Home Blog Page 196

Tips Untuk Para Orangtua Lindungi Anak Dari Corona

Merebaknya wabah Virus Corona tentunya telah menimbulkan kekhawatiran bagi semua pihak, terutama bagi para orang tua. Berikut ini beberapa langkah untuk Lindungi Anak Dari Corona:

Cuci tangan dengan sabun secara rutin

Biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah beraktivitas di luar rumah. Untuk membangun kebiasaan ini, orangtua bisa memberikan contoh kepada anak cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Buatlah suasana yang menyenangkan agar anak tertarik dengan rutinitas tersebut salah satunya bisa dengan menirukan gerakan sambil bernyanyi.

Biasakan menutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk

Ajarkan anak untuk selalu melakukan prosedur hygiene saat sedang batuk ataupun bersin yaitu dengan menggunakan siku bagian dalam untuk menutup mulut dan hidung.

Kita tahu bahwa anak-anak mungkin terbiasa langsung menyeka hidung menggunakan tangan mereka saat pilek atau batuk tanpa menutup mulut.

Nah, untuk mengajarkan mereka caranya bisa dengan menciptakan gerakan yang mudah ditiru atau mencari referensinya di Youtube atau aplikasi lainnya.

Membatasi interaksi dengan orang yang sedang batuk pilek

Berikan pemahaman kepada anak untuk tidak berinteraksi dengan orang yang sedang batuk pilek agar tidak mudah tertular virus karena tidak semua orang yang sedang sakit memiliki kesadaran untuk membatasi interaksi dengan orang lain.

Jadi, untuk meminimalisir resiko tertular virus maka sebaiknya kitalah yang berinisiatif untuk menjaga jarak terutama anak-anak yang belum paham akan hal tersebut.

Mengajari anak untuk tidak menyentuh area sensitif sembarangan

Ajarkan anak-anak untuk tidak sembarangan menyentuh area sensitif seperti mata, hidung dan mulut.

Karena saat sedang bermain atau beraktivitas lainnya terkadang anak bisa saja menyentuh benda-benda kotor jadi kita tidak bisa memastikan kebersihan tangan mereka.

Encik dan Puan harus selalu memastikan tangan anak-anak selalu dalam keadaan bersih. Selain rajin mencuci tangan, anak-anak juga sebaiknya diajarkan menyeka mulut dan hidung menggunakan tisu. Serta jangan lupa untuk membuang bekas tisu agar virus tidak menyebar.

Memastikan bahwa anak telah menerima vaksin flu

Untuk memperkuat daya tahan tubuh anak agar lebih kebal terhadap serangan virus, tidak ada salahnya untuk memberikan vaksin flu terhadap anak Encik dan Puan.

Selain itu, untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh anak agar lebih kuat bisa dilakukan dengan membiasakan pola hidup sehat seperti olahraga, menjaga pola makan dan tidur yang cukup.

Mengajari anak untuk tidak sembarangan menyentuh benda di tempat umum

Jika encik dan Puan terpaksa membawa anak-anak ke ruang publik, selalu awasi anak-anak agar tidak sembarangan menyentuh benda-benda di tempat umum.

Karena pada dasarnya anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap benda di sekitarnya. Untuk mengurangi resiko penularan, Encik dan Puan bisa memakaikan sarung tangan pada anak saat berada di luar.

Selain itu juga selalu sediakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan anak saat memegang benda-benda di tempat umum.

Lakukan isolasi mandiri

Isolasi mandiri (self isolation) merupakan salah satu anjuran dari Pemerintah agar kita terhindar dari penularan virus corona atau Covid-19.

Usahakan untuk tidak membawa anak keluar rumah jika tidak ada hal yang sangat urgent. Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran virus.

