APBD Kota Pekanbaru 2023 Telah Disahkan

32
APBD kota pekanbaru 2023

Sudah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru 2023, inflansi hingga infrastruktur menjadi program prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Naik 5,45 Persen

Adapun pengesahan APBD ini setelah dilakukannya rapat paripurna ke-15 di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (29/11/2022). Dengan demikian dilakukanlah pengesahan murni tahun 2023 Kota Pekanbaru.

Sebagai informasi, APBD Kota Pekanbaru tahun 2023 disahkan dengan nominal sebesar Rp2,699 triliun. Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya, APDB Kota Pekanbaru mengalami peningkatan sebesar 5,45 persen.

Prioritas Pemko Pekanbaru

Dengan disahkannya APDB Kota Pekanbaru 2023 ini, maka ada beberapa program yang akan diprioritaskan oleh Pemko Pekanbaru.

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun menyebut beberapa program yang harus dilaksanakan oleh Pemko Pekanbaru dan menjadi prioritas di tahun 2023 mendatang.

Beberapa prioritas yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru yaitu, seperti persoalan menjaga inflasi, soal kesehatan, soal pendidikan, serta soal infrastruktur. Selain itu soal janji Muflihun terkait jalan berlubang, itu juga akan diakomodir.

Reses Dewan Jadi Pertimbangan

Lebih lanjut ia juga menambahkan, beberapa program prioritas lainnya yaitu hasil reses  dewan yang berupa pokok pikiran. Yang mana pihaknya telah sepakat bahwa hasil reses tersebut akan bersinergi dengan Pemko Pekanbaru.

“Artinya nanti dari dewan (reses, red) juga akan ikut dalam pembenahan jalan berlubang yang ada di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Pj Wali Kota Pekanbaru ini juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk lebih bijak. Terutama dalam pencarian anggaran, serta mengutamakan hal yang menjadi prioritas.

Pihaknya juga khawatir dan tidak mau ada lagi tunda bayar tahun depan. Yang mana hal ini sesuai dengan penyampaian dari pimpinan DPRD.

“Untuk itu mana yang menjadi prioritas, maka hal itu yang akan kita laksanakan,” tegas Muflihun.

Evaluasi Rutin

Ke depannya, sebulan sekali pihaknya akan secara rutin melaksanakan evaluasi OPD. Hal ini terkait realisasi fisik dan juga keungan.

Ia mengaku khawatir karena OPD selama ini tidak pernah dievaluasi. Dengan evaluasi tersebut, maka akan diketahui berapa uang habis, kemudian berapa fisik yang habis.

“Jadi mulai tahun depan, sekali sebulan kita akan mengadakan evaluasi,” pungkas Muflihun.