Home Blog Page 81

10 Jalan Yang Akan Menjadi Prioritas Perbaikan Pada Tahun 2023

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru akan mengupayakan perbaikan di 10 jalan yang akan menjadi prioritas pada tahun 2023.

Encik dan Puan, kerusakan pada ruas jalan dapat menyebabkan beberapa hal seperti ketidak nyamanan berkendara, kemacetan, hingga kecelakaan. penyebab kerusakan jalan biasanya terjadi dikarenakan sering dilalui truk ODOL, drainase yang tidak berfungsi, kondisi konstruksi tanah dasar yang tidak stabil, dan lalin hal sebaginya.

PUPR Kota Pekanbaru melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru terus melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan Kota Pekanbaru. Beberapa perbaikan yang dilakukan menggunakan overlay atau pengerasan dan pengaspalan ulang. Perbaikan ini di lakukan di beberapa titik priotitas yang selama ini telah terabaikan.

PUPR Provinsi Riau ikut andil dalam memperbaiki jalan

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Sabtu (3/12/2022) mengatakan tidak hanya  PUPR Kota Pekanbaru tetapi PUPR Provinsi Riau juga ikut andil dalam melakukan ovelay jalan pada tahun depan yang akan dilakukan di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru.

5 hingga 6 ruas jalan dipebaiki oleh Pemprov Riau

Ia juga mengatakan ada 5 hingga 6 ruas jalan di Kota Pekanbaru yang akan dilakukan pebaikan jalan oleh Pemprov Riau karena hal tersebut Indra juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubri dan Sekdaprov Riau.

Ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan oleh PUPR Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas PUPR Kota Pekanbaru akan mengupayakan melakukan overlay di 10 ruas jalan. 10 ruas jalan tersebut  merupakan jalan yang merupakan prioritas utama yang sudah ditetapkan atau ruas jalan yang benar-benar mau tidak mau harus dilakukan overlay.

Indra juga mengungkapkan beberpapa contoh jalan yang akan menjadi prioritas dilakukannya overlay yaitu di Jalan Dahlia, Jalan Setia Maharaja, Inpres, Darma Bakti Ujung dan lain-lain. Jalan Dahlia disemenisasi karena lebih tahan terhadap air. Tetapi hal tersebut merupakan tanggung jawab kontraktor IPAL

Ia menambahkan pada 100 hari kedua kerja Pj Walikota Pekanbaru, dinas PUPR sudah  mencapai 97 persen perbaikan ruas jalan di Kota Pekanbaru.

“Jadi, dari 55 ruas jalan itu, Dinas PUPR telah menyelesaikan perbaikan 53 ruas jalan. Tetapi hingga akhir tahun 2022 ini Dinas PUPR terus melakukan perbaikan jalan di beberapa titik yang menjadi prioritas,” pungkas Indra.

Tour De Siak Etape II: 2 Tim Indonesia Masuk 3 Besar

Sukses digelar! Dua tim dari Indonesia berhasil masuk tiga besar di Tour De Siak Etape II dengan rute Siak – Pekanbaru, Sabtu (3/12/2022).

Jarak 125 Km

Tour De Siak Etape II ini menempuh jarak sepanjang 125 km. Rutenya dimulai dari Istana Siak – Jalan Hangtuah – Jembatan TASL – Simpang Dayun – Simpang Buatan – Simpang Lago – Simpang Kayuara. Lalu dilanjutkan Jalan Imam Munandar – Kantor Gubernur Riau.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Peringkat Tiga Besar

Hasil etape II ini, indonesia berhasil masuk ke dalam peringkat tiga besar. Adapun peringkat pertama diraih oleh Misbah Mushin Al-Redha. Dengan nomor peserta 32 dari Sapura Cycling Team Malaysia dengan kecepatan rata-rata 44,281.

Peringkat kedua diraih oleh Sidik Didik Permana, nomor peserta 43 dari Ponti Wijaya Racing Pontianak dengan kecepatan rata-rata 44,249.

Peringkat ketiga diraih oleh Wibisono Rachmad Noka nomor peserta 122 dari Dr.J Cycling Team Malang dengan kecepatan rata-rata 43,899.

Tanggapan gubernur Riau

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengucapkan selamat kepada para atlet indonesia yang berhasil masuk ke dalam peringkat tiga besar. Yang mana mereka telah mengharumkan bangsa Indonesia di kancah Tour de Siak 2022.

