Home Blog Page 139

Tips Hemat Anak Kos, Anti Bokek Akhir Bulan

0

Encik dan Puan adalah anak kos? Sering bokek jelang akhir bulan? Kali ini penulis akan menjabarkan 7 tips hemat anak kos, anti bokek akhir bulan.

Supaya lebih hemat dan mengetahui apa saja yang diperlukan untuk menjadi anak kos, berikut ini 7 tips hemat anak kos yang bisa Encik dan Puan terapkan:

Pilih kos-kosan sesuai budget

Poin penting dan utama ketika menjadi anak kos adalah budgeting. Sangat diperlukan memilih kos-kosan yang sesuai dengan budget dan tidak membebankan bagi diri sendiri maupun orang tua.

Kos tidak perlu mewah dan dilengkapi fasilitas, tetapi yang perlu dilihat adalah keamanan dan kenyamanan di dalam nya. Perhatian kebersihan kos-kosannya dan keamanannya.

Usahakan masak sendiri

Untuk awal-awal ngekos, alangkah baiknya untuk masak sendiri dulu sebelum mengetahui tempat makan yang sesuai keuangan.

Dengan masak sendiri, selain hemat tentu juga baik untuk kesehatan karena kita mengolah sendiri bahan-bahan yang ada.

Bila belum bisa memasak, tidak ada salahnya sekalian belajar masak. Mulai dari masak-masak simpel dulu, kemudian baru masak menu-menu makanan lainnya.

Pakai barang elektronik seperlunya

Terkadang karena terbiasa di rumah dilengkapi dengan berbagai fasilitas membuat anak kos cenderung menginginkan hal yang sama, jika tidak difasilitasi oleh pemilik kos, maka ia akan berusaha membeli sendiri.

Agar menghemat pengeluaran terutama tarif listrik, sebaiknya pilih dulu barang elektronik yang tepat guna dan memang betul-betul urgent. Bila tidak terlalu penting sekali, usahakan untuk tidak tergoda membelinya.

Beli peralatan dapur seperlunya

Tips hemat ala anak kos berikutnya adalah membeli peralatan dapur seperlunya, karena akan tinggal sendiri jadi tidak perlu membeli barang-barang dapur tidak berguna, atau bila memungkinkan bisa jadi di bawa saja dari rumah.

Bawa gelas secukupnya, piring secukupnya, sendok dan peralatan-peralatan lainnya yang memang dibutuhkan.

Membuat daftar rincian pengeluaran

Seberapa penting sih membuat daftar rincian pengeluaran bagi anak kos? Jelas penting sekali. Dengan demikian akan bisa memprediksi uang yang ada bertahan berapa lama dan menghindari kita untuk berbelanja yang tidak penting dulu.

Nongkrong atau nongki di cafe, nonton bioskop atau lainnya, boleh-boleh saja untuk membahagiakan diri sendiri. asal kita tahu batas dan kapasitas yang kita miliki.

Berbahagia dan memanjakan diri itu penting, tapi sangat penting apabila kita bisa menghemat pengeluaran dan menabung untuk kebutuhan-kebutuhan yang lebih urgent.

Belanja bulanan juga sangat dianjurkan dalam poin ini, untuk menghindari kekurangan budget pada saat akhir bulan. Jadi, catatlah pengeluaran sedetail mungkin!

Mandiri alias apa-apa dikerjakan sendiri

Poin ini maksudnya adalah mandiri, mencuci pakaian sendiri, menyetrika sendiri dan apa-apa dilakukan serba sendiri. Laundry bukan hal yang tepat jika ingin hemat, karena dengan laundry pakaian akan banyak pengeluaran yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

Biar hemat, usahakan bawa bekal

Sebetulnya pada poin terakhir tips hemat ala anak kos ini juga tidak kalah penting dari tips-tips di atas. Membawa bekal makanan tentu saja akan mengurangi budget makan pagi dan makan siang.

Untuk itu, jika rajin membawa bekal sudah dipastikan Encik dan Puan bisa menghemat uang yang ada untuk hal-hal lainnya.

Nah itulah 7 tips hemat ala anak kos yang bisa Encik dan Puan terapkan agar budget yang ada sesuai dengan kebutuhan bulan ke bulan.

