Home Blog Page 79

Pakaian Adat Melayu Riau, Yuk Kita Kenali

0

Pakaian adat melayu Riau memiliki keunikan dan ciri khasnya tersendiri. Umumnya pakaian adat melayu Riau memiliki ciri khas yang tertutup dan sopan. Hal ini menggambarkan nilai-nilai kesopanan dan agama Islam.

Berikut merupakan beberapa pakaian adat melayu Riau yang dapat Emcik dan Puan pakai:

  1. Baju Kurung

Baju kurung biasanya diperuntukan untuk kaum perempuan. Bentuk dari baju kurung berlengan panjang dengan panjang baju sedikit di atas lutut. Sedangkan baju kurung yang digunakan sehari-hari di rumah, panjangnya sepinggang atau sedikit di bawah lutut.

Model dari baju kurung ialah longgar tidak ketat. Bahan kain yang digunakan tidak boleh tipis dan tembus pandang. Baju kurung memiliki warna yang beragam. Namun, biasanya orang tua menggunakan baju kurung dengan warna yang tidak mencolok.

Saat menggunakan baju kurung biasanya pengguna menggunakan atribut perlengkapan seperti selendang atau kain tudung  yang digunakan di bahu atau sebagai penutup kepala.

  1. Baju Kebaya Labuh

Biasa disebut dengan kebaya panjang, kebaya ini memiliki panjang baju yaitu tiga jari dibawah lutut atau sampai ke betis. Model baju ini tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat.

Baju kebayah labuh memiliki panjang lengan kisaran dua jari dari pergelangan tangan. Sehingga pergelangan tangan yang sedang menggunakan gelang atau aksesoris lainnya kelihatan.

Untuk lebar lengannya itu sekitar tiga jari dari permukaan lengan tangan. Pada bagian muka bajunya terdapat 4 hingga 5 kancing. Dalam menggunakan baju kebaya labuh ada perlangkap yang dapat digunakan yakni selendang atau tudung.

Juga dapat dipasangkan dengan sarung batik, kain peletat, dan kain lejo yang dapat disesuaikan dengan warna bajunya.

  1. Baju Teluk Belaga

Merupakan baju adat riau yang digunakan oleh laki-laki. Baju ini memiliki model baju berkerah dan berkancing dengan memakai kancing tep, kancing emas, atau kancing permata.

Baju ini memiliki lengan bahu yang lebar dan sedikit longgar dengan panjang yang agak menutupi pergelangan tangan. Biasanya baju teluk belanga ini dibuat juga dengan celananya yang terbuat dari katun atau kain berwarna polos.

Saat menggunakan baju ini, ada beberapa atribut yang digunakan yaitu kain samping yang berupa kain pelekat atau kain songket. Kemudian dapat juga menggunakan penutup kepala seperti songkok, ikat kepala, maupun tanjak.

Adapun beberapa cara menggunakan kain samping ini yakni bisa dengan cara seperti kain biasa, dipunjut ke samping, ataupun ditarik ke samping kiri pinggang.

  1. Baju Cekak Musang

Memiliki model yang hampir sama dengan baju teluk belanga. Model baju ini memiliki kerah, tidak berkancing dan di bagian lehernya berbelah ke bawah sepanjang kurang lebih 5 cm.

Hal ini dibuat dengan tujuan guna mempermudah ketika dipakai. Baju ini meliki tiga buah kantong pada bagian muka baju. Biasanya baju cekak musang dibuat dengan setelan celana panjang sampai mata kaki.

Set baju dan celana pada baju cekak musang ini tidak memiliki motif dan memiliki variasi warna yang berbeda-beda tergantung selera. Ketika menggunakan baju ini untuk menghadiri acara resmi pemakaiannya dilengkapi dengan menggunakan kopiah berwarna hitam.

  1. Busana Pengantin Wanita

Pakaian adat Riau untuk pengantin wanita memiliki berbagai macam variasi sesuai dengan upacara pernikahannya. Dalam upacara bersanding, pengantin wanita menggunakan setelan kebaya labuh atau busana kurung.

Pakaian pengantin biasanya terbuat dari kain tenun khas melayu Riau dengan aksen corak dan warna yang sama.

Adapun aksesoris pelengkap busana pengantin perempuan, yaitu:

  • Hiasan kepala berupa perkakasan andam
  • Kalung emas dan rantai papan atau dukoh bertingkat 3, 5, 7 menghiasi leher
  • Gelang berkepala burung merak
  • Bagian bahu kiri diberi tampan-tampan atau sebai
  • Canggai yang terbuat dari perak atau emas pada jari tangan
  • Bagian pinggang diikat dengan pending emas
  • Bagian kaki kiri dan kanan diberi gelang kaki emas atau perak yang berkepala kuntum bunga cempaka
  • Kaki beralaskan kasut atau selepa yang terbuat dari beledru yang dihiasi dengan kelingkan dan manik
  1. Baju Pengantit Pria

Baju pengantin pria biasanya menggunkan busana teluk belanga datau cekak musang bermotif. Saat menggunakan pakaian ini biasanya ada aksesoris yang ditambahkan agar telihat lebih megah dan bagus.

