Home Blog Page 80

Bahaya Nongkrong di Flyover Tertabrak Sampai Terjun ke Bawah

0

Encik dan Puan bahaya bagi kita untuk nongkrong di flyover, hal ini dapat mengancam keselamatan kita. Tidak sedikit kasus tertabrak atau jatuh ke bawah akibat berhenti atau nongkrong di flyover.

Memang, berhenti atau nongkrong di flyover memang terlihat mengasyikan. Akan tetapi nongkrong di flyover tersebut memiliki bahaya yang tinggi. Demikian yang diungkapkan oleh Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana.

Adapun bahayanya adalah

Selain berada di pinggir jalan, ruangnya sempit dan tidak ada tempat untuk menghindar ketika kendaraan ada yang selip.

Pengendara harus ingat tidak semua kendaraan dalam kontrol pengemudi dan adanya perangkap crosswind. Selain itu adanya expansion joint flyover bisa membuat mobil sering hilang kendali. Sehingga idealnya yang aman adalah tiga meter dari bibir jalan dan tidak dalam blind spot.

Hukuman Berhenti di Flyover

Sony mengatakan, berhenti di flyover termasuk sebagai pelanggaran lalu lintas. Sebagaimana hal tersebut diatur di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam UU LLAJ tersebut mengatur mengenai tata cara berhenti dan juga sanksi bagi yang melakukan pelanggaran.

Pada Pasal 287 ayat (3) dijelaskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas atau tata cara berhenti dan parkir akan dipidana kurungan paling lama satu bulan atau denda sebesar Rp250.000.

Selain itu, pengendara yang berhenti sembarangan dan mengakibatkan kecelakaan bisa dijerat dengan pasal pidana.

Di dalam Pasal 310 ayat (1) dikatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dapat dipidana enam bulan atau denda Rp1 juta.

Apabila sampai menimbulkan korban luka, seperti disebutkan di pasal yang sama ayat (2), maka pengguna kendaraan dapat dipidana paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp2 juta.

32 Obat Sirup Dicabut Izin Edarannya Oleh BPOM

0

32 Obat Sirup Dicabut Izin Edarnya Oleh BPOM. Obatan hasil produksi PT Rama Emerald Multi Sukses(PT REMS) dicabut izin edarnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sebanyak 32 obat yang dicabut izin edarnya, pecabutan ini dilakukan BPOM setelah melakukan investigasi yakni perluasan sampling dan pengujian sampel produk sirup obat dan bahan tambahan yang digunakan, serta pemerikasaan lebih lanjut terhadap sarana produksi.

Obat memiliki kadar cemaran EG/DEG

Hasil pemeriksaannya yaitu BPOM kembali menemukan obat yang memiliki kadar cemaran etilen glikol (EG) dan/atau dietilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman asupan harian yaitu lebih dari 0,5 mg/kg berat badan/hari.

Melalui laman resmi BPOM menuliskan “Hasil uji bahan baku Propilen Glikol yang digunakan dalam sirup obat Industri Farmasi (IF) tersebut menunjukan kadar EG 33,46 persen dan DEG 5,94 persen yang melebihi ambang batas persyaratan cemaran EG/DEG (tidak lebih dari 0,1 persen) serta kadar EG dan/atau DEG dalam sirup obat 1,28-443,66 mg/ml yang melebihi ambang batas aman,”.

Ketidaksesuaian CPOB

BPOM juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke sarana produksi PT REMS. Hasil dari pemeriksaan ini ialah ditemukannya ketidaksesuaian dalam penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

PT REMS kena sanksi administrasi

Dari hasil yang didapatkan BPOM setelah melakukan investigasi ini, maka BPOM menetapkan sanksi administratidf berupa pencabutan sertifikat CPOB dan pencabutan seluruh izin edar 32 produk sirup.

