Home Blog Page 118

Total Corona Provinsi Riau Capai 128.585 Kasus

Total Corona Provinsi Riau hari ini (Sabtu, 22/1/2022) mencapai 128.585 kasus, sedangkan total sembuh mencapai 124.445 orang.

Sementara itu ada 3 penambahan kasus, tidak ada pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Dari total Corona Provinsi Riau hari ini, nihil pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 15 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 22 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.388 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 19 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.807 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 49 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 513 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.462 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.946 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.052.532 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Data Corona Provinsi Riau Hari Ini: Positif 3, Total 128.579

Data Corona Provinsi Riau hari ini (Kamis, 20/1/2022) ada 3 penambahan kasus, tidak ada pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.445 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.579 kasus.

Dari data Corona Provinsi Riau hari ini, nihil pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 9 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 20 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.385 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 21 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.802 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 49 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 513 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.412 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.303 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.045.584 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Mitra 10 Pekanbaru, Supermarketnya Bahan Bangunan

Supermarketnya bahan bangunan dan perlengkapan rumah terbesar di Indonesia, yaitu Mitra 10 hadir di Pekanbaru.

Gerai Mitra 10 ke-43 yang baru diresmikan, Kamis (20/1/2022), ini lokasinya berada di Jalan Soekarno Hatta (sebelah Transmart Pekanbaru).

Ritel Konsep Bahan Bangunan

Mitra 10 merupakan ritel modern pertama yang melahirkan konsep belanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah dalam satu atap di Indonesia.

Konsep ini membuat para pelanggan dapat berbelanja bermacam–macam produk dengan kategori dan jenis yang sangat lengkap, pada tempat yang nyaman dan luas, dan juga dengan harga barang yang murah.

Bahan Bangunan Lengkap

Mitra 10 menyediakan semua perlengkapan bahan bangunan dengan kategori Flooring and Wall, Paint and Sundries, Electrical and Lighting, Bathroom, Hobbies, Houseware, Kitchen, Building Material, Doors and Windows, Tools, Plimping, Hardware, dan aneka pelengkapan rumah tangga.

Atria Furniture

Selain itu di dalam Mitra 10 juga tersedia Atria Furniture yang menyediakan berbagai macam furniture, seperti sofa, set meja makan, kasur, lemari, meja kerja, hingga loker.

Promo

Mitra 10 juga memberi promo mulai tanggal 20-24 Januari 2022 dan banyak promo lainnya hingga 11 Maret 2022.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Mitra 10 juga memeriahkan promo dengan mengadakan Grand Opening, ada Promo Tebus Murah, Giveaway, Lucky Draw, dan lomba foto.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Mitra10 (@mitra10_official)

Cara Berbelanja

Selain bisa berbelanja langsung, Ncik dan Puan juga bisa belanja online di website mitra10.com atau di salah satu ecommerce seperti Tokopedia, Blibli, Shoppe, dan Lazada.

Jadi tunggu apalagi Ncik dan Puan? Segera kunjungi Mitra 10 dan nikmati berbelanja dengan harga murah, nyaman dan luas. Lokasinya ada di Jalan Soekarno Hatta tepatnya di sebelah Transmart Pekanbaru. Mitra10 Murah, Lengkap dan Nyaman.

Mengenal Gangguan Tidur, Jenis dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Ncik dan Puan merasakan kesulitan tidur di malam hari? Melalui tulisan ini yuk kita mengenal gangguan tidur, jenis, dan cara mengatasinya.

Ciri-ciri Gangguan Tidur

Salah satu ciri-ciri gangguan tidur diantaranya kerap mengantuk di siang hari, susah bangun pagi, kurang tidur, hingga badan tidak fit. Beberapa kondisi tersebut dapat disebabkan gangguan pola tidur atau gangguan tidur ritme sirkadian.

Jenis Gangguan Tidur

Berikut ini adalah ulasan untuk mengenal lebih lanjut 5 jenis gangguan tidur dan cara mengatasinya.

