Home Blog Page 109

Angka Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 145.245 Orang

Angka kesembuhan Covid-19 Riau bertambah 48 orang hari ini (Minggu, 3/4/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 145.245 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.190 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 23 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.411 orang.

Dari angka kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 64 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 470 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 3 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.351 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 56 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 166.148 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 605 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 318 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 277 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.265.383 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Imsakiyah Ramadan 1443H Pekanbaru, Ini Jadwalnya

0

Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1443H jatuh pada Minggu (3/4/2022). Inilah Jadwal Imsakiyah Ramadan 1443H Pekanbaru dan sekitarnya:

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443H Pekanbaru
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1443H Pekanbaru
Ada Perbedaan 1 Ramadan

Ketetapan itu disampaikan setelah sidang isbat yang digelar Kemenag, Jumat (1/4/2022). Sementara itu, Muhammadiyah memutuskan 1 Ramadan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu (2/4/2022).

Penyebab Perbedaan

Adapun perbedaan penetapan 1 Ramadan antara pemerintah dengan Muhammadiyah disebabkan pendekatan yang digunakan berbeda dalam menentukan awal Ramadan.

Sebagaimana diketahui, salah satu metode penentuan 1 Ramadan adalah dengan menggunakan pendekatan ilwa hisab atau pendekatan hisab secara murni.

Metode ini sendiri digunakan oleh Muhammadiyah. Sedangkan metode yang digunakan oleh pemerintah adalah pemantauan hilal atau rukyatul hilal.

Metode Hisab

Pendekatan hisab merupakan metode yang menghitung posisi benda langit, khususnya matahari dan bulan. Adapun cara memperkirakan posisi bulan dan matahari terhadap bumi adalah melalui proses perhitungan astronomis.

Rukyat

Merupakan suatu metode yang melakukan observasi benda-benda langit untuk melakukan verifikasi hasil hisab. Yakni dengan melakukan pengamatan visibilitas hilal atau bulan sabit saat Matahari terbenam menjelang awal bulan di Kalender Hjriah.

Nah hasil dari hasil rukyatul hilal yang dilakukan tersebut kemudian akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan pada sidang isbat awal Ramadhan 1443 H.

Penetapan Awal Ramadhan 1443 H

Berdasarkan pantauan hilal di 101 titik di Indonesia, kemudian ditetapkanlah 1 Ramadan jatuh pada 3 April 2022. Hal tersebut setelah tidak ada satu pun yang melihat hilal selama pemantauan hilal di seluruh wilayah Indonesia.

Perbedaan Akan Selalu Ada

Perbedaan ketetapan awal Ramadhan itu pasti akan selalu ada. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Observatorium Bosscha Bandung, Muhammad Yusuf.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal tersebut dikarenakan kedua metode tersebut memiliki pendekatan yang berbeda. Menurutnya kedua metode ini memang harus dilakukan secara bersamaan, sehingga bisa saling melengkapi data yang ada.

Tetap Junjung Persatuan

Meskipun tahun ini kembali ada perbedaan 1 Ramadan, hal tersebut tak harus sampai kepada perpecahan. Mari bersama-sama kita menjunjung persatuan dan menghargai perdeaan. Selamat menunaikan ibadah puasa, Encik dan Puan.

Angka Kesembuhan Corona Riau Capai 145.199 Orang

Angka kesembuhan Corona Riau bertambah 96 orang hari ini (Sabtu, 2/4/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 145.199 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.167 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 17 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.408 orang.

Dari angka kesembuhan Corona Riau hari ini, sebanyak 65 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 495 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 2 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.035 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 56 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.684 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 753 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 306 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 280 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.265.065 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Angka Kesembuhan Covid Riau Capai 145.105 Orang

Angka kesembuhan Covid-19 Riau bertambah 114 orang hari ini (Jumat, 1/4/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 145.105 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.150 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 35 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.405 orang.

Dari angka kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 74 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 556 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 1 April 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.034 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 55 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.684 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 753 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 394 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 363 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.264.759 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Update Kesembuhan Covid-19 Riau Capai 144.991 Orang

Update kesembuhan Covid-19 Riau bertambah 70 orang hari ini (Kamis, 31/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.991 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.115 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 42 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 4 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.402 orang.

