Home Blog Page 74

Rambu Larangan Kendaraan Bertonase Berat Akan Segera Dipasang

Saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru berencana memasang rambu larangan melintas bagi kendaraan bertonase berat di Jalan HR Soebrantas.

Alasan Pemasangan Rambu Larangan

Pemasangan rambu larangan bagi kendaraan bertonase berat ini dilakukan agar kendaraan tersebut tidak melawati jalan yang digunakan masyarakat kota. Sehigga masyarakat kota dapat dengan aman dan nyaman dalam berkendaraan di tengah kota.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso, Jumat (6/1/2023). Adapun pihaknya akan segera memasang rambu larangan masuk bagi angkutan barang, setelah berkoordinasi dengan forum lalu lintas dan pengelola angkutan.

Kendaraan angkutan barang bertonase berat hingga saat ini masih melintasi jalan HR Soebrantas. Yang mana jalan tersebut merupakan jalan yang digunakan masyarakat kota sehari hari.

Seharusnya kendaraan bertonase berat ini melintasi jalur yang telah ditetapkan. Karena hal tersebut, pengendara umum yang melintasi jalan HR Soebrantas harus berbagi dengan kendaraan bermutan besar.

Kendaraan yang tidak boleh melawati jalanan kota

Kendaraan yang melintasi jalan tersebut tidak hanya truk ekspedisi dan kontainer, namun ada juga trruk logging atau truk pengangkut kayu. Yang mengakibatkan kendaraan ini dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Yuliarso mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan forum lalu lintas guna segara memasang rambu larangan untuk truk tonase besar masuk ke kawasan tertentu. Larangan tersebut berlaku untuk truk colt diesel, kontainer, truk kayu hingga truk galian pasir.

Jenis Rambu Yang Akan Dipasang

Nanti juga akan dipasang rambu petunjuk arah bagi jalur angkutan barang dan juga rambu pemberitahuan jam diperbolehkannya truk tonase besar melintasi jalan tersebut. Untuk waktu yang diperbolehkan untuk melintas yakni dari pukul 22.00-05.00 WIB.

Ia juga menegaskan bahwa truk angkutan tonase besar seharusnya tidak boleh melewati Jalan HR Soebrantas dan tidak boelh melintasi ruas jalan kota dan jalan protokol.

“Kita akan sampaikan ke pengelola angkutan barang, apalagi selama ini sudah terjadi kecelakaan lalu lintas di sana,” tegas Yuliarso.

Lokasi Tititk Pemasangan Rambu

Beberapa titik lokasi yang akan dipasangkan rambu yakni akses simpang Jalan Kaharuddin Nasution-Jalan Soekarno Hatta, simpang Jalan Raya Kubang-Pekanbaru.

Kemudian di simpang Jalan Garuda Sakti, Simpang Jalan Garuda Sakti-Jalan Air Hitam, simpang Jalan Air Siak Ii-Jalan Riau hingga simpang Jalan Siak Hulu-Jalan Kaharuddin Nasution.

Selain itu pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan melakukan sosialisasi jelang pemasangan rambu-rambu tersebut kepada pengelola angkutan barang. Tidak hanya rambu yang akan dipasang CCTV juga akan dipasang di beberapa titik persimpangan guna melakukan pengawasan.

“Terakhir kita akan laporkan ke Pj Wali Kota Pekanbaru, agar tidak ada insiden lagi terjadi akibat kendaraan bertonase berat melintas di sana,” tutupnya.

Perusahaan Asing Tertarik Mengolah Sampah di TPA Muara Fajar

Encik dan Puan, perlu diketahui saat ini beberapa perusahaan asing tertarik untuk mengolah sampah menggunakan teknologi yang nantinya sampah tersebut menjadi energi atau pupuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Barat.

Salah Satu Perusahaan Asing Tersebut Ialah Tomra

“TPA I dan II sudah penuh di Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Barat. Harapan kami, ada teknologi yang bisa merubah sampah menjadi energi atau pupuk,” ungkap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pasar Bawah, Kamis (5/1/2023).