Untuk menghidari kejenuhan pada anak saat karantina, Encik dan Puan bisa lakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Demikian cara Lindungi Anak Dari Corona. Jika semua upaya pencegahan telah Encik dan Puan lakukan, namun sewaktu-waktu Encik dan Puan ataupun anak-anak menunjukkan gejala terinfeksi yang mirip virus corona seperti demam tinggi, sesak nafas, dan batuk maka segera periksa ke dokter ya.

Kenali Gejala Infeksi Corona Hari ke Hari

0

Gejala Infeksi Corona atau COVID-19 hampir sama dengan gejala lainnya seperti penyakit influenza. Namun ada beberapa perbedaan yang bisa dijadikan patokan jika menimpa diri sendiri, keluarga atau orang terdekat.

Seperti yang dijelaskan oleh Juru Bicara COVID-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi, Sp.P (K):

Berikut gejala-gejala yang timbul akibat infeksi Corona:

Hari Pertama-Ketiga

Pada hari pertama sampai hari ketiga, gejala virus ini seperti gejala masuk angin, sakit tenggorokan ringan, sakit sedikit. Penderita juga tidak merasa demam, tidak lelah, masih makan dan minum secara normal.

Hari Keempat

pada hari keempat, sakit tenggorokan semakin agak sakit, mabuk badan, suara mulai serak, suhu tubuh berkisar antara 36.5 atau tergantung masing-masing orang. Penderita juga akan mulai merasa Anoreksia, sakit kepala ringan disertai diare ringan.

Hari Kelima

Hingga hari kelima, sakit tenggorokan makin menjadi, suara semakin serak, suhu tubuh juga berkisar antara 36.5 – 36.7 serta tubuh merasa lelah nyeri pada persendian. Tahap ini juga masih sulit dikenali sebagai infeksi dingin atau koroner.

Hari Keenam

Pasien mulai demam dengan suhu tubuh sekitar 37 yang disertai dengan batuk berlendir atau batuk ringan. Sakit tenggorokan mulai mengganggu ketika makan, berbicara atau menelan. Tubuh merasa kelelahan, mual, sesekali sulit untuk bernafas, jari sakit yang teduh bahkan disertai diare dan muntah.

Hari Ketujuh

Hari berikutnya, suhu tubuh semakin tinggi antara 37.4 sampai 37.8. Batuk juga lebih banyak dan dahak juga semakin banyak. Nyeri tubuh semakin menjadi, kepala terasa berbobot seperti batu, frekuensi nafas pendek tetap sama seperti hari-hari yang lalu, diare disertai muntah juga semakin banyak.

Hari Kedelapan

Di hari ke delapan, suhu badan semakin naik bahkan mencapai angka 38 bahkan lebih. Semakin sulit untuk bernafas, bahkan setiap kali bernafas terasa berat dan mengeruntukan. Batuk semakin terus menerus bahkan jika banyak berbicara terlihat seperti orang bisu. Begitu juga dengan kondisi tubuh, semakin terasa sakit kepala, nyeri sendi dan sakit pinggang.

Hari Kesembilan

Gejala di hari kesembilan semakin terlihat, gejala tidak mengalami perubahan dari hari ke hari bahkan semakin parah. Demam semakin tinggi, batuk juga tidak kunjung reda dan bahkan lebih buruk dari hari sebelumnya, serta dada semakin sesak dan semakin sulit untuk bernafas.

Jika sudah memasuki hari ke sembilan dengan tanda-tanda kondisi di atas, maka pasien harus segera melakukan tes darah dan rontgen paru-paru harus diambil untuk diperiksa. Untuk itu, perlu mengetahui gejala-gejala tersebut supaya bisa segera dirujuk ke rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 terdekat.

Corona Musuh Bersama, Kita Bisa Belajar dari Singapura

Pandemik virus corona, menjadikan corona musuh bersama. Dalam sejarah peradaban manusia, munculnya virus-virus baru yang menjangkiti manusia yang kemudian akan merubah segala kebiasaan dan aktivitas manusia merupakan hal yang biasa. Namun, yang tentu yang tidak biasa adalah cara penanganan serta perlawanan.

