Home Blog Page 62

Overlay Tiga Ruas Jalan Kota Pekanbaru Akan Dilakukan PUPR

Encik dan Puan, Diketahui pada tahun 2023 Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan mengaspal kembali atau overlay di tiga ruas jalan yang ada di Kota Pekanbaru.

Tiga Ruas Jalan Akan Dioverlay

Tiga ruas jalan yang dimaksud tersebut disampai oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, yakni Jalan Suka Karya, Jalan Parit Indah dan Jalan Dahlia.

“Untuk overlay, kita targetkan diawal ada tiga ruas jalan rencananya, salah satunya Parit indah dan Jalan Dahlia nantinya,” ungkap Edward Riansyah, Rabu (22/2).

Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun memberikan instruksi untuk melakukan overlay pada Jalan Suka Karya. Ia memberikan perintah tersebut kepada PUPR untuk melakukan pengaspalan ulang ruas jalan yang mengalami kerusakan tersebut.

Diketahui, perintah tersebut diberikan muflihun ketika mendatangi kegiatan gotong royong bersama warga di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tuah Madani pada Minggu (6/11/2023) lalu.

Overlay ini dilakukan Pemko melalui PUPR Kota dengan tujuan untuk memperbaiki ruas jalanan yang rusak. Dengan dilakukannya overlay pada tiga ruas jalan tersebut, diharapkan Encik dan Puan dapat berkendara dengan nyaman dan aman.

Perbaikan Saluran Air di Kota Pekanbaru

Tak hanya overlay, Dinas PUPR Kota Pekanbaru juga memperbaiki saluran air. Hal ini dilakukan sesuai dengan apa yang diperintah Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun.

Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar, Pemko Diminta Beri Bantuan

Encik dan Puan, Kebakaran yang terjadi di Pasar Cik Puan Pekanbaru pada hari Minggu (19/2/2023) lalu, mengakibatkan ribuan kios beserta dagangannya habis terbakar.

Pemko Diminta Beri Bantuan

Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho meminta kepada Pemko Pekanbaru untuk memberikan batuan dan menata kembali Pasar Cik Puan ini.

“Langkah-langkah yang harus segera diambil oleh Pemkot, pertama segera memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Kemudian bagaimana agar Pemkot mengambil langkah cepat untuk menata pasar itu kembali dengan baik. Hidupkan kembali perekonomian pedagang di sana,” ucapnya, Rabu (22/2/2023).

Ia juga mengatakan, bahwa sudah saatnya Pasar Cik Puan ditata dengan rapi dan diperhatikan kebersihan serta kenyaman untuk pembeli dan juga penjual.

Dan Ia meminta harga sewa kios yang akan ditetapkan tidak memberatkan pedagang.

“Pasar-pasar di kota maju itu sudah bersih, tertata dan sangat bagus tapi tidak terlalu tinggi pungutan kiosnya. Langkah cepat ini yang harusnya dilakukan oleh Pemko Pekanbaru,” pungkasnya.

Kemudian, alasan Agung Nugroho meminta Pemko Pekanbaru untuk segera memperbaiki pasar tesebut, ialah dikarenakan untuk mengembalikan perekonomian pedangang yang merugi usai musibah kebakaran ini.

“Kami masyarakat Kota Pekanbaru yang hampir belanja setiap hari di Pasar Cik Puan, beli sayur, beli ikan berharap agar pasar ini segera beroperasional,” pungkas agung.

Penyebab Kebakaran

Diketahui, ada sebanyak 400 kios yang hancur ludes dalam kebakaran ini. Diduga penyebab kebakaran tersebut ialah akibat kobaran api arus listrik yang muncul dari kios kosong.

Untuk para pedangang. akan direlokasikan ke bagunan lama yang sempat terbengkalai.

Sistem Kekerabatan Melayu Riau, Berikut Penjelasannya

0

Tahukah Encik dan Puan kalau sistem kekerabatan Melayu Riau itu menganut sistem kekerabatan bilateral?

Sistem Kekerabatan Bilateral

Masyarakat parental atau bilateral itu sendiri adalah masyarakat yang susunan masyarakatnya ditarik menurut garis keturunan orang tua. Yaitu bapak dan ibu bersama-sama.

Jadi hubungan kekerabatan antara pihak bapak dan pihak ibu berjalan seimbang atau sejajar. Masing-masing anggota masuk dalam klan bapak dan klan ibu.

