Home Blog Page 110

Update Kesembuhan Covid Riau Capai 144.921 Orang

Update kesembuhan Covid Riau bertambah 101 orang hari ini (Rabu, 30/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.921 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.073 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 52 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.398 orang.

Dari update kesembuhan Covid Riau hari ini, sebanyak 87 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 667 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 30 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.023 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 53 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.675 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 753 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 426 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 391 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.263.948 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Mengatur Jam Tidur Saat Puasa, Ini Tipsnya

Mengatur jam tidur saat puasa sangat penting. Selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan, pola istirahat akan berbeda. Ketika malam hari, Encik dan Puan harus bangun untuk menyiapkan dan bersantap sahur.

Bulan Ramadan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah amal kebaikan. Meski demikian, aktivitas sehari-hari tetap harus berjalan. Mengantuk di siang hari sering menjadi masalah. Pola istirahat yang tepat dapat mengatasinya.

Mengantuk saat Puasa? Atur Pola Tidur Selama Bulan Puasa

Mengantuk saat puasa sering menjadi masalah yang mengganggu produktivitas. Sedangkan seharusnya ibadah selama bulan Ramadan bukan alasan untuk mengurangi aktivitas atau menurunkan kemampuan bekerja.

Ketika menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, tadarus dan bangun malam untuk menyiapkan dan santap sahur akan berpengaruh pada tubuh. Jika sebelumnya Encik dan Puan terbiasa bangun jam 4 pagi, sekarang sebelum jam 3 harus sudah bersiap sahur.

Apabila tidak mengantisipasinya, hal ini dapat menyebabkan tubuh menjadi lesu dan mengantuk sehingga menurunkan produktivitas. Encik dan Puan dapat mengatur pola tidur yang cukup dan berkualitas. Kebutuhan istirahat akan terpenuhi kembali. Apa saja yang dapat Encik dan Puan lakukan untuk mengatur tidur saat puasa? Simak ulasannya berikut:

  • Tidur lebih awal

Jika sebelum Ramadan, Encik dan Puan biasa begadang, tinggalkan. Tidurlah lebih awal dari untuk memberi waktu istirahat yang cukup bagi tubuh. Atur jadwal antara beribadah dan istirahat dengan baik.

Setelah selesai shalat Isya dan Tarawih, sempatkan untuk bertadarus sebentar. Setelah itu segera masuk kamar untuk beristirahat. Dengan waktu tidur lebih awal, Encik dan Puan dapat bangun saat sahur dalam kondisi tidak mengantuk lagi.

  • Tidur siang

Tidur siang dapat mengganti jam istirahat yang kurang pada malam hari. Tidak harus lama, 30 sampai 45 menit merupakan waktu yang cukup untuk membuat semua organ tubuh beristirahat.

Coba manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Jika bekerja kantoran, gunakan beberapa menit jam istirahat setelah shalat untuk memejamkan mata sejenak. Meski tidak terlalu lama, namun cara ini cukup ampuh untuk menambah jam istirahat bagi tubuh.

  • Perhatikan kualitas tidur

Ini hal yang sangat penting. Dalam urusan tidur, bukan hanya masalah berapa lama waktunya, tetapi juga bagaimana kualitasnya. Usahakan ketika tidur malam, Encik dan Puan benar-benar mendapatkan suasana yang nyaman.

Matikan atau ganti lampu dengan yang tidak terlalu terang. Jauhkan juga dari suara berisik. Sebaiknya tidak meletakkan HP di dekat tempat tidur. Hal ini dapat mengurangi kualitas tidur Encik dan Puan. Mematikan perangkat ini ketika istirahat merupakan pilihan yang tepat.

  • Atur ruang tidur dengan baik

Pengaturan ruang tidur yang baik akan membuat istitarahat lebih berkualitas. Singkirkan semua barang yang tidak dibutuhkan. Letakkan bantal dan guling seperlunya saja. Encik dan Puan dapat menyimpan lebihnya di lemari atau ruang lain sehingga kamar tidur menjadi lebih lega.

Encik dan Puan juga dapat menyalakan aroma terapi yang dapat menenangkan. Pilih yang aromanya soft sehingga tidak mengganggu indra penciuman. Rasa rileks yang keluar dapat membuat pikiran menjadi fresh dan istirahat lebih berkualitas.