Jumlah Covid19 Riau Hari Ini Capai 70.500 Kasus

Jumlah Covid19 Riau Hari Ini (Rabu, 30/6/2021) bertambah sebanyak 382 kasus, 250 pasien yang telah sembuh, dan 8 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 70.118 kasus menjadi 70.500 kasus.

Dari sebaran Covid19 Riau Hari Ini, sebanyak 65.704 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 527 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.340 orang isolasi mandiri, serta 1.929 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 96.874 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 160 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.449 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.943 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 322 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.131 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.033 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 372.290 sampel.

Antisipasi Varian Baru, Orang Masuk Dari Bandara SSK II Pekanbaru Wajib Rapid Antigen

Untuk mengantisiapsi masuknya penyebaran kasus varian baru COVID-19 Delta, Pemerintah Provinsi Riau mulai melakukan pemeriksaan Rapid Antigen langsung terhadap orang yang masuk ke Riau dari pulau Jawa melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, melalui pintu kedatangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, mulai hari Jumat (25/6/2021) telah dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap orang yang datang. Walaupun yang datang dari Pulau Jawa dan daerah lainnya sudah menunjukkan hasil tes Rapid Antigen negatif saat menuju Riau.

Usai menjalani Rapid Antigen jika ditemukan hasil tesnya positif, maka akan langsung diisolasi di Asrama Haji Pekanbaru. Sedangkan jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang.

Pasien Covid-19 Yang Sudah Divaksin, Terbukti Lebih Cepat Sembuh

Sementara itu, Juru bicara Satgas Percepatan Penangangan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan bahwa vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi yang belum pernah terkena Covid-19.

Beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya juga terbukti lebih cepat.

Manfaat lain dari vaksin yang pihaknya temukan yakni dari beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya terbukti lebih cepat.

Karena itu, dr Yovi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu untuk mengikuti program vaksinasi. Karena dampak positifnya sudah banyak dirasakan.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Maximalkan Langkahmu Dengan Maxim, Praktis dan Murah

Maximalkan Langkahmu Dengan Maxim, karena Maxim menawarkan fitur dan layanan lebih praktis dan murah.

Sejak pertama kali memperkenalkan diri pada 2018, layanan transportasi online Maxim terus mengembangkan layanannya.

Tercatat, kini Maxim sudah hadir di 47 kota di Indonesia. Ini karena layanan ojek online (ojol) berskala internasional tersebut memiliki fitur dan layanan yang lebih praktis dan menarik.

Salah satu fitur layanan Maxim adalah memungkinkan konsumen menjadwalkan keberangkatannya melalui fitur reservasi.

Layanan ini memungkinkan konsumen untuk lebih menghemat waktu bepergian. Fitur reservasi memungkinkan pelanggan memesan layanan Maxim beberapa jam sebelum keberangkatan bahkan hingga satu minggu sebelum waktu bepergian.

Dengan begitu, pelanggan tidak perlu khawatir tidak mendapatkan driver atau menunggu terlalu lama.

Selain itu, terdapat juga fitur baru yakni konsumen dapat mampir di beberapa tempat yang telah dipilih pada aplikasi dan sampai pada tujuan utama dengan driver Maxim yang sama tanpa mengulangi pemesanan.

Sehingga layanan ini juga sangat membantu menghemat waktu bepergian. Fitur ini juga memiliki maksimal lokasi tujuan yaitu 5 lokasi.

Banyak pula fitur menarik dari aplikasi yang sudah mendapatkan rating cukup tinggi di PlayStore dan AppStore.

Beberapa di antaranya layanan mobil/motor/kargo makanan dan barang serta layanan Maxim Life untuk melayani kebutuhan sehari-hari seperti massage and spa, cleaning, serta laundry.

Sementara itu, layanan kargo memungkinkan konsumen mengirimkan barang antar kota hanya dalam satu aplikasi.

Fitur ini pun berguna melindungi pesanan konsumen, terutama pada musim hujan. Beberapa fitur ini hadir untuk melayani mobilitas masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Pekanbaru.

Maximalkan Langkahmu Dengan Maxim, Balada Ojol Maxim:

Jumlah Covid-19 Riau Hari Ini Capai 70.118 Kasus

0

Jumlah Covid-19 Riau Hari Ini (Selasa, 29/6/2021) bertambah sebanyak 288 kasus, 275 pasien yang telah sembuh, dan 19 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 70.118 kasus.

