Home Blog Page 61

Kenapa Harus Bayar Pajak dan Apa Manfaat Bayar Pajak?

0

Membayar pajak tentunya sudah tidak asing bagi kita. Tapi tahukah Encik dan Puan kenapa kita harus bayar pajak? Lalu apa pula manfaat membayar pajak.

Gaya Hedon Pejabat

Sebelumnya pajak memang sering dibahas di Indonesia, namun akhir-akhir ini ramai sekali yang mempertanyakannya perihal pajak tersebut. Bahkan ramai pula dipertanyakan “kenapa harus bayar pajak?”.

Hal tersebut semenjak Indonesia dihebohkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak salah seorang pejabat Ditjen Pajak yang terjadi di daerah Jakarta Selatan.

Tidak hanya menyoroti kasus yang tengah viral itu, namun netizen Indonesia malah mempertanyakan gaya hidup mewah yang dipertontonkan oleh anak, bahkan keluarga salah seorang pejabat pajak Kemenkeu tersebut.

Banyak pula netizen yang mempertanyakan kendaraan mewah, tas mahal, serta baju branded yang dipakai keluarga tersebut sumbernya dari mana dan apakah pajaknya sudah dibayar.

Namun, dalam tulisan ini kita tidak akan membahas lebih jauh terkait kasus ini. Akan tetapi kita akan menjelaskan kenapa harus bayar pajak? Apa sih manfaat dari membayar pajak tersebut? Berikut penjelasannya.

Kenapa Harus Bayar Pajak?

Pajak merupakan suatu iuran wajib yang dipungut oleh negara kepada Wajib Pajak (WP). Adapun WP sendiri tidak bisa menikmati secara langsung timbal balik yang didapatkan.

Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta warga negara sebagai WP untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan bagi pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

Tanggung jawab atas pemenuhan kewajiban pembayaran pajak, sebagai cerminan kewajiban kenegaraan di bidang perpajakan berada pada anggota masyarakat sendiri.

E-Filing

Hal tersebut sesuai dengan sistem self assessment yang dianut dalam sistem perpajakan di Indonesia. Penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) WP Orang Pribadi saat ini telah difasilitasi secara online melalui aplikasi e-filing.

Secara umum, e-filing dapat diakses melalui situs DJP dengan alamat pajak.go.id dan merupakan sistem pelaporan SPT dengan menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa dipungut biaya.

Sistem ini dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi WP dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT kepada DJP sehingga menjadi lebih cepat dan lebih murah.

Dengan aplikasi e-filing, WP tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi drop box maupun Kantor Pelayanan Pajak. Hal ini merupakan salah satu terobosan pelaporan SPT untuk memudahkan WP dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Apa Manfaat Pajak?

Setelah mengetahui apa itu pajak, mari kita bahas kenapa orang harus bayar pajak, dan apa manfaat pajak yang kita bayar itu.

Sebagai sumber pendapatan negara, pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Pajak digunakan untuk menjalankan tugas-tugas rutin negara dan melaksanakan pembangunan.

Contoh fungsi pajak ini adalah menyediakan fasilitas kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan pelayanan publik lainnya.

Pajak memang manfaatnya tidak dapat dirasakan oleh pribadi, akan tetapi pajak itu dialokasikan untuk pembangunan negara. Sehingga fasilitas negara bisa dinikmati pula oleh para WP tersebut.

Sebagai contoh, seperti yang kita ketahui pajak yang diterima oleh negara akan dialokasikan untuk keperluan pembangunan nasional. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, dan lain sebagainya. Sehingga timbal baliknya dapat kita rasakan adalah dengan menikmati fasilitas umum yang ada secara nyaman dan aman.

Kemudian, pajak memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya dalam pembangunan ekonomi. Peran pajak dalam kehidupan bernegara dapat kita lihat melalui 4 (fungsi) pajak.

Selain untuk kehidupan bernegara, beberapa alasan lain dari pentingnya membayar pajak adalah sebagai berikut:

1. Membayar pajak merupakan kewajiban

Membayar pajak merupakan sebuah kewajiban yang harus WP lakukan sebagai warga negara Indonesia. Jika tidak membayar pajak, maka dapat memperoleh hukuman, mulai dari denda hingga kurungan penjara.