  1. Jadwal tidur terlambat
    Gangguan pola tidur ini terjadi ketika seseorang jadwal tidurnya molor lebih dari dua jam dari waktu tidur biasanya selama tiga bulan berturut-turut. Kebiasaan begadang atau bergesernya jadwal tidur ini rentan membuat waktu tidur jadi berkurang. Kondisi ini bisa berdampak negative bagi orang yang keesokan harinya memiliki aktivitas, seperti sekolah atau bekerja.
  2. Jadwal bangun lebih awal
    Penderita gangguan pola tidur ini cenderung tidur lebih awal dan bangun lebih dini dua jam sebelum jadwal tidur biasanya selama tiga bulan berturut–turut. Kondisi ini biasanya dialami kalangan lansia atau orang yang usianya mulai menginjak paruh baya.
  3. Pola tidur tidak teratur
    Pola tidur yang tidak rutin sesuai jadwal setiap hari bisa menyebabkan orang jadi susah tidur di malam hari dan mengantuk di siang hari. Kondisi ini biasanya disebabkan gangguan saraf atau penyakit neurodegeneratif; seperti penyakit Parkinson, Alzheimer, hutington, demensia, cedera kepala, atau stroke.
  4. Gangguan pola tidur non-24 jam
    Gangguan pola tidur ini dapat terjadi ketika jam biologis tubuh tidak disetel ulang setiap 24 jam. Akibatnya, jadwal tidur seseorang berubah-ubah selama lebih dari tiga bulan. Gangguan tidur ini biasanya diidap orang yang buta total. Mata buta total tidak dapat mengirimkan sinyal cahaya ke otak, sehingga pengidapnya kerap mengalami disorientasi waktu. Akibatnya, jam biologis mereka tidak dapat menggunakan jam biologis 24 jam seperti orang kebanyakan.
  5. Gangguan pola tidur karena kerja shift
    Bekerja dengan system shift juga bisa menyebabkan gangguan pola tidur, terutama bagi pekerja yang harus terjaga di malam sampai dini hari. Ketika jadwal shift berubah, pekerja rawan mengalami insomnia di malam hari, kantuk berlebihan di siang hari, dan sakit kepala ketika memasuki masa transisi dari sif siang ke malam atau sebaliknya.
Cara Mengatasi

Cara mengatasi gangguan pola tidur juga perlu disesuaikan dengan jenis gangguan dan efeknya pada aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa cara mengatasi gangguan pola tidur:

  • Perubahan gaya hidup dan perilaku
    Tingkatkan kualitas tidur dengan mempertahankan waktu tidur dan bangun yang teratur setiap hari, rajin olahraga, dan tidak minum alcohol dan asupan mengandung kafein.
  • Terapi cahaya
    Terapi cahaya ini dilakukan dengan memaparkan cahaya intensitas tinggi selama satu sampai dua jam. Orang yang susah tidur juga bisa mulai terapi cahaya mandiri di rumah dengan cara berjemur atau terpapar cahaya terang setiap pagi.
  • Terapi obat
    Di beberapa kasus, dokter terkadang juga merepkan obat untuk menjaga pola tidur agar lebih teratur. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter apabila gangguan pola tidur sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Al-Aziz Carpets Pekanbaru, Surganya Karpet Impor

Ncik dan Puan sedang mencari karpet mewah dengan kualitas impor? Al-Aziz Carpets Pekanbaru jawabannya, lokasinya di Jalan Jendral Sudirman No. 247.

Aneka Karpet Impor

Aneka Karpet Impor

Al-Aziz Carpets Pekanbaru merupakan toko karpet yang menyediakan berbagai jenis karpet yang diimpor langsung dari negara yang terkenal dengan permadaninya, yaitu Turki, Iran, dan Pakistan.

Al-Aziz Carpets tidak hanya menyediakan karpet untuk kebutuhan rumah, tapi juga untuk perkantoran, perkantoran, perhotelan maupun rumah ibadah, seperti karpet saf masjid, dan sajadah.

Motif Mewah

Motif Mewah

Tentunya karpet yang tersedia di toko karpet Al–Aziz lengkap dengan motif yang mewah dan beragam, seperti Karpet Permadani Turki, Karpet Permadani Minimalis, Karpet Gaya Persia, Karpet Vintage, Sajadah Roll, hingga Sajadah Imam.