Virus baru yang dinamai covid-19 ini merupakan virus yang bahkan tanda-tandanya pada penderita tidak terlihat jelas. Namun, satu yang pasti Covid-19 bisa berpindah melalui sentuhan. Bahkan Covid-19 bisa bertahan hidup pada benda mati selama sembilan jam.

Untuk kawasan Asia Tenggara, Singapura merupakan negara pertama yang memiliki kasus Corona. Pemerintah Singapura cepat dalam menyadari cara penyebaran Covid-19 yang kemudian diaplikasikan dengan berbagai kebijakan. Mereka benar-benar menjadikan corona musuh bersama.

Seperti setiap orang yang keluar rumah, suhunya akan dicek dengan temperature gun. Selain itu, fasilitas umum yang sering disentuh oleh masyarakat dibersihkan secara massal dengan disenfektan. Seperti tombol lift, penggangan bis, maupun ganggang pintu gedung-gdeung yang memiliki mobilitas tinggi.

Singapura bahkan meminta bantuan tentara untuk mengemas masker yang kemudian dibagikan secara gratis ke rumah-rumah warga. Penimbunan masker juga dipustuskan sebagai tindakan illegal yang akan dikenai hukum pidana.

Pemerintah negara dan daerah manapun seharusnya cepat tanggap dalam pencegahan penyebaran virus Corona. Warga negara juga harus menyadari bahwa virus ini bisa menjangkit siapapun termasuk oknum-oknum yang terus mengambil keuntungan dari bencana global ini.

Ambyar Bersama Didi Kempot di Pekanbaru

Konser Didi Kempot di Pekanbaru, Koplo Politan sukses mengambyarkan para penggemarnya yang hadir di Gelanggang Remaja, Kamis (12/3/2020) malam.

Sebagai salah satu penyanyi campursari yang telah lama malang melintang di dunia tarik suara, saat ini Didi Kempot tengah naik daun. Musik campursari yang dulunya hanya dinikmati oleh para orang tua, kini mulai digandrungi kaum millenial.

Hal ini disebabkan, lagu-lagu Didi Kempot yang banyak bertemakan patah hati cukup mewakili perasaan anak muda yang biasa disebut Sadboy dan Sadgirl. Tak pelak, karena itu ia dijuluki The Godfather of Brokenheart.

Abiyomi Entertainment bersama Colorbox Production berhasil menyuguhkan pertunjukan musik Didi Kempot di Pekanbaru yang tak terlupakan bagi para Sobat Ambyar, sebutan para fans Didi Kempot.

Pertunjukan yang bertajuk Koplo Politan ini menghadirkan konsep hiburan live music, lighting show, dan ambience venue yang menarik.

Hadir sebagai bintang tamu, yaitu Feel Koplo, dan Didi Kempot, serta kehadiran salah satu bintang tamu Band Lokal Pekanbaru yaitu Short Time Koplo.

Feel Koplo membuka dengan lagu pembuka yaitu Kangen dari Dewa 19. Feel Koplo merupakan Duo DJ asal Bandung yang terkenal dengan lagu-lagu remix paduan musik koplo dengan musik EDM.

Mereka sukses membuat para penonton terhanyut bergoyang bersama dengan lagu-lagu dari dalam negeri sepeti lagu Sayang-Via Vallen, Terbaik Untukmu-Tangga, Ku Tak Bisa- Slank, Bento-Iwan Fals, Kisah Kasih di Sekolah-Obbie Mesakh, Bujangan-Koes Plus, Yang Penting Happy-Jamal Mirdad, dll.

Lalu, untuk lagu-lagu dari luar negeri seperti On My Way-Alan Walker, Solo-Jennie Black Pink, Taki Taki-Selena Gomez, Yummy-Justin Bieber, We Will Rock You-Queen, serta lagu yang sedang hits saat ini yaitu Sunday Best-Surfaces, dan beberapa lagu hits di Tik Tok.