2. Memperlancar proses bisnis

Kepemilikan NPWP merupakan persyaratan dari banyak transaksi bisnis. NPWP juga menjadi salah satu syarat bagi Wajib Pajak dalam melakukan proses pembayaran hingga pelaporan pajak.

Apabila segala urusan pembayaran dan pelaporan pajak telah dilunasi, maka akan mudah bagi WP menjalankan bisnisnya tanpa terhindar dari denda pajak.

3. Berkontribusi bagi negara

Pembayaran pajak yang dilakukan WP akan digunakan untuk pembiayaan banyak fasilitas umum, seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan kendaraan umum.

4. Pemerataan kesejahteraan masyarakat

Pembayaran pajak membantu terciptanya kesejahteraan masyarakat. Objek dan subjek pajak tertentu dapat menyumbang pajak lebih besar dari yang lain. Hasil pungutan pajak tersebut kemudian digunakan untuk menyediakan fasilitas bagi rakyat miskin sehingga mengurangi kesenjangan sosial.

Pemahaman masyarakat mengenai peraturan perpajakan sangatlah penting, hal tersebut akan mendorong kesadaran masyarakat terutama WP untuk memenuhi kewajiban perpajakannya.

Satpol PP Pekanbaru Tempatkan Personel di Persimpangan Lampu Merah

Encik dan Puan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru tempatkan personel di persimpangan traffic light (TL) atau lampu merah mulai dari tiga minggu yang lalu.

Tujuan Ditempatkan Personel di Simpang Lampu Merah

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian AP M.Si mengatakan tujuan ia tempatkan personel di persimpangan trafic light atau lampu merah ialah untuk mengawasi dan mengantisipasi gangguan yang ada serta untuk membuat arus lalu lintas lancar terkendali.

Ia juga mengatakan pengawasan tersebut dilakukan pada jam-jam sibuk atau jam pulang kerja.

“Giat ini sudah kita laksanakan sejak tiga pekan terakhir dan masih berlanjut sampai sekarang,” ujar Zulfahmi.

Minimalisir Gepeng dan Manusia Silver

Kepala Bidang Operasional dan Ketertiban Masyarakat (Kabid OKM) Satpol PP Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra juga mengatakan bahwa ia berharap dengan ada personel pengawas di persimpangan lampu merah dapat mengurangi keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) serta manusia silver.

“Jadi tugas personel kita ini, kalau ada pengemis, manusia silver, itu langsung ditertibkan. Karena jelas melanggar perda. Untuk satu titik (TL) itu ada 4 personel, setiap hari selalu diturunkan. Pengamanan ini dilakukan dari jam 16.00 WIB sampai 18.00 WIB,” ungkapnya.

Reza menyampaikan bahwa lokasi pengamanan belum difokuskan secara serentak di setiap persimpangan lampu merah. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan personel.

“Misalnya hari ini pengawasan di lampu merah SKA, besok di Sudirman, Diponegoro, kemudian di Pasar Pagi Arengka. Tapi yang jelas, pengamanannya di lokasi-lokasi yang rawan keberadaan pengemis dan manusia silver,” ujar Reza.

Imbauan Untuk Pengendara

Tak hanya pengawasan dan pengamanan, pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengendara untuk tidak memberikan sumbangan di jalanan. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan keberadaan gepeng ataupun manusia silver semakin merajalela.

“Larangan memberi sumbangan dan meminta-minta di jalanan ini diatur dalam Perda Nomor 12 Tahun 2008 tentang Ketertiban Sosial dan juga Perda Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Jadi ada dua perda yang mengatur tentang ini,” pungkas (Kabid OKM) Satpol PP Kota Pekanbaru.

Wisata Buku di Pekanbaru, Ini Daftarnya

Tahukah Encik dan Puan pecinta literasi, di Kota Pekanbaru ada wisata buku lho. Bukan hanya toko-toko buku saja, tapi juga ada perpustakaan.

Perpustakaan di Pekanbaru

Perpustakaan merupakan salah satu wisata buku di Pekanbaru. Dimana di Kota Bertuah ini ada 2 perpustakaan, yakni Perpustakaan Soeman Hs dan Perpustakaan Tenas Effendy.