  • Jaga pola makan menjelang tidur

Salah satu kebiasaan yang keliru selama Ramadan adalah mengkonsumsi banyak makanan ketika berbuka. Bahkan kadang masih bertambah dengan menyantap beberapa jenis menjelang tidur.

Kebiasaan ini kurang bagus bagi kesehatan dan kualitas tidur. Selama beristirahat, seharusnya organ tubuh tidak bekerja keras. Namun jika masih ada makanan di saluran pencernaan, maka organ tetap akan bekerja memprosesnya.

Hal ini menyebabkan kualitas tidur menurun, bahkan dapat menjadikan rasa kantuk hilang. Atur pola makan dan jangan menikmati apapun, kecuali air minum beberapa menit menjelang jam istirahat.

  • Tidur setelah makan sahur

Kebiasaan ini banyak yang menganggap kurang produktif dan menyebabkan rasa malas sepanjang hari. Namun Encik dan Puan perlu melakukannya jika jumlah jam tidur masih kurang dan tidak dapat mencukupinya pada siang hari. Tidur cukup saat puasa sangat penting.

Manfaatkan waktu setelah subuh sebelum beraktivitas untuk menambah jam istirahat bisa menjadi alternatif. Tidak harus lama, 30 menit sudah cukup untuk membuat tubuh Encik dan Puan mendapat istirahat sesuai kebutuhan.

  • Atur jadwal tidur dan bangun di jam yang sama

Rasa lelah, lemas dan mengantuk sepanjang hari dapat muncul karena jam biologis yang tidak teratur. Untuk mengatasinya, tidur dan bangunlah setiap hari pada jam yang sama.

Dengan demikian, proses-proses dalam tubuh dapat menyesuaikan dan organ dapat bekerja secara lebih sempurna. Tidur dan bangun yang tidak teratur juga dapat menyusahkan diri Encik dan Puan sendiri. Bahkan berpotensi untuk bangun melebihi dari jam yang direncanakan.

Mengatur jam tidur saat puasa sebenarnya mudah selama Encik dan Puan paham kebutuhan dan waktu yang ada. Manfaatkan dengan sebaiknya. Bukan hanya lama atau jumlah jam tidur, tetapi juga perhatikan kualitasnya.

Selain suasana yang tenang, pakaian yang Encik dan Puan kenakan juga berpengaruh pada kenyaman selama beristirahat. Hindari pakaian yang sempit dan berbahan kaku karena akan menghambat peredaran darah serta oksigen selama tidur.

Perlengkapan tidur yang bersih dan nyaman, seperti sprei, pewangi ruangan dan pakaian dapat mempengaruhi kualitas istirahat. Gunakan pakaian berbahan lembut dan nyaman seperti koleksi dari Serene Set.

Encik dan Puan bisa mendapatkan berbagai koleksi dari Serena Set dengan harga terjangkau di Blibli. Koleksi model terbaru, bahan berkualitas dengan cutting rapi menjadi jaminan produk ini. Blibli hanya menyediakan produk terbaik sehingga selalu membuat pelanggan puas.

Kenalkan Literasi Pada Masyarakat, Ini Tips Dispusip Pekanbaru

0

Kenalkan literasi pada masyarakat juga menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru.

Adapun hal tersebut berguna untuk mengenalkan dan meningkatkan literasi di tengah masyarakat.

Upaya Mengenalkan Literasi

Satu diantara upaya yang dilakukan Dispusip Pekanbaru tersebut adalah dengan mengajak banyak pihak bekerja sama.

Terutama sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru untuk mengenalkan berbagai buku bacaan kepada anak-anak sekolah.

Dispusip juga memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada sekolah-sekolah agar diberikan bimbingan khusus dan pelajaran khusus.

Di mana mewajibkan siswa untuk belajar dan mencari buku serta membaca di perpustakaan. Baik di perpustakaan sekolahnya masing-masing, perpustakaan digital, atau ke perpustakaan kota.

Kemudian dari buku yang dibaca tersebut, siswa diminta untuk menyimpulkan apa yang ia baca, meresume buku tersebut, dan memahami bacaan yang dibacanya.

Lalu bisa menceritakan kembali buku yang dibacanya, dan hasil resumenya itu menjadi salah satu nilai dalam pelajaran tersebut.

