Info Corona Riau hari ini (Kamis, 2/7/2020) ada penambahan pasien positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 10 orang dan ada 1 pasien positif Corona Riau. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau dari 227 orang menjadi 228.
Dari Info Corona Riau hari ini tersebut, sebanyak 188 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 30 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun pasien ke-228 adalah MWA (21) warga Kota Dumai dan sudah disiolasi di Dumai. Ia merupakan karyawan di sebuah perusahaan di Dumai. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan dari Makassar, Jakarta dan Pekanbaru. Yang mana hasil swabnya positif Covid-19.
Sedangkan Pasien Sembuh Corona Riau hari ini adalah sebagai berikut:
AO (36) merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
S (54) juga merupakan warga Inhil
R (49) merupakan warga Kota Dumai
A (37) merupakan warga Pelalawan
IB (40) merupakan warga Kota Pekanbaru
AN (34) juga warga Pekanbaru
DO (23) merupakan warga Pekanbaru
RF (24) merupakan warga Pekanbaru
LA (42) merupakan warga Pekanbaru
Bayi 10 bulan inisial JPL juga merupakan warga Pekanbaru.
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 2.113 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 168 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.760 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 185 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 4.975 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 75.396 orang dari total 80.371 ODP.
Info Covid-19 Riau hari ini (Rabu, 1/7/2020) ada penambahan pasien positif Covid-19 yang sebanyak 2 orang dan ada 1 pasien positif Corona Riau. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau dari 226 orang menjadi 227 orang.
Dari Info Covid-19 Riau hari ini tersebut, sebanyak 178 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 39 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun pasien ke-227 adalah MWA (21) warga Kota Dumai. Saat ini ia sudah disiolasi di Dumai. MWA (21) merupakan karyawan di sebuah perusahaan di Dumai. Pasien ini memiliki riwayat perjalanan dari Makassar, Jakarta, dan Pekanbaru. Hasil swabnya sendiri positif Covid-19
Sedangkan Pasien Sembuh Corona Riau hari ini adalah sebagai berikut:
R (68) merupakan warga Kabupaten Bengkalis
MRA (8) merupakan warga Kabupaten Bengkalis
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 2.139 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 156 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.796 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 187 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 4.926 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 75.777 orang dari total 80.703 ODP.
Sogogi Shabu and Grill menawarkan konsep makan All You Can Eat (AYCE) dengan aneka menu ala Korean Food.
Beralamat di Jalan Harapan Raya no. 39K (samping Sepang Auto Service), Sogogi Shabu and Grill menambah referensi tempat makan enak dan seru di Pekanbaru.
Di sini Encik dan Puan bisa memilih paket Shabu-Shabu saja atau Shabu-Shabu sekaligus Grill dengan aneka pilihan daging mulai dari yang reguler sampai yang premium.
Untuk paket reguler, ada dua pilihan beef yang bisa dipilih yaitu Shortplate dan Rib Eye. Sedangkan untuk paket premium, pilihan beef nya lebih banyak. Selain Shortplate dan Rib Eye juga ada Gyutan, Wagyu Fat, Wagyu Non Fat, serta US Tenderloin.
Untuk Shabu-Shabu, Encik dan Puan disediakan banyak pilihan isian mulai dari aneka bakso, sayuran, jamur, jagung, dan ada juga udon.
Untuk kuah supnya juga tersedia berbagai varian seperti Korean Spicy, Japanesse Kombu, Original, Tom yum, Sukiyaki dan Szechuan. Nah yang jadi favorit yaitu kuah tom yum dengan rasa asem yang menyegarkan.
Beberapa pilihan daging untuk di Grill ada yang pastinya empuk dan bikin nagih serta sudah dimarinasi seperti Spicy Beef dan Teriyaki Beef.
Menikmati daging yang di Grill tak lengkap rasanya jika tidak ditemani aneka saus pilihan. Disini tersedia Sweet and Spicy Sauce, Sweet Garlic, Soy sauce, Sesame Oil, Chilli Oil, Wansui dan masih banyak lagi.
Jadi selain dimakan langsung dengan cocol ke sausnya, bisa juga dinikmati ala-ala Korea yaitu daging yang telah dipanggang. Kemudian cocol ke saus pilihan lalu bungkus dengan selada, pokoknya serasa lagi ada di drakor-drakor deh.
Selain menu utama yang telah disebutkan tadi, Encik dan Puan juga bisa menikmati aneka sidedish seperti omelette, Chicken Karage, serta yang wajib dicoba yaitu kangkung Goreng yang Gurih dan Crispy. Nasinya juga tersedia dua varian, yaitu nasi putih yang pulen dan nasi goreng yang gurih.