  • Perpustakaan Soeman Hs

Perpustakaan Soeman HS

Merupakan perpustakaan yang dinaungi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Provinsi Riau. Lokasinya sendiri di tengah Kota Pekanbaru, yakni di Jalan Jenderal Sudirman. Bangunannya unik yang terinsipirasi dari alas baca Al-Quran yang sekilas juga mirip dengan buku yang sedang terbuka. Perpustakaan Soeman Hs ini terdiri dari 5 lantai, dimana di tiap lantainya terdapat area khusus untuk membaca buku, bahkan mengadakan berbagai kegiatan.

  • Perpustakaan Tenas Effendy

perpustakaan tenas effendy

Merupakan perpustakaan yang dinaungi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di Jalan Dr Soetomo. Bangunannya memiliki banyak ukiran selembayung di beberapa sudut dinding gedung perpustakaannya. Di sini terdapat ribuan buku. Mulai dari koleksi buku pendidikan, pengetahuan umum, buku dongeng anak, buku sosial, konten lokal (budaya Melayu) dan buku ensiklopedia (buku kumpulan). Sedangkan judul buku elektroniknya mencapai 8.525 koleksi.

Toko Buku di Pekanbaru

Berikut ini daftar toko-toko buku yang ada di Pekanbaru:

Jalan Jenderal Sudirman

Sebagai jalan protokol di Pekanbaru dan pusat kota, tidak mungkin kalau tidak ada toko buku besar. Yuk lihat toko buku apa saja yang ada di Jalan Jenderal Sudirman.

  • Gramedia
    Sebagai toko buku terbesar di Indonesia, Gramedia Pekanbaru pun melebarkan sayapnya ke Pekanbaru. Dengan toko besarnya yang berpusat di Jalan Sudirman, Gramedia menjadi salah satu toko buku yang ramai dikunjungi di awal tahun pelajaran dan saat weekend.
  • Pustaka Bayu
    Kehabisan stok buku cetak di sekolah? Nah Bagi anak-anak sekolah yang kehabisan stok buku cetak, maka mampirlah ke Pustaka Bayu. Koleksi buku pelajaran dari berbagai penerbit, untuk anak sekolah dari TK- SMA lumayan lengkap di sini. Di Pustaka Bayu, selain menjual buku cetak, juga menjual berbagai macam peralatan sekolah, kantor, dan menjual snack-snack.
  • Toko Buku Budi
    Peminat sastra lama? Atau mencari koleksi buku-buku lama? Toko Buku Budi tempatnya. Berbagai sastra lama, sebut saja Salah Asuhan, Siti Nurbaya, Si Jamin dan Johan lengkap tersedia di sini. Selain koleksi sastra lama, Toko Buku Budi juga menjual buku-buku penunjang perkuliahan yang lengkap dan sesuai kebutuhan mahasiswa.
Jalan Jenderal Ahmad Yani

Kita tinggalkan kawasan Sudirman yang metropolis dan beralih ke jalan Jenderal Ahmad Yani. Di kawasan ini pun bisa dibilang kawasan yang lumayan padat juga, karena terdapat Pasar Kodim sebagai pasar tradisional. Di sini terdapat deretan ruko yang khusus untuk toko buku, berikut toko bukunya:

  • Cemara
  • Banua Jaya
  • Fajri Baru
  • Ikhlas
  • Riau Agung

Toko buku ini memang khusus menjual buku-buku umum dan kuliah. Berbagai jenis buku dengan bermacam-macam kualitas dijual di sini. Harganya pun murah dan cukup bersaing. Di awal tahun ajaran baru perkuliahan, akan sangat banyak mahasiswa-mahasiswi yang memadati toko buku tersebut.

Nah sudah pada tahu kan di mana tempat mencari buku yang bagus dan banyak macamnya. Yuk tetap budayakan membaca dan cintai buku ya.

Pekanbaru Raih Sertifikat Adipura Dari Kemen LHK

Setelah 10 tahun tidak lagi mendapatkan penghargaan Adipura, kini Kota Pekanbaru raih sertifikat Adipura dari Kementerian (Kemen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Penyerahan sertifikat Adipura kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ini digelar di Aula Manggala Wanabakti Gedung Kantor Kemen LHK, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2023).

Apa Itu Sertifikat Adipura

Untuk penilaian Adipura saat ini berbeda jika dibandingkan dengan yang sebelumnya. Jadi kota yang ingin mendapatkan penghargaan Piala Adipura harus mendapatkan sertifikat terlebih dahulu.