Syamsuar juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah dalam menggerakkan pariwisata Riau. Selain itu juga dapat memajukan pelaku UMKM dan sekaligus memulihkan perekonomian Riau ataupun Indonesia.

Tokoh penting yang hadir

Pada kegiatan Tour De Siak Etape II ini turut hadir beberapa pejabat penting. Seperti Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal, Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau Bobby Rachmat, Kadis Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Riau Erisman Yahya, Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rakhmat, dan Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun.

Etape I

Sebelumnya, Tour De Siak Etape I dilaksanakan di Siak City Race sepanjang 85 km. Dengan rute Istana Siak – Masjid Sultan Syarif Hasyim – Jalan Buatan – Jalan Parit Baru – Pasar Belantik – Jalan Sapta Taruna – Jalan Hangtuah – Jalan Sultan Syarif Ali – Soetomo – Istana Siak.

Etape III

Selanjutnya Tour De Siak Etepe III akan dilaksanakan Minggu (4/12/2022) pukul 11.00 WIB. Pada etape III ini, peserta akan dimulai dari kediaman Gubernur Riau dengan melewati jembatan siak 4 – Bundaran Pertamina Rumbai – Bundaran Palas – Jembatan Siak II.

Kemudian dilanjutkan dengan melewati Bundaran Celengan – Jalan Riau – Jalan Soekarno Hatta – Fly Over SKA – Jalan Arifin Ahmad – Jalan Sudirman – Fly Over Imam Munandar – Jalan Jenderal Sudirman – Fly Over Simpang Jalan Tuanku Tambusai – Kediaman Gubernur.

Masyarakat Pekanbaru Tanam Cabai Yuk, Ini Manfaatnya

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat Pekanbaru untuk tanam cabai termasuk cabai rawit. Hal tersebut karena peningkatan inflasi saat ini sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Cabai Sumber Inflasi

Sebagaimana diketahui Encik dan Puan, cabai merupakan salah satu komoditi yang menyumbang inflasi di Indonesia. Hal ini berdasarkan laporan bulanan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dimana nyaris setiap bulannya, hasil laporan BPS menunjukkan bahwa kenaikan harga cabai menyebabkan inflasi.

Penyebab Cabai Mahal

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga cabai mahal. Di antaranya adalah karena berkurangnya pasokan, alih fungsi lahan ke komoditas lainnya, adanya perubahan pola/jadwal tanam, hingga naiknya harga pestisida.

Selain itu distribusi yang lancar menjadi syarat kestabilan harga cabai. Terlebih saat ini sentra penghasil cabai merah masih didominasi oleh Pulau Jawa. Sehingga Konektivitas antarwilayah menjadi sangat penting.

Hal tersebut diperparah karena penikmat pedas tersebar di seantero Nusantara. Hal tersebut menjadi tantangan dari wilayah kepulauan seperti Indonesia. Dimana ekspor impor inter-regional yang harus terhubung agar menjamin distribusi barang-barang kebutuhan konsumsi masyarakatnya dapat terpenuhi.

Imbauan Menanam Cabai

Dalam mengatasi meningkatnya inflasi yang terjadi, maka Pemko Pekanbaru mengimbau masyarakatnya untuk menanam cabai besar hingga cabai rawit di perkarangan rumahnya. Hal ini bertujuan agar dapat memenuhi kebutuhan pokok seperti beras dan cabai dalam keseharian Encik dan Puan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan, kebutuhan pokok seperti cabai dan cabai rawit hingga beras, memberi andil besar terhadap naiknya angka inflasi Pekanbaru.

“Kami mengimbau masyarakat Pekanbaru tanam cabai dan memanfaatkan pekarangan guna menanam kebutuhan pokok tersebut,” ungkapnya, Jumat (2/12/2022).

Dikarenakan wilayah kota Pekanbaru tidak memungkinkan untuk menanam padi, maka kebutuhan pokok yang dapat ditanam di wilayah kota ialah cabai dan sayur-sayuran, baik secara tradisional maupun hidroponik.

Inflasi di Kota Pekanaru

”Inflasi di Pekanbaru saat ini mencapai 6,16 persen. Ini perlu diantisipasi dengan gerakan menanam sehingga untuk kebutuhan sehari-hari, warga kota bisa mengadakannya sendiri tanpa membeli,” jelas Indra.

Indra juga menambahkan, pihaknya akan terus melaksanakan evaluasi terhadap gerakan menanam ini. Agar gerakan tersebut dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran dengan melibatkan berbagai pihak.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan Encik dan Puan mulai untuk menanam cabai di perkarangan rumah ya.