Selain diberikan sanksi administratif, BPOM juga memberikan perintah kepada PT REMS untuk :

  1. Menghentikan kegiatan produksi dan distribusi seluruh sirup obat
  2. Menarik dan memastikan semua sirup obat telah dilakukan penarikan dari peredaran, yang meliputi pedagang besar farm.si, apotek, toko obat, dan fasilitas pelayanan kefarmasian lainnya
  3. Memusnahkan semua persediaan (stock) sirup obat dengan disaksikan oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM dengan membuat Berita Acara Pemusnahan
  4. Melaporkan pelaksanaan perintah penghentian produksi, penarikan, dan pemusnahan sirup obat kepada BPOM.

BPOM masih melakukan investigasi serta pendalaman lebih lanjut terkait temuan produk sirup obat yang mengandung EG/DEG melebihi ambang batas. Apabila didapatkan bukti yang menunjukkan terjadinya tindak pidana dalam produksi atau peredaran sirup terkait temuan tersebut, maka akan dilakukan proses penyidikan.

Berikut merupakan daftar 32 obat sirup PT Rems yang dicabut izin edarnya:

1. Ambroxol HCl

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: GKL1428912037A1

2. Antasida DOEN

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: GBL9628907033A1

3. Broxolic

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DKL1428912137A1

4. Calortusin

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL8328910737A1

5. Calortusin PE

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL2028918937A1

6. Cetirizine Hydrochloride

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: GKL1928916436A1

7. Cetirizine Hydrochloride

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: GTL1628912937A1

8. Cetizine

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: DKL1928916336A1

9. Cetizine

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL1628913037A1

10. Cotrimoxazole

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: GKL1328911233A1

11. Dolorstan

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: DKL1428912233A1

12. Domperidone Maleate

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: GKL2028919036A1

13. Domperidone Maleate

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: GKL2028919133A1

14. Fenpro

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: DTL1428911933A1

15. Ibuprofen

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: GTL1528912433A1

16. Noze

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: DTL1828915236A1

17. OBH Rama

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DBL1228911137A1

18. Paracetamol

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: GBL1828915536A1

19. Paracetamol

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: GBL8528902637A1

20. Pseudoephedrine HCl

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: GTL1828915436A1

21. Ramadryl Atusin

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL8328901137A1

22. Ramadryl Expectorant

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DBL8328900137A1

23. Ramagesic

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: DBL1828915336A1

24. Ramagesic

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DBL8328900637A1

25. Ratrim

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: DKL8328911733A1

26. Remco Cough

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL0428910937A1

27. R-Zinc

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL1928917537A1

28. Sucralfate

  • Bentuk sediaan: Suspensi
  • Nomor izin edar: GKL2028919233A1

29. Tera F

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL1928916237A1

30. Tera – PE

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: DTL1928917937A1

31. Zinc Sulfate Monohydrate

  • Bentuk sediaan: Drops
  • Nomor izin edar: GTL2028918736A1

32. Zinc Sulfate Monohydrate

  • Bentuk sediaan: Sirup
  • Nomor izin edar: GTL1928917437A1.

DBH Sawit Akan Beri Triliunan untuk Riau

DBH sawit akan memberikan triliunan rupiah untuk riau. Provinsi Riau akan mendapatkan triliunan rupiah dari Daba Bagi Hasil (DBH) dari sektor perkebunan sawit. Besarnya jumlah DBH dari perkebunan sawit ini dikarenakan Provinsi Riau merupakan provinsi yang memiliki lahan perkebunan sawit terbesar di Indonesia yaitu seluas tiga juta hektar.

Sektor perkebunan sawit di riau

Riau merupakan provinsi yang memiliki lahan perkebunan sawit terbesar di Indonesia. Diketahui besar lahan perkebunan tersebut kurang lebih tiga juta hektar pada tahun 2021 Riau merupakan provinsi penghasil kelapa sawit tersebar di Indonesia yaitu sebanyak 10,27 juta ton.

Riau berpotensi mendapatkan DBH

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menuturkan bahwasanya Provinsi Riau berpotensi untuk mendapatkan Daba Bagi Hasil (DBH) sebesar triliunan rupiah dari sektor perkebunan sawit. Kepala Dispenda tersebut juga berpendapat bahwa pendapatan dari DBH sawit akan memberikan triliunan untuk Riau yang nantinya dapat memberikan nilai tambah untuk keuangan daerah penghasil perkebungan hingga Provinsi Riau.