Dalam setiap pilihan paket yang diambil, Encik dan Puan juga sudah mendapatkan satu piece Es Krim AICE untuk masing-masing orang. Minuman yang bisa di-refill sepuasnya ada Lemon Tea, Blackcurrant, dan Air Putih.
Dengan menawarkan konsep AYCE, tentunya Encik dan Puan boleh memesan daging sepuasnya, tapi jangan sampai kalap dan berlebihan ya, karena setiap daging yang bersisa akan dikenakan denda sebesar 50 ribu per 100 gram.
Waktu makan yang diberikan disini juga cukup standar, yaitu 90 menit yang pastinya sudah cukup untuk seseruan bersama keluarga atau teman.
Jika membawa anak-anak dibawah 110 cm, bisa makan secara gratis, lebih dari itu sudah dihitung berbayar per orangnya.
Dengan menu-menu yang menggugah selera tentunya Encik dan Puan tidak perlu khawatir takut kantong jebol karena paket AYCE disini mulai dari 89 ribu per orang sudah bisa makan enak sepuasnya.
Kabar baiknya, selama Grand Opening, mulai tanggal 1 sampai 5 Juli 2020 ada promo Buy 2 Get 2. Jadi cukup bayar 2 paket sudah bisa makan seru berempat, boleh ajak keluarga atau teman.
Mau makan enak, tentunya harus didukung dengan tempat yang nyaman. Nah, disini Encik dan Puan tidak perlu khawatir, karena tempatnya sangat luas, bersih dan nyaman tentunya. Tersedia juga area Indoor dan area Outdoor yang pastinya kece dan instagramable apalagi malam hari.
Di masa New Normal saat ini, tentunya kita semua harus mematuhi semua protokol kesehatan. Disini berlaku wajib memakai masker, wajib cuci tangan dan cek suhu tubuh sebelum masuk serta jaga jarak.
Jadi, jangan lupa segera kunjungi Sogogi Shabu and Grill Pekanbaru dan nikmati Promo selama masa Grand Opening. Jam operasional mulai dari pukul 11 pagi hingga 10 malam.
Riau hari ini (Selasa, 30/6/2020) nihil penambahan kasus pasien positif Covid-19 dan ada 10 Pasien Sembuh Corona Riau. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau tetap 226 orang.
Dari jumlah Kasus Covid-19 Riau hari ini tersebut, sebanyak 176 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 40 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun ke-10 Pasien Sembuh Corona Riau hari ini adalah sebagai berikut:
KTM (50) warga Kota Dumai
HW (45) warga Kota Dumai
LAZ (18) warga Kota Dumai
SS (29) warga Kota Pekanbaru
AB (33) warga Kabupaten Bengkalis
AS (26) warga Kota Pekanbaru
SZM (24) warga Kota Pekanbaru
WI (34) warga Kota Pekanbaru
TLC (78) warga Kota pekanbaru
FA (25) warga Kota Pekanbaru.
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 2.084 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 180 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.719 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 185 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 5.096 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 74.924 orang dari total 80.020 ODP.
Kasus Covid-19 Riau hari ini (Senin, 29/6/2020) kembali ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 2 pasien. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau menjadi 226 orang.
Dari jumlah Kasus Covid-19 Riau hari ini tersebut, sebanyak 166 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 50 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun ke-226 Pasien Covid-19 di Riau adalah sebagai berikut:
Pasien 225, SA (32) yang merupakan warga kabupaten Kuantan Singingi. Saat ini ia sudah diisolasi serta dirawat di Kuantan Singingi. Ia sendiri merupakan analis laboratorium di RSUD Taluk Kuantan.
Pasien 226, GS (30) yang merupakan warga kota Pekanbaru. Saat ini ia sudah diisolasi dan dirawat di salah satu rumah sakit di Pekanbaru. Tidak diketahui riwayat penularannya dari mana, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19.
Selain ada penambahan kasus positif, sebanyak 27 pasien sembuh. Diantaranya:
GMA (32) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
R (67) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
MSAN (3) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
IA (28) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
AL (31) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
AW (34) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
IS (27) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
S (53) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
HPD (41) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
ASD (39) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
DF (41) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
R (38) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
KHN (14) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
R (19) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
N (60) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
MS (47) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
SW (29) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
MA (15) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
SQA (32) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
AA (72) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
RZ (53) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir.
IMT (39) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi.
RM (42) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi.
DS (39) yang merupakan warga Kabupaten Kampar.
Y (36) yang merupakan warga Kabupaten Kampar.
NP (26) yang merupakan warga Kota Pekanbaru.