Manfaat Tanam Cabai di Rumah

Selain membantu menurunkan inflasi, menanam cabai di rumah juga memiliki manfaat lho Encik dan Puan.

Manfaat utamanya adalah dari sisi ekonomis. Dengan menanam sendiri, kita dapat memenuhi kebutuhan cabai tanpa harus berbelanja cabai di pasar. Yang kita ketahui saat ini, harga cabai seringkali naik. Sehingga kita dapat menghemat pengeluaran bulanan.

Selain itu menanam cabai juga bisa menjadi media edukasi bagi anak-anak. Dengan budidaya cabai, akan menjadi wahana praktikum gratis bagi anak sekolah. Karena teori tentang tumbuhan dapat dipelajari secara langsung di rumah.

Tour de Siak 2022 Etape III, Ini Jalan Yang Ditutup

Pada Tour de Siak 2022 Etape III di Pekanbaru, akan dilakukan sistem buka tutup jalur yang akan dilalui oleh peserta.

Tour de Siak merupakan event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Riau. Pada tahun ini tour de Siak dilaksanakan dengan tiga rute atau etape yang akan dimulai dari Kabupaten Siak hingga Pekanbaru.

Etape I

Sebelumnya, tour de Siak dimulai dari Etape I yaitu Siak City Race sepanjang 85 km. Etape I dimulai pada Jumat (2/12/2022). Dengan rute Istana Siak – Masjid Sultan Syarif Hasyim – Jalan Buatan – Jalan Parit Baru – Pasar Belantik – Jalan Sapta Taruna – Jalan Hangtuah – Jalan Sultan Syarif Ali – Soetomo – Istana Siak.

Etape II

Kemudian pada Sabtu (3/12/2022) dilanjutkan dengan Etape II. Yang mana rutenya dimulai dari Istana Siak ke Pekanbaru sekitar pukul 09.00 WIB. Peserta tour de Siak Etape II ini menempuh jarak sepanjang 125 km.

Rutenya dimulai dari Istana Siak – Jalan Hangtuah – Jembatan TASL – Simpang Dayun – Simpang Buatan – Simpang Lago – Simpang Kayuara. Lalu dilanjutkan Jalan Imam Munandar – Kantor Gubernur Riau.

Etape III

Esoknya (Minggu, 4/12/2022), Etape III Tour De Siak 2022 di Pekanbaru dilaksanakan pukul 11.00 WIB. Pada etape III ini peserta akan dimulai dari kediaman Gubernur Riau dengan melewati jembatan siak 4 – Bundaran Pertamina Rumbai – Bundaran Palas – Jembatan Siak II.

Kemudian dilanjutkan dengan melewati Bundaran Celengan – Jalan Riau – Jalan Soekarno Hatta – Fly Over SKA – Jalan Arifin Ahmad – Jalan Sudirman – Fly Over Imam Munandar – Jalan Jend. Sudirman – Fly Over Simpang Jalan Tuanku Tambusai – Kediaman Gubernur.

Buka tutup jalur

Diungkapkan Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Birgitta Atvina, dalam pelaksanaan Etape III di Pekanbaru ini petugas akan melakukan sistem buka tutup di area yang akan dilalui oleh peserta.

Hal ini akan dilakukan petugas dengan berjaga di area yang akan dilewati peserta. Nantinya petugas akan meminta pengendara berhenti dan menutup area kemudian akan dibuka lagi ketika setelah peserta lewat.

“Sistem buka tutup jalan diberlakukan saat peserta melintas dan dibuka kembali setelah peserta lewat,” pungkasnya.

Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor.

Hal ini Encik dan Puan, mengingat pada saat ini merupakan peralihan musim sedang terjadi. Yaitu dari musim kemarau ke musim penghujan. Yang mana hal tersebut perlu kita waspadai, terhadap bencana yang akan melanda kita.

Ditetapkanya Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Terhitung dari tanggal 1-31 Desember 2022 mendatang, Pemprov Riau tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Dalam hal ini ditetapkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan bahwa penetapan ini melalui keputusan Gubernur Riau nomor KPTS 1747/XII/2022 tanggal 1 Desember 2022.

8 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau ditetapkan status darurat

Ia mengungkapkan bahwa 8 dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor.

Adapun 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau yang dimaksud ialah Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.

