melakukan pendampingan kepada ODMK, komunitas ini juga melakukan aktivitas seperti mengobrol, bernyanyi, menggambar, kegiatan melipat kertas, sholat berjamaah, hingga buka puasa bersama saat bulan Ramadhan.

Kini setidaknya ada sekitar 200 ODMK yang terjaring dalam komunitas yang berpusat di Solo itu.

Triana Rahmawati mendapat apresiasi atas dedikasinya ini sebagai Pendamping Masalah Kejiwaan dan ditetapkan sebagai Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2017 oleh Grup Astra.

Perempuan Muda Berjasa di Pelosok Sumbar, Ini Sosoknya

Ungkapan yang muda yang berkarya tampaknya cocok disematkan kepada Hardinisa Syamitri atau yang akrab disapa Icha.

Perempuan muda yang satu ini membawa kisah inspiratif dari pelosok Sumatera Barat. Semangatnya sebagai salah satu anak bangsa patut diacungi jempol, sebab perjuangannya tak main-main.

Di usia mudanya sebagai seorang Bidan di Desa Jorong Luak Bega, Talang Anau, Kecamatan Gunung Omeh, Sumatera Barat, Icha membuka mata dan hati semua orang.

Ia menjadi tenaga kesehatan pertama setelah tiga tahun lamanya kosong di desa itu. Bukan hanya bertarung dengan waktu dan tenaga, Ica juga harus berjuang untuk mendapatkan kepercayaan desa terpelosok di Sumatera Barat itu.

Bukan hal yang mudah untuk mengubah stigma penduduk desa akan kesadaran kesehatan. Namun jiwa mudanya yang ingin menumpahkan semangat dan kontribusinya untuk mewujudkan kesehatan baik bagi para penduduk tak sia-sia.

Mengubah pola pikir masyarakat dari yang hanya merujuk dukun beranak ke Bidan menjadi tantangan terberatnya. Suatu ketika, Tuhan bukakan jalan atas semangat juangnya.

Kala itu, seorang bayi yang baru saja lahir tak terdengar tangisnya. Maka turunlah Bidan Icha, sosok yang dulunya tak dipercayai oleh penduduk desa. Saat dukun beranak tak dapat berbuat apa-apa, di sanalah Bidan Icha mampu mengatasinya.

Setelahnya, barulah para penduduk mulai mengakui kemampuan perempuan itu. Icha juga memberanikan diri membuat sebuah perkumpulan Sehat Rohani Jasmani (Seroja).

Perkumpulan itu ditujukan bagi para lansia atau jompo dengan tujuan mencegah penyakit degeneratif yang rawan bagi para lansia. Icha mendorong para lansia untuk rajin periksa kesehatan secara berkala dan sekitar 120 orang lansia aktif mengikutinya.

Atas dedikasi yang Icha lakukan ini, Grup Astra menobatkan perempuan muda itu sebagai salah satu Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2013.

Wonder Woman Dari Inhil Bagi Ibu dan Anak

Rosmiati, salah satu wonder woman yang mengabdikan keringat dan tetes air matanya bagi penduduk dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Profil Rosmiati

Meski siapa pun bisa menjadi sosok yang inspiratif, namun tak semua orang yang dapat melakukan apa yang diperbuat oleh Rosmiati.

Demi mewujudkan kesehatan yang layak bagi ibu dan anak di daerah itu, bahkan dirinya rela menghabiskan waktu dan tenaganya untuk penduduk desa di sana. Tak salahkan kalau ia disebut Wonder Woman dari Inhil?

Rosmiati merupakan lulusan Akademi Kebidanan Padang 2007 yang membaktikan diri di sebuah desa terpencil di Provinsi Riau. Desa bernama Tunggal Rahayu Jaya itu mungkin tidak banyak orang yang tahu.

Namun bagi Rosmiati, kesehatan penduduk wanita dan anak di daerah sana adalah yang hal yang paling penting dalam hidupnya. Kondisi kesehatan masyarakat di sana sangat memprihatinkan, dengan angka kematian ibu dan bayi baru lahir yang cukup besar.

Tabungan Ibu Bersalin

Perempuan kelahiran Riau, 27 Oktober 1984 ini membuat sebuah program bernama ‘Tabungan Ibu Bersalin’. Adapun program ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh ibu-ibu di Tunggal Rahayu Jaya yang akan melakukan persalinan.