Oleh karena itu, dalam segi pewarisan pesukuan Melayu Riau mengikuti ayah. Akan tetapi, ada pula di sebagai wilayah di Provinsi Riau persukuannya mengikuti ibu. Seperti halnya di wilayah Sumatera Barat.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait sistem kekerabatan Melayu Riau, begini penjelasannya:

Prinsip keturunan

Bentuk susunan kekeluargaan adat Melayu adalah parental, yang berarti suami dan istri adalah sama. Baik dalam keluarga kedua belah pihak maupun terhadap masyarakat lainnya.

Sehingga perkawinan berarti usaha-usaha ke arah memperbesar jumlah anggota keluarga dan keturunan, bukan merupakan usaha melanjutkan salah satu keluarga dari suami atau istri tersebut.

Untuk itu, struktur kekeluargaan berdasarkan pengaruh pertalian darah dapat berupa:

  • Rumah tangga yang terdiri dari suami dan istri serta anak-anak mereka
  • Keluarga sedarah
  • Keluarga seketurunan sampai batas tertentu

Di daerah-daerah bekas kerajaan yang terdapat di daerah Riau, terdapat keturunan bekas raja raja atau bangsawan yang masih menjaga identitas dirinya melalui perkawinan endogami.

Pernikahan endogami merupakan pernikahan yang membatasi pilihan pasangannya pada satu kelompok itu sendiri.

Sebagaimana di daerah dengan sistem kerajaan di daerah yang lainnya yang memakai adat Melayu, pengaruh sistem lama dalam pergaulan antara kelompok bangsawan dengan penduduk biasa masih terlihat dengan jelas, walaupun tidak lagi seperti masa lalu.

Kemudian ada pula sistem kekerabatan Melayu Riau di beberapa daerah menganut pola adat Minangkabau, maka sistem kekerabatan diatur menurut adat Minangkabau.

Hal ini berarti bahwa garis keturunan adalah menurut garis ibu. Sedangkan sistem perkawinan selalu eksogami yang berarti seseorang tidak boleh menikahi orang satu clan atau satu suku dengannya.

Hubungan kekerabatan

Sistem kekerabatan Melayu Riau selanjutnya yaitu hubungan kekerabatan. Dimana hubungan kekerabatan dalam suatu masyarakat ditandai oleh gejala-gejala antara lain berupa:

  • Boleh tidaknya antara pihak-pihak yang bersangkutan terjadi ikatan perkawinan
  • Ada tidaknya hak dan kewajiban antara pihak-pihak yang bersangkutan satu sama lain.

Dalam masyarakat yang dilatarbelakangi oleh pengaruh adat Minangkabau seperti di desa cengar dan seberang pantai, maka selain adanya faktor ajaran Islam yang menentukan boleh tidaknya dilakukan ikatan perkawinan antar pihak-pihak dalam masyarakat tersebut. Juga ditambah dengan ketentuan adat yang menganut sistem eksogami suku dalam perkawinan.

Di samping itu pada masyarakat tersebut terdapat pula hubungan yang timbul di antara anggota masyarakat sebagai akibat dari adanya hak dan kewajiban antar sesama mereka.

Seperti adanya hak untuk memanfaatkan harta dan kekayaan suku tertentu menurut tata cara adat Minangkabau. Juga kewajiban seorang mamak kepada waris dalam suatu rumah terhadap anak kemenakannya menimbulkan ikatan ikatan di antara dia dengan kemenangan yaitu.

Itulah tadi informasi terkait sistem kekerabatan masyarakat Melayu Riau. Semoga informasi ini bermanfaat.

Bahan Sembako di Pekanbaru Dipastikan Aman Hingga Usai Lebaran

Encik dan Puan, Bahan sembako di Pekanbaru seperti beras, gula dan lainnya dipastikan oleh Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun aman sampai bulan april nanti atau sampai setelah lebaran Idulfitri.

Bahan Sembako Dipastikan Cukup Hingga Habis lebaran

Untuk memastikan itu, pada hari Selasa (21/2), Muflihun mendatangi kantor Badan Urusan Logistik (Bulog) di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru.

“Setelah saya melihat dan menyaksikan kunjungan ke Bulog, ketersediaan beras dan gula aman sampai Lebaran Idul Fitri,” ujarnya.

