Home Blog Page 117

Jumlah Corona Provinsi Riau Capai 128.778 Kasus

Jumlah Corona Provinsi Riau hingga hari ini (Selasa, 1/2/2022) mencapai 128.778 kasus, sementara total sembuh mencapai 124.460 orang, dan total pasien meninggal 4.125 orang.

Dari jumlah Corona Provinsi Riau tersebut, sebanyak 15 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 178 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 1 Februari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.816 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 13 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.875 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 412 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.229 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.756 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.085.206 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 1 Hingga 14 Januari 2022

Kota Pekanbaru akhirnya turun ke PPKM Level 1 terhitung Selasa (1/2/2022). Adapun penerapannya berlangsung setelah PPKM Level 2 berakhir pada Senin (31/1/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kontak Erat dengan Warga Pekanbaru Terkonfirmasi Omicron, Nyonya N Positif Covid-19

Nyonya N yang merupakan keluarga dari warga Rumbai yang terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron berinisial EM, dikabarkan terjangkit kasus Covid-19.

N terdeteksi positif setelah Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru melakukan tracing kontak erat EM sebanyak 11 orang, dimana 10 orang diantaranya negatif.

“Untuk EM sudah dinyatakan negatif. Tapi dari hasil tracing, keluarga korban berinisial N dinyatakan positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (1/2/2022).

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak panik usai beredarnya kasus varian Omicron di Pekanbaru. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan prokes dengan ketat karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

   

Corona Provinsi Riau Tambah 40, Total 128.741 Kasus

Corona Provinsi Riau tambah 40 kasus hari ini (Senin, 31/1/2022), sehingga total kasus mencapai 128.741 kasus.

Sementara itu ada penambahan pasien sembuh sebanyak 3 orang, sehingga total sembuh mencapai 124.460 orang. Sedangkan pasien meninggal nihil hari ini.

Dari Corona Provinsi Riau tambah 40 kasus hari ini, 13 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 143 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 30 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.816 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 13 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.875 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 412 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.069 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.562 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.081.977 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kabar Baik, Warga Pekanbaru Yang Positif Omicron Sudah Sembuh

Seorang warga Pekanbaru asal Rumbai yang sempat dinyatakan probable Omicron dan menjalani isolasi beberapa hari telah menjalani swab test, Minggu (30/1/2022).

Hasil pemeriksaan sampelnya dinyatakan negatif. Adapun sampel tersebut diperiksa di laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad dan di Litbangkes Kemenkes RI.

Diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy, terdapat sebelas orang yang menjalani swab tes pada hari Minggu kemarin. Dimana sepuluh orang hasilnya negatif, termasuk sampel milik pasien probable Omicron.

“Sedangkan satu orang keluarga pasien harus diperiksa ulang, tapi mayoritas negatif hasilnya,” ungkap Zaini.

   

Covid Provinsi Riau Tambah 61, Total 128.702 Kasus

Covid Provinsi Riau tambah 61 kasus hari ini (Minggu, 30/1/2022), sehingga total kasus mencapai 128.702 kasus.

Sementara itu ada penambahan pasien sembuh sebanyak 1 orang, sehingga total sembuh mencapai 124.457 orang. Sedangkan pasien meninggal nihil hari ini.

Dari Covid Provinsi Riau tambah 61 kasus hari ini, 8 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 112 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 30 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.672 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 15 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.850 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 291 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.180 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.771 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.078.908 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Warga Pekanbaru yang Terkonfirmasi Omicron Punya Riwayat Perjalanan ke Luar Negeri

Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengungkapkan bahwa warga Rumbai, Pekanbaru yang dikabarkan terjangkit virus Covid-19 varian Omicron tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri di awal tahun 2022.

Ia bersama keluarga menjalani karantina selama sepekan dan isolasi di Banten. Setelah melewati proses karantina warga Rumbai dan keluarganya kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Batam.

Warga Rumbai tersebut kemudian di tes PCR dengan hasil reaktif, sementara keluarganya yang lain non reaktif. Ia pun menjalani isolasi mandiri. Sementara keluarganya kembali ke Pekanbaru dengan pesawat terbang melalui Bandara Hang Nadim, Batam.

“Nah di luar dugaan yang bersangkutan ini pulang sebelum masa isolasi selesai menggunakan kapal laut dan sampai ke Pekanbaru pukul 20.00 WIB,” pungkasnya.

Warga Pekanbaru Terkonfirmasi Omicron, Satgas Covid-19 Gerak Cepat Lakukan Tracing

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menjelaskan bahwa tim medis telah melakukan tracing kontak erat terhadap pasien yang terkonfirmasi positif COVID 19 varian Omicron ini. Sehingga saat ini berdasarkan hasil tracing sebagian besar keluarga dari pasien tersebut dinyatakan negatif.

Gubri mengingat masyarakat untuk tidak perlu khawatir dan berpesan agar masyarakat tetap waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak tertular terhadap virus COVID-19 ini.

Waspada Omicron, Gubri Harap Rumah Sakit Rujukan Pastikan Stok Obat Tersedia

Untuk menanggulangi penyebaran Omicron, Gubri Syamsuar berharap rumah sakit rujukan penanganan kasus COVID 19 di Provinsi Riau untuk memastikan stok obat-obatan tersedia.

Menjaga ketersediaan stok obat-obatan di seluruh rumah sakit ini merupakan bentuk kesiapan pemerintah bersama tim medis di Provinsi Riau, jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Riau.

