Home Blog Page 67

Karhutla di Provinsi Riau Meluas, Sebulan 6 Hektar Lahan Terbakar

Encik dan puan, Karhutla di Provinsi Riau terjadi lagi. Seluas 6 hektar lahan hutan di sejumlah wilayah terbakar pada awal tahun 2023 ini.

Seluas 6,8 Ha Lahan Terbakar 

Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, Kamis (2/2/2023) mengatakan, bahwa luas lahan yang terbakar dari awal Januari hingga hari ini tercatat mencapai 6,78 hektare dan lahan  terbakar terbanyak berada di Pekanbaru.

Ia menyebutkan lahan yang terbakar di pekanbaru mencapai seluas 4,5 Ha. Lokasi lahan terbakar ini berada di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Bina Widya.

Kemudian, lahan lainnya terjadi di Kota Dumai dengan luas wilayah 1 Ha dan di Bengkalis 1,8 Ha dan di Siak luasnya sekitar 0,1 Ha.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Riau, TNI dan Polri telah turun ke lokasi guna mengantisipasi kebaran hutan ini.

Pada hari ini tim dari kabupaten dan kota di Provinsi Riau juga mengada rapat kesiap siagaan terkait Karhutla ini.

“Hari ini saya rapat dengan kalaksa tingkat kabupaten dan kota. BMKG dan Manggala Agni juga ikut karena terkait kesiapsiagaan menghadapi Karhutla 2023,” ujar Edy.

Edy juga mengatakan, bahwa dari Febuari hingga Maret telah diperkirakan akan terjadi masuk ke musin kemarau.

BMKG juga memprediksi musim kemarau di Provinsi Riau akan terjadi dua kali yakni pada bulan Febuari-Maret dan Mei-Juli.

6 Provinsi Ditetapkan Siaga Karhutla

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’aruf Amin telah meminta Provinsi Riau dan 6 provinsi lainnya untuk siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, pemerintah telah melakukan persiapan strategi untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jika sewaktu-waktu terjadi.

Ia juga mengatakan ada 6 provinsi yang diprioritaskan untuk pencegahan karhutla.

“Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang kejadian yang lalu, ada enam provinsi prioritas ada tiga di Sumatera, yakni Riau, Sumsel, Jambi. Kemudian tiga di Kalimantan, yakni Kalbar, Kaltara, dan Kalsel,” ungkap Suharyanto.

Lokasi Yang Terindikasi LGBT Akan di Razia Pemko Pekanbaru

Lokasi yang terindikasi sebagai tempat Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kota Pekanbaru akan dilakukan pengoperasian oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama unsur Forkopimda.

LGBT Salah Satu Faktor Penyebab Penyebaran HIV/AID

“Kita sepakat bersama Forkopimda menggelar operasi di lokasi, terindikasi ada aktivitas LGBT,” tegas Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, Kamis (2/2/2023).

Berpotensi menularkan penyakit HIV/AIDS, Fenomena LGBT yang berada di Pekanbaru ini menjadi perhatian pemerintah.

Diketahui hingga bulan Oktober 2022 tahun lalu, sudah tercatat penambahan kasus HIV/AIDS sebanyak ratusan kasus.

Pada tahun lalu terdata ada sebanyak 172 HIV dan 138 AIDS kasus yang terdapat di Kota Pekanbaru. Salah satu penyebab bertambahnya kasus ini ialah Lelaki Seks Lelaki (LSL) atau yang dikenal dengan sebutan Gay.

Langkah Antisipasi Penyebaran LGBT

Muflihun mengatakan, bahwa operasi yang dilakukan di lokasi yang terindikasi LGBT bersama Forkopimda ini merupakan sebuah upaya persuasif.

Tidak hanya melakukan razia, namun juga akan diberikan pendidikan keagaman di sekolah guna menjauhkan anak-anak serta remaja dari LGBT.

Muflihun juga menegaskan bahwa langkah antisipasi terhadap pengaruh LGBT harus dilakukan sejak dini.

