Home Blog Page 108

Zakat Fitrah Pekanbaru 1443H, Ini Besarannya

0

Besaran zakat fitrah Pekanbaru 1443H / 2022 M telah ditetapkan oleh Kantor Kemenag Kota Pekanbaru melalui Penyelenggara Zakat Waqaf.

Surat Qimat Zakat

Adapun Surat Qimat Zakat untuk Kota Pekanbaru tersebut diterbitkan pada tanggal 8 April 2022 lalu setelah adanya informasi harga beras terkini di Kota Pekanbaru dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru.

Ketentuan Zakat Fitrah

Zakat fitrah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Hukum Fiqih, yakni:

  • Satu Sha’in gandum (makanan yang mengenyangkan) setara dengan 10 kaleng susu cap nona.
  • Jika diukur timbangan, beratnya mencapai 2,5 kg.
  • Apabila diukur dengan uang, makan dibayar seharga beras  di pasar saat zakat fitrah ditentukan.
Besaran Zakat Fitrah Pekanbaru 1443H

Keputusan besaran zakat fitrah ini sendiri menindaklanjuti surat dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau dengan nomor 238/Kw.04.6/BA.03.2/4/2022 tanggal 6 April 2022 tentang Kisaran Zakat Fitrah Tahun 1443 H / 2022 M.

Berikut ini harga beras di Kota Pekanbaru:

  1. Solok dengan harga/kg sebesar Rp15.000, total zakat yang dikeluarkan Rp37.500.
  2. Pandan Wangi / Spesial SXL dengan harga/kg sebesar Rp14.500, total zakat yang dikeluarkan Rp36.250.
  3. Mundam / Mudik dengan harga/kg sebesar Rp13.000, total zakat yang dikeluarkan Rp32.500.
  4. Anak Daro dengan harga/kg sebesar Rp12.000, total zakat yang dikeluarkan Rp30.000.
  5. Belida / Topi Koki dengan harga/kg sebesar Rp11.500, total zakat yang dikeluarkan Rp28.750.
  6. Bulog dengan harga/kg sebesar Rp10.000, total zakat yang dikeluarkan Rp25.000.
Pelaksanaan Zakat

Untuk pelaksanaan zakat fitrah sendiri, dapat dilakukan oleh panitia Amil Zakat pada masjid/musala atau tempat lainnya, Lembaga / Badan Amil Zakat, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Sedangkan untuk pendistribusian zakat maal/harta hanya melalui Lembaga / Badan Amil Zakat yang telah dibentuk secara sah sesuai UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Menaati Protokol Kesehatan

Untuk pengumpulan dan pendistribusian zakat, wajib menaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini sesuai dengan isi Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 sebagaimana berikut ini:

  • Menghindari kontak langsung, seperti berjabat tangan dan menganjurkan penggunaan layanan perbankan untuk penerimaan zakat.
  • Mendistribusikan zakat dengan cara mengantarkan langsung kepada mustahik, serta menghindari penggunaan kupon atau sistem lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya keramaian.
  • Petugas Amil wajib menggunakan masker, menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan tisu di lingkungan sekitar.

Info Kesembuhan Covid19 Riau Capai 145.754 Orang

Info kesembuhan Covid19 Riau hari ini (Rabu, 13/4/2022) mencapai 145.754 orang, ada penambahan sebanyak 23 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.351 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 5 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 2 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.424 orang.

Dari info kesembuhan Covid19 Riau hari ini, sebanyak 32 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 141 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 13 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.463 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 21 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.557 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 338 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 230 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 224 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.268.683 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Info Kesembuhan Covid 19 Riau Capai 145.731 Orang

0

Info kesembuhan Covid 19 Riau hari ini (Selasa, 12/4/2022) mencapai 145.731 orang, ada penambahan sebanyak 21 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.346 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 11 kasus.

Sedangkan kasus kematian nihil penambahan, sehingga total pasien meninggal tetap 4.422 orang.

Dari info kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 34 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 159 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 12 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.450 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 23 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.514 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 368 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 545 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 395 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 380 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.268.453 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Data Kesembuhan Covid 19 Riau Capai 145.710 Orang

Data kesembuhan Covid 19 Riau hari ini (Senin, 11/4/2022) mencapai 145.710 orang, ada penambahan sebanyak 32 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.336 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 13 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 2 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.422 orang.