Dari sebaran Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 65.454 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 544 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.199 orang isolasi mandiri, serta 1.921 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 96.804 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 132 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.396 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.954 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 322 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 927 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 856 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 371.159 sampel.

Antisipasi Varian Baru, Orang Masuk Dari Bandara SSK II Pekanbaru Wajib Rapid Antigen

Untuk mengantisiapsi masuknya penyebaran kasus varian baru COVID-19 Delta, Pemerintah Provinsi Riau mulai melakukan pemeriksaan Rapid Antigen langsung terhadap orang yang masuk ke Riau dari pulau Jawa melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, melalui pintu kedatangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, mulai hari Jumat (25/6/2021) telah dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap orang yang datang. Walaupun yang datang dari Pulau Jawa dan daerah lainnya sudah menunjukkan hasil tes Rapid Antigen negatif saat menuju Riau.

Usai menjalani Rapid Antigen jika ditemukan hasil tesnya positif, maka akan langsung diisolasi di Asrama Haji Pekanbaru. Sedangkan jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang.

Pasien Covid-19 Yang Sudah Divaksin, Terbukti Lebih Cepat Sembuh

Sementara itu, Juru bicara Satgas Percepatan Penangangan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan bahwa vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi yang belum pernah terkena Covid-19.

Beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya juga terbukti lebih cepat.

Manfaat lain dari vaksin yang pihaknya temukan yakni dari beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya terbukti lebih cepat.

Karena itu, dr Yovi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu untuk mengikuti program vaksinasi. Karena dampak positifnya sudah banyak dirasakan.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Pinjam Buku Pustaka Soeman Hs Masa Pandemi, Ini Prosedurnya

0

Di masa pandemi ini pelayanan di Pustaka Soeman Hs dibatasi, Encik dan Puan yang ingin pinjam buku Pustaka Soeman Hs, berikut prosedur peminjaman bukunya.

Tetap Beri Pelayanan Optimal

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispersip) Riau, melalui staf bidang pelayanan Pustakawan Ahli Muda, Vicha Rosalia menjelaskan meski di tengah keterbatasan akses akibat pandemi, Perpustakaan Soeman HS tetap berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada pemustaka atau pengunjung.

Vicha mengungkapkan, pustakawan yang ada di Perpustakaan Soeman Hs memberikan inovasi bagi para pemustaka untuk mendapatkan pelayanan, baik itu berupa peminjaman buku, pengembalian buku, atau pembuatan kartu anggota.

Wajib Protokol Kesehatan

Ia menyampaikan ada beberapa prosedur pinjam buku Pustaka Soeman Hs masa Pandemi Covid-19, seperti menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan diwajibkan menggunakan masker bagi yang berkunjung.

“Meskipun ada keterbatasan di tengah pandemi, kita tetap berinovasi bagaimana agar tetap bisa melayani masyarakat atau pemustaka,” sebutnya, Jumat (26/6/2021).

Prosedur Peminjaman Buku

Pada saat pemustaka sampai di perpusatakaan, pemustaka akan langsung disambut oleh petugas.

Kemudian tiga orang diizinkan masuk ke lantai dasar untuk mencari buku yang ingin dipinjam melalui komputer di sana.

Pemustaka kemudian diberikan kertas oleh petugas untuk mencatat buku yang dicari melalui aplikasi OPAC di komputer.

Kertas tersebut diberikan kepada bagian pelayan yang tetap berada di lantai dasar perpustakaan.

Selanjutnya, pemustaka diminta untuk menunggu buku tersebut diberikan oleh petugas yang ada di setiap lantai buku yang dicari.

Lalu petugas pelayanan perpustakaan akan mencarikan buku-buku yang diinginkan oleh pemustaka di masing-masing lantai perpustakaan.

Jika sudah ditemukan akan diantar ke bidang pelayanan lantai dasar di tempat pelayanan utama.

Namun jika bukunya sudah ada atau bukunya tidak ada, pihaknya akan menginformasikan ke lantai dasar.

“Dengan demikian pemustaka cukup sampai di lantai dasar saja,” tuturnya.

Prosedur Pengembalian Buku

Untuk buku yang dikembalikan oleh pemustaka, juga dilakukan prosedur tertentu sebelum kembali di susun ke rak-rak buku yang ada di perpustakaan.