“Kita tentu tidak ingin bencana terjadi di Pekanbaru, maka kita ajak peran serta masyarakat dan orang tua agar memperhatikan pergaulan anak,” ujarnya.

Muflihun juga mengakui bahwa dirinya tidak dapat mengetahui secara pasti pelaku LGBT. Ia juga mengungkapkan, bahwa dinas terkait juga belum memiliki data pasti jumlah LGBT di Kota Pekanbaru.

Ia juga mengatakan, tidak lama ini ia mendapatkan informasi terkait jumlah LGBT di kota Pekanbarau melalui pesan pribadi.

“Saya memang ada dapat Whatsapp dari masyarakat bahwa di Pekanbaru ini banyak LGBT. Namun memang kalau dari data Dinas itu tidak ada, belum ada datanya,” pungkasnya.

Perbaikan Jalan di Pekanbaru Butuh Anggaran Rp25 miliar

Encik dan puan, untuk kelancaran perbaikan jalan di Kota Pekanbaru, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau mengalokasikan anggaran sebanyak Rp25 miliar lebih.

Dibutuhkan Anggran Sebesar Rp25 Miliar Lebih.

Anggaran ini terdiri dari rekontruksi atau peningkatan stuktur jalan, pembebaskan lahan, dan pelebaran jalan. Serta bantuan keuangan guna perbaikan jalan di Kota Pekanbaru.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Zulfahmi, Rabu (1/2/2023).

“Anggaran tersebut dialokasikan untuk perbaikan jalan di dalam Pekanbaru,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, anggaran tersebut juga digunakan untuk perbaikan jalan kota melalui bantuan keuangan. Di mana perbaikan ini dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekanbaru yang anggarannya berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Untuk anggaran yang dibutuhkan untuk merekonstruksi peningkatan struktur jalan di Kota Pekanbaru pada tahun ini adalah sebesar Rp11,910 miliar. Zulfahmi juga mengungkapkan bahwa kemudian untuk perbaikan jalan kota yang dialokasikan melalui bantuan keuangan Pemprov Riau sebesar Rp13,296 miliar.

“Sedangkan anggaran untuk pembebasan lahan pelebaran jalan simpang empat Garuda Sakti Pekanbaru sebesar Rp5,3 miliar,” ujarnya.

Daftar Jalan Kota Pekanbaru Yang Akan Diperbaiki

Ia juga menambahkan bahwa jalan yang akan dilakukan peningkapan di Jalan Kota Pekanbaru ialah seperti Jalan Arifin Achmad, Jalan Hangtuah, Jalan Yos Sudarso, Jalan SM Amin, Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Akses Siak IV.

Kemudian, Jalan simpang Sudirman (Harapan Raya – Simpang Kayu Ara), Jalan Soekarno – Hatta, Jalan HR Soebrantas, Jalan Badak simpang Kawasan Industri Tenayan, Jalan simpang Pramuka batas Kabupaten Siak, Jalan Riau, serta Jalan Riau Ujung.

Operasi Keselamatan Lancang Kuning, Patuhi Aturan Lalu Lintas

Pada Febuari 2023 ini akan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Lancang Kuning. Yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru dengan tujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, serta ketertiban lalu lintas.

Pengoperasian Dilaksanakan Pada Bulan Febuari

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Birgitta Atvina, mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning akan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2023 sampai 20 Februari 2023.

“Menjelang Idul Fitri 2023, kami menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning agar menciptakan kondisi keamanan lalu lintas di Kota Pekanbaru,” ungkapnya.

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Berkendara

Ia juga mengungkapkan bahwa sasaran dalam operasi ini ialah antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm standart, melanggar batas kecepatan, tidak menggunakan sabuk pengaman serta pengendara di bawah umur.

“Tidak hanya itu, sasarannya juga kendaraan yang melawan arus, menggunakan knalpot brong, berkendara di bawah pengaruh alkohol, berkendara menggunakan handphone dan berboncengan lebih dari dua orang,” ungkapnya.