Muflihun berpendapat, bahwa isu terkait kenaikan harga beras itu tidak benar, ia mengatakan stok beras yang ada di Bulog masih cukup hingga akhir lebaran nanti.

“Namun yang perlu masyarakat ketahui bahwa bicara beras ada yang medium ada yang premium. Jadi beras yang premium ini kan pilihan, tapi yang medium ini tidak kalah dari yang premium,” pungkas Muflihun.

Ia juga menyebut, bahwa beras Bulog sendiri memiliki warna yang putih bersih dan wangi. Karena itu, ia meminta warga untuk tidak bergantung kepada beras premium saja.

“Sesekali cobalah juga yang medium. Sehingga tak ada lagi yang harga beras di atas rata-rata,” ucapnya.

Pasar Murah

Muflihun juga menyampaikan, bahwa pihaknya mengadakan pasar murah. Hal ini dilakukan berdasarakan atrensi dari presiden terkait bagaimana inflasi terus menurun bahkan menjadi deflasi.

Pemko Pekanbaru juga melakakukan rapat mingguan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) dan juga pasar murah setiap bulannya.

“Malahan hari ini kita akan berdayakan koperasi untuk menyetok bahan yang dibutuhkan masyarakat. Kemarin kami kumpulkan distributor dan kita hari ini harus bergerak mencari kabupaten dan kota penghasil. Nanti kita beri bantuan transportasi melalui BTT (Belanja Tidak Terduga) sehingga harganya bisa stabil di Pekanbaru,” ujarnya.

Diprediksi Akan Ada Kenaikan Harga Sembako

Muflihun memprediksi, akan ada peningkatan harga sembako sebelum puasa dan lebaran. pihaknya sedang mengantisipasi hal tersebut.

“Kalaupun ada kenaikan tak terlalu jauh,”pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Basirun melakukan penambahan stok beras di gudang, yakni sebanyak 818 ton, yang masih dalam perjalan dari dumai ada sebanyak 1.600 ton dan 4.800 ton sudah tersandar di Dumai.

“Stok ini akan memenuhi sampai bulan April setelah lebaran. Untuk berasnya semua jenis Thailand 5 persen,” ungkapnya.

Operasi Keselamatan Lancang Kuning Berakhir, Kasus Kecelakaan Menurun

Encik dan Puan, Operasi Keselamatan Lancang Kuning telah usai. Terdapat ada sebanyak 15 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama dua pekan tersebut, yang mana 8 diantaranya meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, pada Selasa (21/2), bahwasanya Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023 ini dimulai dari tanggal 7 Februari dan berakhir pada 20 Februari 2023 lalu.

Ada 15 Kasus Kecelakaan Dalam Dua Pekan

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam dua pekan pelaksanaan operasi tersebut, pihaknya mencatat telah terjadi 15 kasus kecelakaan lalu lintas. Angka ini menurun dibandingkan dari pelaksanaan operasi tahun lalu.

“Tahun ini, terdapat 8 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun sebelumnya, ada 12 orang meninggal dunia saat pelaksanaan operasi yang sama,” ungkap Kombes Pol Dwi.

Sementara, untuk kasus kecelakaan yang mengakibatkan luka berat  ada sebanyak 9 orang. kasus ini juga menurun dari tahun sebelumnya, yakni sebanyak 12 orang.

Dan untuk korban luka ringan ada sebanyak 18 orang. Sehingga, total kerugian materil yang dialami ada sebesar Rp 126.200.000.

“Pada tahun lalu, terdapat 9 orang yang mengalami luka ringan. Adapun total kerugian materil dari kasus laka lantas tahun 2022 lalu adalah sebesar Rp39.900.000,” ungkap nya.

Tindakan Bagi Pelanggar Lalu Lintas

Dalam pelaksanaan Operasi ini, pihaknya juga melaksanakan penindakan terhadap pengendara yang  melanggar lalu lintas.

Ia mengungkapkan bahwa tahun ini ada sebanyak 975 kali pihaknya melakukan penilangan. Sementara pada tahun lalu ada sebanyak 1.571 kali.

Dan untuk teguran, pihaknya melakukan sebanyak 18.727 kali. Sementara pada tahun lalu, tindakan teguran ini hanya dilakukan sebanyak 6.786 kali.