Buku tersebut akan dimasukkan ke dalam kotak terlebih dahulu dan didiamkan selama 4-5 hari, agar bila ada virus yang menempel bisa mati terlebih dahulu.

Masyarakat Diharap Maklum

Pustakawan Ahli Muda Perpustakaan Soeman HS ini berharap prosedur tersebut dapat dimaklumi oleh masyarakat, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Kami tetap melayani peminjam buku, pembuatan kartu anggota perpustakaan, pengembalian buku dan lain lain-lain. Tapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” tutupnya.

SaladBar by HadiKitchen Pekanbaru, Sajikan Makanan Sehat dan Enak

Encik dan Puan sedang menjalankan program diet? Atau ingin mencoba makanan sehat? Kini SaladBar by HadiKitchen Pekanbaru hadir menyajikan makanan yang sehat dan tentunya enak.

SaladBar by HadiKitchen merupakan restoran makanan sehat kekinian dan terkenal akan salad wrap dan smoothiesnya.

Kehadirannya di Pekanbaru untuk menjadi solusi diet dan memotivasi Encik dan Puan dalam meningkatkan tren hidup dan makan sehat. Lokasinya di Jalan Riau No. 64G, Senapelan, Pekanbaru.

Salad selama ini terstigma sebagai makanan sehat yang hanya penuh dengan sayuran dan hambar. Padahal, salad memiliki banyak manfaat untuk tubuh karena kaya serat dan antioksidan. Karenanya, SaladBar by Hadi Kitchen ingin mematahkan stigma tersebut.

SaladBar by HadiKitchen berdiri pada tahun 2019 lalu dan berfokus pada makanan diet dan sehat. Misinya sendiri adalah ingin mengenalkan dan mempermudah masyarakat akan gaya hidup dan pola makan sehat.

SaladBar by HadiKitchen Pekanbaru menyajikan menu makanan sehat seperti, Hadi’s Signature Menu, Hadi’s Natural Smoothies, Hadi’s Smoothies Drink, Healthy Toast, dan yang paling menarik adalah Menu Baby Neil Salad Wrap.

Untuk anak-anak sendiri ada menu khusu yakni Baby Neil Salad Wrap, menu salad yang disajikan dengan bahan-bahan sayur yang pastinya akan disukai oleh anak-anak.

Menu-menu yang ada pada Saladbar by Hadi Kitchen hanya berkisar 300-500 kalori, sehingga cocok bagi orang yang ingin diet. Makanan sehat dan enak ala SaladBar by HadiKitchen ini dimulai dari harga Rp45.000-Rp69.000.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Peringatan HANI 2021, Momentum Untuk Tidak Gunakan Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau Brigjen Pol Kenedy mengungkapkan bahwa Peringatan HANI 2021 menjadi momen untuk kita agar tidak menggunakan narkoba.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021 di Riau sendiri digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (28/6/2021).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Adapun tema HANI 2021 kali ini adalah “War On Drugs”. Yakni melawan narkoba menuju Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) dengan harapan bersama melawan gelap peredaran narkoba di seluruh Indonesia.

3 Upaya Memberantas Narkoba

Dalam kesempatan itu, Kepala BNNP Riau Brigjen Pol Kenedy mengatakan ada 3 upaya yang dilakukan sebagai upaya melawan gelap peredaran narkoba BNN.

Pertama, soft power approach. Yakni melakukan pendekatan terhadap masyarakat supaya masyarakat bisa membentengi diri dengan menolak masuk narkoba di daerahnya. Selain itu juga melakukan rehabilitasi secara medis maupun secara sosial agar tidak menggunakan narkoba lagi.

Kedua, hard power approach. Yakni melakukan pendekatan secara penegakan hukum bersama kepolisian dan TNI untuk memberantas pengedar dan pemasok narkoba ke Riau.

Ketiga, smart power approach. Yakni dengan melakukan pendekatan secara kekinian melalui media sosial. Dengan menggelorakan kepada generasi milineal agar tidak terpengaruh oleh narkoba.

Pemprov Riau Siap Dukung Perang Lawan Narkoba

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan bahwa pihaknya siap bersama BNN mendukung perang melawan narkoba. Ia berharap, dengan demikian maka Provinsi Riau dapat terhindar dari Narkoba.

