Home Blog Page 123

Tambahan Kasus Covid-19 Riau Hari Ini Nihil, Sembuh 2

Tambahan kasus Covid-19 Riau hari ini (Kamis, 9/12/2021) nihil, pasien sembuh bertambah 2 orang, dan nihil pasien meninggal dunia.

Adapun total sembuh mencapai 124.308 orang dan kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.480 kasus.

Dari nihilnya tambahan kasus Covid-19 Riau hari ini, 9 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 46 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

Laporan Media

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.528 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 27 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.376 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 619 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 506 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.201 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.269 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 910.321 sampel.

Tak Jadi PPKM Level 3 Serentak, Begini Syarat Bagi yang Lakukan Perjalanan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sekaligus Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, pemerintah tidak jadi memberlakukan PPKM level 3 serentak di semua wilayah.

Adapun keputusan itu berdasarkan pencapaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen. Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan syarat perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

PPKM Level 1 Berakhir, Pekanbaru Naik ke PPKM Level 2 Selama Dua Pekan

PPKM level 1 di Pekanbaru berakhir Senin (6/12/2021) kemarin. Berdasarkan hasil evaluasi tim satgas nasional, Kota Pekanbaru kembali naik level ke PPKM level 2. Penerapan PPKM level 2 ini berlangsung selama dua pekan hingga 23 Desember 2021 mendatang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Pedoman Penerapan PPKM Level 2 Kota Pekanbaru

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengeluarkan surat edaran bernomor 27/SE/SATGAS/2021 menyusul pemberlakuan PPKM Level 2.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Siap-siap, Masuk Mal di Kota Pekanbaru Harus Sudah Vaksin Covid-19

Masyarakat Kota Pekanbaru yang belum mendapatkan Vaksinasi Covid-19 nantinya bakal dibatasi untuk mengakses pusat keramaian.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Naswa Baby Shop, Rekomendasi Baby Shop di Pekanbaru

Bunda bingung mencari referensi baby shop untuk perlengkapan bayi? Naswa Baby Shop merupakan salah satu rekomendasi baby shop terlengkap dan termurah di Pekanbaru.

Khususnya untuk bunda dan calon ibu yang sudah memasuki usia kehamilan di bulan ke tujuh, pasti sudah membuat daftar barang apa saja yang akan dibelanjakan untuk keperluan bayi.

Lokasi

Beralamat di Jalan Durian No. 39, Labuh Baru, tepatnya di depan Pemancar TVRI, Naswa Baby Shop memiliki 2 lantai.

Saat kita memasuki lantai dasarnya, ada berbagai perlengkapan bayi, balita, ibu hamil, pakaian bayi hingga balita, makanan bayi, snack bayi, hingga peralatan pembuat makanan bayi, dan masih banyak lagi.

Khusus lantai 2, terdapat berbagai macam baby chair, car seat, sepeda balita, stroller, dan masih banyak lagi.

Produk Berkualitas

Nah, sebagian besar produk koleksi Naswa adalah produk branded lho. Koleksinya pun lucu-lucu dengan model yang selalu up to date.

Selain perlengkapan bayi baru lahir, di sini juga menyediakan berbagai macam mainan anak yang dapat mengedukasi.

Tidak hanya itu, terdapat juga aksesoris bayi seperti, pita, bando, dan topi. Tentunya semua perlengkapan bayi dan anak yang ada di Naswa Baby Shop tidak akan membuat para Bunda-bunda khawatir kalau berbelanja di sini.

Keuntungan Jadi Member

Untuk mendapatkan diskon lebih banyak, Bunda bisa mendaftar sebagai member. Bunda bisa belanja lebih hemat karena bisa dapat discount 5-10%.

Cara jadi member juga cukup mudah yaitu cukup dengan belanja senilai 750rb atau bayar administrasi sebesar 50rb dan beli 2 pakaian.

Keuntungan lainnya jika menjadi member di Naswa, juga berlaku di Ratu Paksi, Lcheese Factory, dan Baby Spa Bubble n Me di RS Zainab loh.

Jadi tunggu apalagi? Ayo Bunda, ajak si kecil berbelanja di Naswa atau bisa langsung kunjungi toko onlinenya di Shopee atau Tokopedia dan Instagram-nya @naswababyshop_pku.

Sembuh Covid-19 Riau Bertambah 26, Total Sembuh 124.306

Sembuh Covid-19 Riau bertambah 26 orang hari ini (Rabu, 8/12/2021), dengan demikian total sembuh mencapai 124.306 orang.

Sementara itu kasus positif bertambah 3 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.480 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan.

Dari Sembuh Covid-19 Riau bertambah 26 orang hari ini, 9 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 48 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.509 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 31 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.263 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 710 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 505 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.474 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 4.195 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 906.120 sampel.