Adapun perlengkapan busana pengantin untuk laki-laki antara lain:

  • Set busana kurung cekak musang yang warnanya sama antara baju dengan celana
  • Motif busananya berupa bunga cengkeh dan tampuk manggis yang bertabur benang emas
  • Kain samping memiliki motif serupa dengan celana
  • Hiasan kepala memakai distar yang berbentuk mahkota
  • Memakai sebai sebelah kiri bahu yang berwarna kuning bersulam kelingan
  • Bagian leher pengantin dikalungkan rantai panjang berbelit dua sebagai pertanda ikatan ayah dan ibu
  • Pending atau bengkong warna kuning menurut derajatnya
  • Canggai pada bagian ibu jari kelingking
  • Memakai sepatu runcing atau capal kulit
  • Memakai keris pendek berhulu burung selindit
  • Memegang sirih telat atau sirih pemanis
  1. Tenun Songket Riau

Yang terakhir ialah tenun songket. Tenun songket merupakan salah satu kebanggaan masyarakat riau. Songket Riau memiliki corak motif yangkhas dan ditenun menggunakan benang sutra atau kapas.

Setelah itu songket ditenunun dengan menggunakan benang emas atau perak. Penenunan diselingi dengan tenunan motif tertentu. Terdapat beberapa jenis songket khas Riau, yakni tenun songket melayu Siak, songket melayu Pekanbaru, serta songket Indragiri.

Masing masing dari songket ini memiliki corak motif yang berbeda-beda. Biasanya motif berupa tumbuhan, hewan, dan alam.

Joker Poker Pub Belum Bisa Disegel, Ini Alasannya

Joker Poker Pub dan KTV yang bertempat di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Binawidya belum bisa disegel oleh Satpol PP Kota Pekanbaru, Senin (12/12/2022) malam.

Pernyataan Satpol PP Pekanbaru

Hal ini tidak dapat dilakukan oleh Satpol PP Pekanbaru dikarenakan tempat hiburan tersebut memiliki izin dari DPM-PTSP Kota Pekanbaru. Ada beberapa jenis izin yang sudah dimiliki oleh Joker Poker tetapi ada juga yang belum mendapatkan izin.

Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Masyarakat (OKM) Satpol PP Pekanbaru, Reza Aulia Putra menyampaikan, untuk proses penyegelan ini tidak dapat dilakukan saat itu juga atau pada hari itu juga.

“Kita tak bisa menabrak aturan dengan aturan, apalagi kita institusi pemerintah,” pungkasnya, Selasa (13/12/2022).

Beliau juga menjelaskan, dalam melakukan proses penyegelan itu ada beberapa tahap yang harus dilalui terlebih dahulu. Sementara, masyarakat meminta untuk dilakukannya penyegelan terhadap tempat hiburan tersebut saat hari itu juga.

“Padahal kita sudah bikinkan berita acara Pol PP Line untuk mengantisipasi pelaku usaha agar tidak buka, tapi mereka (massa, red) tetap ngotot juga untuk tetap dikasih Pol PP line. Sebenarnya dari prosedur, pelaku usaha itu juga tahu. Mereka tahu proses penyegelan itu seperti apa,” jelas Reza.

Hingga saat ini, Reza mengaku sudah mendapatkan informasi berupa tempat hiburan Joker Poker Pub dan KTV ini mempunyai dua usaha yakni KTV dan bar. Untuk usaha karoke sudah mendapatkan izin. Namun, untuk usaha barnya ia tidak mendapatkan izin.

Ini Syarat Penyegelan

Reza berpendapat, bahwa penyegelan ini dapat dilakukan jika izin yang dikeluarkan sudah dicabut. Namun, hingga saat ini izin tempat himburan tersebut masih berlaku dan belum dicabut oleh instasi yang memberikan izin.

“Nah kalau memang mau disegel, ya cabut dulu dong izinnya oleh instansi yang memberikan izin. Ketika mereka sudah mencabut, disitulah Satpol PP bertugas untuk menyegel sesuai aturan yang berlaku. Kalau turun langsung di lapangan, kemudian kita langsung diberikan intervensi bahwasanya harus segel, itu tak bisa semena-mena, itu pasti pidana,” jelasnya.

Ia mengaku bahwa pernah mencoba melakukan penyegelan untuk menenangkan masyarakat. Tetapi, pelaku usaha tersebut menolak.