Lalu, diakhir penampilannya mereka membawakan lagu andalannya, “Berharap Tak Berpisah dari Reza Artamevia”.

Di tengah konser juga diisi dengan penampilan dari Band lokal Pekanbaru, Short Time Koplo. Mereka merupakan sekelompok anak muda Pekanbaru dengan dengan musik dangdut.

Mereka mengarransemen lagu-lagu dangdut dan lagu lainnya bahkan juga ada lagu Korea yang di-arransemen dangdut yaitu lagu “Ddu-du Ddu-du – BlackPink”.

Tibalah saat penampilan yang paling ditunggu-tunggu yaitu Didi Kempot Yang membuka konsernya dengan lagu Sewu Kuto.

Para sobat ambyar yang antusias langsung menyerbu panggung untuk melihat idola mereka secara lebih dekat. Para penonton terhanyut dengan lantunan lagu-lagu Didi Kempot yang mewakili perasaan mereka yang memiliki kisah cinta yang “ambyar”.

Malam tadi Didi Kempot membawakan lagu-lagu andalannya seperti Cidro, Banyu Langit, dan Kalung Mas. Menariknya, di tengah pertunjukan beliau memanggil pemain gendangnya untuk menyanyikan sebuah lagu.

Pemain gendang yang bernama Dory Harsa tersebut memang sudah cukup populer. Karena selain memiliki paras yang tampan, juga memiliki suara yang bagus.

Tak lupa juga Didi kempot membawakan lagu andalannya yaitu “Pamer Bojo” yang hits dengan jargon Cendol Dawet. Hal tersebut sukses membuat suasana semakin heboh.

Konser Koplo Politan tersebut ditutup dengan tembang campursari berjudul Jambu Alas dengan membawa seorang penonton untuk turut bernanyi di atas panggung.

Sudahkah terobati patah hati Encik dan Puan dengan bergoyang bersama The Godfather of Broken Heart?

 

 

Kemenkes Keluarkan Protokol Kesehatan Covid-19

0

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengeluarkan Protokol Kesehatan Covid-19, yang mana tenaga kesehatan (nakes) di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) harus melakukan screening Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Berikut ini protokol tersebut:

Bagi Encik dan Puan yang merasa sehat namun memiliki riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transimisi lokal COVID-19 untuk melakukan self monitoring.

Sedangkan untuk Encik dan Puan yang merasa sehat dan merasa pernah melakukan kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, diharapkan segera melapor ke petugas kesehatan dan segera periksa ke Fasyankes.

Sementara untuk Encik dan Puan yang merasa tidak sehat dengan ciri-ciri sebagai berikut; demam dengan suhu 38°C, batuk/pilek, sakit tenggorokan, dan gangguan pernapasan, maka istirahat yang cukup. Bila keluhan masih berlanjut, maka segera berobat ke Fasyenkes.

Sesampainya di Fasyenkes, gunakan masker, ikuti etika batuk/ bersin yang benar, dan tidak menggunakan transportasi massal.

Jika tidak memenuhi kriteria PDP Covid-19, maka akan dirawat inap atau rawat jalan. Kondisi tersebut tergantung hasil diagnosa dan keputusan dokter Fasyankes.

Namun jika memenuhi kriteria PDP Covid-19, maka akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan yang siap untuk penanganan COVID-19. Pasien tersebut akan diantar menggunakan ambulance Fasyankes dan didampingi oleh nakes yang menggunakan alat pelindung diri (APD).

Adapun di RS rujukan, spesimen kemudian diambil untuk pemeriksaan laboratorium. Spesimen tersebut akan dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 24 jam. Sementara pasien ditempatkan di ruang isolasi.

Jika hasil yang didapatkan positif, maka akan dinyatakan sebagai penderita COVID-19. Lalu sampel dari penderita akan diambil setiap hari. Pasien kemudian akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel dua kali berturut-turut hasilnya negatif.