Salah satu perusahaan yang berasal dari dalam negeri yang tertarik untuk mengolah sampah sudah melakukan ekspos.

“Hari ini, kami juga ingin mendengarkan ekspos dari TOMRA. Ini perusahaan dari Singapura bekerja sama dengan perusahaan lokal,” ujar Indra Pomi.

Pemko Pekanbaru Perlu Pemaparan Dari Pihak Tomra

Tomra yang merupakan perusahaan asing tertarik dalam mengolah sampah tersebut akan mencoba mengolah sampah di TPA Muara Fajar.

Sebelum hal tersebut dilakukan, Pemerintah Kota Pekanbaru perlu mendengarkan pemaparan dari Tomra terlebih dahulu.

“Sebelumnya, kami juga sudah bekerja sama dengan PLN dalam hal pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar. Namun, kapasitasnya masih kecil,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Tomra merupakan perusahaan multinationa Norvegia yang membuat produk pengumpulan serta pemilahan, seperti mesin penjual otomatis terbalik untu industri makanan, daur ulang, dan pertambangan.

Di seluruh Dunia ada lebih dari 82.00 (RVM) yang sudah terpasang, 10.000 pemilah makanan, dan 6.000 sistem daur ulang.

Maka dapat dikatakan Tomra merupakan pemimpin pasar di dalam industrinya.

Tol Pekanbaru-Bangkinang Diresmikan Jokowi, Ini Harapannya

Encik dan Puan, Pada Rabu (4/1/2023) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seksi Pekanbaru-Bangkinang (Pekbang) sepanjang 30,9 kilometer telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, peresmian ini dilaksanakan di Gerbang Tol Bangkinang.

Harapan Presiden RI Untuk Masyarakat Riau

Presiden Jokowi menyampaikan harapannya melalui sambutan yang ia berikan pada peresmian ruas Jalan tol ini.

Ia berharap dengan diresmikan Tol Pekanbaru-Bangkinang ini maka dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian masyarakat Provisi Riau

“Jadi semoga dengan adanya tol ini, dapat membuka sentra-sentra ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat riau,” ungkap Pesiden RI tersebut.

Beliau juga mengatakan bahwa  riau sudah memiliki dua Tol, trafik pada Tol Pekanbaru-Dumai juga sangat bagus.

“Nantinya ini akan disambungkan, sehingga dumai, pekanbaru dan bangkinang akan nyambung sampai dengan tol padang,” pungkasnya.

Biaya Pembanguna Tol Pekbang

Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa biaya untuk membangun Tol Pekanbaru-bangkinang ini menghabiskan dana dengan jumlah sebesar Rp 4,8 triliun.

“Untuk biaya pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp4,8 trilliun. Dan kalau untuk selesainya (sampai ke padang) saya tidak bisa bicara, karena memang masih panjang,” ungkap beliau.

“Yang jelas kita mengharapkan dengan tol yang ada ini, kecepatan mobilitas, orang, barang dan jasa dapat lebih baik, sehingga menimbulkan daya saing produk-produk yang ada di provinsi riau,” pungkas bapak presiden.

Payung Elektrik Masjid Annur Pekanbaru Ditargetkan Selesai Januari 2023

Proses pemasangan payung elektrik di Masjid Raya Annur Pekanbaru sudah mencapai 86 persen. Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan kesempatan selama 50 hari kerja kepada rekanan proyek tersebut.

Perpanjangan Pengerjaan Payung Elektik

Pemberian kesempatan ini dilakukan karena pengerjaan pembagunan payung elektrik ini sudah melewati waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Yang mana dalam kontrak tersebut telah disetujui yakni hingga Desember 2022. Kemudian akan diperpanjang 50 hari pekerjaan dengan pertimbangan semua materi dan lain hal sebagainya sudah ada di lokasi. Yang berarti hanya tinggal pemasangannya saja.