Dari update kesembuhan Covid-19 Riau hari ini, sebanyak 79 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 643 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 31 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.022 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 52 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.675 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 753 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 417 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 393 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.264.365 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

SE Pedoman Aktivitas Ramadhan 1443 H Dikeluarkan Pemko

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mengeluarkan SE Pedoman Aktivitas Ramadhan 1443 H / 2022 M bernomor 14/SE/2022 tertanggal 28 Maret yang ditandatangani Wali kota Pekanbaru Firdaus aturan. Berikut sejumlah aturannya:

Panduan Ibadah Ramadhan

Pertama, seluruh umat Islam/pengurus masjid/mushala melaksanakan panduan ibadah Ramadhan di tengah pandemi wabah Covid-19 dengan ketentuan:

  1. Bersyukur dan bersuka cita menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1443 H/2022 M dengan memperbanyak Ibadah, berbuat kebaikan kepada sesama, bersedekah, dan menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah.
  2. Dalam menghidupkan malam Ramadhan di tengah pandemi Covid-19, bagi rumah ibadah dapat melaksanakan kegiatan malam Ramadhan dengan ketentuan mempedomani petunjuk dari Kementerian Agama Republik Indonesia.
  3. Kegiatan lainnya di luar rumah ibadah yang menjadi aktivitas rutin selama Bulan Suci Ramadhan seperti buka bersama, pembagian zakat secara masal dan lain sebagainya dilaksanakan dengan menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan mengikuti pedoman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.
Wajib Mengikuti Prokes

Kedua, kepada pemilik usaha tertentu dalam melaksanakan aktivitas usaha wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan pedoman PPKM dari Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru serta melaksanakan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tempat hiburan umum seperti karaoke, pub dan kelab malam/diskotik, ditutup selama Bulan Suci Ramadhan.
  2. Khusus restoran dan hiburan yang merupakan fasilitas hotel dapat dibuka untuk tamu hotel selama Bulan Suci Ramadhan.
  3. Tempat pijat kesehatan/refleksi ditutup selama Bulan Suci Ramadhan.
  4. Restoran, rumah makan, warung makan kaki lima, kedai kopi, kafe dan sejenisnya dapat melayani makan di tempat mulai pukul 16.00 WIB.
  5. Bagi usaha penjualan snack/bakery dapat dibuka selama Bulan Suci Ramadhan dan tidak melayani makan di tempat.
  6. Restoran/rumah makan khusus bagi yang tidak beragama Islam dapat dibuka selama Bulan Suci Ramadhan dengan catatan memasang spanduk dengan ukuran 1 meter x 4 meter yang bertuliskan “Restoran/rumah makan bagi yang tidak beragama Islam” dan diatur dengan izin khusus dariDinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru.
  7. Warnet dan Play Station ditutup selama Bulan Suci Ramadhan.
  8. Kepada pengelola pusat-pusat bisnis seperti hotel, bandara, mall supermarket dan sejenisnya agar memperdengarkan lagu-lagu/musik Islami dan menganjurkan karyawan/ti beribadah dan berbusana melayu/muslim (menutup aurat) memakai masker dan sarung tangan serta mengumandangkan suara adzan ketika waktu shalat masuk.
Hubungi Call Center

Ketiga, bila masyarakat masih menemukan pelanggaran terhadap Instruksi Walikota Pekanbaru agar tidak mengambil tindakan langsung, diharapkan menghubungi Call Centre SATPOL PP Kota Pekanbaru di nomor kontak 085337364646.

Saling Mengingatkan

keempat, seluruh masyarakat agar saling mengingatkan untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) yaitu dengan melaksanakan vaksinasi dan menerapkan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan Dengan Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan) dan juga menjaga daya tahan tubuh.

Mengikuti SE Tentang Pedoman PPKM Level III

Kelima, selama pelaksanaan PPKM hal-hal lain yang tidak diatur dalam Surat Edaran ini mengikuti Surat Edaran tentang Pedoman Penerapan PPKM dari Satgas Penaganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Pekanbaru Syoffaizal berharap semua pihak mematuhi dan melaksanakan aturan SE Pedoman Aktivitas Ramadhan yang telah ditetapkan.