Sedangkan jika hasil yang didapatkan negatif, maka pasien akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakitnya tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Hotline Center Corona di nomor 119 ext 9.

Apa itu Virus Corona?

0

Akhir-akhir ini virus Corona menjadi sorotan. Meski demikian, mungkin tak banyak dari kita yang tahu kenapa virus ini menjadi seolah-olah pandemik.

Sejarah

Virus ini sering juga disebut COVID 19, menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia sejak Desember 2019 lalu. Dimana, penyakit menular tersebut menyerang banyak sekali masyarakat bahkan sampai ada yang meninggal dunia.

Awal munculnya, virus ini hanya mewabah di Wuhan China. Namun belakangan, penyakit tersebut telah meluas ke berbagai belahan negara lainnya.

Virus ini juga diketahui menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) dan sindrom pernafasan akut parah (SARS).

Orang yang rentan terkena wabah ini yaitu anak-anak, orang tua, dan orang dengan kondisi medis sudah ada sebelumnya, seperti tekanan darah tinggi, jantung, paru-paru, kanker atau diabetes.

Gejala Awal

Berdasarkan keterangan dari organisasi Kesehatan dunia, WHO, melalui websitenya menjelaskan bahwa ada beberapa gejala umum orang yang terkena virus tersebut.

Di antara gejalanya yaitu, demam, kelelahan dan batuk ringan. Namun, bagi beberapa orang lain bahkan mengalami nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan bahkan diare.

Gejala tersebut muncul secara perlahan, bahkan ada pasien yang tidak menyadari kalau dirinya terdampak Corona. Karena tidak merasakan gejala apapun dan merasa tidak enak badan.

Untuk itu, tidak mudah mengetahui apakah seseorang terkena penyakit ini. Makanya perlu pengecekan khusus yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk benar-benar memastikan apakah positif Corona.

Penularan

Penularan Virus Corona cukup mudah, diantaranya melalui batuk dan buang nafas. Batuk atau buang nafas akan mengeluarkan tetesan air dari hidung atau mulut yang keluar dari nafas penderita COVID 19.

Kemudian tetesan tersebut mengenai tangan atau benda apapun di sekitar kita. Kita lalu menyentuhnya dan mengusapkan ke mulut, mata atau hidung, maka virus itu dengan mudah masuk ke tubuh kita.

Oleh sebab itu, perlu untuk selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara teratur dan menggunakan antiseptik pada tangan, serta hindari menyentuh bagian mata, mulut dan hidung ketika berada ditempat ramai.

Sampai detik ini, belum ditemukan vaksin apapun yang mampu menyembuhkan COVID 19 ini. Namun, data dari WHO juga menyebutkan sekitar 80% orang bisa sembuh tanpa melewati perawatan khusus.

Intinya, balik lagi ke diri sendiri, bagaimana menjaga diri. Tidak hanya Corona, masih banyak juga virus-virus lainnya yang membahayakan jika kita tidak mampu menjaga kesehatan dengan baik.

Cara Mencegah Penyebaran

Mencegah penyebaran virus apapun jenisnya hanya bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan begitu juga dengan cara mencegah penyebaran Virus Corona itu sendiri.

Berikut ini beberapa langkah pencegahan yaitu:

  1. Mencuci tangan secara teratur dengan air dan sabun atau gosok alkohol, karena dengan mencuci tangan akan membunuh kuman-kuman yang ada di tangan. Jadi aman ketika menyentuh bagian manapun dari tubuh.
  2. Menjaga jarak dengan orang batuk atau bersin kurang lebih satu meter. Dikhawatirkan air dari mulut dan hidung mengenai bagian tubuh kita dan membawa penyakit yang mengancam kesehatan.
  3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut karena tangan banyak menyentuh berbagai jenis barang, sehingga kita tidak mengetahui apa saja virus yang ada di barang tersebut.
  4. Pastikan untuk selalu menutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin, baik menggunakan siku ataupun tisu. Perlu diingat, usai menggunakan tisu, segera buang ketempat sampah untuk menjaga berkembangnya virus ke orang lain.
  5. Jika merasa kurang sehat, disarankan untuk terus berada di dalam rumah. Sebab, kondisi tidak fit juga mempermudah penyakit menular untuk berkembang dengan cepat. Namun jika sudah terlanjur mengalami gejala Virus Corona seperti demam, flu, batuk dan sulit bernafas, maka segera mendatangi petugas kesehatan terdekat.
  6. Poin terakhir yang mesti diingat, selalu pantau perkembangan pemberitaan Virus Corona. Ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan kita ketika hendak bepergian atau keluar rumah.

Oh iya, untuk penggunaan masker, hanya disarankan bagi orang yang sakit dan orang yang merawat orang sakit. Jika dipakai orang sehat, dikhawatirkan hanya akan membuang sesuatu yang tidak bermanfaat.

Jadi, bijaklah menyikapi kasus tersebut, jangan panik dan terus menjaga kesehatan melalui olahraga dan makan makanan bergizi.

Ketika Sheila On 7 dan Tulus Satu Panggung

Kompen Entertainment kembali menggelar konser di Ska Co Ex Pekanbaru, Sabtu (7/3/2020) malam. Kali ini, Kompen sukses membawa Sheila On 7 dan Tulus berada dalam satu panggung.

Ratusan bahkan ribuan penonton terhanyut dengan lagu-lagu dari Tulus yang terkenal memiliki lirik dengan makna yang sangat dalam.

Sedangkan bagi penonton Sheila On 7, seolah dihantarkan kembali dengan ratusan memori dari lagu yang dibawakan oleh Duta dan kawan-kawan.

Kemasan lagu Sheila on 7 pada malam itu, masih menjadi Sheila on 7 10 tahun ke belakang. Masih sangat menghibur, dengan lagu-lagu yang memiki cerita tersendiri.

Legenda music Indonesia Sheila on 7 menampilkan yang terbaik hingga sulit untuk dilupakan.

Kehadiran band yang sering disingkat SO7 ini sekaligus menjadi pengobat kegagalan mereka manggung di Pekanbaru pada September tahun lalu karena kabut asap di Riau.

Berbagai persiapan panggung, lighting, hingga sound system yang matang juga menjadikan penampilan Sheila on 7 dan Tulus menjadi semakin sempurna.

Vocalist Sheila on7 Duta, bahkan sempat mengucapkan terima kasih kepada seluruh penonton yang sudah mau menemani malam minggunya di Pekanbaru.

“Terima kasih ya, kalian sudah mau menemani malam minggu saya. Saya janji, mala mini tidak akan terlupa,” ujar Duta.

Kemudian diiringi oleh sambutan dari suara penonton dan juga tepuk tangan yang sangat meriah.

Lagu terakhir yang dibawakan oleh Sheila on 7 yang juga menutup kemeriahan malam tidak terlupakan tersebut, adalah kisah klasik.

Lirik terakhir yang dilantunkan Duta, membuat seluruh penonton yang hadir memiliki kisah yang tidak terlupa.

“Mungkin diriku, masih ingin bersama kalian. Mungkin jiwaku, masih haus sanjungan kalian.”

Revisi Hari Libur dan Cuti Bersama 2020

0

Pemerintah akhirnya menambah hari libur dan cuti bersama tahun 2020 sebanyak empat hari, Senin (9/3/2020).

Adapun revisi tersebut berdasarkan rapat bersama antar menteri, yaitu Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah.

Jika sebelumnya sebanyak 20 hari, maka setelah direvisi menjadi 24 hari. Dengan demikian Hari Libur Nasional sebanyak 16 hari. Sedangkan cuti bersama sebanyak 8 hari, dari sebelumnya hanya 4 hari.