Pengerjaan Sudah Mencapai 86 Persen

Saat ini pembangunan payung elektrik raksasa di Masjid Raya Annur itu sudah mencapai 86 persen pengerjaan. Adapun payung tersebut menyerupai seperti payung milik Masjid Nabawi Madinah.

“Sekarang progres payung elektrik sudah 86 persen,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR PKPP) Riau, M Arief Setiawan melalui Kepala Bidang Cipta Karya Thomas Larfo Dimiera, Selasa (3/1/2023).

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan kesempatan selama 50 hari kerja ke rekannya karena saat ini proses pemasangan payung ini sudah mencapai 86 persen.

Januari 2023 Diharapkan Pembangunan Payung selesai

Lebih lanjut Thomas Larfo Dimiera mengungkapkan, target proyek payung elektrik tersebut akan selesai pada bulan Januari 2023 ini.

“Target kita Januari 2023 pemasangan membran payung sudah selesai. Karena saat ini tiang 6 payung sudah dipasang, dan saat ini satu payung membrannya sudah terpasang,” ungkap Thomas.

Oleh karena itu, ia meminta dari pihak kontraktor untuk menyelesaikan pengerjaan payung elektrik Masjid Raya Annur Provinsi Riau dengan sesegera mungkin.

“Kita berharap sebelum pemberian kesempatan 50 hari kerja, pekerjaan payung sudah selesai. Insya Allah pada Januari sudah selesai,” tutupnya.

Sebagai informasi, pemasangan 6 payung elektrik pada mesjid ini dikerjakan oleh tim asal Jakarta Timur yakni, PT Bersinar Jesstive Mandiri dengan nilai kotrak sebesar Rp40,7 miliar dari pagu anggaran lebih kurang Rp42 miliar.

QR Code dan Chip Plat Kendaraan Sedang Dikembangan Oleh Porli

0

Pada saat ini Korlantas Polri tengah melakukan pengembangan terkait pemasangan chip dan QR code pada plat kendaraan bermotor.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam melakukan pemantauan terhadap data kendaraan dengan melalui kamera ETLE yang terpasang.

Pemasangan QR Code dan Chip Dalam Pengembangan

Demikian yang diungkapkan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi, pihaknya sedang mengembangkan plat nomor dengan QR code dan chip. Yang mana untuk mengetahui plat nomor kendaraan itu asli atau palsu.

Ia mengatakan pemasangan chip dan juga QR pada pelat motor kendaraan ini dimaksudkan guna mengetahui nomor plat yang digunakan oleh pengendara tersebut palsu atau asli.

Belum Adanya Kesadaraan Tertib Berlalu Lintas

Firman berpendapat bahwa masyarakat masih memiliki kesadaran yang rendah terhadap tertib berlalu lintas. Sejak diberlakukannya tilang elektronik, masyarakat justru mengakali pelanggaran dengan mencopot plat nomor kendaraanya agar tidak tertangkap kamera ETLE.

“Dan ada juga masyarakat yang membeli plat nomor palsu yang dibeli di pinggiran jalan,” ujarnya, Selasa (3/1/2023).

Karena hal tersebut, Korlantas Porli melakukan pertimbangan untuk mengkombinasi penerapan tilang antara tilang elektronik dengan tilang manual.

“Kenapa kami harus pertimbangkan, salah satunya masyarakat bukannya kesadaran yang muncul ketika ada polisi melakukan penilangan, tetapi ada plat nomornya dicopot di belakang, diganti, bahkan beberapa dengan sengaja melanggar,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, petugas Polantas tidak hanya diam saja. Namun, setiap terjadinya pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas akan diberikan saksi atau tindakan peringatan.

Kepala Korlantas Polri itu juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada jajarannya untuk tidak harus melakukan penilangan, tetapi juga memberikan peringatan. Hal ini dimaksudkan agar tumbuhnya rasa kesadaran dari masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Jika kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan maka penegak hukum dengan kehadiran polisi akan dimuculkan kembali. Selain itu pihaknya melengkapi ETLE dilapangan dengan menambahkan teknologi QR code dan chip pada plat motor kendaraan.