Walau jalan yang ia tempuh mungkin tak semudah yang kita bayangkan, Rosmiati mendapat dukungan dan antusias yang baik dari para penduduk desa. Para perangkat desa yang mendukung programnya pun tak sungkan untuk membantu serta turut menyalurkan program itu kepada penduduk Desa Tunggal Rahayu Jaya.

Tak ada paksaan berapa tabungan yang harus diisi oleh para ibu bersalin itu, menyesuaikan saja dengan kemampuan masing-masing.

Dana Sehat

Selain program Tabungan Ibu Bersalin, wanita yang akrab disapa Bidan Ros ini juga membuat program ‘Dana Sehat’. Bermodal Rp2.000 saja, para penduduk di desa telah dapat merasakan dua program yang ditawarkan oleh bidan kesayangan mereka.

Buah dari pengabdian Rosmiati itu kini dapat dirasakan oleh penduduk yang terbantu dalam bidang kesehatan bahkan sosial. Rosmiati juga menerima penghargaan dari Grup Astra sebagai Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2012 atas dedikasinya terhadap kesehatan ibu dan anak.

Pemanfaatan Tanaman Liar Untuk Penuhi Asupan Gizi

0

Tahukah kamu, ternyata tanaman liar bisa menjadi sumber gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Sehingga gizi tidak lagi hanya dijangkau oleh kalangan tertentu.

Seperti halnya salah seorang peraih SATU Indonesia Awards 2011 lalu, Hayu Dyah Patria, dari Jombang, Jawa Timur. Ia merupakan salah satu sosok inspiratif yang menebar banyak kebaikan dan manfaat kepada lingkungannya melalui inovasi tanaman liar jadi sumber gizi.

Peraih SATU Indonesia Awards 2011 itu adalah wanita warga Sidoarjo, yang mengenalkan pemanfaatan tanaman liar itu kepada masyarakatnya yang ada di Galengdowo.

Latar belakang dan niat dari Hayu Dyah Patria memperkenalkan tanaman liar jadi sumber gizi kepada masyarakat sekitar adalah untuk melestarikan tanaman liar. Kemudian langkah tersebut dilakukannya juga sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan memerangi kekurangan gizi dengan cara yang masuk akal.

Menurut wanita itu, cara yang masuk akal diperkenalkan kepada masyarakat yakni bisa dikembangkan dengan mudah, serta tanpa perlu perlakuan spesial. Peraih penghargaan SATU Indonesia Awards 2011 itu merupakan seorang ahli teknologi pangan, yang lahir di Gresik, 27 Januari 1981 lalu.

Dia merasa tertantang dengan kondisi gizi masyarakat dan berupaya untuk bagaimana meningkatkan status gizi masyarakat dengan memanfaatkan tanaman liar yang ada di sekitar tempat tinggal.

Hayu Dyah Patria menceritakan, awalnya dia berpikir tanaman apa yang cocok untuk meningkatkan gizi masyarakat namun mudah dijangkau, dan tidak memerlukan uang untuk membelinya.

Akhirnya pilihan tersebut jatuh kepada tanaman liar. Salah satunya adalah daun kastuba, karena daun itu berlimpah kandungan mineral.

Kemudian ada pula daun krokot, makanan kesukaan jangkrik, ternyata kaya berbagai macam vitamin dan yang terpenting mengandung senyawa pendongkrak kecerdasan.

Tidak hanya itu, daun krokot juga banyak mengandung asam lemak omega-3 untuk perkembangan sel otak anak. Berkat diperkenalkannya tumbuhan liar untuk peningkatan gizi, inovasi Hayu Dyah Patria tidak hanya berlaku untuk warga yang berada di Galengdowo.

Akan tetapi dari Data Riset Kesehatan Dasar 2010 mengungkapkan, angka kekurangan gizi di Indonesia masih tinggi, yakni 17,9%. Penyebab utamanya adalah kemiskinan. Oleh karena itu, makanan asal tanaman liar yang diperkenalkan oleh peraih apresiasi SATU Indonesia Awards 2011 sangat masuk akal untuk diperkenalkan kepada masyarakat.

Karena sesungguhnya tanaman tersebut bisa didapat tanpa uang. Tinggal petik di pekarangan rumah, akan tetapi kandungan gizinya tak kalah dari tanaman budidaya.

Terakhir, berkat inovasi ini banyak sekali masyarakat yang terbantu, bahkan masalah gizi keluarga sudah bisa sedikit teratasi dengan sumber dari makanan liar itu.