“Sehingga pelaksanaan ibadah selama Ramadhan tahun ini bisa berjalan lancar, sesuai yang kita harapkan bersama,” tutupnya.

Anugerah Pariwisata Riau 2022, Ini Daftar Pemenangnya

0

Anugerah Pariwisata Riau 2022 telah diumumkan Dinas Pariwisata (Dispar) Riau saat peluncuran kalender event pariwisata Riau 2022, Selasa (22/3/2022) malam.

Sebagai Bentuk Apresiasi

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada kabupaten/kota di Riau dalam membangun sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Kepala Dispar Riau Roni Rakhmat mengatakan, ajang penghargaan ini merupakan komitmen Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dalam memajukan sektor pariwisata di daerah.

Memiliki Sumber Daya Alam Melimpah

Lebih lanjut Roni menjelaskan, Riau adalah daerah yang dianugerahi sumber daya alam melimpah.

Selain itu juga memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang dapat dijadikan sumber pendapatan baru dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Untuk mendorong maju sektor parekraf di Riau, pihaknya meyakini bahwa hal tersebut tidak bisa terlepas dari kolaborasi serta dukungan dari semua pihak.

“Baik komunitas organisasi pariwisata, pihak swasta, dan stakeholder lainnya,” ujar Roni.

Bentuk Kolaborasi

Anugerah Pariwisata Riau ini, lanjut Roni, merupakan bentuk kerja kolaborasi yang luar biasa. Baik itu antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, serta pelaku industri parekraf.

Di akhir sambutannya, ia mengucapkan tahniah kepada pemerintah kabupaten/kota, pelaku parekraf, dan pihak terkait lainnya yang telah berpartisipasi pada ajang Anugerah Pariwisata Riau 2022.

Daftar Pemenang

Berikut daftar pemenang Anugerah Pariwisata Riau tahun 2022 adalah:

  1. Makanan Tradisional Terpopuler Kokek Baka, Kabupaten Rokan Hulu.
  2. Minuman Tradisional Terpopuler Lo Han Kuo, Kabupaten Rokan Hilir.
  3. Promosi Pariwisata Digital Terpopuler Website (smarttourism.pekanbaru.go.id), Kota Pekanbaru.
  4. Brand Pariwisata Terpopuler Siak The Truly Malay, Kabupaten Siak.
  5. Cendera Mata Terpopuler Batik Kuansing, Kabupaten Kuantan Singingi.
  6. Wisata Olah Raga dan Petualangan Terpopuler Bono Surfing, Kabupaten Pelalawan.
  7. Wisata Air Terpopuler Sungai Subayang, Kabupaten Kampar.
  8. Ekowisata Terpopuler Desa Mentayan, Kabupaten Bengkalis.
  9. Kampung Adat Terpopuler Kampung Adat Talang Mamak Dusun Tuo Datai, Kabupaten Indragiri Hulu.
  10. Situs Sejarah Terpopuler Komplek Makam Raja-Raja Indragiri, Kabupaten Indragiri Hulu.
  11. Atraksi Budaya Terpopuler Joget Sonde, Kabupaten Kepulauan Meranti.
  12. Destinasi Unik Terpopuler Asian Heritage, Kota Pekanbaru.
  13. Destinasi Baru Terpopuler Bukit Condong, Kabupaten Indragiri Hilir.
  14. Surga Tersembunyi Terpopuler Air Terjun Ombun Barangin, Kabupaten Kuantan Singingi.
Launching Kalender Event Pariwisata Riau 2022

Update Kesembuhan Covid Riau Capai 144.921 Orang

Update kesembuhan Covid Riau bertambah 101 orang hari ini (Rabu, 30/3/2022), sehingga total pasien sembuh mencapai 144.921 orang.

Sementara total kasus mencapai 150.073 kasus, setelah adanya penambahan kasus positif sebanyak 52 kasus.

Sedangkan kasus kematian bertambah 3 orang, sehingga total pasien meninggal menjadi 4.398 orang.

Dari update kesembuhan Covid Riau hari ini, sebanyak 87 pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit, dan 667 orang sedang menjalani isolasi mandiri.