Dari data kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 37 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 167 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 11 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.450 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 23 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.514 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 368 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 545 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 236 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 224 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.268.058 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Puasa Turun Berat Badan? Bisa, Intip Tipsnya

Saat berpuasa, kebanyakan orang mengalami naik berat badan. Padahal puasa turun berat badan bisa saja dilakukan jika memperhatikan pola makan.

Berikut ini beberapa tips agar saat puasa turun berat badan bisa Encik dan Puan lakukan.

Berbuka dengan Menu Seimbang

Saat kita berpuasa, metabolisme tubuh akan melambat. Hal tersebut mengakibatkan kebutuhan energi tubuh akan otomatis berkurang.

Meski demikian, bukan berarti kita bisa memakan semua makanan ketika waktu berbuka. Yang terpenting adalah mengonsumsi makanan yang seimbang.

Dimana yang harus kita fokuskan adalah makan secara perlahan. Barulah kemudian memilih menu makanan yang bernutrisi lengkap.

Mulai dari karbohidrat, serat, protein, vitamin, serta yang tak kalah penting adalah makanan yang mengandung mineral.

Jika semua itu bisa terpenuhi, maka dapat membantu Encik dan Puan mengurangi makan berlebih.

Jangan Lupa Makan Sahur

Makan sahur sendiri merupakan salah satu sunnah dalam ibadah puasa. Meski terdengar sepele, nyatanya masih banyak yang enggan makan sahur.

Padahal makan sangat baik bagi kesehatan Encik dan Puan lhoi, oleh karenanya jangan melewatkan waktu makan ini.

Makan sahur saat bulan suci ramadan sendiri sama halnya seperti sarapan dan sebaiknya sahur dilakukan di waktu dini hari.

Dengan makan sahur, tubuh kita dapat menampung banyak nutrisi dan energi untuk menjalani puasa sehari penuh.

Jadi Encik dan Puan tidak akan merasa lemas ataupun cepat lapar. Selain itu, makan sahur juga menghindari kita makan berlebihan ketika bebuka puasa. Hal tersebut baik untuk menghindari kenaikan berat badan.

Kurangi Gula

Salah satu tagline saat berbuka yaitu ‘berbukalah dengan yang manis‘. Kenyataannya banyak yang salah fokus dengan tagline tersebut.

Bahkan tak sedikit yang menganggap bahwa itu merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Padahal tagline tersebut hanyalah iklan dari sebuah brand minuman.

Karenanya banyak orang yang menyajikan menu berbuka/takjil yang manis-manis. Seperti cendol, kolak, es buah, es tebu, teh manis, es jeruk kasturi, sirup, puding dan lainnya.

Sebaiknya saat kita berbuka puasa, kurangi makanan dan minuman yang kandungan gulanya tinggi.

Gula merupakan salah satu penyebab kenaikan berat badan. Sebagai gantinya, Encik dan Puan bisa mengonsumsi gula alami dari buah dan madu.

Batasi Asupan Garam

Selain mengurangi konsumsi gula, Encik dan Puan juga harus membatasi asupan garam. Hal itu dikarenakan garam mengandung natrium yang cenderung dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi.

Terutama saat sahur, mengonsumsi makanan yang tinggi garam akan membuat Encik dan Puan cepat merasa haus ketika berpuasa. Yang mana dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mencerna dan menyerap cairan.

Hindari Makanan yang Digoreng

Eits ini tidak ada hubungannya dengan kondisi minyak goreng yang langksa saat ini ya. Apalagi saran untuk mengganti menggoreng dengan merebus, hehe.

Sudah jadi kebiasaan bagi orang Indonesia ketika berbuka puasa adalah dengan menyantap gorengan. Kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat menaikkan berat badan selama puasa.

Kandungan kalori dan lemak jenuh yang tinggi serta rendahnya nutrisi ada pada makanan yang digoreng. Ketimbang memakan gorengan, sebaiknya perbanyak mengonsumsi buah dan sayur.