YA (25) yang merupakan warga Kota Pekanbaru
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 2.049 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 171 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.694 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 184 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 5.021 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 74.531 orang dari total 79.552 ODP.
Tim infoPKU kembali menyalurkan donasi Pekanbaru Melawan Corona dan Kitabisa.com untuk membantu masyarakat rentan miskin yang terdampak akibat bencana pandemi Covid-19.
Namun hal yang terpenting dalam kondisi ini tidak hanya komitmen, melainkan bantuan Encik dan Puan.
Dalam kondisi seperti ini, semuanya terdampak, dari usaha kecil hingga besar memiliki waktu yang sulit. Bahkan karyawan banyak yang kehilangan pekerjaan, dalam kondisi seperti ini, ncik dan puan tidak lupa untuk berbagi.
Co Founder infoPKU, Nurhasanah mengucapkan rasa terima kasihnya atas donasi Pekanbaru Melawan Corona yang diberikan oleh Encik dan Puan. Diungkapkannya bahwa ia tidak akan lelah untuk membantu, selagi masih diberi kesehatan dan kesempatan.
“Saya juga berterima kasih untuk team yang selalu mendukung,” ungkapnya.
Selain dari team infoPKU dan kitabisa.com, dalam tulisan ini juga sebagai media untuk menyampaikan rasa terima kasih dari masyarakat yang telah menerima bantuan.
Masyarakat yang menerima juga mencapai berbagai doa kepada orang baik yang sudah memberikan donasi, semoga senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan juga segala kesulitan yang dihadapi akan segera teratasi.
Sekali lagi Encik dan Puan, ucapan terima kasih akan dari hati yang paling dalam disampaikan team infoPKU, kitabisa.com dan juga team Aksi Cepat Tanggap.
Adapun penyaluran donasi yang diberikan dalam paket bentuk Beras, Telur, Minyak Goreng, dan juga Gula. Selain itu, tim infoPKU juga menyebarkan masker dari Telkomsel yang disebarkan di simpang Tabek Gadang, Panam.
Donasi tahap kedua ini, diberikan selama dua hari, tersebar di daerah Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Sukajadi, Tampan, dan juga Sail.
Sosialisasi bahaya narkoba tidak akan berhenti karena pandemi corona!! Hal tersebut ditegaskan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang berlangsung di Grand Central Hotel Pekanbaru, Jumat (26/06/20).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Untung Subagyo, OPD di lingkungan Pemprov Riau, serta tamu undangan lainnya.
Sebagaimana diketahui, narkotika masih menjadi musuh bersama yang harus segera diberantas hingga tuntas.
Berbagai hal dilakukan dan segala usaha juga telah dikerahkan untuk memberantas peredaran barang haram ini.
Namun ada satu hal yang sangat penting dalam situasi ini, yaitu sosialisasi bahaya narkoba yang perlu dilakukan secara masif untuk menyasar semua pihak.
Kita tentu tahu bahwa narkoba dan jenisnya adalah barang yang paling berbahaya. Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tidak akan berhenti, hanya karena pandemi covid-19.
Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagio menyebut sosialisasi yang dilakukan oleh BNN Riau terus berjalan meski tidak banyak mengumpulkan orang disatu tempat.
“Kita memang tidak akan mengumpulkan orang di satu tempat untuk sosialisasi, tapi tentu kegiatan sosialisasi tidak akan berhenti,” ungkapnya.
Bahkan diakuinya, pihaknya akan memanfaatkan media sosial, dan media massa. Ia menganggap cara virtual perlu dilakukan untuk memberikan edukasi bahwa Narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan harus dihindari.
Untung mengungkapkan rasa optimismenya terhadap cara sosialisasi saat ini. Terlebih lagi kawula muda sebagai penerus bangsa juga lebih memilih sering menggunakan gadgetnya.
“Sehingga berbagai konten anti narkotika yang disebarkan akan tepat sasaran dan bisa dijadikan pelajaran serta peringatan,” jelasnya.
Hal yang perlu ditekankan, Ncik dan Puan, narkoba merupakan musuh bersama. Penting bagi kita untuk memahami bahwa efeknya akan merusak masa depan anak muda yang masih bisa menggambarkan berbagai kesuksesan dalam perjalanan hidupnya.
Menyebarkan link berita ini di dalam group whatsapp keluarga juga merupakan cara untuk membantu mengingatkan bahwa Narkoba harus dijauhi tanpa harus dikenali.
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, menggelar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 yang berlangsung di Grand Central Hotel Pekanbaru, Jumat (26/06/20).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo, OPD di lingkungan Pemprov Riau, serta tamu undangan lainnya.