Akan Ada Tindakan Jika Melanggar

Diberitahukan juga bagi pengendara beroda dua dan roda empat yang melanggar lalu lintas, akan diberikan tindakan berupa edukasi dan teguran.

Namun, tidak menutup kemungkinan petugas akan menindak dengan melakukan tilang.

“Kita upaya edukasi pengendara terlebih dahulu, utamanya teguran bagi pengendara yang melanggar. Untuk tindakan penilangan tahap terakhir,” tutup Birgitta Atvina.

Dengan adanya pemberitahuan mengenai operasi ini diharapkan encik dan puan mematuhi peraturan saat berkendara ya.

Anugerah Pariwisata Riau 2023, Berikut Daftar Pemenangnya

0

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau resmi menggelar kegiatan Anugerah Pariwisata Riau 2023 yang melibatkan peserta dari 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Anugerah Pariwisata Riau 2023 tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (31/1/2023) malam. Bersamaan dengan peluncuran Kalender Event Pariwisata Riau 2023.

Dibuka oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, ada delapan kategori yang dilombakan dalam Anugerah Pariwisata Riau 2023. Di antaranya kategori makanan tradisional terpopuler, minuman tradisional terpopuler, promosi pariwisata digital terpopuler, dan cinderamata terpopuler.

Kemudian, ada kategori atraksi budaya terpopuler, festival pariwisata terpopuler, lokawisata atau destinasi baru terpopuler. Serta dinas pariwisata kabupaten/kota di Riau terpopuler.

Daftar Pemenang

Adapun peraih Anugerah Pariwisata Riau 2023 untuk kategori makanan terpopuler yaitu Makauhe Tumpah dari Kepulauan Meranti. Kategori Minuman Terpopuler diraih oleh Kopi Caghonti dari Kuantan Singingi.

Selanjutnya kategori promosi pariwisata digital terpopuler adalah, instagram @pesonasiak. Untuk kategori Cinderamata Terpopuler yakni tas dan kerajinan lidi sawit Rokan Hulu (Rohul).

Kategori atraksi budaya terpopuler yaitu Calempong Oguong dari Kampar. Kategori Festival Pariwisata Terpopuler adalah Culture Paradise Rupat Festival, Bengkalis.

Selanjutnya, kategori Destinasi Wisata Baru Terpopuler adalah Air terjun Selanca Rohul. Terakhir kategori Dinas Pariwisata kabupaten/kota terpopuler diraih oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.

Bentuk Apresiasi

Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rakhmat mengatakan, Anugerah Pariwisata Riau 2024 merupakan bentuk apresiasi kepada kabupaten/kota dalam membangun sektor pariwisata.

Pertumbuhan sektor pariwisata di Riau, diyakininya tidak terlepas dari kolaborasi serta dukungan dari komunitas, organisasi pariwisata, pelaku bisnis, media, dan stakeholder lainnya yang selalu bersama untuk menjadikan pariwisata Riau ke arah yang lebih baik.

Roni mengakui bahwa Dinas Pariwisata Riau masih membutuhkan dukungan semua pihak, dalam memajukan industri pariwisata di Riau. Menurutnya kebersamaan itu penting, bukan sekadar menjaga silahturahmi saja tapi dapat menghasilkan suatu yang lebih baik.

“Dengan bersama selalu ada harapan di ujung jalan perjuangan,” katanya.

Butuh Perhatian

Wagubri Edy Natar Nasution menyampaikan bahwa sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang senantiasa yang perlu mendapatkan perhatian.

Karena menurutnya, sektor ini termasuk sektor yang strategis dalam menghadirkan kantong-kantong perekonomian yang baru, sehingga sektor kepariwisataan harusnya melibatkan banyak pihak.

“Pasca meredanya pandemi galeri kepariwisataan Riau bertambah cukup signifikan dan paling mengembirakan mayoritas objek yang baru itu berasal dari pegiat kelompok wisata lokal,” ucap Wagubri.