Dapat dikatakan DBH senilai teriliun ini hanya menunggu waktu saja. Pasalnya, peraturan tentang DBH ini sudah masuk ke dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP). Jika tidak ada hambatan maka, 2024 yang akan mendatang DBH dari perkebunan sawit sudah dapat diberlakukan.

“DBH sawit sudah diakomodir, tinggal hitungan bagi hasilnya. Potensi DBH ini sangat besar, bisa mencapai triliunan rupiah,” pungkas kepala Dispenda tersebut, Rabu (7/12/2022).

syahrial mengatakan sebelumnya pada pertemuan rapat koordinasi nasional terakhir, daerah penghasil sawit meminta bagian DBH sebanyak 90 persen termasuk provinsi. 90 persen itu daerah pengasil sawit lebih besar pembagiaanya dari pada provinsi. Sedangkan untuk daerah pusat mendapatkan bagian sebesar 10 persen. tentu hal ini menguntungkn bagi daerah penghasil.

Para bupati walikota telah mengikuti pernjanjian tripartit

Ia juga menambahkan bahwa para bupati walikota di Provinsi Riau telah mengikuti pernjanjian tripartit, diantaranya pemerintah provinsi, kabupaten kota bersama Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu serta Dirjen Pajak Kemenkeu.

Hubungan antara perjanjian tripartit dengan DBH ini ialah untuk alokasi DBH yang salah satunya berasal dari perkebunan sawit.

“Ini gunanya, nantinyakan yang berhak memungut pajak seperti perkebunan sawit itukan Kanwil Pajak. Hasilnya, masuk ke Kemenkeu, kemudian diperhitungkan dalam bentuk bagi hasil. Lalu dialokasikan Dirjen Perimbangan Keuangan lalu dibagikan ke daerah penghasil,” jelas  Syahrial.

Hati-hati Modus Penipuan Baru Mengatasnamakan Ekspedisi

Hati-hati modus penipuan baru dengan mengatasnamakan ekspedisi. Encik dan Puan baru-baru ini media social dihebohkan dengan ada modus penipuan melalui Whatsapp.

Modus penipuan baru

Modus dilakukan dengan cara si penipu mengirim chat mengatasnamakan ekspedisi yang berisikan file “foto paket” yang mana penipu akan menyuruh korban untuk men-download file tersebut padahal file tersebut merupakan sebuah aplikasi yang dapat merugikan korban.

Beberapa orang mempercayai bawahsanya aplikasi tersebut merupakan malware RAT (Remote Administrator Tool). Malware RAT merupakan aplikasi yang mana pelaku kejahatan dapat melakukan remote pada perangkat korban dari jarak jauh. Tetapi, pengamat keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya mempercayai bahwa aplikasi ini bukan malware RAT.

Penipuan ini merupaka social engineering

Dapat dikatakan ini merupakan social engineering yang sengaja dibuat oleh pelaku kejahatan dengan menggunakan nama ekspedisi. Jadi, cara kerja aplikasi jahat ini tidak berhenti pada tahap mendownload atau menginstal saja.

Alfons juga mengatakan bahwa tidak ada aplikasi simulaman, melainkan kemungkinan besar yang terjadi ialah korban tidak mengetahui bahwa dia sudah menginstal aplikasi tersebut dan memberikan izin akses data. Dalam kasus ini ialah akses SMS dan diteruskan ke Teleragram.

Ia menjelaskan pada nyatanya aksi SMS to Telegram ini belum cukup untuk mengambil akun dan dalam peretasannya memerlukan UN, password, dan PIN transakasi. Hal tersebut dapat diketahui dengan menipu korban ke situs phishing seakan-akan ada perubahan tarif transfer yang kemarin ramai tarif transfer BRI dan BCA naik jadi 105rb per bulan. Dari situlah pelaku dapat UN, Password dan PIN transaksi.

