Home Blog Page 138

Positif Covid Riau Tambah 653, Total Kasus Capai 76.273

Positif Covid Riau Hari Ini (Minggu, 11/7/2021) bertambah sebanyak 653 kasus, pasien sembuh bertambah 374 kasus, dan 15 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau dari 75.620 kasus menjadi 76.273 kasus.

Dari jumlah Pasien Covid Riau Hari Ini, sebanyak 68.728 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 848 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.642 orang isolasi mandiri, serta 2.055 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 102.765 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 155 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 97.660 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.612 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 338 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.403 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 2.095 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 393.764 sampel.

Tren Kasus Positif COVID-19 di Riau Melonjak, Gubri Ajak Masyarakat Tingkatkan Displin Prokes

Tren kasus konfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau belakangan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Atas kondisi itu Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak semua elemen masyarakat untuk lebih hati-hati dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan (Prokes), karena dikhawatirkan di Riau ada varian Delta.

Untuk diketahui, kasus COVID-19 di Riau dalam beberapa hari di atas 500 kasus perhari. Padahal sebelumnya kasus di Riau di angka 200-300 orang perhari.

Peningkatan kasus dikhawatirkan ada penyebaran varian baru. Karena itu masyarakat diminta untuk waspada dan tetap mematuhi Prokes.

Capaian Vaksinasi di Riau

Pencapaian vaksinasi COVID-19 tahap I dan II bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Provinsi Riau telah sesuai dengan target sasaran yang diharapkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau Hj Mimi Yuliani Nazir mengatakan, hingga saat ini telah divaksinasi dosis Tahap I Nakes sebanyak 35.225. Jumlah ini melebihi target yakni 32.923 Nakes.

Sementara itu untuk capaian vaksinasi lanjut usia (Lansia) dengan sasaran 582.505 orang, telah divaksinasi dosis pertama sebanyak 52.371 orang. Sedangkan vaksinasi dosis tahap kedua sebanyak 32.135 orang.

Untuk pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi Pelayan Publik dengan sasaran 349.418 orang, telah divaksinasi dosis pertama sebanyak 444.919 orang atau 127,33 persen. Lalu untuk vaksinasi dosis kedua sebanyak 257.995 orang atau 73,84 persen.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Positif Corona Riau Tambah 743, Total Kasus Capai 75.620

Positif Corona Riau Hari Ini (Sabtu, 10/7/2021) bertambah sebanyak 743 kasus, pasien sembuh bertambah 394 kasus, dan 21 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 75.620 kasus.

Dari jumlah Pasien Corona Riau Hari Ini, sebanyak 68.356 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 801 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.423 orang isolasi mandiri, serta 2.040 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Pasien Meninggal

Pasien yang meninggal hari ini antara lain:

  • By. MAM (1) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis,
  • Tn. RH (40) dan Ny. GTF (33) yang merupakan warga Kota Dumai,
  • Tn. MJ (71) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir,
  • Tn. NM (41) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi.
  • Tn. F (35) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. A (70) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • By. AJY (2 Bulan) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. SS (74) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Tn. UZ (68) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. K (60) yang merupakan warga Kabupaten Pelalawan,
  • Ny. M (41) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Ny. PB (82) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Ny. HH (79) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Tn. H (48) yang merupakan warga Provinsi Lain.
  • Ny. W (33) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hilir,
  • Ny. I (68) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hilir,
  • Tn. MS (51) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu,
  • Tn. OS (60) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu,
  • Tn. T (54) yang merupakan warga Kabupaten Siak,
  • Tn. CE (64) yang merupakan warga Kabupaten Siak.
Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.597 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 157 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.505 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.597 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 338 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.235 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.933 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 391.361 sampel.

Tren Kasus Positif COVID-19 di Riau Melonjak, Gubri Ajak Masyarakat Tingkatkan Displin Prokes

Tren kasus konfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau belakangan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Atas kondisi itu Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak semua elemen masyarakat untuk lebih hati-hati dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan (Prokes), karena dikhawatirkan di Riau ada varian Delta.

Untuk diketahui, kasus COVID-19 di Riau dalam beberapa hari di atas 500 kasus perhari. Padahal sebelumnya kasus di Riau di angka 200-300 orang perhari.

