Positif Corona Riau Tambah 743, Total Kasus Capai 75.620

303
Positif Corona Riau

Positif Corona Riau Hari Ini (Sabtu, 10/7/2021) bertambah sebanyak 743 kasus, pasien sembuh bertambah 394 kasus, dan 21 pasien yang meninggal dunia. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid di Riau, menjadi 75.620 kasus.

Dari jumlah Pasien Corona Riau Hari Ini, sebanyak 68.356 pasien positif Corona Riau yang telah sembuh dan pulang. 801 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 4.423 orang isolasi mandiri, serta 2.040 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Pasien Meninggal

Pasien yang meninggal hari ini antara lain:

  • By. MAM (1) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis,
  • Tn. RH (40) dan Ny. GTF (33) yang merupakan warga Kota Dumai,
  • Tn. MJ (71) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hilir,
  • Tn. NM (41) yang merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi.
  • Tn. F (35) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. A (70) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • By. AJY (2 Bulan) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. SS (74) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Tn. UZ (68) yang merupakan warga Kota Pekanbaru,
  • Ny. K (60) yang merupakan warga Kabupaten Pelalawan,
  • Ny. M (41) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Ny. PB (82) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Ny. HH (79) yang merupakan warga Provinsi Lain,
  • Tn. H (48) yang merupakan warga Provinsi Lain.
  • Ny. W (33) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hilir,
  • Ny. I (68) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hilir,
  • Tn. MS (51) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu,
  • Tn. OS (60) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu,
  • Tn. T (54) yang merupakan warga Kabupaten Siak,
  • Tn. CE (64) yang merupakan warga Kabupaten Siak.
Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 98.597 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 157 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 93.505 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.597 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 338 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.235 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.933 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 391.361 sampel.

Tren Kasus Positif COVID-19 di Riau Melonjak, Gubri Ajak Masyarakat Tingkatkan Displin Prokes

Tren kasus konfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau belakangan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Atas kondisi itu Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak semua elemen masyarakat untuk lebih hati-hati dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan (Prokes), karena dikhawatirkan di Riau ada varian Delta.

Untuk diketahui, kasus COVID-19 di Riau dalam beberapa hari di atas 500 kasus perhari. Padahal sebelumnya kasus di Riau di angka 200-300 orang perhari.

Peningkatan kasus dikhawatirkan ada penyebaran varian baru. Karena itu masyarakat diminta untuk waspada dan tetap mematuhi Prokes.

Tingkat Kesadaran Masyarakat Riau Untuk Divaksinasi Sudah Membaik

Tingkat kesadaran masyarakat di Riau untuk divaksinasi semakin membaik. Hal itu terlihat dari tingginya antusias masyarakat dalam program vaksinasi massal yang banyak dilakukan oleh instansi vertikal di Provinsi Riau.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau dr Indra Yovi mengungkapkan, jika kondisi ini bisa dipertahankan, maka diyakini target realisasi vaksinasi akan lebih cepat tercapai.

Meski demikian, kata dia, Satgas Penanganan Covid-19 Riau tetap akan menyoroti penerapan disiplin protokol kesehatan masyarakat saat ikut serta dalam vaksinasi massal.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.