Lalu melalui social engineering dengan berpura-pura menjadi ekspedisi, penjahat tersebut akan mulai mengambil OTP. Setetalh mendapat OTP, pelaku akan dapat mengambil ahli dakun m-banking dengan cara memindahkan ponsel lain dan dilanjutkan dengan menguras isi rekening dari korban.

Hal yang dapat dilakukan untuk majaga keamanan m-banking

Alfons juga memberikan saran kepada bank yang menyediakan layanan m-banking dan OJK yaitu hak akses m-banking ke ponsel harus diberikan oleh Customer Service bank atau jika tidak nasabah harus mengambil kredensial m-banking untuk ponsel di mesin ATM.

Alangkah baiknya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memperhatikan hal ini dan menjadikan sisdur tambahan sebagi syarat m-banking di setiap bank. Dengan adanya ini, nasabah bank akan terlindungi dan merasa aman saat menggunakan m-banking.

Tanggapan pihak J&T

Dengan adanya kasus yang sedang ramai ini pihak J&T memberikan tanggapan pada lama resmi instagramnya. Pihaknya mengatakan untuk selalu waspada dan hati-hati modus penipuan dengan oknum yang mengatasnamakan J&T Express.

“J&T Express tidak pernah meminta untuk mengunduh apliakasi melalui whatsapp atau cahat. Aplikasi resmi kami hanya ada di App Store dan Play Store. Serta mohon selalu berhati-hati dengan modus aktivitasi nomor resi/cetak resi melalu transfer m-bangking atau virtual account” jelasnya.

Titik Longsor Yang Perlu Diwaspadai Saat Musim Hujan

Encik dan puan pada musim hujan ini  sangat berpotensi untuk terjadinya longsor. Ada beberapa Titik longsor yang perlu diwaspadai saat musim hujan saat ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melakukan pendataan terkait titik mana saja berpotensi akan terjadinya longsor  yang cukup berbahaya.

Titik longsor yang perlu diketahui

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau, M Edy Afrizal mengatakan ada beberapa daerah di Riau yang menjadi titik titik longsor dan perlu diwaspadai.

Adapun titik titik yang didata oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau ialah Jalur Lintas Riau – Sumbar – XIII Koto Kampar, Jalur Taluk Kuantan – Perbatasan Sumbar, Jalur Rengat – Tembilahan, Jalan Lintas Perbatasan Riau – Jambi.

Himbauan untuk masyarakat

Edy juga mengatakan untuk masyarakat selalu waspada akan terjadinya longsor pada musim hujan ini.

“Saat ini Riau musim hujan. Sehingga potensi terjadinya bencana tanah longsor semakin mudah terjadi. Terutama di titik-titik rawan bencana longsor yang ada di sejumlah daerah di Riau. Kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada,” pungkas Edy, Selasa (6/12/2022).

Upaya pemerintah untuk mengahadapi becana longsor

Pihak Edy akan melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR dan Pemda setempat untuk bersiap siaga jika suatu saat terjadi bencana longsor. Dengan begitu petugas dan alat berat siap turun langsung kepapangan untuk melakukan pembersihan lokasi tempat terjadinya longsor.

Edy juga menghimbau kepada petugas yang berapa di lapangan untuk bersiap siaga menghadapi musim penghujan ini  yang berpotensi banjir serta longsor di Riau.

“Seperti mengamankan barang-barang berharga, kemudian mempersiapkan diri apabila terjadi banjir dengan melakukan evakuasi. Terutama ibu-ibu hamil, balita, lansia, dan orang – orang yang sakit yang berada di Rumah,” pungkas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Riau.

Dengan adanya informasi terkait titik-titik yang berpotensi akan terjadinya longsor ini, diharapkan encik dan puan dapat berwaspada ya

Berakhir Tour de Siak Yang Ke-8 Tahun 2022, Intip Keseruannya

Encik dan puan, pada Minggu (4/12/2022) berakhir sudah Tour de Siak yang ke-8 tahun 2022.