“Mereka mengatakan, dasar menyegel itu apa. Soalnya, tahapan-tahapan untuk sampai di penyegelan itu belum dijalankan, dan instansi terkait juga belum menjalankan itu,” pungkasnya.

Reza juga mengatakan bahwa saat aksi itu hampir sempat terjadinya keributan.

“Karena tak ingin terjadi ribut-ribut, akhirnya kami tinggalkan kegiatan itu, untung ada Kapolres datang,”pungkasnya.

Tetap Beroperasional

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cakaplah (@cakaplah)

Pembayaran Tol Pekanbaru-Bangkinang Belum Diberlakukan

Encik dan Puan sejak dimulainya operasi Tol Pekanbaru-Bangkinang pada kamis (27/10/2022) hingga saat ini pembayaran tol masih belum diberlakukan alias masih gratis.

Pemberkakukan tarif Tol Pekabang masih menunggu kebijakan pemerintah

Vice President Komunikasi Korporat PT. Hutama Karya (HK), Intan Zania mengatakan, bahwa pemberlakukan pembayaran tarif tol Pekanbaru-bangkinang ini menunggu kebijakan dari pemeritah.

“Untuk pemberlakukan tarif Tol Pekbang masih menunggu arahan regulator (pemerintah),” ujarnya, Senin (12/12/2022).

Tarif Tol Pekbang merupakan wewenang dari pemerintah

Hal ini ia katakan bawah permberlakuan tarif tol merupakan bukan wawenang dari PT Hutama Karya melaikan wewenang dari pemerintah.

Intan juga berpendapat bahwa waktu pemeberlakuan tarif tol ini merupakan wewenang dari pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan besaran tarif tol ini.

Tarif tol telah ditetapkan

Detail tarif tol Pekbang ini tertulis di SK Menteri PUPR Nomor 1293/KPTS/M/2022 yang mana besaran tarif tol itu dibedakan berdasarkan golongan dari jenis kendaraannya.

Tarif yang sudah ditetapkan ini hanya untuk ruas Pekanbaru-Bangkinang yang merupakan termasuk kedalam seksi tol yang membentang dari Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi-Padang Panjang-Lubuk Alung-Padang.

Berikut merupakan rincian dari tarif tol Pekbang yang diurutkan dari golongan kendaraan dari Pekanbaru ke Bangkinang ataupun sebaliknya.

Tarif ini berdasarkan SK menteri PUPR:

  • Golongan I: Rp33.500
  • Golongan II: Rp50.500
  • Golongan III: Rp50.500
  • Golongan IV: Rp67.000
  • Golongan V: Rp67.000

 

Puskesmas di Pekanbaru Tak Lagi Beri Layanan Gratis

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak lagi memberikan layanan kesehatan secara gratis di puskesmas. Untuk Encik dan Puan ketahui, kebijakan ini bagi yang tidak memiliki asuransi atau jaminan kesehatan.

Dimintai Biaya

Dikutip dari Riau Pos, seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan pengalamannya saat dimintai biaya ketika berobat di puskesmas.

Diketahui ketika ia berobat di puskesmas yang berada di Jalan Sapta Taruna, Kecamatan Bukit Raya. Ia dimintai untuk melakukan pembayaran sebelum dilayani oleh dokter.

Sebelumnya saat berobat di puskesmas ia tidak pernah dimintai untuk melakukan pembayaran dikarenakan ia memiliki jaminan sosial pemerintah.

Namun, ketika ia sudah pensiun jaminan sosial tersebut tidak dapat digunakan lagi. Sehingga mengharuskannya untuk melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum dilayani oleh dokter.

”Saya datang ke bagian administrasi puskesmas tersebut. Di sana dibilang harus bayar dulu baru bisa dilayani dokter. Karena BPJS Kesehatan saya sudah tidak aktif lagi,” ujarnya.

Tidak di Semua Puskesmas

Tetapi hal ini tidak terjadi di semua puskesmas. Pasalnya salah satu warga bernama Yuni yang merupakan seorang warga luar kota Pekabaru melakukan pemeriksaan kesehatan di salah satu puskesmas yang berada di Kota Pekanbaru.

Saat melakukan pemerikasaan di puskesmas Kota Pekanbaru, ia memberikan kartu identitas dan nomor BPJS-nya kepada bagian administrasi. Namun, ketika diperiksa ternyata BPJS yang ia miliki tidak aktif dikarenakan Yuni sudah berhenti bekerja.

Walaupun BPJS-nya tidak dapat digunakan, Yuni mengaku tetap dilayani oleh pegawai puskesmas tanpa dimintai biaya.