Laporan Kasus Covid-19 30 Maret 2022

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 167.023 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 53 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 165.675 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 753 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 542 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 426 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 391 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 1.263.948 sampel.

Kota Pekanbaru PPKM Level 3 Hingga 11 April 2022

Kota Pekanbaru berlanjut selama dua pekan ke depan setelah PPKM Level 3 sebelumnya sudah berakhir, Senin (28/3/2022) kemarin.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Vaksin Booster Dibutuhkan Untuk Penangkal Omicron

Booster vaksin ‎dibutuhkan melihat kondisi saat ini. Terutama untuk menangkal terpaparnya virus varian omicron.

Adapun vaksin booster akan diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (Lansia) dan petugas yang berhubungan dengan pelayanan publik.

Ini Jenis Vaksin Booster yang Digunakan

Terdapat dua vaksin Booster yakni, Homolog dan Heterolog, namun apa perbedaan di antara keduanya?

Kasus Omicron Meningkat, Gubri Minta 50 Rumah Sakit Rujukan Siaga

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta 50 rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk bersiap.

Selain itu ia juga meminta petugas kesehatan untuk proaktif memantau kondisi masyarakat sekitar.

Jika ada yang positif Covid-19 tapi tanpa gejala (OTG), Gubri berpesan untuk isolasi mandiri di rumah, terutama di tempat yang telah disediakan pemerintah.

Ribuan Posko PPKM Diaktifkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan melonjak tajam di Riau, Gubri meminta untuk mengaktifkan posko PPKM.

Adapun saat ini sudah ada 1.991 posko Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diaktifkan di Riau dan tersebar mulai dari tingkat desa, kelurahan hingga kecamatan.

Mengatur Jam Tidur Saat Puasa, Ini Tipsnya

Mengatur jam tidur saat puasa sangat penting. Selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan, pola istirahat akan berbeda. Ketika malam hari, Encik dan Puan harus bangun untuk menyiapkan dan bersantap sahur.

Bulan Ramadan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah amal kebaikan. Meski demikian, aktivitas sehari-hari tetap harus berjalan. Mengantuk di siang hari sering menjadi masalah. Pola istirahat yang tepat dapat mengatasinya.

Mengantuk saat Puasa? Atur Pola Tidur Selama Bulan Puasa

Mengantuk saat puasa sering menjadi masalah yang mengganggu produktivitas. Sedangkan seharusnya ibadah selama bulan Ramadan bukan alasan untuk mengurangi aktivitas atau menurunkan kemampuan bekerja.

Ketika menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, tadarus dan bangun malam untuk menyiapkan dan santap sahur akan berpengaruh pada tubuh. Jika sebelumnya Encik dan Puan terbiasa bangun jam 4 pagi, sekarang sebelum jam 3 harus sudah bersiap sahur.

Apabila tidak mengantisipasinya, hal ini dapat menyebabkan tubuh menjadi lesu dan mengantuk sehingga menurunkan produktivitas. Encik dan Puan dapat mengatur pola tidur yang cukup dan berkualitas. Kebutuhan istirahat akan terpenuhi kembali. Apa saja yang dapat Encik dan Puan lakukan untuk mengatur tidur saat puasa? Simak ulasannya berikut:

  • Tidur lebih awal

Jika sebelum Ramadan, Encik dan Puan biasa begadang, tinggalkan. Tidurlah lebih awal dari untuk memberi waktu istirahat yang cukup bagi tubuh. Atur jadwal antara beribadah dan istirahat dengan baik.

Setelah selesai shalat Isya dan Tarawih, sempatkan untuk bertadarus sebentar. Setelah itu segera masuk kamar untuk beristirahat. Dengan waktu tidur lebih awal, Encik dan Puan dapat bangun saat sahur dalam kondisi tidak mengantuk lagi.

  • Tidur siang

Tidur siang dapat mengganti jam istirahat yang kurang pada malam hari. Tidak harus lama, 30 sampai 45 menit merupakan waktu yang cukup untuk membuat semua organ tubuh beristirahat.

Coba manfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Jika bekerja kantoran, gunakan beberapa menit jam istirahat setelah shalat untuk memejamkan mata sejenak. Meski tidak terlalu lama, namun cara ini cukup ampuh untuk menambah jam istirahat bagi tubuh.