“Kalau masyarakat tidak sadar, kami tidak perlu belanja mahal-mahal seperti ini. Efektivitas penegakan hukum itu bisa terjadi bila polisi, masyarakat, dan penegakan hukum bisa berjalan dengan baik,” ungkap Firman.

Imbauan Untuk Tidak Membeli Pelat Kendaraan Palsu

Firman juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli plat nomor palsu yang dibeli di pasaran. Porli akan segera melakukan perbaikan kualitas dari pelat kendaraan sehingga tidak ada lagi tindakan penggunaan plat nomor yang tidak sesuai standar

Ia menegaskan bahwa langkah terakhir ialah dengan menerapkan penegakan hukum untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas. Selain itu, beliau juga mengingatkan masyarakat bahwa penggunaan plat nomor kendaraan palsu biasanya digunakan oleh para pelaku kejahatan begal.

Partroli Jalan Raya Akan Diadakan Kembali

Untuk meningkatkan kesadaran dalam tertib berlalu lintas, Korlantas Poliri juga mengingatkan bahwa akan diadakannya kembali patroli jalan raya.

“Kami ada tambahan kendaraan listrik, menggiatkan kembali patroli lalu lintas supaya masyarakat diajak tertib, menghindari pelat nomor dengan sengaja. Saya bilang ini pelaku, karena hampir pelaku begal dicopot pelat belakangnya. Kendaraan yang tidak pakai plat nomor di belakang kami hentikan,” ungkapnya.

Terkait wacana pemasangan QR code dan juga chip pada plat kendaraan bermotor ini sebenarnya sudah disampaikan pada awal Januari 2022 namun, saat ini hal terbut masih dalam pengembangan.

Jalanan Rusak dan Berlubang Sudah Mulai Diperbaiki PUPR

Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru sudah memulai melakukan pekerjaan memperbaiki jalanan yang rusak dan berlubang.

Lokasi Awal Perbaikan Jalan

Adapun pekerjaan perbaikan jalan ini dilakukan dengan tahap awal yang dimulai dari jalan menuju lokasi panen semangka di Kecamatan Binawidya. Demikian yang diungkapkan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution.

Alasan jalan menuju lokasi panen semangka menjadi tahap awal perbaikan jalan ialah dikarenakan lokasi panen semangka akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo secara langsung.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cakaplah (@cakaplah)

“Jadi, mulai hari ini kita sudah mulai bekerja. Kita merapikan jalan menuju ke lokasi panen semangka itu,” ungkap Indra, Selasa (3/1/2023).

Indra juga menyampaikan bahwa untuk pekerjaan lanjutan pihak PUPR masih melakukan survei di lapangan, seperti yang telah dilansir dari pgi.

“Sekarang surveinya sedang berjalan. Jadi, kawan-kawan di PU sekarang sedang melakukan survei ruas jalan yang rusak dan berlubang untuk pekerjaan kita tahun 2023 ini,” tutupnya.

Penyebab Kerusakan Jalan

Kerusakan jalan biasanya disebabkan oleh tidak dilakukan perawatan jalan secara berkala, pelaksanaan pekerjaan pengaspalan yang tidak baik, faktor bencana alam, kondisi konstruksi tanah dasar yang tidak stabil, lapis pondasi agregat yang tidak padat, kesalahan perencanaan tebal perkerasan jalan, overtonase (kelebihan beban tonase) kendaraan, dan lain hal sebagainya.

Jalanan yang rusak serta berlubang dapat menyebabkan kecelakaan dan juga ketidaknyamanan saat berkendara.

Untuk itu selagi pemerintah memperbaiki jalanan yang rusak dan berlubang, Encik dan Puan diharapkan untuk berhati-hati dalam berkendara ya.