“Selama 14 hari Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2023, kita berhasil mencapai tujuan operasi, yakni mampu menekan kejadian lakalantas sebesar 21 persen dibanding tahun lalu. Kemudian jumlah fatalitas korban meninggal dunia dan luka berat juga dapat ditekan sebesar kurang lebih 25 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkap Dwi.

Ia mengatakan, pelanggaran lalu lintas ini didominasi oleh pelanggar yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman.

“Pada operasi keselamatan tahun ini, untuk penindakan pelanggaran menggunakan ETLE Statis, ETLE mobile dan Teguran secara humanis,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan operasi ini ada sebanyak 990 orang personel Polantas yang terlibat. Serta ada 9 sasaran utama yang diperhatikan dalam operasi ini, yakni tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus, kendaraan menggunakan knalpot brong, berkendara dengan bonceng lebih dari satu orang, berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur, berkendara di bawah pengaruh alkohol, dan menggunakan handphone saat berkendara.

Diketahui, tujuan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Lancang Kuning ini ialah untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Tugu Ikan Selais Pekanbaru Patah, Akan Segera Diperbaiki

Salah satu landmark di Kota Pekanbaru, Tugu Ikan Selais Tiga Sepadan mengalami kerusakan, Kamis (23/2/2023) pagi.

Penyebab Belum Diketahui

Adapun kerusakan pada Tugu Selais Tiga Sepadan yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, depan flyover ini dilaporkan patah dari pondasi tugu.

Sementara itu hingga kini masih belum diketahui pasti kapan landmark Kota Pekanbaru ini patah. Dilansir dari goriau, salah satu saksi mengatakan bahwa tugu itu terlihat patah sejak Rabu (22/2/2023) malam kemarin.

Masyarakat Pekanbaru sendiri berharap agar pemerintah dapat segera merespons serta memperbaiki tugu tersebut.

Respons Pemko

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun memastikan jika Tugu Selais yang ambruk agar dapat segera berdiri kembali seperti semula. Pihaknya juga telah memerintahkan dinas terkait untuk melakukan perbaikan secepatnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Hendra mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait patahnya Tugu Ikan Selais Pekanbaru tersebut.

Ia mengatakan, robohnya Tugu Selais ini selain karena sudah tua, juga disebabkan dalam beberapa hari terakhir terjadi angin kencang dan hujan cukup deras. Saat ini pihaknya sudah melakukan evakuasi untuk bagian yang patah dan telah dibawa ke Dinas Pertamanan untuk dilakukan perbaikan.

Diungkapkan Hendra, pihaknya akan segera memanggil tukang las untuk segera diperbaiki lagi.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa dipasang kembali,” pungkasnya.

Mengenal Tugu Ikan Selais

Untuk diketahui, Tugu Selais Tiga Sepadan ini dibangun pada era Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru (Alm) Herman Abdullah. Peresmiannya dilakukan pada tanggal 14 Juli 2011 yang lalu.

Tugu fauna khas Provinsi Riau sendiri bermakna penting bagi masyarakat Melayu, terutama yang ada di Kota Pekanbaru. Patung ikan yang saling bersentuhan pada tugu tersebut melambangkan kesatuan dan kerukunan masyarakat Melayu yang hidup di Pekanbaru.

Tugu ikan yang memiliki nama latin Kryptopterus lais tersebut memiliki tiga ekor patung ikan saling bersentuhan yang melambangkan karakter masyarakat Melayu yang hidup dalam kerukunan.

Kebakaran di Panger Pekanbaru, Ini Dugaan Penyebabnya

Encik dan Puan, penyebab kebakaran yang terjadi baru-baru ini di Jalan Pangeran Hidayat (Panger) Pekanbaru sudah terungkap.

9 Bangunan Terbakar Dalam Peristiwa Ini

Setelah dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian maka diketahui bahwa jumlah bangunan yang terbakar dalam peristiwa tersebut ialah sebanyak 9 unit. Bangunan yang terbakar dalam peristiwa tersebut terdiri dari 2 kios usaha reklame dan 7 unit rumah tempat tinggal.

Kawasan Usaha Reklame

Sebagaimana diketahui, di kawasan Jalan Pangeran Hidayat Pekanbaru terdapat banyak usaha reklame.