Launching Kalender Pariwisata Riau 2023

Pengidap Kolesterol Hindari Makan Ini

Encik dan puan, makanan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor penyebab datangnya penyakit. Sebut saja salah satunya bagi pengidap kolesterol tinggi.

Seorang pengidap kolesterol tidak boleh makan makanan yang memicu kadar kolesterol menjadi tinggi. ketika kadar kolesterol tinggi ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang disebut dengan kardiovaskular.

Maka dari itu, inilah beberapa makanan yang harus pengidap kolesterol hindari agar kadar kolesterol dalam tubuh tidak tinggi. Ini dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI dan Healthline.

Hindari Makan Makanan ini
1. Gorengan

Salah satu makanan yang dapat memicu kolesterol menjadi lebih tinggi adalah gorengan. Hal ini dikarenakan makanan yang diolah dengan cara digoreng dapat mengandung kolesterol yang tinggi, apalagi kalau makanan ini digoreng dengan menggunakan minyak yang sudah digunakan berkali-kali.

2. Otak Sapi dan Jeroan

Kemudian otak sapi dan jeroan, perlu diketahui dalam 10 gram otak sapi mengandung 2.500 mg kolesterol. Alangkah lebih baik, hindari memakan makanan yang bersumber dari hewani yang mengadung lemak jenuh yang tinggi.

3. Kuning Telur

Diketahui dalam kuning telor terdapat kandungan kolesterol yang sanggat tinggi dari pada makanan lainnya. Dalam 100 gram kuning telor terdapat kandungan kolesterol sebanyak 1.200 miligram, jumlah ini sama dengan 400 persen lebih banyak dari pada kolesterol yang dibutuhkan tubuh setiap harinya.

4. Makanan Manis

Tidak hanya pada makanan gurih atau pedas saja, makanan manis juga mengandung kolesterol yang tinggi seperti kue, cookies, dan roti. Apalagi biasanya makanan manis memiliki nutrisi yang tidak seimbang antara gula dan vitamin.

5. Butter

Selanjutnya ialah butter, di dalam 100 mg butter terkandung sebanyak 215 mg kolesterol dan dalam 1 sendok makan terkandung sebanyak 20 mg kelesterol. Sebaiknya Encik dan Puan memperhatikan makananan yang mengandung butter seperti roti, kue dan lain sebagainya agar kolesterol dalam tubuh tidak tinggi.

6. Udang

Udang memang makanan yang bergizi, namun juga mengandung kolesterol yang tinggi. Diketahui kolesterol yang terkandung di dalam udang ada sebanyak 55 mg dalam 1 ons udang.

7. Makanan Cepat Saji

Pada makanan cepat saji terkandung kolesterol yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan makanan cepat saji mengandung minyak jenuh.

Lebih Baik Makanan Ini Saja

Lalu sebaiknya pengidap kolesterol makan apa ya? Berikut beberapa makanan yang direkomendasikan untuk Encik dan Puan yang pengidap kolesterol agar dapat menurunkan dan menyeimbangkan kolesterol dalam tubuh.

  1. Memakan biji-bijian gandum dan berbagai macam serealia dengan kulit ari yang masih utuh.
  2. Memasak makanan dengan menggunakan minyak yang berasal dari tanaman seperti minyak kanola, bunga matahari, dan minyak zaitun.
  3. Mengonsumsi ikan setidaknya 2-3 porsi per minggu, dengan memakan ikan dapat menurunkan kadar LDL dalam tubuh dengan dua cara, yaitu sebagai pengganti daging dan sumber lemak omega-3 sebagai penekan LDL.
  4. Mengonsumsi kacang-kacangan yakni seperti kacang merah dan almond.
  5. Lalu mengonsumsi buah-buakan seperti  apel, anggur, dan jeruk yang kaya akan kandungan pektin yang sebagai serat larut yang menekan LDL.
  6. Mengonsumsi terong juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. pasalanya di dalam terong terkandung serat larut tinggi dan kemudian mengonsumsi avokad yang tinggi kandungan lemak tidak jenuhnya.
  7. terakhir, encik dan puan dapat mengonsumsi kedelai dan produk olahan dari kedelai, yakni seperti tempe, tahu dan susu kedelai.