Lapor Jalan Rusak

Sijari Mantap

Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Ruas Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang dikabarkan pada Rabu (4/1/2023) akan ditutup untuk sementara waktu. Hal ini dikarenakan adanya agenda kunjungan dan peresmian oleh Pesiden Republik Indonesia Jokowi.

Ditutup Selama 24 Jam

Adapun Jalan tol yang baru dioperasikan dua pekan ini akan ditutup mulai dari pukul 00.00-23.59 WIB. Kemudian jalan tol ini akan dioperasikan kembali pada Kamis (5/1/2023) keesokan harinya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by hk_pekbang (@hk_pekbang)

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengungkapkan bahwa penutupan sementara ini dilakukan sehubungan dengan penyempurnaan seperti melakukan perawatan atau maintenance pada sistem transaksi. Yakni pada mesin bayar Uang Elektronik (UE) yang ada di Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.

Sementara itu bagi masyarakat yang ingin menggunakan tol pada hari Rabu tersebut, diimbau untuk melewati rute Jalan Nasional (non tol). Yakni pada ruas Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang.

“Hutama Karya memohon maaf atas ketidaknyamanan penutupan sementara,” ungkap Tjahjo Purnomo, Selasa (3/1/2023).

Selanjutnya, tidak ada penjelasan lebih lanjut lagi dan alasan penutupan ruas jalan tol ini  dikarenakan rencana peresmian oleh Presiden Jokowi.

Imbauan HK

Terkait lalu lintas di Tol Pekanbaru-Bangkinang, Tjahjo Purnomo juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol.

Di antaranya dengan menggunakan satu kartu UE hanya untuk satu kendaraan, lalu memastikan kecukupan saldo UE sebelum memasuki gerbang tol. Jika pengguna tol lup mengisi saldo UE, bisa menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya. Dalam aplikasi tersebut terdapat fitur cek saldo UE serta juga bisa melakukan top-up saldo UE.

Selain itu Hutama Karya mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berkendara dengan kecepatan sesuai dengan yang dipersyaratkan.

“Lalu tidak menggunakan bahu jalan, kecuali jika dalam keadaan darurat,” tandas Tjahjo.

Pihaknya juga mengingatkan pengguna tol untuk beristirahat jika merasa mengantuk di rest area terdekat, kemudian selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dimanapun berada.

Fakta Tol Pekanbaru-Bangkinang

Harga Rokok Naik Awal Tahun 2023, Penikmat Rokok Merasa Kecewa

Encik dan Puan, perlu diketahui bahwa harga rokok di Pekanbaru mulai 1 januari 2023 sudah naik dari harga sebelumnya.

Kenaikan Harga Rokok di toko dan kedai

Saat ini rata-rata harga rokok yang tersebar di toko/kedai mengalami kenaikan sebesar Rp1.000-2.000 perbungkusnya.

Beberapa Merk Rokok yang Mengalami Kenaikan

Salah satu karyawan dari sebuah outlet Indomaret yang bernama Febri mengatakan, pada awal tahun 2023 harga rokok naik.

Adapun, terang Febri, harga Sampoerna Mild 16 naik menjadi Rp29.700 dari sebelumnya Rp27.000 sekarang. Untuk Marlboro, dari harga Rp37.000 menjadi Rp39.000. Kemudian untuk merk rokok Lucky Strike juga mengalami kenaikan sebesar Rp1.900 yaitu dari Rp29.000 menjadi Rp30.900 perbungkusnya.

Sementara itu salah satu pemilik kedai harian Harapan 3 Putra yang bernama Buyung menyampaikan hal yang sama. Dimana harga rokok pada awal tahun ini mengalami kenaikan.

Dengan harga rokok Sampoerna Mild 16 yang sebelumnya berharga Rp27.000 menjadi Rp27.000 perbungkusnya. Sedangkan rokok dengan merk Magnum Mild 16 dari harga Rp25.000 menjadi Rp27.000 perbungkus.