Setelahnya, barulah di tahun berikutnya bisa naik tingkat. Sebagai informasi, penghargaan Adipura ini bukan hanya dinilai dari kota bersih ataupun kota indah saja. Jadi sertifikat ini diberikan kepada daerah yang telah meningkat pengelolaan lingkungan hidupnya.

Adapun peningkatan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang dimaksud adalah dalam pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, pengelolaan limbah, dan lainnya.

Respons Pemko Pekanbaru

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun mengucapkan rasa syukur atas Kota Pekanbaru raih sertifikat Adipura dari Kemen LHK tersebut. Menurutnya dengan sertifikat ini, Pemko Pekanbaru selangkah lagi akan menerima Piala Adipura sebagai Kota Besar Bersih di Indonesia.

Muflihun mengaku, partisipasi masyarakat Kota Pekanbaru untuk kepedulian lingkungan juga diperlukan. Hal ini terutama agar Kota Pekanbaru lebih nyaman ke depannya.

“Langkah selanjutnya, akan melakukan pembenahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir, red),” ungkapnya, Selasa (28/2/2023).

Kemudian upaya pengurangan produksi sampah seperti, program Bank Sampah, Kompos, pengurangan sampah plastik, dan pemilihan sampah.

Untuk mendukung gerakan ini, pihaknya telah mengintruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Kecamatan dan Kelurahan untuk menyosialisasikannya kepada masyarakat.

Bukan hanya sekedar mengejar Piala Adipura saja, Muflihun mengatakan bagaimana agar Kota Bertuah ini dapat menjadi lebih nyaman, asri, dan bersih.

“Adipura ini bukan untuk pribadi, tapi untuk Kota Pekanbaru yang kita cintai,’’ pungkas Muflihun.

Produksi Sampah di Pekanbaru

Dalam setahun, produksi sampah di kota Pekanbaru sendiri mencapai 360 ribu ton. Akan tetapi, baru 20 persennya saja sampah yang telah dipilah-pilih. Demikian yang diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Senin (27/2/2023).

Sementara 80 persen lainnya, lanjutnya, masuk ke TPA. Oleh karenanya ia mengajak masyarakat untuk bisa melakukan pengelolaan atau pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, sampai ke TPS-3R.

“Sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos lebih efektif dan efesien,” tutup Indra Pomi.

Parkir Sembarangan, Dishub Pekanbaru Patroli Setiap Hari

Apakah Encik dan Puan sering parkir sembarangan? sebaiknya Encik dan Puan berhati-hati ya. Pasalnya, saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru sedang melakukan patroli rutin ke beberapa ruas jalan yang rawan menjadi titik parkir sembarangan. Pihaknya mengantisipasi kendaraan-kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.

Patroli Parkir Rutin Dilaksanakan

Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar mengungkapkan, bahwa pihaknya sering melakukan patroli terhadap kendaraan yang parkir di sembarang tempat setiap hari. Mereka melakukan pengawasan langsung ke lapangan.

“Kami lakukan di titik rawan, seperti di sekitar pasar, dan di sekitar RSUD Arifin Achmad Jalan Diponegoro dan Hangtuah,” ungkapnya.

Radinal berpendapat, bahwa saat melakukan pengawasan ini, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan penindakan kepada pemilik kendaraan yang parkir sembarangan.

Imbauan Untuk Pengendara

Pihaknya juga mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk tidak lagi memarkir kendara di lokasi larang parkir.

Biasanya pengendara yang parkir di sembarang tempat, memarkirkan kendaraannya di badan jalan dan di parkiran lokasi terlarang.

“Kita lakukan penindakan, mulai dari teguran hingga sanksi penggembosan,” ujar radinal.

Radinal mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru untuk tertib dalam memarkir kendaraan.

Bagi Encik dan Puan yang sering parkir di sembarang tempat, sebaiknya jangan melakukan lagi ya. selain dilarang pemerintah, parkir sembarangan juga dapat mengganggu pengguna jalan lain loh.

Parkir lah kendaraan kalian di tempat yang semestinya, hal ini dapat mewujudkan kelancaran lalu lintas dan keindahan kota.

Pasar Murah di Pekanbaru Akan Diadakan Besok, Catat Lokasinya!