Diungkapkan Gubri, pihaknya mengadakan kerjasama dengan BNN dalam rangka untuk mendeteksi peredaran narkoba bersama dengan pihak aparat.

Meski saat ini tengah berada dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya memastikan akan terus melakukan kerja sama tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Gerakan Desa Bersinar

Dalam peringatan HANI 2021 kali ini, terungkap bahwa adanya Gerakan Desa Bersinar. Yakni, sebuah gerakan menuju Indonesia bersinar atau Indonesia bersih narkoba.

Sebagaimana diketahui, Riau secara geografis sangat dekat dengan semenanjung Malaka. Sehingga banyak narkoba terutama jenis sabu yang masuk ke Indonesia melalui beberapa daerah pesisir di Provinsi Riau.

Oleh karenanya, Gubri berharap dengan masuknya program ini ke desa-desa di Riau dapat mewujudkan Riau Bersinar dan menuju Indonesia Bersinar.

“Berkat kesigapan dan kerja sama yang baik dari BNN bersama Polri termasuk TNI Angkatan Laut, serta Bea Cukai, kita sudah melihat banyak penangkapan terhadap narkoba yang ada di Provinsi Riau,” pungkas Gubri.

Kenali Potensi Introvert dan Kendalanya

0

Seringkali orang salah persepsi terkait introvert. Melalui webinar, Forum Kelas Kominfo Riau mengajak kita untuk Kenali Potensi Introvert dan Kendalanya.

Webinar dengan tema “Kenali si Introvert dengan Ragam Potensi dan Kendalanya” ini digelar Minggu (20/6/2021), menghadirkan pemateri dari berbagai kalangan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Sering Disalahkan Artikan

Ketua Forum Pengembangan Komunikasi Informasi dan Edukasi Generasi Muda Riau (FPKIEGR), Elmi Gurita mengatakan, selama ini banyak pemikiran yang salah di masyarakat terkait kepribadian introvert ini.

Untuk itu pihaknya ingin meluruskan persepsi salah ini melalui webinar tersebut dengan materi yang disampaikan oleh para narasumber.

Ia berharap pemahaman para guru, orang tua, dan generasi muda Riau tidak lagi menganggap anak introvert merupakan orang-orang anti sosial dan tidak mau bergaul.

“Tipe kepribadian inikan bermacam-macam salah satunya introvert, agar tidak terjadi salah mengartikan dan menanggapi tipe kepribadian maka kita adakan webinar ini,” sebutnya.

Membahas Segala Hal Mengenai Introvert

Ia menjelaskan, dalam webinar ini, semua ragam terkait introvert ini dibahas secara detail. Mulai dari ciri-ciri kepribadian introvert, bagaimana cara mengetahuinya serta bagaimana cara menghadapinya, sehingga betul-betul dapat dipahami oleh masyarakat luas.

Untuk itu ia berharap, jika nantinya di kehidupan sehari-hari menemukan tipe kepribadian ini, baik guru, orang tua maupun orang-orang lainnya tidak lagi kaget dan tidak menganggap kalau hal itu salah.

“Harapannya, kita nanti ke depan tidak salah perlakuan kepada masing-masing kepribadian dan khususnya peserta didik kita dan anak-anak muda kita,” ujarnya.

Mengenal Introvert

Pemerhati anak Riau, Risdayanti menambahkan bahwa orang introvert memiliki kepribadian yang tidak suka berkumpul, ditempat keramaian dan sejenisnya. Orang introvert akan kehabisan energi berada di keramaian yang menyebabkan ia terkesan pendiam. Orang introvert juga merupakan tipe pemikir, tidak terburu-buru mengambil keputusan dan bisanya juga segala sesuatu di analisanya dengan baik.

Potensi Introvert

Risdayanti menuturkan, orang introvert juga merupakan orang cerdas apabila didukung oleh lingkungan yang baik. Bahkan orang-orang introvert rata-rata memiliki keahlian pemikir dan biasanya bergelut di bidang kepenulisan, programmer, dan lainnya.

“Biasanya orang introvert ini kalau berteman satu ya satu aja, karena tidak perlu lagi energinya terkuras. Kalau bakatnya disalurkan dengan baik, biasanya anak-anak ini pintar,” tutupnya.