Peningkatan kasus dikhawatirkan ada penyebaran varian baru. Karena itu masyarakat diminta untuk waspada dan tetap mematuhi Prokes.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Pasien Corona Riau Sembuh 299, Total Kasus Capai 74.880

Pasien Corona Riau yang sembuh Hari Ini (Jumat, 9/7/2021) bertambah sebanyak 299 pasien, sedangkan untuk penambahan ada 504 kasus, dan 16 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 74.880 kasus.

Dari jumlah Pasien Corona Riau Hari Ini, sebanyak 67.965 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 755 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.141 orang isolasi mandiri, serta 2.019 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.592 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 168 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.489 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.597 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 338 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.946 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.790 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 389.126 sampel.

PT AP II Pekanbaru Berlakukan Hasil Swab PCR di Bandara SSK II

PT Angkasa Pura II Pekanbaru, mulai memberlakukan pemeriksaan hasil negatif swab PCR COVID-19 bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali, melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan, secara pemberlakuan hasil swab PCR mulai dijalankan pada tanggal 3 Juli lalu sesuai dengan SE Kemenhub. Untuk bandara SSK II Pekanbaru, mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021.

Dijelaskan Yogi, untuk pemberlakuan hasil negatif Swab PCR, hanya berlaku bagi penumpang yang datang dari Jawa dan Bali. Sedangkan penumpang yang dari Pulau Sumatera dan lainnya, masih berlaku hasil rapid antigen negatif yang masih dijalankan sampai saat ini.

Gubri Wacanakan Masuk ke Riau Harus Bawa Surat PCR dan Vaksin

Provinsi Riau akan memberlakukan persyaratan dokumen perjalanan yang sama dengan persyaratan yang diberlakukan selama PPKM Darurat di Jawa dan Bali, yakni wajib menunjukkan surat swab PCR dan surat sudah divaksin.

“Kami ingin pemberlakuan sama dengan PPKM Darurat. Dimana masuk ke daerah harus pakai PCR dan surat vaksin. Ini nanti akan kami sampaikan saat rapat nanti, kalau semua sepakat, kita akan buat seperti itu,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (5/7/2021).

Selain itu, lanjut Gubri, masyarakat yang datang ke Riau melalui jalur udara harus bersedia diswab antigen ulang dan menjalani karantina.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Pasien Covid Riau Sembuh 211, Total Kasus Capai 74.378

Pasien Covid Riau yang sembuh Hari Ini (Kamis, 8/7/2021) bertambah sebanyak 211 pasien, sedangkan untuk penambahan ada 674 kasus, dan 8 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 74.378 kasus.

Dari jumlah Pasien Covid Riau Hari Ini, sebanyak 67.668 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 730 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 3.977 orang isolasi mandiri, serta 2.003 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.556 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 164 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.459 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.597 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 336 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.722 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.860 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 387.180 sampel.

PT AP II Pekanbaru Berlakukan Hasil Swab PCR di Bandara SSK II

PT Angkasa Pura II Pekanbaru, mulai memberlakukan pemeriksaan hasil negatif swab PCR COVID-19 bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali, melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan, secara pemberlakuan hasil swab PCR mulai dijalankan pada tanggal 3 Juli lalu sesuai dengan SE Kemenhub. Untuk bandara SSK II Pekanbaru, mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021.

Dijelaskan Yogi, untuk pemberlakuan hasil negatif Swab PCR, hanya berlaku bagi penumpang yang datang dari Jawa dan Bali. Sedangkan penumpang yang dari Pulau Sumatera dan lainnya, masih berlaku hasil rapid antigen negatif yang masih dijalankan sampai saat ini.

Gubri Wacanakan Masuk ke Riau Harus Bawa Surat PCR dan Vaksin

Provinsi Riau akan memberlakukan persyaratan dokumen perjalanan yang sama dengan persyaratan yang diberlakukan selama PPKM Darurat di Jawa dan Bali, yakni wajib menunjukkan surat swab PCR dan surat sudah divaksin.

“Kami ingin pemberlakuan sama dengan PPKM Darurat. Dimana masuk ke daerah harus pakai PCR dan surat vaksin. Ini nanti akan kami sampaikan saat rapat nanti, kalau semua sepakat, kita akan buat seperti itu,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (5/7/2021).

