Home Blog Page 107

Kesembuhan Pasien Covid-19 Riau Capai 145.865 Orang

Kesembuhan pasien Covid-19 Riau hari ini (Selasa, 19/4/2022) mencapai 145.865 orang, ada penambahan sebanyak 16 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.395 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 6 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.427 orang.

Dari info kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 24 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 89 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 19 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.575 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 25 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.718 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 282 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 550 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 434 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 401 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.270.560 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Rawan Banjir Longsor Riau Saat Mudik Lebaran, Ini Lokasinya

Encik dan Puan berniat mudik tahun ini? Harap berhati-hati terhadap daerah rawan banjir longsor di wilayah Riau berikut ini ya.

Tengah Dipetakan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau tengah memetakan daerah rawan bencana alam di Riau, seperti banjir dan longsor.

Diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal, pihaknya tengah melakukan pemetaan daerah rawan bencana banjir dan longsor.

Dengan demikian, Encik dan Puan diharapkan dapat berhati-hati saat melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Ia juga berpesan agar masyarakat dengan selalu memantau perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Adapun daerah rawan banjir dan longsor di Riau, lanjut Edy, masih seperti tahun-tahun sebelumnya.

Daerah Rawan Longsor

Dijelaskan Edy bahwa daerah rawan longsor tersebut berada di daerah perbatasan Riau dengan Sumatera Barat, seperti wilayah XIII Koto Kampar dan Lubuk Jambi dekat Kuantan Singingi.

Selain kedua wilayah tersebut, tambah Edy, daerah rawan longsor juga ada di Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Tepatnya di ruas jalan lintas Rengat-Tembilahan.

“Tapi di sana bukan longsor dari bukit. Tapi longsor akibat abrasi sungai,” terangnya.

Daerah Rawan Banjir

Sementara untuk daerah rawan banjir, dikatakan oleh Edy berada di Kabupaten Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, dan Rokan Hulu.

Menurutnya, jika banjir pasang besar lair aut (rob) itu biasanya terjadi di daerah pesisir. Yang mana bukan tidak termasuk daerah rawan untuk lintasan mudik.

Meski demikian, ia berpesan bahwa yang perlu diantisipasi adalah mudik menggunakan transportasi laut. Sebab menurutnya, saat ini cuaca di Riau tidak menentu dan hal itu tetap harus diantisipasi.

“Sebelum melakukan perjalanan mudik lebaran, terus pantau perkembangan serta prediksi cuaca dari BMKG,” pesannya.

Puasa Anti Haus Lapar, Ini Rekomendasi Menu Sahurnya

Dalam melaksanakan puasa, seringkali kita merasa lapar di tengah hari. Supaya puasa anti haus lapar, berikut rekomendasi menu sahurnya.

Konsumsi Makanan yang Bernutrisi

Saat sahur, penting bagi kita untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Karena asupan nutrisi dapat menyehatkan tubuh.

Makanan dengan asupan kabohidrat kompleks memiliki serat yang tinggi, sehingga membutuhkan waktu lebih lama dicerna. Dengan demikian dapat mempertahankan energi selama puasa.

Adapun contoh menu dengan asupan karbohidrat kompleks yang perlu dimasukkan dalam menu sahur adalah nasi merah, roti gandum, atau oatmeal.

Selain itu makanan dengan kandungan lemak yang sehat juga dianjurkan untuk dikonsumsi saat sahur.

Dengan mengonsumsi lemak sehat, dapat memperlambat proses pencernaan dan pemanfaatan glukosa, sehingga membuat makanan bertahan lebih lama di siang hari.

Encik dan Puan juga sebaiknya makan makanan berprotein tinggi saat sahur, karena dapat menjaga metabolisme tubuh.

Jangan Lupakan Buah dan Sayur

Salah satu menu sahur agar puasa anti haus lapar lainnya adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Diketahui baik untuk menjaga metabolisme tubuh saat berpuasa. Selain itu, dengan mengonsumsi buah dan sayur juga agar asupan gizi seimbang selama puasa.

Jadi bukan hanya metabolisme saja yang terjaga, tetapi energi selama puasa juga tak begitu mengalami penurunan. Karena dengan mengonsumsi buah dan sayuran, dapat meningkatkan rasa kenyang di siang hari.

Juga dalam buah dan sayur terkandung vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan. Serat tinggi yang terdapat pada buah dan sayur juga dapat membantu Encik dan Puan dalam mencegah sembelit.

Hindari Gorengan dan Makanan Tinggi Gula

Salah satu menu sahur favorit orang Indonesia adalah gorengan atau makanan yang digoreng, yang memang praktis dikonsumsi.

Meski demikian, mengonsumsi gorengan saat sahur tidak dapat mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan.

Bukan hanya itu, gorengan juga mengandung lemak jenuh yang dapat membuat kita dehidrasi selama puasa.

Selain gorengan, makanan yang tinggi gula seperti cokelat, dessert, permen, dan lainnya juga sebaiknya dihindari agar tidak dehidrasi.