Tour de Siak kali ini memiliki tiga titik etape yaitu dimulai dari etape I Siak Race dengan pajang rute tempuh  87 km. Kemudian, etape II yaitu Siak – Pekanbaru Race dengan rute sepanjang 135 km, serta yang terakhir ialah etape II Pekanbaru Race sepanjang 119 km.

Tour de Siak sudah terdaftar UCI

Wakil Bupati Siak, Husni Merza mengatakan bahwasanya Tour de Siak ini merupakan event atau kegiatan support tourism yang sudah terdaftar kedalam Union Cycliste Internationale (UCI).

Husni juga mengatakan untuk pertama kalinya Tour de Siak melewati kabupaten ke Kota yang ada di Provinsi Riau, hal tersebut merupakan usulan dari pihaknya. Ada pun yang dilewati oleh perserta ketika mengikuti event ini ialah Istana Siak – Jembatan Siak – Simpang Dayun – Simpang Buatan – Simpang Lago – Simpang Kayu Ara – Kantor Gubernur Riau.

Ada sebanyak 13 tim yang mengikuti event ini, baik tim dalam negri maupun luar negri. Adapun timnya yaitu Anak Brunei Cycling Team, Nusantara Cycling Team, Terengganu Polygon Cycling Team, Roojai Cycling Team, ASC monster, DR. J Cycling Team, Liberta Cycling Team, Singapore National Cycling Team, Go For Gold Philippines, Team Sapura Cycling, Ponti Wijaya Racing, Kelapa Gading Bikers, dan BSP Siak Riau.

Etape I

Pada etape I yang diselenggarakan pada Jumat (2/12/2022) perserta mulai berdatangan dan memadati lokasi mulainya pertandingan yaitu tepat di depan istana siak, kabupaten siak. Pada etape I Siak Race ini peserta akan melewati rute sepanjang 87 km.

Adapun rute yang akan dilalu oleh 13 tim tersebut ialah Istana Siak – Masjid Sultan Syarif Hasyim – Jalan Buatan – Jalan Parit Baru – Pasar Belantik – Jalan Sapta Taruna – Jalan Hangtuah – Jalan Raja Kecik – RSUD Tengku. Total ada lima kali putaran yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan finish sekitar 16.00 WIB.

Pembalap sepeda asal Indonesia berhasil membawa dua kategori sekaligus pada etape I ini, yaitu sebagai Best Sprint ditandai mengenakan Green Jersey yang dikenakan oleh Dirlantas Polda Riau,  Kombes Pol Firman Darmansyah. Lalu, Best Time Classification dengan Yellow Jersey yang diberikan langsung oleh Wakil Bupati Siak, Husni Merza.

Etape II

Selanjutnya ialah etape II yang diselenggrakan pada Sabtu (312/2022)pada pukul 11.00 – 14.00 WIB. Pada etape ini peserta melintasi rute sepanjang 135 km. Adapun rutenya ialah BB Istana Siak – Jembatan Siak – Simpang Dayun – Simpang Buatan – Simpang Lago – Simpang Kayu Ara – Kantor Gubernur Riau, event ini.

Pada etape II ini, pembalap Muhsin Al-Misbah dari Sapura Cycle Team melintasi rute dengan cepat.  Mereka berhasil dengan dalam waktu 3 jam 3 menit 36 detik. Muhsin Al-Misbah dari Sapura Cycle Team  juga dinobatkan sebagai Best Riders for General Classification Tour de Siak 2022.

Misba juga menggunakan penghargaannya berupa Jersey yang diberikan langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal.

Berikutnya untuk kategori Best Spirnt tercepat di etape II ini diraih oleh Rahmad Nota Wibisono dari DR. J Cycling Team dengan mendapatkan gelar King of Mountain dan meraih penghargaan yang diberikan secara langsung  Bupati Siak, Alfedri.

Bernard Benjamin dari BSP Siak Riau berhasil mendapatkan penghargaan dan mengumpulan poin terbanyak di Etape I Siak Race serta Etape II Siak-Pekanbaru Race pencatatan waktu tercepat didapatkan.

Bernard berhasil mempertahankan penghargaan ini dengan menggunakan Green Jersey dari di Etape I hingga di Etape II.