  • Perhatikan kualitas tidur

Ini hal yang sangat penting. Dalam urusan tidur, bukan hanya masalah berapa lama waktunya, tetapi juga bagaimana kualitasnya. Usahakan ketika tidur malam, Encik dan Puan benar-benar mendapatkan suasana yang nyaman.

Matikan atau ganti lampu dengan yang tidak terlalu terang. Jauhkan juga dari suara berisik. Sebaiknya tidak meletakkan HP di dekat tempat tidur. Hal ini dapat mengurangi kualitas tidur Encik dan Puan. Mematikan perangkat ini ketika istirahat merupakan pilihan yang tepat.

  • Atur ruang tidur dengan baik

Pengaturan ruang tidur yang baik akan membuat istitarahat lebih berkualitas. Singkirkan semua barang yang tidak dibutuhkan. Letakkan bantal dan guling seperlunya saja. Encik dan Puan dapat menyimpan lebihnya di lemari atau ruang lain sehingga kamar tidur menjadi lebih lega.

Encik dan Puan juga dapat menyalakan aroma terapi yang dapat menenangkan. Pilih yang aromanya soft sehingga tidak mengganggu indra penciuman. Rasa rileks yang keluar dapat membuat pikiran menjadi fresh dan istirahat lebih berkualitas.

  • Jaga pola makan menjelang tidur

Salah satu kebiasaan yang keliru selama Ramadan adalah mengkonsumsi banyak makanan ketika berbuka. Bahkan kadang masih bertambah dengan menyantap beberapa jenis menjelang tidur.

Kebiasaan ini kurang bagus bagi kesehatan dan kualitas tidur. Selama beristirahat, seharusnya organ tubuh tidak bekerja keras. Namun jika masih ada makanan di saluran pencernaan, maka organ tetap akan bekerja memprosesnya.

Hal ini menyebabkan kualitas tidur menurun, bahkan dapat menjadikan rasa kantuk hilang. Atur pola makan dan jangan menikmati apapun, kecuali air minum beberapa menit menjelang jam istirahat.

  • Tidur setelah makan sahur

Kebiasaan ini banyak yang menganggap kurang produktif dan menyebabkan rasa malas sepanjang hari. Namun Encik dan Puan perlu melakukannya jika jumlah jam tidur masih kurang dan tidak dapat mencukupinya pada siang hari. Tidur cukup saat puasa sangat penting.

Manfaatkan waktu setelah subuh sebelum beraktivitas untuk menambah jam istirahat bisa menjadi alternatif. Tidak harus lama, 30 menit sudah cukup untuk membuat tubuh Encik dan Puan mendapat istirahat sesuai kebutuhan.

  • Atur jadwal tidur dan bangun di jam yang sama

Rasa lelah, lemas dan mengantuk sepanjang hari dapat muncul karena jam biologis yang tidak teratur. Untuk mengatasinya, tidur dan bangunlah setiap hari pada jam yang sama.

Dengan demikian, proses-proses dalam tubuh dapat menyesuaikan dan organ dapat bekerja secara lebih sempurna. Tidur dan bangun yang tidak teratur juga dapat menyusahkan diri Encik dan Puan sendiri. Bahkan berpotensi untuk bangun melebihi dari jam yang direncanakan.

Mengatur jam tidur saat puasa sebenarnya mudah selama Encik dan Puan paham kebutuhan dan waktu yang ada. Manfaatkan dengan sebaiknya. Bukan hanya lama atau jumlah jam tidur, tetapi juga perhatikan kualitasnya.

Selain suasana yang tenang, pakaian yang Encik dan Puan kenakan juga berpengaruh pada kenyaman selama beristirahat. Hindari pakaian yang sempit dan berbahan kaku karena akan menghambat peredaran darah serta oksigen selama tidur.

Perlengkapan tidur yang bersih dan nyaman, seperti sprei, pewangi ruangan dan pakaian dapat mempengaruhi kualitas istirahat. Gunakan pakaian berbahan lembut dan nyaman seperti koleksi dari Serene Set.