Hindari Kopi

Meski Kopi memiliki aneka manfaat, nyatanya kopi merupakan minuman yang mengandung kafein tinggi.

Sebagaimana diketahui, kafein sendiri dapat membuat orang yang mengonsumsinya terjaga. Bahkan jika terlalu banyak dikonsumsi, dapat mengakibatkan kesulitan tidur.

Oleh karena efeknya tersebut, ada baiknya Encik dan Puan menghindari mengonsumsi kopi selama bulan puasa.

Jika Encik dan Puan mengonsumsi kopi saat sahur, dapat mengakibatkan tubuh menjadi dehidrasi dan kita akan merasa mudah lelah serta haus. Hal ini dikarenakan kafein yang terkandung di dalamnya bersifat diuretik.

Tapi jika Encik dan Puan ingin tetap mengonsumsi kopi karena telah terbiasa, disarankan untuk minum kopi setelah berbuka serta jangan lupa untuk banyak minum air putih.

Minum Air Putih

Biasanya saat berpuasa, kita akan kekurangan cairan tubuh. Padahal meski tengah berpuasa, kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi.

Jika kita biasanya minum air putih 1-2 liter untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar tidak terdehidrasi, maka kita bisa menyiasatinya saat berpuasa.

Untuk menghindari dehidrasi saat sedang puasa, usahakan banyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Encik dan Puan bisa minum dua gelas pada waktu berbuka, dua gelas pada waktu setelah salat tarawih, dua gelas sebelum tidur, lalu dua gelas pada waktu sahur.

Air putih sendiri sangat penting dikonsumsi selama menjalani ibadah puasa, karena dapat menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Jika keseimbangan elektrolit terjaga, maka akan mengurangi risiko sakit kepala, mengatasi bau mulut, dan menjaga energi tetap tinggi.

Selain minum air putih, Encik dan Puan bisa juga dengan mengonsumsi makanan dan minuman lain. Seperti buah-buahan yang mengandung banyak air, yogurt, dan susu, agar tenggorokan tidak kering.

Kesembuhan Pasien Covid19 Riau Capai 145.850 Orang

Kesembuhan pasien Covid19 Riau hari ini (Senin, 18/4/2022) mencapai 145.850 orang, ada penambahan sebanyak 10 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.389 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 8 kasus.

Sedangkan kasus kematian tidak ada penambahan, sehingga total pasien meninggal tetap 4.426 orang.

Dari info kesembuhan Covid19 Riau hari ini, sebanyak 24 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 89 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 18 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.569 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 28 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.698 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 295 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 276 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 236 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.270.126 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Proyek IPAL Pekanbaru Diprediksi Selesai 2023

Sebanyak 4 paket proyek IPAL Pekanbaru dengan total anggaran Rp780 miliar lebih diprediksi akan selesai pada tahun 2023.

Diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, saat ini Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal dan IPAL terpusat sedang dibangun di Pekanbaru.

Pengembang Wajib Bangun IPAL Komunal

Lebih lanjut Ayat mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menerapkan kebijakan baru terkait IPAL.

Yang mana dalam kebijakan ini mewajibkan bagi pengembang perumahan baru untuk membangun IPAL Komunal.

Dengan adanya kebijakan ini, maka masyarakat tidak perlu lagi membangun septic tank secara mandiri.

Pilot Project

Sebagaimana diketahui, proyek IPAL yang saat ini sedang berlangsung merupakan pilot project (proyek percontohan) dari pemerintah pusat.

Ditargetkan sebanyak 11.000 SR terlayani dengan adanya IPAL yang sumber dananya berasal dari ADB dan APBN ini.

Adapun proses pembangunan proyek IPAL Pekanbaru sendiri dilakukan secara bertahap dan diprediksi akan tuntas pada 2023 mendatang.

Diprotes Masyarakat

1565017064

Meski proyek instalasi pengolahan air limbah ini berdampak baik terhadap lingkungan, nyatanya masyarakat Kota Pekanbaru memprotes proyek ini.

Banyak yang beranggapan bahwa proyek ini merusak jalan, membuat kemacetan, hingga mematikan pelaku usaha yang jalannya terkena penggalian proyek IPAL.

Hal tersebut tidak ditampik oleh Ayat. Ia mengakui bahwa pihaknya mendapat banyak protes dari masyarakat.

Meski demikian ia berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menjadikan Kota Pekanbaru sebagai pilot project IPAL. Menurutnya Kota Pekanbaru perlu memiliki pengolahan limbah.

Terus Digesa

Pembangunan IPAL sendiri terus didorong agar cepat selesai. Bahkan untuk memperkuat keberadaan IPAL ini, Pemko Pekanbaru telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Air Limbah ke DPRD.

Dijelaskan Ayat, saat ini Ranperda Pengelolaan Air Limbah ini tengah dibahas. Menurutnya Ranperda ini sangat penting, karena visi kota ini Smart City Madani.

“Salah satu pilarnya adalah Smart Environment, yakni lingkungan yang sehat, cerdas, bersih, asri, dan tidak ada polusi,” terang Ayat.