Kronologi Kebakaran

Diketahui peristiwa kebakaran ini terjadi pada Senin (20/2/2023) malam, sekitar pukul 18.40 WIB atau selesai Magrib.

Dari informasi yang disampaikan oleh kepolisian bahwa kronologi kebakaran di Panger Pekanbaru ini berawal dari seorang saksi yang sedang berada di kios reklame pergi untuk melaksanakan ibadah sholat

“Tiba-tiba mesin cutting yang berada di kios reklame itu terbakar dan menimbulkan percikan api yang dengan cepat menjalar ke beberapa rumah yang berada di dekat lokasi kebakaran,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan, Selasa (21/2/2023).

Andrie mengungkapkan, bahwasanya 2 saksi lainnya yang sedang berada di sekitaran lokasi, sempat mendengar ada suara letusan.

Perlu 8 Unit Pemadam Kebakaran

Kemudian peristiwa kebakaran ini dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. serta, tim dari kepolisian juga mendatangi lokasi kejadian. Untuk memadamkan kobaran api tersebut, dibantu dengan 8 unit mobil pemadam kebakaran.

“Kerugian materil belum dapat ditaksir. Korban jiwa nihil,” ujar Andrie.

Setelah peristiwa ini terjadi, polisi melakukan pemasanga police line di sekeliling bangunan yang terbakar untuk dilakukannya penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Diduga penyebab Kebakaran di Jalan Panger Pekanbaru tersebut bermula dari mesin cutting,” ungkapnya.

Bandara Pekanbaru Tak Lagi Masuk Usulan Menjadi Bandara International

Encik dan Puan, Pengusaha bidang pariwisata yang masuk kedalam Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Riau menyikapi terkait tidak masuknya bandara Pekanbaru kedalam 15 usulan bandara international di Indonesia.

Bencana Bagi Industri Pariwisata Riau

Menurut Ketua Asita Riau, tidak masuknya Bandara Pekanbaru dari usulan 15 bandara internasional merupakan sebuah bencana untuk industri dan bisnis pariwisata di Riau.

“Bagi kami ini adalah bencana, karena saat ini rata-rata memang orang Riau banyak berkunjung untuk liburan dan berobat ke Malaysia dan Singapura, juga untuk umrah dari kota tersebut,” ujarnya, pada Selasa (21/2/2023).

Ia mengatakan jika bandara Pekanbaru tidak berstatus international lagi, pastinya akan beresiko untuk para wisatawan dari manca negara atau wisman yang nantinya tidak langsung berkujung ke Pekanbaru.

Ia juga berpendapat bahwa rencana kebijakan ini perlu dikaji kembali sebelum benar-benar diputuskan serta dijalankan.

Diberi tahukan pebisnis Asita sudah menjual paket liburan ke luar negeri dari jauh-jauh hari dan ini dapat menyebabkan masalah apabila memang benar bandara di Pekanbaru tidak melayani penerbangan international lagi.

Dede mengatakan, bahwa dengan adanya penerbangan international di Pekanbaru ini, ada keuntungan timbal balik yang terjadi..

Dari sisi pelaku usaha yakni selain bisa menjual paket wisata kuliner negeri, ia juga bisa menawarkan dan membawa tamu wisman ke Provinsi Riau.

“Secara angka memang jumlah wisman yang ke Riau itu tidak sampai 100.000 kunjungan pertahun, tetapi apakah memang kalau tetap menjadi bandara internasional itu akan menjadi beban negara? Lalu bila tidak mengapa layanan internasional di Pekanbaru akan ditutup ini yang masih kami pertanyakan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, ia dan pihaknya akan melaporkan situasi tersebut ke pengurus Asita di tingkat pusat.

Ia berharap, dengan ada langkah tersebut rencana penghapusan status bandara international di Pekanbaru dapat dibatalkan.

Diketahui bahwa Kementrian BUMN memiliki rencana untuk mengurangi bandara international di Indonesia yang awalnya berjumlah 32 bandara menjadi 14 hingga 15 bandara international saja.

Adapun beberapa pertimbangan yang diambil, yakni jumlah kendatangan wisman di bandara, lalu lintas kargo, lokasi bandara paling barat serta paling timur di Indonesia.

Kebakaran di Kota Pekanbaru Dalam 2 Hari Beruntun, Ini Imbauan Polisi

Encik dan Puan, baru-baru ini telah terjadi kebakaran yang cukup besar di Kota Pekanbaru. kebakaran ini terjadi selama 2 hari berturut-turut.