Encik dan Puan, ada kabar gembira nih untuk kita semua. Pada tanggal 28 Februari 2023 Pemerintah Kota Pekanbaru akan mengadakan pasar murah di 4 lokasi secara bersamaan. Ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menekan inflasi.

4 lokasi Pasar Murah di Pekanbaru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru El Syabrina, Senin (27/2/2023) mengatakan, bahwa 4 lokasi pasar murah tersebut, diantaranya di halaman Masjid Gunung Merah Kecamatan Sumahilang Pekanbaru Kota, halaman Kantor Camat Sukajadi di Jalan Ahmad Yani, Eks Kantor Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru di Jalan Cut Nyak Dhien dan juga di eks kebakaran di Jalan Taskurun Pekanbaru.

“Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pekanbaru sudah menggelar rapat terkait rencana pasar murah. Insya Allah besok akan kita gelar di 4 tempat,” ujarnya.

2.000 Paket Tersedia Dengan Harga yang Lebih Murah

Ia juga menyampaikan bahwasanya jumlah paket yang akan tersedia di pasar murah ialah sebanyak 2.000 paket.

“Paketnya terdiri dari 5 kilogram beras medium Bulog yang impor dari Thailand, minyak goreng Minyakita 2 liter, bawang merah 2 ons dan cabai 1/2 kilogram. Untuk harganya Rp100.000,” ungkap Mantan Asisten II Setdako Pekanbaru.

El Syabrina mengakui bahwa harga paket ini lebih murah dari pada paket yang ada di pasaran. Jika di pasaran paket ini dijual dengan harga Rp120.000.

“Tapi kita jual lebih murah yaitu Rp100.000,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk bahan pangan yang akan dijual, itu di dapatkan dengan cara membeli dari distributor utama dan ada juga yang didatangkan langsung dari petani di Sumbar dan juga kerja sama dengan Bulog

”Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Gerakan Pasar Murah yang akan mulai dilaksanakan pada pagi hari hingga selesai. Di tiap-tiap lokasi pasar murah disediakan sebanyak 500 paket. Sehingga totalnya di 4 lokasi ada sebanyak 2.000 paket,” pungkas El Syabrina

Warga Pekanbaru Temukan Mortir Seberat 250 kg Saat Memancing

Encik dan Puan, baru-baru ini warga Tenayan Raya, Pekanbaru temukan mortir seberat 250 kg. Diduga mortir besar ini merupakan mortir bekas latihan prajurit AU pada tahun 1990-an.

Kronologi Penemuan

Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Pekanbaru Iptu Dodi Vivino, mengungkapkan, bahwa warga bernama Abdul R temukan mortir tersebut pada saat sedang memancing di kebun karet.

“Kemarin sekitar pukul 15.00 WIB saksi ini sedang memancing. Di sela-sela memancing dia melaksanakan kegiatan pekerjaan di kebun karet,” ungkapnya Dodi, Minggu (26/2/2023).

Kronologi kejadian ditemukannya mortir ini bermula saat Abdul beraktivitas di Sungai Penampuan, ia melihat ada sebuah besi yang berada di pinggir sungai tersebut. Merasa curiga, Abdul pun memutuskan untuk melihat dan mengecek besi tersebut.

Kaget melihat besi yang berbentuk seperti mortir tersebut, Abdul langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Tuah Negeri Bripka Jaka Saputra.

Mortir Diserahkan ke TNI AU

Setelah menerima informasi tersebut, Bripka Jaka meminta bantuan kepada Piket Reskrim Polsek dan Gegana Brimob Polda Riau.

“Piket Reskrim beserta warga mengecek posisi mortir di pinggir Sungai Penampuan. Arah ujung runcing ke atas, kipas tertanam di dasar sungai, mortir panjang 1,5 meter diameter 30 cm, berat 250 kg,” ujar Dodi.

Sekitar pukul 17.30 WIB Jibom yang dipimpin Danden Gegana Kompol Arvin Hariadi sampai di lokasi. Sementara itu Danen Siabu TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin Mayor Nofrianka sampai di lokasi pada pukul 19.30 WIB.

Setelah diperiksa, pada malam itu juga mortir MK 82 INERT seri 2519634 dengan berat 250 kg diserahkan Polsek Tenayan Raya kepada TNI AU.