Keempat tambahan hari libur dan cuti bersama itu rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Tanggal 28 dan 29 Mei sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah
  • Tanggal 21 Agustus sebagai cuti bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriah
  • Tanggal 30 Oktober sebagai cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Menko PMK Muhadjir Effendi mengatakan, penambahan hari libur dan cuti bersama 2020 ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Hal tersebut, lanjut Muhadjir, karena belakangan ini terjadi penurunan tren ekonomi secara global.

Di lain pihak, Menaker Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa pemerintah tengah berupaya menggenjot perekonomian.

Menurut Ida, penambahan hari libur dan cuti bersama ini Hal ini diharapkan akan membawa dampak positif bidang pariwisata, kuliner, hingga industri kreatif.

Berikut adalah daftar Hari Libur Nasional 2020:
NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
1 Januari Rabu Tahun Baru 2020
2.
25 Januari Sabtu Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili
3.
22 Maret Minggu Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
4.
25 Maret Rabu Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942
5.
10 April Jumat Wafat Isa Al Masih
6.
1 Mei Jumat Hari Buruh Internasional
7.
7 Mei Kamis Hari Raya Waisak 2564
8.
21 Mei Kamis Kenaikan Isa Almasih
9.
24-25 Mei Minggu-Senin Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah
10.
1 Juni Senin Hari Lahir Pancasila
11.
31 Juli Jumat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah
12.
17 Agustus Sabtu Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia
13.
20 Agustus Kamis Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah
14.
29 Oktober Kamis Maulid Nabi Muhammad SAW
15.
25 Desember Jumat Hari Raya Natal

Sementara itu berikut ini rincian cuti bersama tahun 2020 setelah direvisi:

NO.
TANGGAL
HARI
KETERANGAN
1.
22, 26, 27, 28, 29 Mei Jumat, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah
2.
21 Agustus Jumat Tahun Baru Islam 1442 Hijriah
3.
30 Oktober Jumat Maulid Nabi Muhammad SAW
4.
24 Desember Kamis Hari Raya Natal

Tips Dekorasi Interior Cafe untuk Rumah

0

Di zaman sekarang ini, dekorasi interior cafe untuk rumah bisa menjadi salah satu referensi dekorasi rumah.

Siapa bilang nuansa ala cafe yang kekinian tidak bisa kamu ciptakan di rumahmu, semua tergantung kreativitas dan cara kamu mendesainnya sehingga menjadi lebih unik dan menarik.

Purnama Carpentry Pekanbaru

Saat ini memang banyak pilihan dalam mendesain atau mendekorasi rumah menjadi bertema cafe yang menarik dan nyaman, namun ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan supaya tidak salah dalam menentukan konsep.

Jika kamu ingin membuat konsep dekorasi interior cafe untuk rumah mu, maka pilihlah furnitur yang sesuai. Pilihlah peralatan seperti kursi dan lainnya yang unik dan menarik.

Rak bumbu kecil 01 a

Pilihlah warna yang senada dan tidak norak, hal itu tentunya menambah konsep keselarasan dan kenyamanan kamu ketika memasuki ruangan tersebut.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan berbagai pernak pernik yang juga terbuat dari bahan yang sama dengan kursi dan perabot lainnya, maka kesan mewah, atau klasiknya juga akan terlihat.

Begitu juga dengan pintu, jendela, maupun lemarinya, Usahakan tidak memiliki warna yang mencolok dari peralatan lainnya jadi akan membuat semakin indah.

Gantungan cangkir jati belanda 01 a

Untuk kamu yang ingin memiliki desain perabotan rumah yang berbentuk cafe, persisnya seperti cafe kekinian yang terbuat dari jati belanda, kamu bisa mencari referensi di website-nya di purnamacarpentry.xyz.

Di website tersebut, kamu bisa berkonsultasi dengan pemilik workshop jati belanda yang profesional serta akan menemukan berbagai barang unik dengan sejuta manfaat.