Selain itu, lanjut Gubri, masyarakat yang datang ke Riau melalui jalur udara harus bersedia diswab antigen ulang dan menjalani karantina.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Pasien Covid19 Riau Sembuh 325 , Total Kasus Capai 73.174

Pasien Covid19 Riau yang sembuh Hari Ini (Selasa, 6/7/2021) bertambah sebanyak 325 pasien, sedangkan untuk penambahan ada 419 kasus, dan 3 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 73.174 kasus.

Dari jumlah Pasien Covid19 Riau Hari Ini, sebanyak 67.265 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 678 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 3.252 orang isolasi mandiri, serta 1.979 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.454 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 142 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.378 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.604 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 330 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.528 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.418 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 382.270 sampel.

PT AP II Pekanbaru Berlakukan Hasil Swab PCR di Bandara SSK II

PT Angkasa Pura II Pekanbaru, mulai memberlakukan pemeriksaan hasil negatif swab PCR COVID-19 bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali, melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan, secara pemberlakuan hasil swab PCR mulai dijalankan pada tanggal 3 Juli lalu sesuai dengan SE Kemenhub. Untuk bandara SSK II Pekanbaru, mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021.

Dijelaskan Yogi, untuk pemberlakuan hasil negatif Swab PCR, hanya berlaku bagi penumpang yang datang dari Jawa dan Bali. Sedangkan penumpang yang dari Pulau Sumatera dan lainnya, masih berlaku hasil rapid antigen negatif yang masih dijalankan sampai saat ini.

Gubri Wacanakan Masuk ke Riau Harus Bawa Surat PCR dan Vaksin

Provinsi Riau akan memberlakukan persyaratan dokumen perjalanan yang sama dengan persyaratan yang diberlakukan selama PPKM Darurat di Jawa dan Bali, yakni wajib menunjukkan surat swab PCR dan surat sudah divaksin.

“Kami ingin pemberlakuan sama dengan PPKM Darurat. Dimana masuk ke daerah harus pakai PCR dan surat vaksin. Ini nanti akan kami sampaikan saat rapat nanti, kalau semua sepakat, kita akan buat seperti itu,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (5/7/2021).

Selain itu, lanjut Gubri, masyarakat yang datang ke Riau melalui jalur udara harus bersedia diswab antigen ulang dan menjalani karantina.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Desa Wisata Buluhcina, Nikmati Eksotisnya Hutan Yang Tenang

0

Masa pandemi emang bikin stres, tapi tak perlu konsumsi sabu untuk mengatasinya. Pergi menikmati alam ke Desa Wisata Buluhcina bisa jadi solusi.

Destinasi Wisata Alam

Desa Wisata Buluhcina sendiri cocok untuk dijadikan salah satu destinasi liburan di akhir pekan ini. Terutama bagi Encik dan Puan yang ingin mencari tempat yang menenangkan di kala jenuhnya dengan keramaian kota.

Di sini Encik dan Puan dapat memanjakan diri bersama keluarga dan orang tersayang sambil menikmati eksotisnya hutan yang tenang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Kawasan ini sendiri merupakan salah satu wisata hutan yang banyak dikunjungi pengunjung, baik dalam maupun luar kota. Bahkan juga pelancong asal negara tetangga juga pernah ke sini.

Akses Menuju Lokasi

Berada di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, untuk menuju ke desa wisata ini kita menempuh kurang lebih 1 jam perjalanan dari pusat kota.

Akses untuk sampai ke sini, kita harus menyeberangi sungai Kampar terlebih dahulu. Kapal yang digunakan untuk menyebrangi sungai ini disebut kapal Roro yang berukuran kecil.

Meski berukuran kecil ketimbang kapal roro pada umumnya, kapal penyeberangan ini mampu membawa sekitar 6-8 kendaraaan sepeda motor sekali menyeberang.

Tarif ongkos penyeberangannya juga terbilang sangat murah, yakni hanya Rp2000- Rp5000 untuk biaya masuk dan keluar Desa Wisata Buluh Cina. Sedangkan biaya masuk ke dalam hutan wisata Buluh Cina ini hanya dengan membayar Rp5000/orang.

Self Healing

Sebagai hutan wisata, di sini kita dapat menikmati suasana hutan. Di sini kita dapat sekadar bersantai, berpiknik, atau bahkan memancing ikan di danau bersama keluarga.

Tempatnya yang masih asri juga bisa menjadi tempat edukasi mengenal tentang flora dan fauna di alam bebas.