Kalender Pariwisata Riau 2023 Terbaru, Ini Daftarnya

0

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau telah meluncurkan Kalender Event Pariwisata Riau 2023. Dalam event pariwisata Riau 2023, sebanyak 102 event yang akan diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Adapun peluncuran kalender wisata ini mengusung tema Riau “Berkisah Retropolis”. Yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (31/1/2023) malam.

10 Top Event

Untuk diketahui, dari 102 kalender event pariwisata Riau 2023 lengkap ini, setidaknya ada 10 top event unggulannya. Yakni di antaranya:

  • Januari: Festival Perang Air (Cian Cui) di Kabupaten Kepulauan Meranti.
  • Maret: Festival Subayang di Desa Gema Kabupaten Kampar.
  • April: Festival Lampu Colok.
  • Mei: Festival Rupat di Kabupaten Bengkalis.
  • Juli: Festival Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir.
  • Agustus: Pacu Jalur yang akan digelar di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi.
  • September: Kenduri Riau di Kota Pekanbaru.
  • Oktober: Siak Bermadah di Kabupaten Siak.
  • November: Bono Surfing atau Bekudo Bono di Kabupaten Pelalawan.
  • Desember: Tour de Siak di Kabupaten Siak.

Proses kurasi 10 top event dikurasi oleh tim kurator dari Dispar Riau. Di mana event tersebut memenuhi standart economic value, cultural value, dan media value.

Dorong Pertumbuhan Wisata & Ekonomi

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution saat menghadiri kegiatan tersebut menyambut baik diluncurkannya kalender event pariwisata Riau 2023.

Ia menginginkan tahun ini harus menjadi momen yang baik bagi pariwisata Provinsi Riau dan merupakan waktu yang tepat untuk sektor pariwisata Riau bangkit.

Dengan adanya kalender event pariwisata 2023 itu, diharapkan dapat mendorong secepatnya pertumbuhan sektor pariwisata di Provinsi Riau. Yang mana kemudian mampu meningkatkan perputaran ekonomi di masyarakat.

Pemerintah Provinsi Riau, jelas Wagubri, akan terus menerapkan strategi yang tepat untuk mengajak lebih banyak wisatawan berwisata di Provinsi Riau. Hal ini guna mendongkrak pertumbuhan wisatawan nusantara hingga dua kali lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk itu pihaknya mengatakan, harus berkolaborasi bekerja sama memperbaiki kualitas destinasi memperbanyak atraksi dan event yang menarik.

“Juga menampilkan inovasi dan kreatifitas untuk meningkatkan daya saing,” ujar Edy.

Tingkatkan Inovasi

Kemudian Kepala Dispar Riau Roni Rakhmat menyampaikan, pihaknya akan terus meningkatkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Upaya ini untuk menghasilkan event yang berkualitas yang mampu menarik pergerakan wisatawan ke Riau.

“Hadirnya agenda wisata di Riau tentu akan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Roni Rakhmat.

Daftar Kalender Pariwisata Riau 2023

Adapun daftar lengkap 102 kalender event pariwisata Riau 2023 terbaru hari ini, yakni:

Januari
  • Festival Perang Air (Cian Cui) di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Meranti Night Carnival di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Cap Gomeh di Riau
Februari
  • Kampar Expo di Kabupaten Kampar
  • Kampar Kreatif Festival di Kabupaten Kampar
  • ASITA Run di Pekanbaru
  • Konser Kreatif Lokal di Kampar
  • Scooterist Indonesia Bersatu di Pekanbaru
Maret
  • Pawai Budaya di Kota Dumai
  • Panggung Seni Rakyat di Dumai
  • Petang Balimau di Kabupaten Rokan Hilir
  • Festival Subayang di Kabupaten Kampar
  • Festival Pulau Belimbing di Kabupaten Kampar
  • Balimau Kasai di Kabupaten Kampar
  • Mandai Ulu Taon di Kabupaten Rokan Hulu
  • Tahlil Bianyut di Kabupaten Pelalawan
  • Mandi Balimau di Kabupaten Kuantan Singingi
April
  • Lampu Colok di Kota Dumai
  • Ritual Tolak Bala Atib Koambai di Rokan Hilir
  • Ziarah Kubur Aghi Ghayo Onam di Kabupaten Kampar
  • Equator Festival di kabupaten Kampar
  • Potang Balimau di Kabupaten Rokan Hulu
  • Festival Lampu Colok di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Festival Lampu Colok di Kabupaten Bengkalis
  • Festival Sungai Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis
  • Perahu Baganduang di Kabupaten Kuantan Singingi
  • Haul Tuan Guru Sapat di Kabupaten Indragiri Hilir
  • Ritual Cheng Beng di Kabupaten Rokan Hilir
  • Memukak Antau di Kabupaten Rokan Hulu
Mei
  • Pacu Sampan di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Festival Muara Takus di Kabupaten Kampar
  • Khotib Adat 4 Suku Kenagarian di Kabupaten Kampar
  • Haul Akbar Syech Burhanuddin di Kabupaten Kampar
  • Festival Bandaraya Pekanbaru di Pekanbaru
  • Festival Lalang Tempo Dulu di Kabupaten Siak
  • Festival Ekonomi Kreatif di Kabupaten Rokan Hilir
  • Festival Rupat & Running 10K di Kabupaten Bengkalis
  • Pameran E-CRAF di Kota Dumai
Juni
  • Audisi Bujang Dara di Kota Dumai
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Kampar
  • Festival Gasing Internasional di Kabupaten Siak
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Lomba Mancing di Kota Dumai
  • Pekanbaru EXPO (HUT Kota Pekanbaru)
  • Ekraf EXPO di Kabupaten Bengkalis
  • Festival Silat Pangean di Kabupaten Kuantan Singingi
  • Lomba Koreografi Laksamana di Pekanbaru
  • Festival Ekonomi Kreatif di Kabupaten Indragiri Hilir
  • Pameran Ekraf dan Produk Daerah di Kabupaten Bengkalis
  • Canang Festival di Kabupaten Kampar
Juli
  • Beratip/Belo Kampung di Kota Dumai
  • Festival Bakar Tongkang di Kabupaten Rokan Hilir
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Rokan Hilir
  • Festival Bokor di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Pelalawan
  • Lomba Kuliner di Kabupaten Pelalawan
  • Lomba Kreasi Batik di Pelalawan
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Bengkalis
  • Pacu Jalur Mini di Kabupaten Kuantan Singingi
  • Gema Muharam di Kabupaten Indragiri Hilir
Agustus
  • Festival Permainan Rakyat Tradisional di Dumai
  • Bacan D’Raja Marathon di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Pekan Budaya di Kabupaten Kampar
  • Mangonang Kampung Lamo PLTA di Kabupaten Kampar
  • Menumbai Sialang di Kabupaten Pelalawa
  • Festival Okura di Pekanbaru
  • Kenduri Durian di Kabupaten Bengkalis
  • Pacu Jalur Tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi
  • Pentas Seni dan Apresiasi Seni di Kabupaten Kuantan SingingI
  • Jemputan Belanja Raya bersempena HUT Riau & HUT RI di Pekanbaru
  • Pasar Tari Kontemporer XI di Pekanbaru
September
  • Festival Jong di Kota Dumai
  • Festival Inhu Heritage di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Mancing Galatama di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Festival Menjaring Ikan di Kabupaten Pelalawan
  • Kenduri Riau di Pekanbaru
  • Festival Mandi Safar di Kabupaten Bengkalis
  • Kenduri Melayu di Bengkalis
  • Sepak Rago di Kabupaten Kuantan Singingi
Oktober
  • Festival Mancing di Kota Dumai
  • Festival Kompang dan Rebana di Dumai
  • Festival Bagan Heritage di Kabupaten Rokan Hilir
  • Rokan Hilir Bersenandung di Kabupaten Rokan Hilir
  • Festival Siak Bermadah di Kabupaten Siak
  • Jelajah Rimba Rohul di Kabupaten Rokan Hulu
  • Helat Pelalawan di Kabupaten Pelalawan
  • Julang Bermasa di Kabupaten Bengkalis
  • Festival Batik (Jalur Car Free Night) di Kabupaten Kuantan Singingi
  • Tenun Zapin Asean di Pekanbaru
  • Pingat Kejohanan di Pekanbaru
November
  • Audisi Bujang Dara di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Tour de Muara Takus di Kabupaten Kampar
  • Serindit Internasional Boat Race di Kabupaten Siak
  • Bekudo Bono di Kabupaten Pelalawan
  • Festival Pantai Selat Baru di Kabupaten Bengkalis
Desember
  • Danau Raja Fest di Kabupaten Indragiri Hulu
  • Festival Alam Bendungan di Kabupaten Kampar
  • Tour de Siak di Kabupaten Siak
  • Milad Syech Abd Wahab Rokan di Kabupaten Rokan Hulu
  • Lomba Kicau Burung di Kabupaten Kepulauan Meranti
  • End off Year Sale di Pekanbaru
  • Jong Katil di Kabupaten Pelalawan
Launching Kalender Pariwisata Riau 2023

Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Februari 2023, Ayo Bayar Pajak

Encik dan Puan, pemutihan pajak kendaraan akan diberlakukan kembali oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau.

Pemutihan Mulai 1 Febuari 

Pemutihan ini akan dimulai pada tanggal 1 Febuari hingga 31 Mei 2023. Kebijakan ini tentu saja sebagai bentuk upaya Pemprov Riau untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Riau untuk membayar pajak.

Dalam hal ini ada tujuh poin yang dapat Encik dan Puan manfaatkan, yakni disebut dengan program 7 Berkah Pajak Daerah.

7 Berkah Pajak Daerah

Adapun program 7 Berkah Pajak Daerah yakni :

  1. Bebas dari denda pajak bagi kendaraan bermotor.
  2. Bebas dari BBN-KB II (Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor). hal ini hanya berlaku terkhusus untuk kendaraan dengan pembuatan sebelum tahun 2022.
  3. Bebas dari denda BBN-KB II.
  4. Bebas dari BBN-KB kendaraan hasil lelang dan kendaraan yang sudah lama tidak melakukan registrasi ulang.
  5. Bebas pokok pajak terutang tahun ke-4, ke-5 dan seterusnya.
  6. Diskon 50 persen akan diberlakukan untuk pokok pajak kendaraan bermotor tahun pertama bagi wajib pajak berbadan usaha yang melakukan mutasi masuk. Ini juga khusus untuk kendaraan dengan pembuatan sebelum tahun 2022.
  7. yang telah dijabarkan di atas, pengurangan besaran perhitungan sanksi administrasi/denda pajak kendaraan bermotor menjadi 2 persen per bulan. Hal ini berlaku ketika setelah enam poin kebijakan di atas berakhir.

Semoga dengan diadakannya kembali pemutihan pajak kendaraan dapat membantu dan meringankan beban Encik dan Puan dalam membayar pajak. Serta diharapkan tidak ada lagi masyarakat Riau yang enggan membayar pajak.

Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru Akan Diperlebar

Pelebaran ruas Jalan Jenderal Sudirman di Kota Pekanbaru akan dilakukan. Oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Adapun pelebaran Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru ini dilakukan demi mengurangi kemacetan di ibukota Provinsi Riau tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyetujui usulan terkait pelebaran Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Hal tersebut dikarenakan ruas jalan yang akan dilebarkan ini merupakan jalan nasional. Untuk Pelebaran jalan ini sendiri rencananya akan mulai dikerjakan pada tahun 2023 dan menggunakan anggaran dari negara atau APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Titik Pelebaran Jalan

Pada tahap awal, BPJN Riau telah mengusulkan untuk melebarkan dua titik pemutaran jalan yang berada di Jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru. Demikian yang diungkapkan oleh Kepala BPJN Riau, T Yuliansyah.