Seperti yang kita ketahui bersama, karpet tidak hanya digunakan untuk melapisi lantai saja. Namun saat ini, karpet juga digunakan untuk memberikan rasa yang hangat, tempat untuk bersantai dan lesehan.

Selain itu untuk mempercantik ruangan, serta untuk meminimalisir terjadinya kerusakan pada perabot. Bahkan, menggunakan karet juga bisa menjadikan ruangan yang kecil tampak lebih luas.

Promo Khusus Followers infoPKU

Tunggu apalagi nih Ncik dan Puan? Al–Aziz Carpets memberi diskon sebesar 20% khusus untuk followers infoPKU loh. Jadi segera kunjungi toko karpet Al–Aziz Carpets di Jalan Jendral Sudirman No. 247, Pekanbaru.

Data Covid Provinsi Riau Hari Ini: Sembuh 1

Data Covid Provinsi Riau hari ini (Selasa, 18/1/2022) tidak ada penambahan kasus, 1 pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.445 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.576 kasus.

Dari data Covid Provinsi Riau hari ini, 1 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, 5 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 18 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.378 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 17 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.800 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 49 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 512 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.763 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.922 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.039.552 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Data Covid-19 Provinsi Riau Hari Ini: Positif 1

0

Data Covid-19 Provinsi Riau hari ini (Senin, 17/1/2022) ada 1 penambahan kasus, tidak ada pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.444 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.576 kasus.

Dari data Covid-19 Provinsi Riau hari ini, 2 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, 5 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 17 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.343 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 17 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.736 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 78 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 512 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.730 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.205 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.035.789 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 17 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pedoman Penerapan PPKM Level 2 Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengeluarkan surat edaran bernomor 1/SE/SATGAS/2022 menyusul pemberlakuan PPKM Level 2.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Berikut Lokasi Wajib Menggunakan PeduliLindungi

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Data Covid19 Provinsi Riau Hari Ini: Sembuh 1

Data Covid19 Provinsi Riau hari ini (Sabtu, 15/1/2022) tidak ada penambahan kasus, 1 pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.444 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.575 kasus.

Dari data Covid19 Provinsi Riau hari ini, 2 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, 4 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 15 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.334 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 10 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.734 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 78 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 512 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.387 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.838 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 11.028.321 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 17 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pedoman Penerapan PPKM Level 2 Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengeluarkan surat edaran bernomor 1/SE/SATGAS/2022 menyusul pemberlakuan PPKM Level 2.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Berikut Lokasi Wajib Menggunakan PeduliLindungi

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Data Covid 19 Provinsi Riau Hari Ini: Positif 1, Sembuh 1

Data Covid 19 Provinsi Riau hari ini (Jumat, 14/1/2022) ada 1 penambahan kasus, 1 pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.443 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.575 kasus.

Dari data Covid 19 Provinsi Riau hari ini, 2 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, 5 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 13 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.328 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 7 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.710 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 100 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 511 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.417 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.919 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.024.934 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 17 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pedoman Penerapan PPKM Level 2 Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengeluarkan surat edaran bernomor 1/SE/SATGAS/2022 menyusul pemberlakuan PPKM Level 2.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Berikut Lokasi Wajib Menggunakan PeduliLindungi

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Info Covid 19 Provinsi Riau Hari Ini: Positif 2

Info Covid 19 Provinsi Riau hari ini (Kamis, 13/1/2022) ada 2 penambahan kasus, tidak ada pasien sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Adapun total sembuh mencapai 124.442 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.574 kasus.

Dari info Covid 19 Provinsi Riau hari ini, 2 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, 5 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 13 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.328 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 7 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.710 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 100 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 511 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.470 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.963 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.021.517 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 17 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pedoman Penerapan PPKM Level 2 Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengeluarkan surat edaran bernomor 1/SE/SATGAS/2022 menyusul pemberlakuan PPKM Level 2.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Berikut Lokasi Wajib Menggunakan PeduliLindungi

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.