Pakaian Adat Melayu Riau, Yuk Kita Kenali

208
Pakaian Adat Melayu Riau

Pakaian adat melayu Riau memiliki keunikan dan ciri khasnya tersendiri. Umumnya pakaian adat melayu Riau memiliki ciri khas yang tertutup dan sopan. Hal ini menggambarkan nilai-nilai kesopanan dan agama Islam.

Berikut merupakan beberapa pakaian adat melayu Riau yang dapat Emcik dan Puan pakai:

  1. Baju Kurung

Baju kurung biasanya diperuntukan untuk kaum perempuan. Bentuk dari baju kurung berlengan panjang dengan panjang baju sedikit di atas lutut. Sedangkan baju kurung yang digunakan sehari-hari di rumah, panjangnya sepinggang atau sedikit di bawah lutut.

Model dari baju kurung ialah longgar tidak ketat. Bahan kain yang digunakan tidak boleh tipis dan tembus pandang. Baju kurung memiliki warna yang beragam. Namun, biasanya orang tua menggunakan baju kurung dengan warna yang tidak mencolok.

Saat menggunakan baju kurung biasanya pengguna menggunakan atribut perlengkapan seperti selendang atau kain tudung  yang digunakan di bahu atau sebagai penutup kepala.

  1. Baju Kebaya Labuh

Biasa disebut dengan kebaya panjang, kebaya ini memiliki panjang baju yaitu tiga jari dibawah lutut atau sampai ke betis. Model baju ini tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat.

Baju kebayah labuh memiliki panjang lengan kisaran dua jari dari pergelangan tangan. Sehingga pergelangan tangan yang sedang menggunakan gelang atau aksesoris lainnya kelihatan.

Untuk lebar lengannya itu sekitar tiga jari dari permukaan lengan tangan. Pada bagian muka bajunya terdapat 4 hingga 5 kancing. Dalam menggunakan baju kebaya labuh ada perlangkap yang dapat digunakan yakni selendang atau tudung.

Juga dapat dipasangkan dengan sarung batik, kain peletat, dan kain lejo yang dapat disesuaikan dengan warna bajunya.

  1. Baju Teluk Belaga

Merupakan baju adat riau yang digunakan oleh laki-laki. Baju ini memiliki model baju berkerah dan berkancing dengan memakai kancing tep, kancing emas, atau kancing permata.

Baju ini memiliki lengan bahu yang lebar dan sedikit longgar dengan panjang yang agak menutupi pergelangan tangan. Biasanya baju teluk belanga ini dibuat juga dengan celananya yang terbuat dari katun atau kain berwarna polos.

Saat menggunakan baju ini, ada beberapa atribut yang digunakan yaitu kain samping yang berupa kain pelekat atau kain songket. Kemudian dapat juga menggunakan penutup kepala seperti songkok, ikat kepala, maupun tanjak.

Adapun beberapa cara menggunakan kain samping ini yakni bisa dengan cara seperti kain biasa, dipunjut ke samping, ataupun ditarik ke samping kiri pinggang.

  1. Baju Cekak Musang

Memiliki model yang hampir sama dengan baju teluk belanga. Model baju ini memiliki kerah, tidak berkancing dan di bagian lehernya berbelah ke bawah sepanjang kurang lebih 5 cm.

Hal ini dibuat dengan tujuan guna mempermudah ketika dipakai. Baju ini meliki tiga buah kantong pada bagian muka baju. Biasanya baju cekak musang dibuat dengan setelan celana panjang sampai mata kaki.

Set baju dan celana pada baju cekak musang ini tidak memiliki motif dan memiliki variasi warna yang berbeda-beda tergantung selera. Ketika menggunakan baju ini untuk menghadiri acara resmi pemakaiannya dilengkapi dengan menggunakan kopiah berwarna hitam.

  1. Busana Pengantin Wanita

Pakaian adat Riau untuk pengantin wanita memiliki berbagai macam variasi sesuai dengan upacara pernikahannya. Dalam upacara bersanding, pengantin wanita menggunakan setelan kebaya labuh atau busana kurung.

Pakaian pengantin biasanya terbuat dari kain tenun khas melayu Riau dengan aksen corak dan warna yang sama.

Adapun aksesoris pelengkap busana pengantin perempuan, yaitu:

  • Hiasan kepala berupa perkakasan andam
  • Kalung emas dan rantai papan atau dukoh bertingkat 3, 5, 7 menghiasi leher
  • Gelang berkepala burung merak
  • Bagian bahu kiri diberi tampan-tampan atau sebai
  • Canggai yang terbuat dari perak atau emas pada jari tangan
  • Bagian pinggang diikat dengan pending emas
  • Bagian kaki kiri dan kanan diberi gelang kaki emas atau perak yang berkepala kuntum bunga cempaka
  • Kaki beralaskan kasut atau selepa yang terbuat dari beledru yang dihiasi dengan kelingkan dan manik
  1. Baju Pengantit Pria

Baju pengantin pria biasanya menggunkan busana teluk belanga datau cekak musang bermotif. Saat menggunakan pakaian ini biasanya ada aksesoris yang ditambahkan agar telihat lebih megah dan bagus.

Adapun perlengkapan busana pengantin untuk laki-laki antara lain:

  • Set busana kurung cekak musang yang warnanya sama antara baju dengan celana
  • Motif busananya berupa bunga cengkeh dan tampuk manggis yang bertabur benang emas
  • Kain samping memiliki motif serupa dengan celana
  • Hiasan kepala memakai distar yang berbentuk mahkota
  • Memakai sebai sebelah kiri bahu yang berwarna kuning bersulam kelingan
  • Bagian leher pengantin dikalungkan rantai panjang berbelit dua sebagai pertanda ikatan ayah dan ibu
  • Pending atau bengkong warna kuning menurut derajatnya
  • Canggai pada bagian ibu jari kelingking
  • Memakai sepatu runcing atau capal kulit
  • Memakai keris pendek berhulu burung selindit
  • Memegang sirih telat atau sirih pemanis
  1. Tenun Songket Riau

Yang terakhir ialah tenun songket. Tenun songket merupakan salah satu kebanggaan masyarakat riau. Songket Riau memiliki corak motif yangkhas dan ditenun menggunakan benang sutra atau kapas.

Setelah itu songket ditenunun dengan menggunakan benang emas atau perak. Penenunan diselingi dengan tenunan motif tertentu. Terdapat beberapa jenis songket khas Riau, yakni tenun songket melayu Siak, songket melayu Pekanbaru, serta songket Indragiri.

Masing masing dari songket ini memiliki corak motif yang berbeda-beda. Biasanya motif berupa tumbuhan, hewan, dan alam.