Selain itu upaya percepatan adalah Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau Direktorat Jenderal Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kemen PUPR) bisa menyelesaikan IPAL secara terpadu.

Ada Apa Dengan IPAL?

SPBU 24 Jam Riau Disiapkan Pertamina Untuk Mudik

Pertamina Patra Niaga menyiapkan 8 SPBU 24 jam di jalur mudik Riau-Sumbar via Bangkinang, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik agar tidak takut kehabisan BBM.

Lokasi

Adapun lokasi ke-8 SPBU 24 jam di jalur mudik Riau antara lain berada di:

  • Jalan Pekanbaru – Bangkinang Km 16, yakni SPBU 14.284.657
  • Jalan lintas Pekanbaru – Kampar, yakni SPBU 14.284.623
  • Sungai Pinang Danau Bingkuang, yakni SPBU 14.284.612
  • Jalan Raya Pekanbaru – Bangkinang, yakni SPBU 14.284.653
  • Jalan Raya Pekanbaru – Bangkinang Km 52, yakni SPBU 14.284.697
  • Bangkinang Kota Kampar, yakni SPBU 14.284.622
  • Negara Ganting Bangkinang, yakni SPBU 14.284.684
  • Jalan Lintas Bangkinang – Sumbar, yakni SPBU 14.284.631
Beroperasi Nonstop

Diungkapkan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Agustiawan, SPBU Siaga ini akan beroperasi nonstop.

Yang mana hal ini agar para pemudik dapat mengisi BBM kapan saja ketika membutuhkan selama di perjalanan mudik Riau-Sumbar.

Tol Pekanbaru-Bangkinang

Sementara itu 1 KiosK dan SPBU Modular tengah disiapkan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan BBM pemudik di jalur Tol Pekanbaru-Bangkinang. Sebagimana diketahui, Tol Pekanbaru-Bangkinang ini akan beroperasi mudik lebaran nanti.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pihaknya mengatakan, kedua fasilitas ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pemudik untuk mendapatkan BBM selain di SPBU.

Jalur Mudik Pekanbaru-Dumai

Sedangkan untuk arus jalur mudik Pekanbaru-Dumai, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan SPBU Kantong serta di tol Pekanbaru-Dumai SPBU modular. Kemudian ada SPBU yang berada di luar tol, yakni di KM 45 A dan KM 65 B.

Armada Motoris

Selain itu Pertamina juga menyiapkan armada motoris, yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kehabisan BBM di jalan terutama saat terjadi kemacetan.

Dijelaskan Agus, armada motoris ini memudahkan petugas untuk mencapai tujuan jika terjadi kemacetan.

Jika Encik dan Puan ini menggunakan layanan armada motoris ini dapat menghubungi call center 135. Namun layanan antar BBM ini maksimal hanya dapat mengantar 10 liter saja.

Bagaimana Encik dan Puan, sudah siap untuk mudik tahun ini setelah 2 tahun sebelumnya dilarang pemerintah? Semoga selamat sampai tujuan dan tetap terapkan protokol kesehatan ya.

Kesembuhan Pasien Covid Riau Capai 145.840 Orang

Kesembuhan pasien Covid Riau hari ini (Minggu, 17/4/2022) mencapai 145.840 orang, ada penambahan sebanyak 10 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.381 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 9 kasus.

Sedangkan kasus kematian tidak ada penambahan, sehingga total pasien meninggal tetap 4.426 orang.

Dari info kesembuhan Covid Riau hari ini, sebanyak 29 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 86 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 17 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.544 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 26 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.674 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 296 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 416 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 377 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.269.850 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kesembuhan Pasien Corona Riau Capai 145.830 Orang

Kesembuhan pasien Corona Riau hari ini (Sabtu, 16/4/2022) mencapai 145.830 orang, ada penambahan sebanyak 33 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.372 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 4 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.426 orang.

Dari info kesembuhan Corona Riau hari ini, sebanyak 29 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 87 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 16 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.518 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 20 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.667 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 283 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 213 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 191 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.269.434 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Info Kesembuhan Corona Riau Capai 145.797 Orang

Info kesembuhan Corona Riau hari ini (Jumat, 15/4/2022) mencapai 145.797 orang, ada penambahan sebanyak 29 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.369 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 11 kasus.

Sedangkan kasus kematian tidak ada penambahan, sehingga total pasien meninggal tetap 4.425 orang.

Dari info kesembuhan Corona Riau hari ini, sebanyak 29 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 118 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 15 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.468 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 19 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.563 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 338 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 281 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 262 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.269.221 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Info Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 145.768 Orang

Info kesembuhan Covid-19 Riau hari ini (Kamis, 14/4/2022) mencapai 145.768 orang, ada penambahan sebanyak 15 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.358 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 7 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 1 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.425 orang.

Dari info kesembuhan Covid19 Riau hari ini, sebanyak 31 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 134 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 14 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.464 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 20 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.558 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 338 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 548 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 257 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 246 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.268.940 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 2 Hingga 25 April 2022

Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru berhasil turun ke level 2 dari sebelumnya level 3.

Pelaksanaannya sendiri berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (11/4/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?