Etape III

Berakhir Tour de Siak dengan etape III pada minggu (4/12/2022) dengan panjang rute 199 km telah dilaksanakan dengan rute Kediaman Gubernur Riau – Jalan Jenderal Sudirman – Jembatan Siak – Jalan Limbungan – Pertamina Rumbai – Jalan Yos Sudarso – Palas – Jalan Riau – Jalan Soekarno Hatta – Jalan Arengka – Jalan Arifin Ahmad – Jalan Jenderal Sudirman – Bundaran Tugu Zapin, Kantor Gubernur Riau. etape ini dimulai dengan pukul 11.00 WIB.

Pada etape ini tim dari Singapore National Team  dengan nama Boon berhasil meraih juara 1. Pada saat lap terakhir banyak yang terpukau akan performa dari boon sebab boon yang berada jauh sepanjangn 900 meter lebih dari 61 pembalap lainnya berhasil menang melawan tim lain.

Dalam wawancaranya boon mengatakan pada etape III ini ia banyak menggambil  pelajaran dari etape sebelumnya sehingga ia pada  saat etape III dia dapat melakukan  semaksimal mungkin dan tidak mengulang kesalah yang sama.

“Aku buat banyak kesalahan sehingga aku tidak dapat menang beberapa hari lalu, jadi aku belajar banyak hal dari banyak kesalahan kemarin, untuk dapat menang,” ucapnya, Minggu (4/12/2022).

Ia juga mengatakan bahwa pada etape I Siak Race ia berada di jajaran 12 , kemudian di etape II ia berada di jajaran 10. Dan pada etape terakhir ini ia berhasil menduduki di jajaran 1. boon juga mengutarakan perasaannya bahwa ia sangat senang mengikuti Tour de Siak dan berencana akan mengeikuti lagi tahun depan.

“Aku betul-betul sangat senang,” ujarnya.

“Ini kali pertama aku ikut Siak de Tour, kemungkinan kalau semuanya lancar, tahun depan aku akan kembali ikut event ini,” pungkasnya.

Tutupnya, boon mengucapkan terimakasi kepada penyelenggara dan semua yang terlibat dalam Tour de Siak dan diakhirnya dengan mengucapkan jargoan untuk masyarakat riau yaitu riau bedelau.

Pemutihan Denda Pembayaran Pajak Tahun Ini Ditiadakan

Pemutihan denda pembayaran pajak tahun ini ditiadakan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau memutuskan pada tahun ini tidak ada dilakukannya pemutihan pembayaran denda atas keterlambatan dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Pemutihan pajak

Pemutihan pajak kendaraan merupakan sebuah program dari pemerintah yang merupakan penghapusan atau pengampunan denda pajak kendaraan yang dibebankan kepada pemilik kendaraan.

Tahun ini pemutihan ditiadakan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Syahrial Abdi mengatakan, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, pihaknya pada tahun ini tidak akan memberlakukan kebijakan pemutihan denda keterlambatan pembayaran pajak.

Hal ini dikarenakan pada saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi terkait aturan aturan penghapusan data kendaraan bermotor bagi penunggak pajak.

“Pemutihan denda pajak tahun ini tidak ada, mudah-mudahan Insya Allah di tahun depan ada,” pungkasnya.

Himbauan untuk membayar pajak sebelum masa tunggakan

Syahrial juga menghimbau masyarakat untuk tertib dalam membayar pajak. hal ini supaya tunggakan dan denda pajak tidak menumpuk. maka dari itu masyarakat tidak perlu menunggu program pemutikan. Karena  pemutihan ini hanya menghapus denda tetapi tunggakan pajak bulanan tetap diberlakukan sama seperti biasanya. jika masyarakat menunda membayar pajak berbulan-bulan, maka tetap saja hal tersebut dapat membebani si wajib bajak.

“Karena pajak pokoknya kan juga harus dibayar, jadi sebaiknya tidak ditumpuk-tumpuk,” ungkapnya.