Fasilitas yang tersedia disini mulai dari spot foto instagramable, toilet, musholla, gazebo, sampan di danau, kursi dan meja.

Selain itu terdapat juga beberapa gajah dan juga binatang ternak penduduk yang sedang mencari makan sehingga menambah keasrian hutan yang eksotis ini.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Nah, Ncik dan Puan tunggu apalagi? Segera kunjungi Desa Wisata Buluhcina dan tetap mematuhi protokol kesehatan ya Ncik dan Puan.

Pasien Covid-19 Riau Sembuh 271, Total Kasus Capai 72.756

0

Pasien Covid-19 Riau yang sembuh Hari Ini (Senin, 5/7/2021) bertambah sebanyak 271 pasien, sedangkan untuk penambahan ada 425 kasus, dan 12 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 72.756 kasus.

Dari jumlah Pasien Covid-19 Riau Hari Ini, sebanyak 66.941 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 661 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 3.178 orang isolasi mandiri, serta 1.976 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Sebaran Kasus

Adapun penambahan 425 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau yaitu:

  • Bengkalis 23 kasus
  • Indragiri Hilir 20 kasus
  • Indragiri Hulu 57 kasus
  • Kampar 20 kasus
  • Kepulauan Meranti 1 kasus
  • Kota Pekanbaru 151 kasus
  • Kuantan Singingi 38 kasus
  • Pelalawan 11 kasus
  • Rokan Hilir 10 kasus
  • Rokan Hulu 48 kasus
  • Siak 10 kasus
  • dan Provinsi Lain 30 kasus
Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.187orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 152 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.012 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.695 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 328 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.989 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.826 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 380.742 sampel.

PT AP II Pekanbaru Berlakukan Hasil Swab PCR di Bandara SSK II

PT Angkasa Pura II Pekanbaru, mulai memberlakukan pemeriksaan hasil negatif swab PCR COVID-19 bagi penumpang yang datang dari Pulau Jawa dan Bali, melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II.

Eksekutif General Manager, Angkasa Pura II, Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, mengatakan, secara pemberlakuan hasil swab PCR mulai dijalankan pada tanggal 3 Juli lalu sesuai dengan SE Kemenhub. Untuk bandara SSK II Pekanbaru, mulai diberlakukan tanggal 5 Juli 2021.

Dijelaskan Yogi, untuk pemberlakuan hasil negatif Swab PCR, hanya berlaku bagi penumpang yang datang dari Jawa dan Bali. Sedangkan penumpang yang dari Pulau Sumatera dan lainnya, masih berlaku hasil rapid antigen negatif yang masih dijalankan sampai saat ini.

Gubri Wacanakan Masuk ke Riau Harus Bawa Surat PCR dan Vaksin

Provinsi Riau akan memberlakukan persyaratan dokumen perjalanan yang sama dengan persyaratan yang diberlakukan selama PPKM Darurat di Jawa dan Bali, yakni wajib menunjukkan surat swab PCR dan surat sudah divaksin.

“Kami ingin pemberlakuan sama dengan PPKM Darurat. Dimana masuk ke daerah harus pakai PCR dan surat vaksin. Ini nanti akan kami sampaikan saat rapat nanti, kalau semua sepakat, kita akan buat seperti itu,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (5/7/2021).

Selain itu, lanjut Gubri, masyarakat yang datang ke Riau melalui jalur udara harus bersedia diswab antigen ulang dan menjalani karantina.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Jumlah Kasus Positif Riau Naik, Total Kasus Capai 72.332

Jumlah Kasus Positif Riau Hari Ini (Minggu, 4/7/2021) kembali mengalami kenaikan. bertambah sebanyak 463 kasus, 246 pasien yang telah sembuh, dan 7 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 72.332 kasus.

Dari jumlah Corona Riau Hari Ini, sebanyak 66.670 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 623 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 3.075 orang isolasi mandiri, serta 1.965 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.157 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 134 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.000 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.695 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 328 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.745 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.537 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 378.753 sampel.

Seminggu Pemeriksaan Rapid Antigen di Bandara SSK II, 12 Orang Positif COVID-19

Selama pelaksanaan pemeriksaan rapid antigen terhadap orang yang masuk melalui bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, sebanyak 12 orang penumpang penerbangan dari pulau Jawa terdeteksi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, yang positif rapid antigen langsung dibawa ke asrama haji untuk menjalani isolasi mandiri, sampai hasil swab PCR keluar.