”Alhamdulillah saya masih dilayani kok sampai bertemu dokter untuk melakukan konsultasi kesehatan. Walaupun tidak mendapatkan obat-obatan, tetapi kami tidak membayar sepeserpun saat di puskesmas tersebut,” pungkasnya.

Konfirmasi Diskes Pekanbaru

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih membenarkan bahwa saat ini di seluruh puskesmas dan rumah sakit yang dimiliki oleh Pemko Pekanbaru telah menetapkan pembayaran.

Hal ini dikarenakan puskes dan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mana pada BLUD terdapat sistem yang diterapkan oleh satuan kerja perangkat daerah atau unit satuan kerja perangkat daerah. Dalam satuan kerja perangkat daerah terdapat kebijakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya.

”Uang yang mereka dapatkan nantinya digunakan untuk jasa pelayanan serta operasional termasuk membiayai keperluan masyarakat tanpa harus menunggu APBD,” ujar Zaini.

Pemko mengajak masyarakat untuk mendaftar BPJS

Pihakny juga mengajak masyarakat untuk membuat atau mendaftar jaminan sosial yang telah disediakan oleh Pemerintah Republik Indonesia yaitu BPJS agar masyarakat tidak perlu membayar saat berobat di puskesmas dan rumah sakit.

”Maka agar masyarakat tidak membayar diharapkan semuanya masuk atau menjadi peserta BPJS aktif,” pungkasnya.

Rekomendasi Makanan Khas Riau yang Mudah Didapat

0

Encik dan Puan yang sedang berkunjung ke Riau khususnya ke Kota Pekanbaru, yuk cobain makanan khas Riau yang mudah didapat.

Riau juga memiliki beberapa makanan khas sebagai makanan jamuan yang wajib dicoba kalau sudah sampai di Tanah Melayu tersebut. Makanan khas Riau memiliki cita rasa yang gurih, dan tentunya memiliki perbedaan tersendiri dari makanan daerah lain.

Oh iya, bagi Encik dan Puan yang ingin menikmati santapan makanan khas Riau tersebut cukup mudah di dapatkan. Karena rata-rata rumah makan khas Melayu yang ada di Kota Pekanbaru menyajikan menu-menu tersebut.

7 Rekomendasi Makanan Khas Riau yang Mudah Didapat

Adapun 7 rekomendasi makanan khas Riau Pekanbaru yang wajib kamu cobain tersebut, diantaranya:

Gulai Baung

Sebagai salah satu makanan khas Riau, gulai ikan baung memiliki cita rasa gurih. Biasanya menggunakan ikan baung yang langsung ditangkap dari sungai. Sehingga rasanya lebih segar dan enak ketika dimakan.

Asam Pedas Ikan Patin

Asam pedas ikan patin terbuat dari ikan patin yang dikombinasikan dengan rempah-rempah makanan lainnya. Untuk cita rasanya sendiri memiliki rasa asem dengan kombinasi pedas yang dijamin membuat nagih terutama pecinta kuliner.

Gulai Belacan

Gulai Belacan ini umumnya menggunakan udang berukuran sedang. Bisa juga menggunakan ayam atau ikan laut. Sesuai namanya, Gulai Belacan khas dengan sentuhan belacan atau terasi dalam bahasa melayu. Pedas dan nikmat menggugah selera makan.

Gulai ikan selais

Ikan selais merupakan habitat ikan yang biasa hidup di air tawar. Ikan selais cukup mudah didapatkan di sungai-sungai yang ada di Riau. Sehingga ikan ini diolah menjadi makanan khas Riau, salah satunya gulai ikan selais.

Ikan asap selais

Selain diolah menjadi gulai, ikan selais biasanya juga dibuat menjadi ikan asap. Setalah diasapi, kemudian diolah kembali menjadi berbagai menu makanan. Bisa digulai, atau digoreng.

Mie Sagu

Sesuai namanya, mie sagu terbuat dari sagu yang banyak dibudidayakan di Provinsi Riau. Mie sagu bisa diolah sedemikian rupa, bisa berbentuk mie kuah atau kue goreng tergantung selera.

Bedanya mie sagu di Riau dan kue sagu dari daerah lain adalah rasa dari bumbu dari kue tersebut. Jadi bagi Encik dan Puan yang penasaran dengan nyobain mie sagu makanan khas Riau yang satu ini, bisa didapatkan dibeberapa tempat makan dan kafe di Riau.

Mie lendir

Mie lendir terbuat dari mie biasa yang memiliki cita rasa yang gurih, cenderung manis tapi tidak terlalu. Akan tetapi kuah mie lendir dibuat dengan beberapa bahan seperti kacang tanah, ubi jalar, bawang merah, bawang putih, garam, gula, dan tepung maizena. Sehingga dari bahan-bahan tersebutlah yang membuat mie ini memiliki perbedaan dari mie kuning pada umumnya.