Selain itu ia mengimbau masyarakat Riau untuk meningkatkan vaksinasi. Vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh, mengurangi risiko terjadinya penularan COVID 19. Kalaupun tertular COVID 19 sehingga dampaknya tidak berat.

   

Covid-19 Provinsi Riau Tambah 19, Total 128.645 Kasus

Covid-19 Provinsi Riau tambah 19 kasus hari ini (Sabtu, 29/1/2022), sehingga total kasus mencapai 128.645 kasus.

Sementara itu ada penambahan pasien sembuh sebanyak 1 orang, sehingga total sembuh mencapai 124.456 orang. Sedangkan pasien meninggal nihil hari ini.

Dari Covid-19 Provinsi Riau tambah 19 kasus hari ini, 7 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 57 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 29 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.672 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 15 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.850 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 291 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.388 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.788 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.075.728 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Warga Pekanbaru Terpapar Omicron, Gubri Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan

Hasil pemeriksaan pemeriksaan labaratorium di Batam menyebutkan, bahwa seorang warga Pekanbaru terkonfirmasi virus COVID-19 varian omicron.

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali mengajak masyarakat Provinsi Riau agar ikut program vaksinasi dan tetap disiplin protokol kesehatan, seperti tetap menggunakan masker saat beraktivitas, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

   

Covid19 Provinsi Riau Tambah 16, Total 128.627 Kasus

Covid19 Provinsi Riau tambah 16 kasus hari ini (Jumat, 28/1/2022), sehingga total kasus mencapai 128.627 kasus.

Sementara itu tidak ada penambahan pasien sembuh, sehingga total sembuh mencapai 124.455 orang. Sedangkan pasien meninggal, juga nihil hari ini.

Dari Covid19 Provinsi Riau tambah 16 kasus hari ini, 3 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 44 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 28 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.549 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 18 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.844 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 171 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.792 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.280 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.072.340 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Varian Omicron Sudah Ditemukan di Provinsi Tetangga, Ini Kata Gubernur Riau

Meskipun provinsi tetangga, Sumatra Barat (Sumbar) dan Kepulauan Riau (Kepri), telah terdeteksi Omicron, Pemprov Riau belum berencana melakukan penyekatan di perbatasan.

Adapun langkah Pemprov Riau saat ini terus mengamati situasi di provinsi lain, agar varian Omicorn tidak masuk ke Riau.

Selain itu Gubernur Riau Syamsuar meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi untuk mencegah penularan virus.

   

Covid 19 Provinsi Riau Tambah 12, Total 128.611 Kasus

Covid 19 Provinsi Riau tambah 12 kasus hari ini (Kamis, 27/1/2022), sehingga total mencapai 128.611 kasus.

Sementara itu tidak ada penambahan pasien sembuh, sehingga total sembuh mencapai 124.455 orang. Sedangkan pasien meninggal, juga nihil hari ini.

Dari Covid 19 Provinsi Riau tambah 12 kasus hari ini, 2 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 29 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 27 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.547 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 17 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.843 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 171 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.214 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.796 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.068.548 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Covid 19 Provinsi Riau Capai 128.599 Kasus

Total Covid 19 Provinsi Riau hari ini (Rabu, 26/1/2022) mencapai 128.599 kasus, sedangkan total sembuh mencapai 124.455 orang.

Sementara itu ada 3 penambahan kasus, 5 pasien yang telah sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Dari total Covid 19 Provinsi Riau hari ini, 1 pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 18 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 26 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.411 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 14 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.839 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 171 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.625 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.880 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.065.334 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Covid-19 Provinsi Riau Capai 128.596 Kasus

Total Covid-19 Provinsi Riau hari ini (Selasa, 25/1/2022) mencapai 128.596 kasus, sedangkan total sembuh mencapai 124.450 orang.

Sementara itu ada 2 penambahan kasus, tidak ada penambahan pasien yang telah sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Dari total Covid-19 Provinsi Riau hari ini, nihil pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 21 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 25 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.466 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 17 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.835 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 98 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 516 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.822 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.285 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.061.709 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Covid19 Provinsi Riau Capai 128.594 Kasus

Total Covid19 Provinsi Riau hari ini (Senin, 24/1/2022) mencapai 128.594 kasus, sedangkan total sembuh mencapai 124.450 orang.

Sementara itu ada 5 penambahan kasus, 1 orang pasien yang telah sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Dari total Covid19 Provinsi Riau hari ini, nihil pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 19 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 24 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.464 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 21 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.831 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 98 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 514 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.250 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.734 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.058.887 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Covid Provinsi Riau Capai 128.589 Kasus

Total Covid Provinsi Riau hari ini (Minggu, 23/1/2022) mencapai 128.589 kasus, sedangkan total sembuh mencapai 124.449 orang.

Sementara itu ada 4 penambahan kasus, 4 orang pasien yang telah sembuh, dan nihil pasien meninggal.

Dari total Covid Provinsi Riau hari ini, nihil pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, 15 orang isolasi mandiri, serta 4.125 pasien yang telah meninggal.

Laporan Kasus Covid-19 23 Januari 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 154.411 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 16 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 153.824 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 57 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 514 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.105 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.655 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.055.637 sampel.

Kota Pekanbaru Lanjut PPKM Level 2 Hingga 31 Januari 2022

Penerapan PPKM level 2 di Kota Pekanbaru masih berlanjut hingga 17 Januari 2022 mendatang. Pemerintah kota pun mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Indra Yovi menegaskan, booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Diungkapkannya, vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

“Kembali ke awal lagi seperti sebelumnya, Nakes dulu, setelah itu baru Lansia, baru nanti untuk petugas pelayan publik,” ucapnya.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.