Kebakaran Pertama

Kebakaran pertama, terjadi di Pasar Cik Puan di Jalan Tuanku Tambusai, pada hari Minggu (19/2/2023) sore. Dalam musibah kebakaran di Pasar Cik Puan ini, ada sebanyak 400 kios pedagang yang dilahap kobaran api. Disinyalir penyebab kebakaran ini ialah akibat korsleting listrik di satu kios pedagang.

Kebakaran Kedua

Kemudian, keesokan harinya kebakaran kedua terjadi di Jalan Pangeran Hidayat, Pekanbaru, pada hari Senin (20/2/2023) malam. Kebakaran kedua ini menyebabkan dua unit  kios usaha reklame dan 7 unit rumah habis dilahap kobaran api. Penyebab kebakaran ini diduga dari alat cutting di kios reklame.

Imbauan untuk Masyarakat

Dari dua kejadian kebakaran di Kota Pekanbaru ini, polisi meyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada.

“Kami mengimbau masyarakat lebih waspada dan hati-hati. Gunakan instalasi dan perangkat listrik yang aman. Lakukan kontrol rutin untuk mengetahui kondisinya. Jika terdapat kerusakan, segera ganti,” ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (21/2/2023).

Kombes Sunarto juga meminta masyarakat agar sebelum meninggalkan lokasi seperti kios, rumah, dan sebagainya, selalu memeriksa dan memastikan bahwa perangkat listrik yang ditinggal dalam keadaan off atau mati.

Tak hanya itu, Kabid Humas juga mengingatkan bahwa kebakaran bisa saja dari sumber yang lain, seperti kompor gas, lilin, dan lain-lain.

“Pastikan kondisi aman, jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar,” pugkasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk segara melapor kepada petugas kepolisisan terdekat atau pemadam kebarakan jika adanya terjadi kebakaran.

“Jika terjadi kebakaran, cepat melapor supaya dapat segera ditangani. Bantu petugas pemadam untuk mencapai lokasi kebakaran dengan tidak berkerumun atau berkumpul,” pungkas Sunarto.

“Ini tentunya dapat mengganggu proses pemadaman yang dilakukan petugas,” tutupnya.

Basarnas Pekanbaru Kirim Helikopter Untuk Bantu Evakuasi Kapolda jambi

Encik dan Puan, Basarnas Pekanbaru kirim Helikopter untuk bantu evakuasi kapolda Jambi, Hal ini dikarenakan telah terjadi kecelakan pada Helikopter Bell 412 Register P-3001 di Bukit Tamai, Muara Emat, Kerinci, Jambi.

Penumpang dari helikopter ini merupakan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono  beserta rombongan. Disinyalir kecelakaan Helikopter ini diharuskan mendarat darurat dikarena cuaca buruk.

Kirim Enam Unit Helikopter Untuk Evakuasi

untuk mengevakuasi Kapolda jambi dan rombongan, Basarnas mengirim enam unit helikopter serta tim penyelamat ke lokasi terjadinya kecelakan tersebut.

Diketahui Tim Basarnas Pekanbaru berangkat dari pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Noerjadin Pekanbaru.

Delapan Anggota Basarnas Menerbangkan Helikopter

Ada delapan anggota Basarnas yang menerbangkan Helikopter Dolphin HR3604 menuju Jambi, yakni terdiri dari enam kru dan dua personil Basarnas Special Group yang didatangkan dari Medan.

Evakuasi Kapolda Jambi dan rombongan beserta kru yang mendarat darurat di Bukit Tamai, Muara Emat dilaksakan tim SAR pada hari Minggu (19/2/2023).

Helikopter Bell 412 Register P-3001

Helikopter Bell 412 Register P-3001 merupakan keluaran produsen yang berasal dari Amerika Serikat, Bell merupakan anak perusahaan dari Textron Inc–yang berpusat di Forth Worth, Texas.

Helikopter ini merupakan jenis helikopter yang sudah cukup lama digunakan oleh kepolisisan Republik Indonesia.

Tak hanya itu,  Helikopter Bell 412 Register P-3001 merupakan salah satu jenis helikopter yang sering dipakai oleh berbagai, seperti transportasi, keamanan, dan pertahanan.