Itulah 7 rekomendasi makanan khas Riau yang mudah kamu didapat dan wajib Encik dan Puan cobain jika berkunjung ke Kota Pekanbaru. Biasanya makanan khas Riau tersebut akan tersedia di beberapa rumah makan atau kedai kopi khas Riau yang bisa di search di Google.

Kasus Kecelakaan di Pekanbaru Tahun 2022: 187 Kasus, 57 Meninggal

Untuk diketahui, sepanjang 2022 sudah ada sebanyak 187 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Pekanbaru. Dari 187 kasus kecelakaan yang terjadi, ada 57 orang yang meninggal dunia.

Taat Pada Peraturan

Encik dan Puan, kecelakaan lalu lintas tentu saja merupakan risiko saat kita berkendara. Hal ini dapat kita minimalisir dengan cara berhati-hati dan taat pada aturan yang telah ditetapkan.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Birgitta Atvina mengatakan 187 kasus kecelakaan lalu lintas itu terhitung dari Januari 2022 dengan jumlah 18 kasus. Kemudian pada bulan Febuari terjadi 12 kasus. Lalu di bulan Maret 14 kasus, April 16 kasus, dan mei 17 kasus kecelakaan lalu lintas.

Pada bulan Juni dan Juli angka kasus kecelakaan turun menjadi 16 kasus. Tetapi pada bulan Agustus menjadi 18 kasus dan kembali turun pada bulan September. Dengan kasus kecelakaan lalu lintas sebanyak 15 kasus.

Pada bulan Oktober kasus kecelakaan lalu lintas naik drastis menjadi 21 kasus. Sedangkan pada bulan November turun menjadi 18 kasus, dan 6 kasus pada bulan Desember.

“Total sampai hari ini ada 187 kecelakaan di Pekanbaru. Tercatat 57 orang meninggal dunia, 43 orang luka berat dan 174 orang luka ringan dalam insiden kecelakaan yang terjadi,” jelas Gitta.

Kerugian material akibat kecelakaan

Tentu saja ada dalam kasus kecelakaan di Pekanbaru ini terdapat kerugian material yang mencapai Rp 512 juta lebih.

Pada bulan Agustus tercatat kerugian hingga Rp 104 juta dengan 21 kasus kecelakaan, ini tercatat menjadi kerugian tertinggi sepanjang tahun 2022.

“Imbauan kami tentu meminta masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku. Jadi tilang memang ETLE, tapi kami tetap akan menerapkan tilang ETLE Mobile bagi para pelanggar di lapangan,” pungkasnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Mayoritas kecelakaan dialami oleh pesepeda motor

Ia juga mengatakan insiden kecelakaan yang terjadi di Kota Pekanbaru paling banyak ialah sepeda motor.

Hal ini dikarenakan tidak sedikit pesepeda motor tidak mematuhi aturan yang berlaku serta kebut-kebutan saat berkendara.

“Rata-rata yang kecelakaan itu kendaraan sepeda motor karena banyak tidak tertib, melebihi batas kecepatan, tidak pakai helm dan menyalip dengan tidak memperhatikan keselamatan,” jelas Kompol Birgitta Atvina.

Dengan adanya informasi ini diharapkan Encik dan Puan berhati-hati dalam berkendara ya..

Rumah Batin Senapelan Akan Jadi Tempat Destinasi Pariwisata

Penerimaan serah terima kunci Cagar Budaya Rumah Batin Senapelan sudah dilakukan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kepada ahli waris. Adapun sebelumnya telah dilakukannya pemugaran pada rumah tersebut.

Dilakukannya pemugaran oleh Pemerintah Provinsi Riau

Pemugaran ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan tujuan untuk melestarikan dan mengelolah cagar budaya di Provinsi Riau.

Rumah Batin Senapelan ini sudah dinyatakan sebagi cagar budaya Provinsi Riau pada tahun 2018. Demikian ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal.

Rumah Batin Senapelan ini merupakan cagar budaya yang telah menjadi saksi sejarah tentang berdirinya Kampung Bandar Senapelan. Kampung Bandar Senapelan merupakan kampung yang menjad awal mula berdirinya Kota Pekanbaru.

Pada tahun 1762, Sultan Siak IV memindahkan pusat kekuasaan Siak dari Mempura ke Seneapelan.

“Pada abad ke-15 kawasan Bandar Senapelan inikan dari senapelan sampai ke Mempura jadi sebarannya tentu sangat luas. Perkampungan Batin Senapelan ini lebih tua dari kota Pekanbaru, buktinya adalah tapak bukti itu ada di rumah ini,” kata Raja Yose, Kamis (8/12/2022).