“Jadi mungkin sedikit memaksa, tapi memaksa untuk ke arah yang lebih baik. Karena sangat besar sekali godaan-godaan anak-anak kita sekarang di luar sana terhadap gadget, apalagi main game,” ucap Kadispusip Pekanbaru, Nelfiyonna, Sabtu (26/3/2022).

Perlu Pengawasan Orang Tua

Nelfiyonna menyebutkan, tidak ada salahnya anak-anak sekarang melek teknologi karena memang sudah zamannya. Akan tetapi menurutnya perlu pengawasan dari orang tua bagaimana memanfaatkan smartphone secara bijak.

“Smartphone ini bisa juga digunakan untuk berbagai kegiatan yang positif salah satunya adalah membaca. Nah itu salah satu yang kita sampaikan ke pihak sekolah bagaimana mereka juga ikut mendorong anak-anak untuk datang ke perpustakaan atau memanfaatkan gadget untuk hal bermanfaat seperti membaca buku,” ujarnya.

Hidup Adalah Pilihan

Lebih lanjut ia berpesan kepada para siswa berkaitan dengan literasi. Ia mengatakan, hidup adalah pilihan.

Memilih menjadi orang yang biasa-biasa saja, menjadi orang yang tidak diperhitungkan sama sekali atau justru ingin menjadi orang yang luar biasa, semuanya ada di tangan masing-masing.

Namun ketika memilih ingin menjadi orang yang luar biasa, tentunya literasi adalah salah satu kata yang tidak bisa ditinggalkan. Membaca adalah kuncinya.

“Makanya saya sering bilang semua pilihannya ada pada diri masing-masing,” ungkapnya.

Pentingnya Literasi

Nelfiyonna mengakui, ia menginginkan banyak masyarakat memahami pentingnya literasi. Oleh karena itu, ia mengimbau semua masyarakat Pekanbaru untuk datang ke perpustakaan, baik perpustakaan Kota Pekanbaru, atau melalui digital library Pekanbaru yang ada di Smartphone yakni iPekanbaru.

Di mana itu semua untuk menambah wawasan, menambah kemampuan menganalisa masalah, memberikan banyak pemahaman baru dan masih banyak manfaat lainnya.

“Pilihan ada ada di kita, menjadi orang biasa-biasa saja, menjadi orang terbelakang, atau menjadi orang yang luar biasa, menjadi orang sukses, tergantung kita. Tidak siapapun yang bisa membantu, orang tua kita. Jadi jika kita ingin menjadi orang sukses, kita bisa gali ilmunya, tidak saja hanya di bangku formal tetapi juga di perpustakaan yang tersebar di Kota Pekanbaru,” tutupnya.

Kenalkan Literasi Pada Masyarakat

Update Kesembuhan Corona Riau Capai 144.820 Orang

Update kesembuhan Corona Riau bertambah 127 orang hari ini (Selasa, 29/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.820 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.022 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 53 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 4 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.395 orang.

Dari update kesembuhan Corona Riau hari ini, sebanyak 96 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 711 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 29 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.963 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 45 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.534 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 843 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 541 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 577 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 541 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.263.522 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Data Kesembuhan Corona Riau Capai 144.694 Orang

Data kesembuhan Corona Riau bertambah 201 orang hari ini (Senin, 28/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.694 orang.

Sementara total kasus mencapai 149.969 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 34 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.391 orang.

Dari data kesembuhan Corona Riau hari ini, sebanyak 101 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 783 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 28 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.961 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 43 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.534 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 843 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 541 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 494 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 466 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.262.945 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Maret 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (14/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Data Kesembuhan Covid Riau Capai 144.493 Orang

0

Data kesembuhan Covid Riau bertambah 318 orang hari ini (Minggu, 27/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.493 orang.

Sementara total kasus mencapai 149.935 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 52 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 5 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.388 orang.

Dari data kesembuhan Covid Riau hari ini, sebanyak 102 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 952 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 27 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.893 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 46 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.389 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 917 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 541 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 558 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 551 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.262.451 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Maret 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (14/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Data Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 144.176 Orang

Data kesembuhan Covid-19 Riau bertambah 94 orang hari ini (Sabtu, 26/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.176 orang.

Sementara total kasus mencapai 149.883 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 69 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 7 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.383 orang.