Dengan adanya penghapusan pemutihan pada tahun ini encik dan puan yang masa berlaku bajak kendaraan bermotornya akan habis diharapkan segera membayar pajaknya agar tidak terkena denda ya.

Buang Sampah Sembarangan, Aparat Akan Bertindak Mulai Tahun 2023

Buang sampah sembarangan  merupakan hal yang tidak baik dilakukan, pasalnya hal tersebut dapat mengakibat beberapa hal seperti merusak pemandangan, banjir, dan lain-lain.

Banyak berbagai cara untuk untuk menghentikan tindakan ini seperti memasang sepanduk untuk himbauan tidak membuah sampah sembarangan, memberikan tong sampah dibeberapa sudut kota, dan lain sebagainya. Namun hal tersebut tidak dapat menjamin bahwa masih banyaknya masyarakat yang membuah sampah tidak pada tempatnya.

Tindakan pemerintah dalam tidakan buang sampah sembarangan

Salah satu cara pemerintah pada tahun 2023 dalam mengurangi pembuangan sampah tidak pada tempatnya ini ialah dengan cara menindak oknum yang membuang sampah sembarangan.

Tim yustisi akan menindak oknum yang membuang sampah sembarangan di Kota Pekanbaru. Hal ini akan diaplikasikan pada tahun 2023 yang akan datang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi mengatakan, pada saat ini tim yustisi masih menunggu penandatangan surat keputusan (SK) yang sedang diproses untuk melakukan tindakan terhadap oknum yang membuang sampah sembarangan di Kota Pekanbaru.

“Untuk SK-nya masih proses, ada kemungkinan tim yustisi persampahan baru bertugas tahun depan,”  ujarnya, Selasa (6/12/2022).

Ia juga menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari aparat gabungan dari lintas instasi tersebut akan melakukan tindakan kepada oknum yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekabaru Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pengelolahan Sampah.

Jenis sanksi yang akan berlaku

Beliau mengatakan adapun jenis sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru ialah terdiri dari dua jenis yaitu berupa denda dan sanksi administratif. Sanksi denda yang akan diberikan kepada pelanggar ialah sejumlah uang minimal Rp 250 ribu.

kemudian untuk sanksi administrasi yaitu berupa penghentian layanan administrasi terhadap pelanggar Pemda yaitu pelaku pelanggaran bisa saja tidak bisa mengakses layanan administrasi untuk sementara.

Ia menegaskan masyarakat yang melanggar peraturan dapat mengakses layanan kembali bila sudah melakukan pembayaran denda yang sudah ditetapkan. beliau juga mengingatkan untuk tidak ada masyarakat yang melanggar peraturan tersebut lagi.

“Jadi tidak cuma denda, ada sanksi administrasi juga,” pungkasnya.

Pengendalian Inflasi 2023 : Pemko Berencana Melakukan Operasi Pasar

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan beberapa aksi guna melakukan pengendalian inflasi yang akan datang pada tahun 2023. Diketahui saat ini inflasi Kota Pekanbaru mecapai 6,61 persen.

Upaya mengatasi inflasi

Salah satu rencana yang akan dilakukan pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam melakukan pengendalian inflasi pada tahun 2023 yang akan datang ialah dengan cara menggelar operasi pasar di sejumlah wilayah.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, adapun salah satu aksi yang akan dilakukan oleh pemerintah kota untuk menghadapi dan mengantisipasi terjadinya inflasi ialah melalukan operasi pasar setiap minggu secara rutin.

“Untuk menghadapi inflasi ini, kita akan melakukan rencana aksi antara lain, kita akan melakukan evaluasi gerakan menanam, kemudian melakukan operasi pasar di setiap minggu, kemudian juga kita melakukan pengawasan terhadap distributor untuk mengantisipasi adanya penimbunan, serta membentuk satgas pangan,” pungkas Indra, Minggu (4/12/2022).

Ia juga mengatakan pada saat ini inflasi sampai pada angka 6,16 persen. Dengan begitu pemerintah Kota Pekanbaru berusaha dalam menekan inflasi supaya tidak terjadi kenaikan dengan cara melakukan operasi pasar dan pengawasan di lapangan yanga akan dilakukan Satgas pangan.

