Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

47
Riau Tetapkan Status Siaga

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor.

Hal ini Encik dan Puan, mengingat pada saat ini merupakan peralihan musim sedang terjadi. Yaitu dari musim kemarau ke musim penghujan. Yang mana hal tersebut perlu kita waspadai, terhadap bencana yang akan melanda kita.

Ditetapkanya Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Terhitung dari tanggal 1-31 Desember 2022 mendatang, Pemprov Riau tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Dalam hal ini ditetapkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan bahwa penetapan ini melalui keputusan Gubernur Riau nomor KPTS 1747/XII/2022 tanggal 1 Desember 2022.

8 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau ditetapkan status darurat

Ia mengungkapkan bahwa 8 dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor.

Adapun 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang dimaksud ialah Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.

Upaya Pemerintah Dalam Menangani situasi

Diungkapkan Edy Afrizal, BPBD Provinsi Riau telah melakukan beberapa upaya dalam menangani situasi ini. Yaitu di antaranya BPBD telah mengkaji cepat yang bertujuan untuk memperoleh data dan informasi pada kejadian bencana ini.

Selain itu juga tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas Baznas, Dinas Sosial, relawan dan Instansi terkait telah mengevakuasi bagi warga yang terdampak bencana.

“Mendirikan tenda pengungsian, membuat dapur umum, dan menyalurkan logistik. Imbauan dan sosialisasi juga telah dilakukan. Selain itu Pemprov Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga telah melakukan apel siaga untuk menghadapi bencana banjir dan longsor ini,” pungkas Edy.

Dengan adanya status siaga ini, maka dapat menjadi hal yang harus Encik dan Puan waspadai. Hal ini agar kita dapat mempersiapkan berbagai macam hal dalam menghadapi situasi yang mungkin akan terjadi ke depannya.