Biasanya kalau hasil positif rapid antigen jarang yang negatif PCR, jadi mereka diisolasi selama 14 hari. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang masuknya dari daerah lain, terutama dari Jawa.

Meski PPKM Darurat Tidak Diterapkan di Riau, Gubri Syamsuar Ingatkan Warga Jangan Abaikan Prokes

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta kepada masyarakat Riau agar tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun Riau tidak termasuk daerah yang diminta untuk menerapkan PPKM darurat.

Meski demikian, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tetap dilaksanakan di Riau seperti yang sebelumnya diterapkan di zona merah dan oranye.

“PPKM tetap kita jalankan terutama di zona merah, tapi bukan PPKM darurat, itu di jawa,” ujar Gubri.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Jumlah Corona Riau Hari Ini Capai 71.869 Kasus

Jumlah Corona Riau Hari Ini (Sabtu, 3/7/2021) bertambah sebanyak 447 kasus, 354 pasien yang telah sembuh, dan 8 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 71.422 kasus.

Dari jumlah Corona Riau Hari Ini, sebanyak 66.424 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 602 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.885 orang isolasi mandiri, serta 1.958 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.092 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 115 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.947 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.704 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 326 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.468 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.291 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 377.008 sampel.

Seminggu Pemeriksaan Rapid Antigen di Bandara SSK II, 12 Orang Positif COVID-19

Selama pelaksanaan pemeriksaan rapid antigen terhadap orang yang masuk melalui bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, sebanyak 12 orang penumpang penerbangan dari pulau Jawa terdeteksi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, yang positif rapid antigen langsung dibawa ke asrama haji untuk menjalani isolasi mandiri, sampai hasil swab PCR keluar.

Biasanya kalau hasil positif rapid antigen jarang yang negatif PCR, jadi mereka diisolasi selama 14 hari. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang masuknya dari daerah lain, terutama dari Jawa.

Meski PPKM Darurat Tidak Diterapkan di Riau, Gubri Syamsuar Ingatkan Warga Jangan Abaikan Prokes

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta kepada masyarakat Riau agar tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun Riau tidak termasuk daerah yang diminta untuk menerapkan PPKM darurat.

Meski demikian, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tetap dilaksanakan di Riau seperti yang sebelumnya diterapkan di zona merah dan oranye.

“PPKM tetap kita jalankan terutama di zona merah, tapi bukan PPKM darurat, itu di jawa,” ujar Gubri.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Jumlah Covid Riau Hari Ini Capai 71.422 Kasus

Jumlah Covid Riau Hari Ini (Jumat, 2/7/2021) bertambah sebanyak 509 kasus, 222 pasien yang telah sembuh, dan 10 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 71.422 kasus.

Dari sebaran Covid Riau Hari Ini, sebanyak 66.071 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 566 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.835 orang isolasi mandiri, serta 1.950 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 97.888 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 127 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 92.777 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.658 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 326 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.632 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.474 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 375.540 sampel.

Seminggu Pemeriksaan Rapid Antigen di Bandara SSK II, 12 Orang Positif COVID-19

Selama pelaksanaan pemeriksaan rapid antigen terhadap orang yang masuk melalui bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, sebanyak 12 orang penumpang penerbangan dari pulau Jawa terdeteksi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, yang positif rapid antigen langsung dibawa ke asrama haji untuk menjalani isolasi mandiri, sampai hasil swab PCR keluar.

Biasanya kalau hasil positif rapid antigen jarang yang negatif PCR, jadi mereka diisolasi selama 14 hari. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang masuknya dari daerah lain, terutama dari Jawa.

Meski PPKM Darurat Tidak Diterapkan di Riau, Gubri Syamsuar Ingatkan Warga Jangan Abaikan Prokes

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta kepada masyarakat Riau agar tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun Riau tidak termasuk daerah yang diminta untuk menerapkan PPKM darurat.

Meski demikian, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tetap dilaksanakan di Riau seperti yang sebelumnya diterapkan di zona merah dan oranye.

“PPKM tetap kita jalankan terutama di zona merah, tapi bukan PPKM darurat, itu di jawa,” ujar Gubri.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.