Ia juga menjelaskan, pemugaran ini dilakukan dalam bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap cagar budaya.

“Sebelum dilakukan renovasi, bangunan ini sangat memprihatinkan. Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan sekarang sudah diberikan ke ahli waris,” pungkas Yose.

Barang-barang peninggalan

Beliau juga mengungkapkan, barang-barang sisa peninggalan dari rumah ini akan diletakkan kembali ke rumah tersebut. Yang mana nantinya akan menjadi tempat desitinasi pariwisata kawasan cagar budaya.

Ahli waris Rumah Batin Senapelan

Ahli waris, Eva Riani memberikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Riau yang sudah melakukan renovasi  rumah tersebut dan menetapkan rumah ini menjadi cagar budaya sehingga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.

Eva juga berharap, Pemprov Riau dapat memperhatikan serta menjaga cagar budaya ini dan meminta untuk membangun turap demi keamanan bagunan rumah tersebut.

“Untuk sekelilingnya ini belum ada kayak turap untuk keamanan lagi kan, Apalagi ini cagar budaya,” harapnya.

Ia juga mengatakan untuk masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan atau kerja sama, cagar budaya ini dapat dikunjungi dan diterima baik oleh pihaknya.

“Apapun itu, adakan kegiatan yang baik. Kerja sama dengan pihak keluarga kami terima,” pungkasnya.

Dirjen Cipta Karya Akan Tinjau Proyek IPAL Kota Pekanbaru

Proyek Instalasi Pengolahan Air dan Limbah (IPAL) di kota pekanbaru akan ditinjau oleh Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR Diana Kusumastuti pada minggu depan.

Akan kedatangan Dirjen Cipta Karya

Kedatangan Dirjen Cipta Karya ini terjadi setelah Gubernur Riau, syamsuar melapor tentang kondisi jalan di Kota Pekanbaru yang rusak akibat pembangunan IPAL yang yang tak kunjung usai saat mereka bertemu.

“Kita kan tau pembangunan IPAL ini di Pekanbaru tak selesai-selesai. Makanya saya sampaikan ke ibu Dirjen Cipta Karya bahwa IPAL itu sudah lebih 5 tahun dibangun tak selesai-selesai,” jelas Gubernur Riau itu, Kamis (8/12/2022).

Syamsuar juga mengatakan, penyebab banyaknya kerusakan jalan yang ada di Kota Pekabaru yakni akibat pembangunan IPAL yang tak kunjung selesai, yang membuat rusaknya keindahan Kota Pekanbaru.

“Mendengar itu, makanya Minggu depan ibu Dirjen Cipta Karya turun ke sini (Pekanbaru) mengecek pengaduan saya,” ungkapnya.

Akan digelarnya rapat bersama

kemudian Gubernur Riau (Gubri) menambahkan ketika Diana Kusumastuti akan turun ke Pekanbaru. Maka akan digelar rapat bersama Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru, Balai Jalan Nasional dan beberapa Pihak laiinnya.

“Jadi beliau ingin menyelesaikan secara keseluruhan persoalan ini. Termasuk nanti pemanfaatan IPAL kalau sudah selesai, dan kerusakan jalan yang diakibatkan IPAL,” pengkas Gubri

Pada Selasa (6/12/2022) Gubernur riau bertemu dengan Ibu Diana Kusumastuti Di Kantor PUPR Ri, Jakarta.

“Kita melaporkan keadaan jalan Kota Pekanbaru yang terdampak karena proyek IPAL kepada Ibu Dirjen. Kita minta segera diperbaiki,” ujar Gubri setelah pertemuannya dengan Ibu Diana Kusumastuti

Gubri mengatakan minggu depan Diana Kusumastuti akan segera turun kelapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan proyek IPAL.

“Insya Allah dalam minggu depan Ibu Dirjen dan tim akan ke Pekanbaru. Selain berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana proyek IPAL sekaligus tentu juga melihat langsung jalan-jalan yang terdampak,” jelas Gubri.

Tidak hanya melihat jalanan yang rusak, Ibu Dirjen akan mengikuti rapat di Kota Pekanbaru antara Kementerian PUPR, Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru.

Hal ini dikarenakan di Lokasi yang sama denga proyek IPAL terdapat proyek  Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

7 Rekomendasi Pusat Jajanan di Pekanbaru Terbaru 2022

0

Encik dan Puan yang suka ngemil dan suka membeli jajanan pinggir jalan, bisa cobain cemilan pusat jajanan di Pekanbaru terbaru di tahun 2022 ini.

Ada 7 rekomendasi tempat pusat jajanan di Pekanbaru yang bisa Encik dan Puan kunjungi.

Di setiap tempatnya memiliki keunikan dan jenis kuliner yang berbeda-beda pula.