Yang mana, ungkapnya, hal tersebut telah sesuai dengan ROW (Right of Way). Pihaknya sendiri telah mengusulkan spot pertama di depan MTQ dan spot kedua berada di depan Mitsubishi Sudirman.

Kemudian, T Yuliansyah juga menjelaskan bahwa sudah ada rencana terkait penanganan ruas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang 7,69 kilometer. Yang mana hal tersebut sudah termasuk dengan peninggian badan jalan, perbaikan drainase.

“Serta ada penggantian box culvert (gorong-gorong),” ungkap T Yuliansyah, Selasa (31/1/2023).

Sering Terjadi Kemacetan

Di lain pihak, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto juga mengungkapkan alasan dipilihnya perbaikan pada Jalan Jenderal Sudirman yakni dikarenakan seringnya terjadi kemacetan sehingga membuat banyak keluhan dari masyarakat yang masuk.

“Kita lihat saja Jalan Sudirman itu macetnya bagaimana, luar biasa,” ujar SF Hariyanto.

Ia juga mengatakan, bahwa Jalan Sudirman ini merupakan ruas jalan utama yang berada di pusat Pekanbaru menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Maka dari itu, jika terjadi kemacetan di Jalan Sudirman ini dapat mengakibatkan terhambatnya perjalanan masyarakat saat menuju bandara. Sebagaimana kita ketahui bersama, kemacetan yang sering terjadi khususnya pada waktu pagi dan sore hari.

Video Penculikan Anak Pekanbaru, Polisi Pastikan itu Hoax

Warga Pekanbaru dihebohkan dengan adanya video yang berisikan aksi penculikan anak di Pekanbaru yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial, Senin (30/1/2023).

Imbauan Kapolresta Pekanbaru

Namun, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi menegaskan bahwa video yang beredar tersebut tidak benar adanya. Ia menegaskan bahwa video tersebut bukan di Pekanbaru, akan tetapi kejadiannya berada di Pontianak.

Lebih lanjut ia memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan berita hoax untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Meski demikian ia juga berpesan untuk mewaspadai kejadian serupa.

“Masyarakat jangan terlalu cepat menyebarkan video yang belum pasti. Video penculikan anak itu kejadiannya bukan di Pekanbaru,” pungkasnya.

Penegasan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan. Ia mengatakan bahwa kejadian pada video tersebut terjadi di Pulau Kalimantan, dan bukan di Pekanbaru.

“Tidak ada kejadian penculikan anak di Pekanbaru, narasi di video itu hoax,” tegas Andrie.

Pihaknya juga mengaku bahwa ia telah melihat isi video tersebut, yang mana pada video tersebut menyatakan bahwa aksi penculikan anak di Pekanbaru digagalkan.

Video Tersebut Terjadi di Pontianak

Setelah melihat video tersebut, Andrie langsung mencari kebenarannya dan setelah mendapatkan fakta, ternyata video tersebut berasal dari pontianak, Kalimantan Barat.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk tidak sembarangan menyebarkan video yang belum diketahui pasti akan kebenarannya.

“Jangan ikut-ikutan membagikan video yang belum pasti kejadiannya dan belum pasti lokasinya. Karena itu bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat lainnya,” pesannya.

Andrie juga meminta agar masyarakat lebih selektif lagi dalam menerima informasi. Namun, bukan berarti masyarakat tidak waspada terhadap hal tersebut.

Ia juga meminta kepada seluruh orang tua serta unsur masyarakat Pekanbaru untuk dapat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran. Yang dimaksudkan agar hal tersebut jangan sampai terjadi di Kota Pekanbaru.

“Orang tua harus memperhatikan anak-anak kita, pastikan pulang sama siapa, dijemput sama siapa,” pungkasnya.