“Marlboro sebungkus harganya sekarang Rp36.000. Hanya Dji Sam Soe yang sampai saat ini belum naik,” ungkapnya.

Penikmat Rokok Merasa Kecewa

Di sisi lain, Rudi sebagai penikmat rokok merasa kecewa tekait kenaikan harga rokok ini.

“Rokok saya dari dulu Sampoerna Mild dan sehari itu paling banyak habis 2 bungkus sampai 3 bungkus dam harganya sebungkus masih Rp 26.000,” ujarnya.

Rudi mengungkapkan bahwa harga rokok Sampoerna Mild 16 sebungkus di kedai harian biasa seharga Rp29.000 perbungkusnya sedangkan di Indomaret mencapai Rp29.600.

“Kalau 2 bungkus sehari saya harus mengeluarkan uang Rp58.000 sehari untuk rokok saja,” ungkap Rudi.

Roni yang merupakan seorang perokok juga menyampaikan hal yang sama.

“Awalnya rokok saya Sampoerna Mild tapi karena harganya terus naik saya ganti menjadi Magnum Mild,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa harga rokok Magnum Mild juga terus mengalami kenaikan dari Rp16.000 perbungkus lalu naik menjadi Rp20.000 dan naik lagi hingga mencapai Rp25.000 perbungkusnya.

“Namun awal tahun ini Magnum Mild naik lagi menjadi Rp27.000 perbungkus,” ungkap Roni.

Bagi Roni hal ini merupakan hal yang berat baginya. Pasalnya, ia dalam sehari dapat mengkonsumsi rokok sebanyak 3 bugkus per harinya.

“Kalau harganya Rp 27.000 perbungkus satu hari itu saya mengeluarkan uang Rp81.000 hanya untuk rokok,” pungkasnya.

Julukan Kota Pekanbaru Kembali Menjadi Bertuah Pada Tahun 2023

Pada tahun 2023 ini, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun menegaskan bahwa julukan untuk Kota Pekanbaru akan berganti kembali menjadi Kota Bertuah.

Muflihun mengatakan ia telah banyak mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat dan juga sesepuh terkait julukan Kota Pekanbaru ini.

Julukan Pekanbaru Sebelumnya

Pada masa jabatan Wali Kota sebelumnya Firdaus, julukan Pekanbaru ini sempat diubah menjadi Kota Madani. Saat itu banyak penolakan dari perbagai pihak terkait penggantian julukan tersebut. Pasalnya julukan Kota Bertuah sudah melekat puluhan tahun pada diri Kota Pekanbaru.

Terkait hal tersebut, Muflihun mengaku telah banyak mendapatkan masukan dari berbagai tokoh masyarakat agar julukan Pekanbaru dikembalikan menjadi Bertuah.

“Itu kata para tokoh masyarakat, menurut saya itu juga bagus,” ungkap Pj Wali Kota, Senin (2/1/2023).

Bertuah Memiliki Arti yang Sangat Bagus

Muflihun juga mengatakan bahwa sebenarnya sejak dahulu Kota Pekanbaru itu bertuah dan arti bertuah itu sendiri sangat bagus. Bertuah sendiri merupakan kepanjangan dari Bersih, Tertib, Usaha Bersama, Aman, dan Harmonis.

“Itu kan bagus. Belum lagi kalau kita bicara soal bertuah, kita bisa dapat tuahnya. Makanya ini wajib kita pertimbangkan kembali,” jelasnya.

Meminta Tulisan Madani Diubah dan Tak Digunakan Sebagai Julukan Lagi

Oleh karena hal tersebut, Muflihun meminta agar tulisan Pekanbaru Kota Madani yang berlokasi di Jalan Surdiman dekat gerbang bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru itu diganti menjadi Pekanbari Bertuah.

“Kita minta itu tulisan Pekanbaru Madani yang ada di dekat bandara agar diubah kembali menjadi Pekanbaru Bertuah,” pintanya.

Meski mengembalikan julukan Pekanbaru menjadi Bertuah, untuk penggunaan kata madani sendiri masih diperbolehkan. Namun lain halnya untuk julukan.