Jadi tidak ada salahnya kamu mencoba masing-masing dari rekomendasi tersebut.

7 Rekomendasi Pusat Jajanan di Pekanbaru

Adapun rekomendasi pusat jajanan di Pekanbaru tersebut diantaranya:

1. Bundaran Keris Street Food

Bundaran Keris Street Food atau yang sering disebut dengan BK, merupakan salah satu pusat jajanan di Pekanbaru yang buka dari sore sampai malam.

Ada banyak jenis makanan dan minuman UMKM yang dijual di sana, mulai dari harga ribuan sampai puluhan ribu.

Nah bagi kamu yang tertarik, yuk tunggu apalagi bisa langsung kunjungi BK tersebut.

Alamat: Bundaran Tugu Keris Jalan Diponegoro Pekanbaru

2. RTH Kaca Mayang

Selain tempat santai di taman bersama keluarga dan orang tersayang, RTH Kaca Mayang juga menjadi salah satu pusat kuliner di Kota Pekanbaru.

Tidak hanya pas weekend, RTH Kaca Mayang hampir setiap hari dipenuhi masyarakat untuk sekedar mampir, duduk melempar penat dengan kesibukan sehari-hari.

Di RTH Kaca Mayang kamu bisa menjumpai kuliner mulai dari bakso bakar, sosis goreng, telur goreng, kerupuk kuah, sate, bakso dan lainnya.

Alamat: Jl. Jend. Sudirman No.474, Jadirejo, Kec. Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau 28121

3. RTH Tunjuk Ajar Integritas

Pusat jajanan di Pekanbaru RTH Tunjuk Ajar Integritas juga memiliki konsep yang sama dengan RTH Kaca Mayang.

Yakni perpaduan antara taman dan pusat jajanan. Sehingga pengunjung yang datang bisa bermain sembari jajan.

Alamat: Jl. Ir. H. Juanda No.106-108, Kp. Bandar, Kec. Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau 28155.

4. Sekitaran UNRI Gobah

Encik dan Puan pernah nyobain kulineran di sekitaran UNRI Gobah? Mulai dari depan UNRI Gobah sampai ke belakangnya.

Yaps, ada banyak stand makanan di sana, mulai dari makanan umum, sampai dengan makanan khas Riau.

Bagi Encik dan Puan yang hobi jajan, ini salah satu rekomendasi tempat yang super lengkap dan banyak pilihan.

Alamat: Jl. Pattimura, Cinta Raja, Kec. Sail, Kota Pekanbaru, Riau 28127

5. Simpang Jalan Purwodadi Panam

Street Food Simpang Jalan Purwodadi Panam memang benar-benar hadir di sepanjang jalan Soebrantas, tepatnya di depan simpang masuk Jalan Purwodadi Panam.

Setiap sore hingga malam area ini biasanya selalu macet karena banyaknya pembeli.

Menunya juga beragam, mulai dari cemilan dan makanan ringan, sampai menu makanan berat.

Alamat: Jalan Purwodadi, Sidomulyo Barat Tampan Pekanbaru.

6. Raun-raun Foodpark

Raun-raun Foodpark menyediakan pemandangan berupa gazebo-gazebo untuk duduk, di sana disediakan meja untuk lesehan, juga ada kursi untuk duduk.

Ada banyak jenis makanan yang dijual di sana, seperti jajanan-jajanan hits, minuman-minuman kekinian, dan lain-lain.

Selain itu uniknya, pusat jajanan di Pekanbaru yang satu ini biasanya juga selalu menghadirkan live musik, semakin menambah daya tarik untuk berkunjung.

Alamat: Jl. Arifin Ahmad No.148f, Sidomulyo Tim., Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau 28289

7. Food Court Nadayu Marsar

Letaknya tidak jauh dari Raun-raun Foodpark, namun konsep yang ditawarkan berbeda.

Food court Nadayu Marsar ini menawarkan konsep bersantai dengan Bean Bag.

Selain itu juga ada spot foto instagramable dan ada live music yang menambah suasana semakin nyaman.

Alamat: Jl. Arifin Ahmad No.89, Tengkerang Bar., Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau 28289

Itulah tadi 7 rekomendasi pusat jajanan di Pekanbaru, yuk cobain dan rasakan keunikan masing-masing tempat. Semoga bermanfaat..

Rekomendasi Agrowisata di Pekanbaru Nyaman dan Asri

0

Encik dan Puan yang ingin liburan nyaman bersama keluarga dan orang tersayang, yuk intip dulu beberapa rekomendasi agrowisata di Pekanbaru berikut ini.

Agrowisata merupakan salah satu tempat favorit untuk liburan bersama keluarga, karena anak-anak bisa liburan sambil belajar.