Dodi mengatakan bahwa tempat ditemukannya mortir ini merupakan tempat yang sama yang digunakan TNI AU latihan pada tahun 1990-an.

“Lokasi tempat penemuan mortir tersebut merupakan lokasi tempat latihan TNI AU pada tahun 1990. Di sekitar lokasi sudah lebih kurang 4 kali juga ditemukan benda serupa,” ungkapnya.

Tugu Selais Tiga Sepadan Patah, Rangka Besinya Diganti

Tugu Selais Tiga Sepadan Kota Pekanbaru yang baru-baru ini mengalami kerusakan akibat banyaknya bagian yang sudah lapuk, segera dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Perbaikan Tugu Selais Tiga Sepadan

Tugu ini diperbaiki dengan cara mengganti rangka besi tugu tersebut. Pada Jumat (24/2/2023) Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Langgeng, mengungkapkan bahwa bagian pada Tugu Selais ini banyak yang telah lapuk. Di antaranya yakni pada rangka besi dan tiang penyangganya.

”Akan kami perbaiki, karena tiang penyangga sudah lapuk dan kami ganti dengan yang baru. Karena sebagian bentuk fisiknya perlu diganti dengan yang lebih bagus,” ujarnya.

Pebaikan Dilakukan Secepatnya

Ia juga mengatakan, perbaikan pada tugu ini harus dikerjakan secepat mungkin. Ini dikarenakan proses perbaikan tugu yang menjadi ikon kota Pekanbaru ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Perbaikan direncanakan akan dilakukan langsung di lokasi tugu tersebut. Namun, hal ini juga tergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca tak mendukung, maka pengerjaan perbaikan Tugu Selais akan ditunda.

”Rencana besok (hari ini, red) kami mulai perbaiki. Tergantung kondisi cuaca di lapangan. Perbaikan di tempat, karena rangka besi sudah pada lapuk dan perlu diganti besi yang baru dan dilas,” ujar Langgeng.

Alasanya pasti dari patahnya tugu tersebut belum dapat diketahui. Apakah faktor cuaca atau karena lain.

Ciri Khas Kota Pekanbaru Kurang Menonjol, Dispar Diminta Kaji Ulang

Encik dan puan, tak jarang pendatang kota Pekanbaru kebingungan saat ditanya apa sih ciri khas dari Pekanbaru atau saat ditanya oleh-oleh apa sih dari Pekanbaru? Kita sebagai masyarakat Pekanbaru pun terkadang masih bingung untuk menjawabnya.

Dinas Pariwisata Diminta untuk mengkaji Ulang

Sebagaimana diketahui, Kota Pekanbaru sendiri minim ikon atau ciri khas seperti kuliner, tanaman, dan juga souvenir. Hal ini membuat Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun meminta kepada Dinas Pariwisata untuk mengkaji hal tersebut.

Menurut Muflihun, Pekanbaru hingga saat ini belum memiliki suatu ciri khas yang khusus. Sehingga ia mengatakan bahwa Dinas Pariwisata perlu membahas hal ini untuk memuculkan sesuatu yang baru bagi Pekanbaru.

Ia juga mengatakan, kebanyakan orang yang datang ke Pekanbaru terkadang tidak mengatahui oleh-oleh apa yang harus mereka beli di kota ini.

Bahkan tak sedikit orang Pekanbaru tidak dapat menjawab ketika ditanya tentang oleh-oleh ciri khas Pekanbaru.

“Sampai hari ini belum dapat apa ciri khas kita,” ungkapnya.

Event Mencari Ikon dan Ciri Khas

Ia berharap, Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru dapat kembali mengadakan event untuk mencari ikon dan ciri khas Kota Bertuah ini.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar Kota Pekanbaru dapat dikenal orang luar dan dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk Kota ini.

Selain itu, ia juga berharap perusahaan yang beroperasi di Kota Pekanbaru dapat aktif mengadakan event kuliner dan UMKM.

Suku di Provinsi Riau, Selain Suku Melayu

0

Meskipun dikenal dengan Melayu, ternyata suku yang ada di Provinsi Riau tidak hanya suku Melayu saja. Untuk mengenal lebih jauh tentang beberapa Suku asli Riau selain Suku Melayu, mari simak penjelasan di bawah ini.