“Saya tegaskan arti bertuah itu sangat bagus. Ada makna Melayu di sana, bertuah itu ada tuahnya. Kita berharap kita punya tuah, jadi banyak yang bisa kita ambil makna dari bertuah, jadi saya harap itu bisa diubah,” terangnya.

Terakhir, Pj Wali Kota Pekanbaru ini berharap agar dengan diubahnya kembali ke julukan Bertuah ke depannya Kota Pekanbaru bisa lebih baik.

Simpang SKA Pekanbaru Yang Terkenal Padat, Ini Sejarahnya

0

Simpang Sentral Komersial Arengka (SKA) Pekanbaru yang merupakan salah satu persimpangan dengan arus lalu lintas terpadat yang ada di Kota Pekanbaru. Tapi tahukah Encik dan Puan, sejarahnya?

Awalnya Rukan

Kawasan SKA awalnya adalah kawasan komplek rumah kantor (rukan) milik PT. Citra City Pacific. Lokasinya terletak di antara Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Selain itu kawasan ini juga dilewati oleh koridor 2 Bus Transmetro Pekanbaru.

Kemunculan Mal SKA

Kemudian pada tahun 2005 lalu, Mal SKA yang merupakan mal terbesar di Riau akhirnya dibuka. Beberapa major tenant yang terdapat di Mal SKA Pekanbaru, seperti Matahari Departemen Store, Hypermart, Electronic Solution, H&M, Cinema XXI, Pizza HUT, dan lain-lain.

Letaknya yang strategis, ditambah lagi pesatnya pembangunan di daerah sekitar membuat mal ini ramai dikunjungi hampir setiap hari. Terlebih lagi waktu libur dan akhir pekan, siap-siap saja Encik dan Puan akan sulit mencari area parkir serta macet.

Berangkat dari permasalahan kemacetan yang semakin parah di salah satu mal terbesar di Pekanbaru itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berencana akan melakukan pelebaran jalan di simpang SKA Pekanbaru.

Perkembangan Simpang SKA

Pesatnya pembangunan dan ramainya pengunjung ke Mal SKA Pekanbaru tersebut, tidak menutup berkembangnya pembangunan di sekitaran mal tersebut. Seperti dibangunnya hotel berbintang dan convention center di area Mal SKA, yaitu Hotel Swiss Belinn SKA dan SKA Co Ex.

Tidak hanya itu, ada pula pembangunan flyover yang persis berada di depan Mal SKA Pekanbaru. Yang mana hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan di area sekitar.

Seperti yang diketahui, mal ini bukanlah satu-satunya pusat perbelanjaan modern di Jalan Tuanku Tambusai dan Soekarno-Hatta. Di kawasan ini juga dibangun Living World yang diresmikan di tahun 2018 dan Transmart yang diresmikan di tahun 2017.

Kenapa Disebut Simpang SKA Pekanbaru?

Simpang SKA bukan hal asing bagi masyarakat Pekanbaru. Dengan banyaknya mal atau hotel lain yang dibangun di area tersebut, penamaan Simpang SKA bukan hal asing bagi masyarakat.

Jika dilihat dari posisinya, memang Mal SKA persis berada di persimpangan jalan, sama halnya dengan Living World yang berseberangan dengan Mal SKA. Akan tetapi nama simpang tersebut sudah dianggap menjadi nama yang dipakai oleh semua orang.

Menurut penulis, salah satu alasan disematkannya nama simpang Mal SKA Pekanbaru karena Mal SKA Pekanbaru merupakan mal yang pertama dibangun di sana. Sehingga, Mal SKA Pekanbaru semakin berkembang, dan ramai dikunjungi masyarakat.

Lalu akhirnya pembangunan lainnya mengikuti di sekitar area tersebut. Sehingga masyarakat sudah lazim dengan penyebutan simpang SKA Pekanbaru, bukan simpang Living World atau sebagainya.