Siswa SMA Darma Yudha Raih Prestasi di APhO 2026

0
64
Siswa SMA Darma Yudha Raih Prestasi di APhO 2026

Dua siswa SMA Darma Yudha menorehkan prestasi yang membanggakan Indonesia dalam ajang bergengsi 26th Asian Physics Olympiad (APhO) yang diselenggarakan di Busan, Korea Selatan, pada 17–25 Mei 2026 lalu.

Prestasi Internasional Siswa SMA Darma Yudha

Adapun dua siswa tersebut adalah Bagasmora Andreo Sibarani dan Kayser Huang. Mereka berdua berhasil terpilih sebagai anggota Tim Olimpiade Fisika Indonesia dan mewakili Indonesia. Hasilnya, Indonesia berhasil meraih prestasi membanggakan dengan membawa pulang 2 medali emas, 3 medali perunggu, serta 3 penghargaan honorable mention.

Sementara dalam penghargaan individual sendiri, Bagasmora Andreo Sibarani berhasil meraih medali emas, sementara Kayser Huang memperoleh penghargaan honorable mention.

Perjalanan Ketat Siswa SMA Darma Yudha Masuk Timnas

Asian Physics Olympiad (APhO) merupakan kompetisi fisika tingkat internasional yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik. Ajang ini menjadi salah satu olimpiade sains paling prestisius bagi pelajar tingkat sekolah menengah atas.

Dalam APhO 2026,  Dari capaian tersebut, Perjalanan menuju tim nasional bukanlah hal yang mudah. Sebelum terpilih menjadi anggota Tim Olimpiade Fisika Indonesia, para peserta harus melewati serangkaian seleksi yang sangat ketat. Dimulai dari Olimpiade Sains Kabupaten/Kota (OSK), Olimpiade Sains Provinsi (OSP), hingga Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Para peraih medali OSN dan kompetisi nasional lainnya kemudian mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) yang terdiri dari empat tahapan seleksi. Dari total 110 siswa terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti Pelatnas, hanya delapan siswa yang akhirnya resmi terpilih menjadi Tim Olimpiade Fisika Indonesia 2026.

Daftar Delegasi Indonesia di APhO 2026

Berikut delapan siswa yang mewakili Indonesia dalam APhO 2026:

  1. Bagasmora Andreo Sibarani – SMA Darma Yudha, Pekanbaru, Riau
  2. Kayser Huang – SMA Darma Yudha, Pekanbaru, Riau
  3. Evan Syatia To – SMA Kristen BPK Penabur Gading Serpong, Tangerang, Banten
  4. Ackhava Adam Malonda – SMA Wardaya, Jakarta Barat, DKI Jakarta
  5. Gusti Komang Abhika Atmaja – SMA Kesatuan Bangsa, Bantul, DI Yogyakarta
  6. Juan Richie – SMA Kristen Immanuel, Pontianak, Kalimantan Barat
  7. Arrow Dunatos Pascha Kristian – SMAN Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, DKI Jakarta
  8. Ferrel Gabriel – SMA Kristen BPK Penabur, Jakarta Barat, DKI Jakarta

Apresiasi untuk Siswa SMA Darma Yudha

Bagasmora Andreo Sibarani mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut. Menurutnya, proses yang dilalui tidak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga melatih mental, disiplin, dan daya juang.

“Bisa menjadi bagian dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ungkapnya.

Selama Pelatnas, Bagasmora mengatakan bahwa dirinya belajar banyak hal. Bukan hanya tentang fisika, tetapi juga tentang konsistensi, kerja keras, dan bagaimana tetap bertahan dalam tekanan.

“Bertemu dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai negara di Asia membuat saya semakin termotivasi untuk terus berkembang dan tidak takut bermimpi besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dukungan dari keluarga, guru, dan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang membantunya melewati seluruh proses seleksi hingga kompetisi internasional.

Sementara itu, Kepala SMA Darma Yudha, Mr. Christian Pramudana, M.Ed., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian kedua siswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa daerah juga mampu bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan pembinaan dan semangat belajar yang tepat.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Bagasmora dan Kayser. Prestasi ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah yang luar biasa,” ujarnya.

Keberhasilan mereka, lanjut Christian, menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMA Darma Yudha untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bersaing di level dunia. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai ilmu pengetahuan dan berani menghadapi tantangan global di masa depan.

Prestasi yang diraih Bagasmora Andreo Sibarani dan Kayser Huang tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMA Darma Yudha, tetapi juga bagi Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dan Indonesia. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang tinggi, generasi muda Indonesia mampu berdiri sejajar dengan pelajar terbaik dunia.