Dari data kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 106 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.218 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 26 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.611 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 53 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.030 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 987 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 541 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 442 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 390 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.261.863 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Maret 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (14/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Tekenang Sruput, Tempat Ngopi Sederhana

0

Tekenang Sruput adalah salah satu tempat ngopi sederhana yang letaknya berada di pinggir Jalan Harapan Raya.

Lokasi

Lokasi tepatnya ada di Jalan Harapan Raya sebelum simpang Jalan Bukit Barisan. Jika kita dari arah Jalan Sudirman, lokasinya berada di sebelah kanan jalan.

Kopi Nira Jadi Andalan

Dikenal juga dengan Kopi Nira, karena memang kebanyakan pengunjung di sini menyukai perpaduan kopi dan nira asli.

Meskipun bukan merupakan bisnis minuman kopi dengan tempat yang estetik dan instagramable, tapi rasa kopi yang diberikan menjadi pilihan utama para penikmatnya.

Irfan Effendi, salah satu penikat kopi sruput, mengatakan bahwa kopi sruput ini mau dibeli hari ini atau kemarin, atau mungkin kemarinnya lagi, rasanya tetap sama.

“Karena memang aku hampir tiap hari ngopinya, ya disini. Kalo disuruh tugas keluar kota juga yang paling aku rindukan kopi di sini,” ungkapnya saat ditemui pada Selasa (22/3/2022).

Melayani Dengan Sederhana

Berbicara kesederhanaan, tidak hanya tempat, namun juga cara. Diungkapkan Tono, barista sekaligus pemiliknya, melayani pelanggan juga dengan cara yang sederhana.

Hal tersebut dimulai dari kedekatan yang terbangun antar pembeli, barista hingga waiters. Bahkan menurutnya, bisa membentuk hubungan pertemanan yang juga sederhana yang unik.

“Dulu, kalo orang suka nanya enak nih mas kopinya? Aku suka jawab, aku berani garansi tiga tahun kalo ga enak pak. Tapi ada bapak–bapak, jawab mas umur kita belum tentu sampe besok loh. Semenjak itu, ga pernah ngomong gitu lagi, kita ganti jadi dicoba dulu pak, mudah–mudahan kita ketemu lagi. Malah banyak yang ketemu lagi, Alhamdullillah,” ungkap Tono pada Selasa (22/3/2022).

Tanpa Keinginan Muluk

Sebagai Pemilik sekaligus Barista, Tono tidak memiliki keinginan yang muluk. Ia hanya berharap kopinya dapat diterima oleh para penikmatnya, meski dalam bentuk yang sangat sederhana.

“Aku cuma berharap, kita kalo mau ngopi enak, berkualitas, gak harus mahal kok. Meskipun banyak dari pelanggan kita yang bisa membeli harga kopi yang lebih dari harga kita, tapi kita berusaha memberikan yang terbaik untuk pas di selera para pelanggan Sruput,” lanjutnya.

Ada Menu Non-Kopi

Bagi yang bukan para penikmat kopi, Tekenang Sruput juga menyediakan menu non-kopi seperti thai tea, green tea, es nira dan banyak lainnya. Tersedia juga snack–snack di sini yang juga pas dinikmati untuk kopi sore seperti ubi goreng, kentang goreng, hingga pisang goreng.

Tekenang Sruput buka dari pukul 14.00-00.00 WIB. Tempat kopi sederhana yang bisa menjadi pilihan utama, silahkan jika Encik dan Puan ingin mencoba.

Total Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 144.085 Orang

Total kesembuhan Covid-19 Riau bertambah 305 orang hari ini (Jumat, 25/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.085 orang.

Sementara total kasus mencapai 149.814 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 77 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.376 orang.

Dari total kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 108 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.245 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 25 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.599 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 53 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.019 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 987 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 540 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 544 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 516 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.261.421 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Maret 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (14/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Total Kesembuhan Covid Riau Capai 143.781 Orang

Total kesembuhan Covid Riau bertambah 181 orang hari ini (Kamis, 24/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 143.781 orang.

Sementara total kasus mencapai 149.737 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 99 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 2 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.373 orang.

Dari total kesembuhan Covid Riau hari ini, sebanyak 112 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 1.471 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 24 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 166.597 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 55 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.015 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 987 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 540 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 595 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 550 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.260.877 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 28 Maret 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (14/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.