Upaya Pemerintah Dalam Menangani situasi

Diungkapkan Edy Afrizal, BPBD Provinsi Riau telah melakukan beberapa upaya dalam menangani situasi ini. Yaitu di antaranya BPBD telah mengkaji cepat yang bertujuan untuk memperoleh data dan informasi pada kejadian bencana ini.

Selain itu juga tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas Baznas, Dinas Sosial, relawan dan Instansi terkait telah mengevakuasi bagi warga yang terdampak bencana.

“Mendirikan tenda pengungsian, membuat dapur umum, dan menyalurkan logistik. Imbauan dan sosialisasi juga telah dilakukan. Selain itu Pemprov Riau dan Pemerintah Kabupaten/Kota juga telah melakukan apel siaga untuk menghadapi bencana banjir dan longsor ini,” pungkas Edy.

Dengan adanya status siaga ini, maka dapat menjadi hal yang harus Encik dan Puan waspadai. Hal ini agar kita dapat mempersiapkan berbagai macam hal dalam menghadapi situasi yang mungkin akan terjadi ke depannya.

Upah Minimum Kota Pekanbaru Tahun 2023 Telah Disepakati

Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru Tahun 2023 telah disepakati di angka Rp3,319 Juta. Hal ini setelah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru bersama Dewan Pengupahan Kota Pekanbaru menyepakatinya, Rabu (30/11/2022).

Mengenal UMK

Sebagai informasi Encik dan Puan, Upah Minumum Kota/kabupaten merupakan standar dari upah minimum untuk pekerja di suatu kota/kabupaten. Upah minimum kota ini ditetapkan oleh Gubernur. Namun dalam pengajuan standar UMK, dilakukan oleh bupati atau wali kota setempat.

Naik 8,83 Persen

Kepala Disnaker Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, dari hasil rapat bersama Disperindag, BPS, Bagian Hukum, Ekonomi, perwakilan pengusaha Apindo, dan serikat pekerja yang ada di Pekanbaru, disepakati UMK 2023 sebesar Rp3.319.023.

Ia juga menjelaskan bahwa UMK 2023 yang disetujui tersebut naik sebesar Rp269.347. Dengan demikian ada kenaikan 8,83 persen dari tahun sebelumnya, yang mana nilainya sebesar Rp3.049.675.

Rumus Baru

Menurut Abdul Jamal, kenaikan UMK ini sudah sesuai dengan rumus baru. Adapun rumus baru tersebut ialah, UMK 2022 ditambah penyesuaian upah. Kemudian dikali dengan UMK pada tahun 2022. Untuk diketahui bersama, kenaikan ini juga memperhatikan pertumbuhan ekonomi serta inflasi.

Diajukan Ke Pemprov Riau

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk saat ini Upah Minimum Kota Pekanbaru tahun 2023 yang telah disepakati oleh Dewan Pengupahan akan disampaikan terlebih dahulu ke Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun. Barulah kemudian nantinya akan diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mendapatkan persetujuan dari Gubernur.

Ia juga mengungkapkan bahwa paling lama untuk Surat Keputusan (SK) penetapan UMK Pekanbaru tahun 2023 sudah diterbitkan oleh Gubernur Riau pada tanggal 7 Desember 2022 mendatang.

APBD Kota Pekanbaru 2023 Telah Disahkan

Sudah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru 2023, inflansi hingga infrastruktur menjadi program prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Naik 5,45 Persen

Adapun pengesahan APBD ini setelah dilakukannya rapat paripurna ke-15 di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (29/11/2022). Dengan demikian dilakukanlah pengesahan murni tahun 2023 Kota Pekanbaru.

Sebagai informasi, APBD Kota Pekanbaru tahun 2023 disahkan dengan nominal sebesar Rp2,699 triliun. Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya, APDB Kota Pekanbaru mengalami peningkatan sebesar 5,45 persen.

Prioritas Pemko Pekanbaru

Dengan disahkannya APDB Kota Pekanbaru 2023 ini, maka ada beberapa program yang akan diprioritaskan oleh Pemko Pekanbaru.

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun menyebut beberapa program yang harus dilaksanakan oleh Pemko Pekanbaru dan menjadi prioritas di tahun 2023 mendatang.

Beberapa prioritas yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru yaitu, seperti persoalan menjaga inflasi, soal kesehatan, soal pendidikan, serta soal infrastruktur. Selain itu soal janji Muflihun terkait jalan berlubang, itu juga akan diakomodir.