Ada 5 Suku Asli Riau

Berikut ini lima suku asli di Provinsi Riau selain Suku Melayu, di antaranya:

1. Akit

Suku asli Riau ini mendiami Pulau Rupat, Kecamatan Rupat, Bengkalis. Suku ini disebut sebagai orang Akit karena mereka kerap menggunakan rakit untuk berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lain.

Mereka menggantungkan hidup pada alam dan berburu binatang atau memanfaatkan hasil hutan. Misalnya saja sagu yang kemudian diramu dan bisa menjadi persediaan makanan mereka dalam jangka yang cukup panjang.

Kepercayaan suku Akit ini adalah animisme. Suku akit asli jarang berinteraksi dengan orang-orang luar dan umumnya hanya bergaul dengan sesama masyarakat Akit. Mereka juga terkenal mampu meramu obat-obatan yang sebenarnya bisa membahayakan nyawa manusia.

2. Sakai

Merupakan suku terasing yang mendiami Provinsi Riau. Asal kata Sakai sampai saat ini belum diketahui secara pasti.

Namun keterangan dari para tetua Sakai, nama suku sakai baru ada sejak zaman penjajahan Jepang. Sebelum itu suku sakai dikenal dengan nama Uang Daek atau suku pebatin.

Mulanya istilah sakai dipakai oleh tentara Jepang untuk membedakan masyarakat biasa denga para tentara pejuang.

Jepang menyebut rakyat biasa yang bukan pejuang dengan dengan sebutan orang Sakai. Akhirnya nama tersebut melekat pada diri mereka sampai sekarang dikenal dengan Suku Sakai.

Suku ini tergolong dalam ras Veddoid. Umumnya mereka memiliki ciri-ciri fisik berkulit cokelat agak gelap dengan rambut keriting atau berombak.

3. Talang Mamak

Selanjutnya suku asli yang ada di Riau adalah Suku Talang mamak dan tergolong suku Melayu Tua.

Suku ini suku asli Indragiri, Riau, yang juga disebut suku Tuhan (pendatang pertama). Talang Mamak berasal dari kata Talang yang memiliki arti ladang sedangkan mamak yang memiliki ibu.

Selain talang mamak, suku ini juga punya sebutan lain, seperti suku anak dalam dan suku langkah lama. Suku ini hampir sama dengan suku sakai, katanya suku talang mamak berasal dari pagaruyung yang pindah dan tinggal di Indragiri.

Dikarenakan adanya konflik, baik adat maupun agama, sehingga mereka mencari tempat tinggal lain. Kepercayaan suku ini yakni adalah animisme, dikarenakan mereka masih percaya dengan kekuatan gaib dari roh ninik moyang.

4. Bonai

Suku Bonai merupakan salah satu suku yang mendiami daerah Bonai, Sekapas, dan Rantau Kapur, di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Bengkalis Riau.

Asal usul suku ini memiliki dua versi yakni yang pertama menerangkan bahwa nenek moyang mereka adalah berasal dari Borneo (Kalimantan) yang datang menyusuri muara sungai rokan ke arah hulu, dan sampailah mereka ketempat pemukiman sekarang.

Dan versi kedua, menerangkan asal usul nenek moyang orang Bonai adalah berasal dari kerajaan pagaruyung. Terlepas dari mitos misi Rakit Kulim Datuk Patih Nan Sebatang dalam masyarakat Bonai, seperti yang terjadi dalam orang talang mamak. Sama seperti suku lainnya, suku ini awalnya memiliki kepercayaan animisme.

5. Laut

Terakhir suku yang ada di Riau selain Suku Melayu adalah Suku Laut. Suku Laut merupakan suku yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Seperti namanya, ciri khas suku Laut adalah tinggal di atas perairan.

Sebagian dari mereka juga biasanya bermukim di muara sungai atau pesisir pantai. Kabarnya suku ini dulu adalah perampok yang punya peran penting bagi Kerajaan Sriwijaya maupun Kesultanan Malaka dan Kesultanan Johor.

Tugas mereka adalah menjaga selat dari bajak laut serta menjaga dan memandu pedagang yang melewati perairan tersebut agar sampai di pelabuhan kerajaan.

Sama seperti suku lainnya, suku Laut juga masih menganut kepercayaan animisme. Setelahnya barulah suku ini sudah mulai ada menganut agama islam dan kristen.