“Satgas pangan itu nanti ada di dinas pertanian, Kodim, Polres. Itu nantinya akan kita satukan jadwalnya untuk bisa turun ke lapangan,” ujarnya

Beliau juga menjelaskan bahwa pihaknya juga akan mengevaluasi kerjasama antar daerah terkait sumplai bahan pagan.

“Rencana aksi itu akan tetap kita laksanakan dalam waktu dekat, tetap (dilaksanakan) dalam setiap minggu. Kita akan melakukan rencana aksi tersebut, contoh misalnya pasar murah, kita berencana ana melakukan pasar murah setiap minggu dengan seribu paket sembako,” jelas Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru itu.

Bekerjasama dengan perusahaan swasta

Dalam melakukan aksi pengendalian inflasi ini, pemerintah Kota Pekanbaru akan menjalain kerjasama dengan perusahaan swasta yang dapat membantu dalam upaya menaikan pertumbuhan ekonomi agar inflasi dapat terkendali.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga ngajak masyarakat kota untuk menanam cabai besar hingga cabai rawit untuk membantu dalam mengatasi meningkatnya inflasi yang sedang terjadi.

Parkiran Mal SKA Akan Dievaluasi Dishub

Parkiran area luar mal SKA akan dilakukan evaluasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru.

Apakah encik dan puan pernah ke mal ska, baik hanya sekedar membeli makanan atau berbelanja kebutuhan hingga mencari hiburan?

mal SKA

Mal SKA merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang terletak di persimpangan jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta Kota Pekanbaru.  Terdapat berbagai Pusat Belanja, Hiburan dan juga Restoran yang terdapat di Mal ini.

Lengkapnya toko atau fasilitas pada mal SKA  membuat banyaknya masyarakat yang tertarik untuk datang ke pusat perbelanjaan ini. hal ini mengakibatkan pengunjung banyak memenuhi area parkiran baik parkiran di dalam area mal SKA maupun di luar area.

Dishub akan melakukan evaluasi

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru berencana akan melakukan evaluasi lokasi parkiran yang berada di atas pedestrian jalan tuanku tambusai ujung pada kawasan mal ska tersebut.

“Tahun depan kita evaluasi, baik terkait pengelolaan maupun lokasi parkirnya,” pungkas Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso, Jumat (2/12/2022).

Beliau menyampaikan bahwa sampai saat ini lokasi tersebut memang diperbolehkan untuk dipergunakan sebagai pakiran untuk mencukupi parkiran mal SKA tersebut.

“Tapi kalau sudah mengganggu, melebih fasilitas yang disediakan, maka kita akan evaluasi,” pungkasnya.

“Jadi nanti kita lihat apakah kapasitasnya sudah melebihi tempat yang disediakan. Kalau melebihi, itu akan kita alihkan, kita tertibkan. Kita arahkan cari lokasi tempat parkir lain,” sambung Yuliarso.

Ia juga mengatakan evaluasi yang akan dilakukan dishub ini juga seiiring dengan masuknya permintaan dari pihak pengelolah mal ska pekanbaru untuk dapat merapi kan pedestrian yang digunakan sebagai pakiran tersebut.

Pengelola mal menyampaikan untuk merapikan parkiran luar

“Pengelola mal menyampaikan kepada kami untuk merapikan pedestrian itu menjadi ruang terbuka untuk pejalan kaki. Sekaligus mereka juga berencana untuk membangun halte (bus TMP) yang lebih representatif,” ungkapnya.

Menurut pengelolah mal SKA, lokasi parkir yang berada di dalam area pusat perbelanjaan tersebut masih bisa untuk menampung kendaraan yang berkunjung dan pengelola mal SKA berencana untuk mengembangkan lahan parkir yang berada di dalam area tersebut.

“Meraka juga akan terus melakukan pengembangan lahan parkir di dalam kawasan mal. Maka itu, kita akan lalukan evaluasi dulu,” ungkap Yuliarso.