Perayaan HANI tahun ini juga terlihat berbeda dari tahun sebelumnya, dimana pada masa pandemi Covid19 HANI digelar secara terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Selain itu juga, pergelaran HANI 2020 dilaksanakan secara serentak se Indonesia, yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin melalui daring.
Pada kesempatan tersebut Kepala BNN Provinsi Riau dan Wakil Gubernur Riau juga menyerahkan penghargaan kepada instansi pelaksana P4GN terbaik dan penggiat anti narkoba terbaik 2020.
Untuk Instansi pelaksana P4GN terbaik, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau. Sementara, penggiat pelaksana program P4GN terbaik yaitu Tri Hartanto dari Diskominfotik Provinsi Riau.
Selain itu, juga dilakukan pemberian hadiah PRA HANI 2020 yaitu lomba foto keluarga dengan tema “Keluarga Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba”. Serta pemberian hadiah lomba mewarnai tingkat TK/SD.
Kepala BNNP Riau ini berharap agar masyarakat di masa pandemi ini tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Hidup 100% sadar, sehat, produktif, dan bahagia. Jauhi narkoba dan cintai keluarga. Stop Narkoba!
Pasien Positif Covid-19 Riau hari ini (Jumat, 26/6/2020) kembali ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 3 pasien. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau dari 220 orang menjadi 223 orang.
Dari jumlah Pasien Positif Covid-19 Riau hari ini tersebut, sebanyak 121 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 92 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun ke-223 Pasien Covid-19 di Riau adalah sebagai berikut:
Pasien 221, AS (52) warga Kota Pekanbaru. Ia merupakan hasil kontak dari pasien nomor 138 yaitu Pasien H yang termasuk dari Klaster BRI.
Pasien 222, NK (10) warga Pekanbaru. Ia merupakan kontak erat dari pasien ke-140 yaitu NI juga termasuk klaster BRI.
Pasien 223, M (23) warga kota Dumai. Ia merupakan pengembangan dari pengambilan Swab massal yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemko) Dumai di pasar-pasar tradisional kota Dumai.
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 1.932 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 198 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.553 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 181 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 4.258 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 73.328 orang dari total 77.568 ODP.
Pasien Corona di Riau hari ini (Kamis, 25/6/2020) kembali ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 3 pasien. Dengan demikian, total Pasien Covid-19 Riau dari 217 orang menjadi 220 orang.
Dari jumlah Pasien Corona di Riau hari ini tersebut, sebanyak 121 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 89 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat, serta 10 pasien yang telah meninggal.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau, dr. Indra Yovi saat menggelar Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.
Adapun ke-220 Pasien Covid-19 di Riau adalah sebagai berikut:
Pasien 218, DP (38) merupakan warga Sumatera Selatan (Sumsel). Ia datang ke Riau untuk keperluan bekerja di salah satu perusahaan.
Pasien 219, IMR (27) merupakan warga Jawa Timur (Jatim). Datang ke Riau juga untuk bekerja di salah satu perusahaan di Riau.
Pasien 220, AD (23) juga dari Provinsi Jatim, saat ini diisolasi dan dirawat di rumah sakit swasta.
Ketiga pasien tersebut diberikan syarat untuk swab test oleh perusahaannya jika ingin bekerja. Ketiga pasien tersebut melakukan swab mandiri di rumah sakit swasta. Ternyata hasilnya positif, dan saat ini sedang dirawat.
Selain penambahan kasus positif, juga ada penambahan pasien positif covid-19 yang sembuh sebanyak 1 pasien. Yakni WA (40), yang awalnya dari Rumah Sakit Ibnu Sina dan dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad.
“Pasien ini kontak tracingnya masih berjalan karena tidak jelas riwayat perjalanannya,” terang dr Yovi.
Sementara itu ada pasien yang yang meninggal dunia tadi pagi berinisial GW (65). Ia dinyatakan positif Covid 19 pada hari Senin (22/06/2020) lalu.
Ia tidak memiliki riwayat perjalanan, dan hanya berbaring dirumah karena kondisi pasien yang mempunyai penyakit komorbid (penyakit penyerta). Dinas Kesehatan kota dan Provinsi akan terus berupaya melakukan tracing untuk mencari sumber penularannya.
Untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Riau sebanyak 1.906 orang. Untuk PDP yang masih dirawat berjumlah 183 pasien, PDP negatif covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.543 orang. Sementara itu, PDP yang meninggal dunia berjumlah 180 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Riau yang masih dalam pemantauan berjumlah 4.082 orang, serta ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 72.941 orang dari total 77.023 ODP.