Encik dan Puan bisa mendapatkan berbagai koleksi dari Serena Set dengan harga terjangkau di Blibli. Koleksi model terbaru, bahan berkualitas dengan cutting rapi menjadi jaminan produk ini. Blibli hanya menyediakan produk terbaik sehingga selalu membuat pelanggan puas.

Kenalkan Literasi Pada Masyarakat, Ini Tips Dispusip Pekanbaru

0

Kenalkan literasi pada masyarakat juga menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru.

Adapun hal tersebut berguna untuk mengenalkan dan meningkatkan literasi di tengah masyarakat.

Upaya Mengenalkan Literasi

Satu diantara upaya yang dilakukan Dispusip Pekanbaru tersebut adalah dengan mengajak banyak pihak bekerja sama.

Terutama sekolah-sekolah yang ada di Pekanbaru untuk mengenalkan berbagai buku bacaan kepada anak-anak sekolah.

Dispusip juga memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada sekolah-sekolah agar diberikan bimbingan khusus dan pelajaran khusus.

Di mana mewajibkan siswa untuk belajar dan mencari buku serta membaca di perpustakaan. Baik di perpustakaan sekolahnya masing-masing, perpustakaan digital, atau ke perpustakaan kota.

Kemudian dari buku yang dibaca tersebut, siswa diminta untuk menyimpulkan apa yang ia baca, meresume buku tersebut, dan memahami bacaan yang dibacanya.

Lalu bisa menceritakan kembali buku yang dibacanya, dan hasil resumenya itu menjadi salah satu nilai dalam pelajaran tersebut.

“Jadi mungkin sedikit memaksa, tapi memaksa untuk ke arah yang lebih baik. Karena sangat besar sekali godaan-godaan anak-anak kita sekarang di luar sana terhadap gadget, apalagi main game,” ucap Kadispusip Pekanbaru, Nelfiyonna, Sabtu (26/3/2022).

Perlu Pengawasan Orang Tua

Nelfiyonna menyebutkan, tidak ada salahnya anak-anak sekarang melek teknologi karena memang sudah zamannya. Akan tetapi menurutnya perlu pengawasan dari orang tua bagaimana memanfaatkan smartphone secara bijak.

“Smartphone ini bisa juga digunakan untuk berbagai kegiatan yang positif salah satunya adalah membaca. Nah itu salah satu yang kita sampaikan ke pihak sekolah bagaimana mereka juga ikut mendorong anak-anak untuk datang ke perpustakaan atau memanfaatkan gadget untuk hal bermanfaat seperti membaca buku,” ujarnya.

Hidup Adalah Pilihan

Lebih lanjut ia berpesan kepada para siswa berkaitan dengan literasi. Ia mengatakan, hidup adalah pilihan.

Memilih menjadi orang yang biasa-biasa saja, menjadi orang yang tidak diperhitungkan sama sekali atau justru ingin menjadi orang yang luar biasa, semuanya ada di tangan masing-masing.

Namun ketika memilih ingin menjadi orang yang luar biasa, tentunya literasi adalah salah satu kata yang tidak bisa ditinggalkan. Membaca adalah kuncinya.

“Makanya saya sering bilang semua pilihannya ada pada diri masing-masing,” ungkapnya.

Pentingnya Literasi

Nelfiyonna mengakui, ia menginginkan banyak masyarakat memahami pentingnya literasi. Oleh karena itu, ia mengimbau semua masyarakat Pekanbaru untuk datang ke perpustakaan, baik perpustakaan Kota Pekanbaru, atau melalui digital library Pekanbaru yang ada di Smartphone yakni iPekanbaru.

Di mana itu semua untuk menambah wawasan, menambah kemampuan menganalisa masalah, memberikan banyak pemahaman baru dan masih banyak manfaat lainnya.

“Pilihan ada ada di kita, menjadi orang biasa-biasa saja, menjadi orang terbelakang, atau menjadi orang yang luar biasa, menjadi orang sukses, tergantung kita. Tidak siapapun yang bisa membantu, orang tua kita. Jadi jika kita ingin menjadi orang sukses, kita bisa gali ilmunya, tidak saja hanya di bangku formal tetapi juga di perpustakaan yang tersebar di Kota Pekanbaru,” tutupnya.

Kenalkan Literasi Pada Masyarakat