Kontrol Porsi Makan

Meskipun berpuasa seharian penuh, bukan berarti kita makan dalam porsi besar saat berbuka. Mengontrol porsi makan sangat penting di bulan ramadan, baik saat sahur maupun saat buka puasa.

Dengan mengontrol porsi makan, menjadi cara terbaik untuk menurunkan berat badan Encik dan Puan. Makanlah dengan porsi kecil untuk membantu kita memahami berapa banyak yang dibutuhkan tubuh.

Tetap Terhidrasi

Kekurangan cairan menjadi salah satu tantangan dalam melaksanakan ibadah puasa. Karena bisa membuat kita merasa cepat haus sehingga tubuh jadi lemas.

Oleh sebab itu, penting menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Konsumsilah makanan yang mengandung air seperti semangka, mentimun, kiwi, dan lainnya.

Selain itu perbanyaklah minum air putih, bila perlu minum sebanyak 2 liter per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa. Banyak minum air putih juga bisa membantu mendetoksifikasi tubuh.

Update Kesembuhan Covid 19 Riau Capai 145.641 Orang

Update kesembuhan Covid 19 Riau hari ini (Sabtu, 9/4/2022) mencapai 145.641 orang, ada penambahan sebanyak 37 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.313 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 19 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.419 orang.

Dari update kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 43 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 210 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 9 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.443 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.505 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 371 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 545 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 224 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 210 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.267.556 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Tetap Sehat Saat Puasa, Ini Tipsnya

Menjalani ibadah puasa di masa pandemi bukanlah hal yang mudah. Berikut ini beberapa tips agar tetap sehat saat puasa.

Pastikan Tubuh Tetap Sehat

Selain Encik dan Puan harus kuat menahan haus dan lapar selama kurang lebih 12 jam, perlu juga memastikan tubuh tetap sehat agar terhindar dari virus, penyakit, dan patogen lainnya.

Tips Tetap Sehat saat Puasa
  • Perbanyak minum air putih

Sebagaimana diketahui saat kita berpuasa, tubuh kekurangan cairan dibandingkan sebelumnya. Oleh karenanya, perlu untuk memastikan kita telah mencukupi cairan tubuh saat berbuka hingga sahur.

Untuk menghindari dehidrasi saat sedang puasa, usahakan banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari. Adapun dehidrasi ringan sendiri dapat menyebabkan kelelahan, mulut kering, haus, dan sakit kepala.

Agar kebutuhan 8 gelas air per hari terpenuhi pada bulan puasa ini, Encik dan Puan bisa minum dua gelas pada waktu berbuka, dua gelas pada waktu setelah salat tarawih, dua gelas sebelum tidur, lalu dua gelas pada waktu sahur.

  • Makan makanan yang berserat

Mengonsumsi makanan berserat dan tinggi protein dapat membantu mengurangi rasa lapar dan mengimbangi beberapa efek samping saat puasa, seperti pusing dan lainnya. Sehingga bisa membuat Encik dan Puan tetap sehat dan kuat selama puasa.

  • Jangan banyak makan saat buka puasa

Usahakan berbuka puasa dengan minum air putih, mengonsumsi kurma, dan makanan yang ringan lainnya. Lalu dilanjutkan makan besar usai Salat Magrib. Hal ini dilakukan untuk menghindari rasa mual, kembung, hingga lelah saat makan banyak ketika berbuka puasa.

  • Tetap berolahraga

Meski tengah berpuasa, Encik dan Puan tetap dapat berolahraga. Olahraga merupakan salah satu tips tetap sehat saat berpuasa.

Tapi Encik dan Puan perlu memastikan untuk berolahraga yang ringan-ringan saja. Hal ini guna menghindari rasa lelah dan dehidrasi karena berolahraga.

Ada beberapa olahraga intensitas rendah yang bisa Encik dan Puan lakukan. Diantaranya dengan berjalan kaki, yoga ringan, dan bersepeda santai. Sebaiknya Encik dan Puan berolahraga menjelang berbuka puasa, agar tubuh tidak lelah.

  • Konsumsi Suplemen

Dengan mengonsumsi suplemen seperti vitamin dan lainnya, berguna bagi tubuh untuk menggantikan nutrisi yang hilang saat berpuasa.