Covid-19 Riau Hari Ini: Tambah 223, Total 69.621

Covid-19 Riau Hari Ini (Minggu, 27/6/2021) bertambah sebanyak 223 kasus, 305 pasien yang telah sembuh, dan 6 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 69.398 kasus menjadi 69.621 kasus.

Dari sebaran Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 64.868 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 511 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.345 orang isolasi mandiri, serta 1.897 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Pasien Meninggal

Adapun enam pasien yang meninggal dunia karena COVID-19 yakni, Ny RZ (68) warga Dumai, Tn IP (39) dan Ny MS (55) warga Kampar, Tn M (66) warga Kuantan Singingi, serta Tn DHF (61) dan Ny ES (47) warga Pekanbaru.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 96.683 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 103 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.309 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.950 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 321 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.417 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.288 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 369.216 sampel.

Antisipasi Varian Baru, Orang Masuk Dari Bandara SSK II Pekanbaru Wajib Rapid Antigen

Untuk mengantisiapsi masuknya penyebaran kasus varian baru COVID-19 Delta, Pemerintah Provinsi Riau mulai melakukan pemeriksaan Rapid Antigen langsung terhadap orang yang masuk ke Riau dari pulau Jawa melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, melalui pintu kedatangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, mulai hari Jumat (25/6/2021) telah dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap orang yang datang. Walaupun yang datang dari Pulau Jawa dan daerah lainnya sudah menunjukkan hasil tes Rapid Antigen negatif saat menuju Riau.

Usai menjalani Rapid Antigen jika ditemukan hasil tesnya positif, maka akan langsung diisolasi di Asrama Haji Pekanbaru. Sedangkan jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang.

Pasien Covid-19 Yang Sudah Divaksin, Terbukti Lebih Cepat Sembuh

Sementara itu, Juru bicara Satgas Percepatan Penangangan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan bahwa vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi yang belum pernah terkena Covid-19.

Beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya juga terbukti lebih cepat.

Manfaat lain dari vaksin yang pihaknya temukan yakni dari beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya terbukti lebih cepat.

Karena itu, dr Yovi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu untuk mengikuti program vaksinasi. Karena dampak positifnya sudah banyak dirasakan.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Covid19 Riau Hari Ini: Tambah 369, Total 69.398

Covid19 Riau Hari Ini (Sabtu, 26/6/2021) bertambah sebanyak 369 kasus, 310 pasien yang telah sembuh, dan 10 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 69.398 kasus.

Dari sebaran Covid19 Riau Hari Ini, sebanyak 64.563 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 506 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.438 orang isolasi mandiri, serta 1.891 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 96.660 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 129 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.229 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.981 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 321 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.117 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 955 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 367.799 sampel.

Antisipasi Varian Baru, Orang Masuk Dari Bandara SSK II Pekanbaru Wajib Rapid Antigen

Untuk mengantisiapsi masuknya penyebaran kasus varian baru COVID-19 Delta, Pemerintah Provinsi Riau mulai melakukan pemeriksaan Rapid Antigen langsung terhadap orang yang masuk ke Riau dari pulau Jawa melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, melalui pintu kedatangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, mulai hari Jumat (25/6/2021) telah dilakukan pemeriksaan Rapid Antigen terhadap orang yang datang. Walaupun yang datang dari Pulau Jawa dan daerah lainnya sudah menunjukkan hasil tes Rapid Antigen negatif saat menuju Riau.

Usai menjalani Rapid Antigen jika ditemukan hasil tesnya positif, maka akan langsung diisolasi di Asrama Haji Pekanbaru. Sedangkan jika hasilnya negatif diperbolehkan pulang.

Pasien Covid-19 Yang Sudah Divaksin, Terbukti Lebih Cepat Sembuh

Sementara itu, Juru bicara Satgas Percepatan Penangangan Covid-19 Riau dr Indra Yovi mengatakan bahwa vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh bagi yang belum pernah terkena Covid-19.

Beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya juga terbukti lebih cepat.

Manfaat lain dari vaksin yang pihaknya temukan yakni dari beberapa masyarakat yang sudah divaksin dan terkonfirmasi Covid-19, penyembuhannya terbukti lebih cepat.

Karena itu, dr Yovi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu untuk mengikuti program vaksinasi. Karena dampak positifnya sudah banyak dirasakan.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.