Nah bagi kamu yang tinggal di Kota Pekanbaru, tidak perlu jauh-jauh untuk mencari agrowisata yang cocok untuk liburan.

Ada beberapa rekomendasi agrowisata di Pekanbaru yang bisa kamu jadikan referensi untuk lokasi tujuan liburan.

5 Rekomendasi Agrowisata di Pekanbaru

Sebelumnya Encik dan Puan sudah pernah ke Agrowisata di Pekanbaru yang mana saja ni?

Barangkali dari beberapa rekomendasi ini belum sempat di kunjungi, yuk atur waktu untuk berkunjung ke sana.

Berikut rekomendasi agrowisata di Pekanbaru:

1. Agrowisata Tenayan Raya

Agrowisata Tenayan Raya sudah ada sejak tahun 2013 lalu.

Agrowisata ini memiliki konsep wisata edukasi, jadi pengunjung bisa berwisata sekaligus belajar banyak hal tentang dunia pertanian dan peternakan.

Agrowisata di Pekanbaru satu ini memiliki luas lahan 1,5 hektar, yang diisi dengan berbagai macam hewan ternak seperti kambing, lebah kelulut, ikan, dan angsa.

Sedangkan untuk bidang pertanian, ada padi, jambu madu, lengkeng, jagung, kangkung, jeruk peras dan jeruk kasturi.

Uniknya di taman agrowisata ini, Encik dan Puan akan diberikan tutor professional yang menjelaskan edukasi seputar pertanian dan peternakan.

Alamat: Jalan Kadiran, Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Kontak: 0812-7512-600.

2. Agrowisata Pelangi

Agrowisata Pelangi ini merupakan salah satu ide kreatif dari pemiliknya yang menyulap lahan perbukitan yang dulunya rawa dan kebun karet menjadi tempat wisata.

Ada banyak wahana permainan di lokasi agrowisata di Pekanbaru ini, bahkan juga ada berbagai macam tempat untuk berswafoto maupun tempat bermain anak-anak.

Tidak hanya itu, di sisi timur Taman Wisata Pelangi juga diisi berbagai aneka jenis tanaman buah dan sayur mayur.

So, bagi kamu yang ingin rekreasi bersama keluarga ataupun orang tercinta ini dia rekomendasinya.

Alamat: Jl. Lintas Sumatra, Kulim, Kec. Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28289

3. Asia Farm Hayday Pekanbaru

Rekomendasi agrowisata di Pekanbaru berikut ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi warga Pekanbaru dan sekitarnya.

Asia Farm Hayday merupakan wisata pertanian yang terinspirasi dari game seluler Hay Day, dengan hewan, kincir angin, dan tempat berfoto.

Untuk melihat apa saja yang tersedia di agrowisata Asia Farm Hayday ini kamu bisa mengintip sosial medianya.

Alamat: Alamat: Jalan Badak Ujung, Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

4. Taman Wisata Love Refi

Akhir-akhir ini, Taman Wisata Love Refi ini menjadi salah satu tempat primadona masyarakat Pekanbaru untuk menghabiskan akhir pekan.

Selain lokasinya yang dekat dan mudah dijangkau, taman tersebut juga menyuguhkan berbagai wahana permainan anak yang menarik.

Tidak hanya itu, taman wisata ini merupakan lahan kosong yang luas lalu dikelola menjadi sebuah taman yang mempunyai daya tarik dan recommended karena suguhan panoramanya yang instagramable.

Alamat: Jalan Seroja, Sialangrampai, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

5. Rainata Camp Agrowisata

Baru dibuka sejak tahun 2021 lalu, agrowisata di Pekanbaru ini bisa ditempuh sekitar 29 menit dari pusat kota Pekanbaru atau sekitar 14 km.

Rainata Camp memiliki lahan yang cukup luas sehingga sangat memungkinkan untuk penambahan spot-spot baru baik untuk berburu spot Instagramable dan bermain.

Konsep agrowisata ini memang ditujukan untuk wisata keluarga, spot foto, playground dan edukasi buat anak anak.

Rainata Camp juga dilengkapi perkebunan buah-buahan. Pengunjung dapat menyaksikan deretan pohon mangga harum manis yang bersusun dengan teratur.

Tidak hanya itu, ada pula pohon rambatan, pohon markisa dan labu, selain itu juga ada kebun strawberry.

Jika datang pas musim panen, buah-buahan tersebut bisa dipetik sendiri untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Alamat: Jl. Budi Luhur No.33, Sail, Kec. Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28282

Itulah 5 rekomendasi agrowisata di Pekanbaru untuk Encik dan Puan yang ingin liburan bersama keluarga tapi pas dikantong dan dekat dari Pekanbaru.

Semoga informasi ini membantu, terima kasih.