Karena selama berpuasa, kita hanya mengonsumsi lebih sedikit kalori. Yang mengakibatkan kebutuhan nutrisi sulit terpenuhi.

Selain itu, dengan mengonsumsi vitamin juga dapat menjaga daya tahan tubuh untuk terhindar dari infeksi, khususnya selama puasa di tengah pandemi COVID-19.

Angka Kesembuhan Covid 19 Riau Capai 145.605 Orang

Angka kesembuhan Covid 19 Riau hari ini (Jumat, 8/4/2022) mencapai 145.605 orang, ada penambahan 58 orang dibandingkan kemarin.

Sementara total kasus mencapai 150.294 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 9 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.418 orang.

Dari angka kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 44 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 227 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 8 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.420 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 32 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.437 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 407 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 544 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 385 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 351 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.267.332 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Ibu Hamil Berpuasa? Ini Yang Perlu Diperhatikan

Ibu hamil berpuasa sebenarnya boleh-boleh saja, asalkan harus bijak karena dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Bisa Memberikan Perubahan Pada Tubuh

Puasa memang baik bagi kesehatan, namun bagi ibu hamil belum tentu demikian. Puasa diketahui memberikan perubahan dalam tubuh ibu hamil.

Dalam hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan ibu hamil kekurangan air (dehidrasi). Hal ini bisa menyebabkan kontraksi dan air ketuban menjadi sedikit.

Tanda Bahaya Pada Tubuh

Bagi ibu hamil berpuasa, perlu untuk mengetahui tanda-tanda bahaya yang akan terjadi. Yang mana tanda-tanda ini bisa terjadi karena dehidrasi dan kurang minum saat puasa.

Berikut tanda-tanda bahaya saat ibu hamil yang tidak fit berpuasa:

  • Pendarahan
  • Penurunan gerakan pada janin
  • Pandangan kabur
  • Kepala letih
  • Tidak terdapat kenaikan berat badan
  • Buang air kecil yang sedikit atau berwarna pekat
  • Mual dan muntah

Jika termasuk dalam ciri-ciri di atas, maka disarankan untuk tidak berpuasa.

Harus Fit dan Konsultasi ke Dokter

Ibu hamil harus fit dan bugar saat hendak melakukan ibadah puasa. Bahkan jika perlu konsultasi ke dokter kandungan serta memeriksa antenatal.

Agar mengetahui kesejahteraan janin, seperti berat badan janin dan air ketuban dalam keadaan baik.

Tips Puasa Untuk Ibu Hamil

Jika ibu hamil ingin tetap beribadah puasa, berikut ini beberapa tips yang harus diikuti:

  • Minum air 2,5 liter per hari
  • Jangan lupa sahur
  • Hindari makanan yang terlalu manis
  • Konsumsi makanan berserat dan mengandung karbohidrat kompleks
  • Penuhi kebutuhan protein dari kacang-kacangan, telur, ikan, dan daging yang sudah matang
  • Tetap tenang dan hindari stres
  • Lakukan aktivitas di dalam ruangan
  • Santai dan hindari mengerjakan banyak pekerjaan
  • Beristirahat jika dirasa lelah
  • Mendapatkan izin berpuasa dari penyedia layanan kesehatan
Kondisi Ibu Hamil yang Tidak Disarankan Untuk Puasa

Karena puasa memberikan efek kesehatan bagi ibu yang sedang hamil, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan.

Inilah beberapa kondisi ibu hamil yang tidak disarankan melaksanakan ibadah puasa demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan janin:

  • Mual Muntah Berlebih
  • Hemoglobin Rendah
  • Diabetes
  • Mengeluarkan Flek atau Perdarahan
  • Gangguan Sistem Pencernaan
Cerita Ramadhan: Puasa Ibu Hamil

Jumlah Kesembuhan Covid 19 Riau Capai 145.547 Orang

Jumlah kesembuhan Covid 19 Riau bertambah 37 orang hari ini (Kamis, 7/4/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 145.547 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.282 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 19 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.417 orang.

Dari jumlah kesembuhan Covid 19 Riau hari ini, sebanyak 48 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 273 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 7 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.420 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 34 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.435 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 407 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 544 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 421 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 384 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.266.947 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.