Reses Dewan Jadi Pertimbangan

Lebih lanjut ia juga menambahkan, beberapa program prioritas lainnya yaitu hasil reses  dewan yang berupa pokok pikiran. Yang mana pihaknya telah sepakat bahwa hasil reses tersebut akan bersinergi dengan Pemko Pekanbaru.

“Artinya nanti dari dewan (reses, red) juga akan ikut dalam pembenahan jalan berlubang yang ada di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Pj Wali Kota Pekanbaru ini juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk lebih bijak. Terutama dalam pencarian anggaran, serta mengutamakan hal yang menjadi prioritas.

Pihaknya juga khawatir dan tidak mau ada lagi tunda bayar tahun depan. Yang mana hal ini sesuai dengan penyampaian dari pimpinan DPRD.

“Untuk itu mana yang menjadi prioritas, maka hal itu yang akan kita laksanakan,” tegas Muflihun.

Evaluasi Rutin

Ke depannya, sebulan sekali pihaknya akan secara rutin melaksanakan evaluasi OPD. Hal ini terkait realisasi fisik dan juga keungan.

Ia mengaku khawatir karena OPD selama ini tidak pernah dievaluasi. Dengan evaluasi tersebut, maka akan diketahui berapa uang habis, kemudian berapa fisik yang habis.

“Jadi mulai tahun depan, sekali sebulan kita akan mengadakan evaluasi,” pungkas Muflihun.

Siaga Darurat Karhutla Riau Telah Dicabut

Status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau secara resmi telah dicabut. Pencabutan status tersebut dilakukan oleh Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau pada tanggal 30 November 2022 lalu.

Alasan Dicabut

Sebagaimana diketahui Encik dan Puan, pada saat ini cuaca di Provinsi Riau telah mengalami peralihan musim yaitu dari musin kemarau ke musim penghujan. Hal ini lah yang menjadi alasan dicabutnya Siaga Darurat Karhutla Riau.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edy Frizal mengatakan, saat ini telah terjadi perubahan cuaca di Provinsi Riau. Dimana lima kabupaten/kota di Riau telah menetapkan status siaga darurat banjir. Diungkapkannya, hal ini dikarenakan curah hujan pada Provinsi Riau saat ini terus mengalami peningkatan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Prediksi BMKG

Ia mengungkapkan, berhubungan dengan prediksi BMKG bahwa tahun depan cuaca mengalami ketidakpastian. Yang mana hal ini berarti bisa saja saat musim kemarau terjadi hujan ataupun sebaliknya.

Karena itu pihaknya diminta untuk hati-hati terhadap perubahan cuaca tersebut. Meskipun hasil analisa dari BMKG, kemungkinan musim panas terjadi mulai bulan Maret 2023 mendatang. Menurut Edy Frizal, kemungkinan tahun depan untuk penetapan status siaga darurat Karhutla di Provinsi Riau akan ditetapkan mulai Maret.

“Kalau saat inikan mulai Februari (status Siaga Darurat Karhutla Riau, red),” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBPBD) Provinsi Riau tersebut.

Sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Riau, BPBD Riau telah melakukan penyiagaan personil dan peralatan untuk membantu masyarakat.

Tetap Siaga

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada BPBD kabupaten/kota di Provinsi Riau untuk siap siaga dan meningkatkan kewaspadaan. Yang mana dalam kondisi cuaca saat ini, telah terjadi peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

“‎Kami meminta kepada BPBD Kabupaten/Kota di Provinsi Riau agar menyiapkan semua peralatan dan personel, termasuk juga hal logistik. Jika memerlukan bantuan, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya.

Lokasi Tol Permai Yang Sering Dilewati Gajah Penangkaran

Apakah Encik dan Puan tahu ada penangkaran gajah di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai)? Ternyata lokasi tol Permai yang sering dilewati gajah penangkaran berada di Km 12.

Terdapat Beberapa Lokasi

Selain berada di Km 12 ada beberapa lokasi Tol Permai yang sering dilewati oleh gajah penangkaran. Tol Permai memiliki lima terowongan gajah lainnya yang dilewati oleh Gajah Penangkaran. Yakni berada di Km 61, Km 69, Km 71, Km 73, dan Km 76.

Adanya gajah dapat diketahui dari jejak kaki maupun kotoran yang tertinggal saat gajah melewati terowongan perlintasan.

Branch Manager (BM) Tol Permai AA GD Indrayana mengatakan, gajah penangkaran mempunyai kebiasaan seperti manusia.

“Seperti bangun pada pagi hari, pulang pada sore hari, dan tidur pada malam hari,” ungkapnya, Rabu (23/11/2022).