Tentunya dengan harga yang sesuai dengan kualitas yang akan kamu dapatkan serta kenyamanan kamu ketika menggunakan segala perabotan yang akan kamu pilih. Dan satu hal yang paling penting, kamu juga bisa request sesuai permintaan kamu.

Pop Town Pekanbaru, Wadah Cosplayer Sumatera Go Internasional

Banyak event Pop Culture yang bermunculan di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya, Pop Town yang kali ini diadakan di Kota Pekanbaru.

Sebagai event yang memiliki konten berskala besar, Pop Town mencari perwakilan Cosplay di Sumatera ke ajang Indonesia Cosplay Grand Prix (ICGP).

Hal tersebut yang membuat Event Pop Town Pekanbaru berbeda dari event Pop Culture lainnya di Sumatera. Event ini sendiri akan diadakan pada tanggal 29 Maret 2020 di Hotel Jatra.

ICGP merupakan ajang kompetisi Cosplay tahunan tingkat Nasional yang diadakan di beberapa region (daerah) yang kemudian juara masing-masing region akan menjadi perwakilan untuk menuju Final dalam ajang Clas:H di Jakarta.

Pemenang ICGP dalam ajang Clas:H di Jakarta akan mendapatkan status sebagai perwakilan Indonesia yang akan diutus ke ajang kompetisi Cosplay tingkat Internasional yaitu World Cosplay Summit (WCS) di Jepang.

Ajang ini merupakan ajang prestisius dimana perwakilan Indonesia akan berkompetisi melawan 40 negara sedunia.

Untuk tahun 2020 ini, ICGP diadakan di empat regional besar se-Indonesia yaitu Regional Yogyakarta dan Jawa Tengah di kota Yogyakarta, Regional Sumatera di kota Pekanbaru, Regional Jawa Timur di kota Malang, dan Regional Jawa Barat di kota Bandung.

Sanjaya Putra selaku promotor Glow Enterprise (penyelenggara ICGP Sumatera), mengakui bahwa kota Pekanbaru dipilih sebagai Regional Sumatera karena letak geografisnya yang strategis.

“Dulu kita adakan di Medan, sekarang mau coba di Pekanbaru karena di tengah Sumatera. Lebih memudahkan akomodasi para Cosplayer dari Provinsi lainnya,” ujar Sanjaya.

Demi mendapatkan kualitas perwakilan ICGP Sumatera yang kompeten, event Pop Town Pekanbaru menghadirkan tiga orang Guest Star yaitu Yumaki yang merupakan Juara 2 WCS 2018. Kemudian Meihui, yang merupakan Representative ICGP Medan (Regional Sumatera) 2019. Lalu Yuzu yang merupakan Representative ICGP 2017 Jawa Timur.

Selain ICGP, pada event Pop Town ini diadakan berbagai lomba seperti Karaoke Contest, Dance Cover Contest, Dubbing Contest, Tournament Game Tekken dan lain-lain.

Sedangkan konten acaranya diisi dengan Single Cosplay Showcase, Dance, Acoustic, dan juga terdapat berbagai Bazaar makanan maupun non-makanan.

“Semoga tahun ini perwakilan dari Sumatera bisa sampai ke tingkat Internasional,” ujar pria yang telah mengadakan ICGP Sumatera dari tahun 2015 ini.

Seperti diketahui, sejauh ini perwakilan ICGP dari Sumatera hanya sampai pada tingkat nasional dan belum menembus internasional. Maka dengan adanya ICGP di Pekanbaru, diharapkan juga bertambah tingginya antusias para Cosplayer se-Sumatera hingga mampu go Internasional.

Bagi Encik dan Puan yang mau hadir di event Pop Town ini bisa membeli tiket pre-sale sebesar Rp 60.000/orang di Metro Anime Store Jl. Garuda No 25, Labuh Baru, Pekanbaru.

Info lebih lanjut bisa follow Instagram/Fanpage FB poptown.id atau menghubungi 082389943237 (Agung).