Beda Dengan Gajah Liar

Keberadaan gajah penangkaran ini berada dalam naungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Bagi Encik dan Puan yang belum tahu, BBKSDA Riau merupakan badan yang bertanggung jawab dalam membina gajah penangkaran ini.

Untuk diketahui bersama, gajah penangkaran ini berbeda dengan gajah liar ya Encik dan Puan. Sebab gajah penangkaran akan tidur pada siang hari, sedangkan gajah liar akan menyeberangi terowongan yang ada pada Tol Permai.

Kemudian gajah penangkaran pada sore hari akan bangun tidur dan mencari makanannya. Gajah penangkaran tersebut biasanya berada di km 12, yakni jalur ambon. Meski demikian, pihaknya mengimbau para pengendara tidak berhenti untuk sekadar melihat gajah.

“Tetapi tidak berarti pengendara dengan bebas berhenti di Tol untuk melihat gajah” pesan Indrayana.

Safety Campain

Terdapat keunikan atau keistimewaan pada Tol Permai, yaitu adanya musik lagu melayu yang disetel pada Gerbang Tol (GT) Pekanbaru sebagai akses masuk tol. Yaitu musik Melayu yang dinyalakan selama 24 jam.

Diungkapkan oleh Indrayana, hal tersebut dilakukan dalam rangka safety campaign (kampanye keselamatan) yang secara terus-menerus diputar selama 24 jam. Selain itu, karena berada di tanah melayu, pihaknya tentu harus menyuarakan musik-musik daerah  melayu.

Ke Dumai Cuma 1,5 Jam

Datok Tabano Diusulkan Sebagai Nama Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan

Datok Tabano diusulkan sebagai nama Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan. Hal ini dikatakan oleh budayawan Riau, Prof Yusmar Yusuf pada wawancara dengan Riaupos.

Mengenal Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan

Encik dan Puan, tidak lama ini tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan baru saja dibuka untuk umum. Tol ini dapat memudahkan Encik dan Puan dalam berpergian antara Pekanbaru ke Bangkinang dan Pangkalan. Saat ini Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan belum memiliki nama resminya.

Yusmar menyarankan sebaiknya nama Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan menggunakan nama yang indah. Serta menggunakan nama tokoh lokal dan gagah pada era konolial. Maka, Datok Tabano diusulkan sebagai nama Tol Pekanbaru-Bangkinang-Pangkalan.

Bukan Sembarang Tokoh

Alasan Guru Besar Sosiologi (Malay Studies) FISIP UNRI ini mengusulkan nama Datok tabano bukan sembarangan. Pasalnya Datok Tabano merupakan tokoh besar adat Limo Koto. Ia merupakan Datuk Tuo dari Suku Melayu, Dubalang, Panglima, dan juga Ulama. Ia lahir pada tahun 1860 dan wafat pada usia 40 tahun di tahun 1900.

Yusmar juga menyarankan untuk membiasakan memberi nama-nama tokoh besar dalam sejarah tempatan. Yang mana hal tersebut bukanlah suatu hal yang aneh untuk sebuah nama tol. Ia menyontohkan nama Tol Prof Sedyatmo yang merupakan penemu teknologi cakar ayam untuk ruas tol Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Sama halnya dengan nama ruas tol elevated Jakarta-Cikampek yaitu menggunakan nama Pangeran Mohammed bin Zayed (MBZ/Uni Emirat Arab). Kemudian Jakarta Barat juga akan mengusulkan nama Ali Sadikin untuk ruas Tol Bandung arah Garut hingga Tasik.

Pesan Budayawan

Yusmar juga berpesan kepada pihak yang berwenang untuk menghindari menggunakan nama hasil penggabungan antar dua nama kota yang saling terhubung. Seperti singkatan Pekbang (Pekanbaru-Bangkinang), Penang (Pekanbaru-Pangkalan), atau Banglan (Bangkinang-Pangkalan).

Hal tersebut, ungkapnya, dikarenakan Bangkinang-Pangkalan merupakan wilayah akhir dari Riau (Kecamatan XIII Koto Kampar). Maka Riau berhak memberi nama ruas tol ini Datuk Tabano Toll Road.

“Kalau pun jadi nanti ruas Pangkalan-Payakumbuh (dalam wilayah Sumbar, red), itu hal mereka memberi nama ruas itu,” tutup Guru Besar Sosiologi (Malay Studies) FISIP UNRI itu.