Tak Jadi PPKM Level 3 Serentak, Begini Syarat Bagi yang Lakukan Perjalanan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sekaligus Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, pemerintah tidak jadi memberlakukan PPKM level 3 serentak di semua wilayah.

Adapun keputusan itu berdasarkan pencapaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen. Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan syarat perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

PPKM Level 1 Berakhir, Pekanbaru Naik ke PPKM Level 2 Selama Dua Pekan

PPKM level 1 di Pekanbaru berakhir Senin (6/12/2021) kemarin. Berdasarkan hasil evaluasi tim satgas nasional, Kota Pekanbaru kembali naik level ke PPKM level 2. Penerapan PPKM level 2 ini berlangsung selama dua pekan hingga 23 Desember 2021 mendatang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Sembuh Corona Riau Bertambah 65, Total Sembuh 124.280

Sembuh Corona Riau bertambah 65 orang hari ini (Selasa, 7/12/2021), dengan demikian total sembuh mencapai 124.280 orang.

Sementara itu kasus positif bertambah 4 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.477 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan.

Dari Sembuh Corona Riau bertambah 69 orang hari ini, 11 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 128 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.461 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 26 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.161 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 771 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 503 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 4.196 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 4.025 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 901.646 sampel.

Tak Jadi PPKM Level 3 Serentak, Begini Syarat Bagi yang Lakukan Perjalanan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sekaligus Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali mengatakan, pemerintah tidak jadi memberlakukan PPKM level 3 serentak di semua wilayah.

Adapun keputusan itu berdasarkan pencapaian vaksinasi dosis 1 di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76 persen dan dosis 2 yang mendekati 56 persen. Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan syarat perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

PPKM Level 1 Berakhir, Pekanbaru Naik ke PPKM Level 2 Selama Dua Pekan

PPKM level 1 di Pekanbaru berakhir Senin (6/12/2021) kemarin. Berdasarkan hasil evaluasi tim satgas nasional, Kota Pekanbaru kembali naik level ke PPKM level 2. Penerapan PPKM level 2 ini berlangsung selama dua pekan hingga 23 Desember 2021 mendatang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Sembuh Covid Riau Bertambah 63, Total Sembuh 124.215

Sembuh Covid Riau bertambah 63 orang hari ini (Senin, 6/12/2021), dengan demikian total sembuh mencapai 124.215 orang.

Sementara itu kasus positif bertambah 4 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.473 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan.

Dari Sembuh Covid Riau tambah 63 orang hari ini, 13 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 128 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.461 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 26 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.161 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 771 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 503 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.887 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.608 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 897.450 sampel.

Gubri: Waspada Varian Baru COVID-19 Omicron

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta semua pihak untuk waspada, terutama tehadap penularan varian baru COVID-19, Omicron. Meski varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi varian tersebut, pemerintah sudah membuat kebijakan, warga Indonesia dari luar maupun warga luar yang berkunjung ke Indonesia harus dikarantina selama 7 hari.

Karena itu, ia meminta bupati dan wali kota untuk mengantisipasi varian baru masuk. Sebab jika tidak diantispasi, begitu masuk penyebarannya bisa meluas.

“Seperti kemarin varian Delta. Tentu yang seperti itu perlu diwaspadai. Artinya harus bertindak cepat, misalnya dengan PCR dan lainnya” ujarnya.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Sembuh Covid 19 Riau Capai 124.152

Total Sembuh Covid 19 Riau hingga Minggu (5/12/2021) mencapai 124.152 orang. kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.469 kasus. Sedangkan pasien yang masih dirawat di rumah sakit 16 orang, 184 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.387 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 25 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.116 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 743 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 503 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 2.911 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.532 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 894.563 sampel.

Gubri: Waspada Varian Baru COVID-19 Omicron

Meski total sembuh Covid 19 Riau mencapai 124.152, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta semua pihak untuk waspada. Terutama tehadap penularan varian baru COVID-19, Omicron. Meski varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi varian tersebut, pemerintah sudah membuat kebijakan, warga Indonesia dari luar maupun warga luar yang berkunjung ke Indonesia harus dikarantina selama 7 hari.

Karena itu, ia meminta bupati dan wali kota untuk mengantisipasi varian baru masuk. Sebab jika tidak diantispasi, begitu masuk penyebarannya bisa meluas.

“Seperti kemarin varian Delta. Tentu yang seperti itu perlu diwaspadai. Artinya harus bertindak cepat, misalnya dengan PCR dan lainnya” ujarnya.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Total Sembuh Covid Riau Capai 124.138

Total Sembuh Covid Riau hingga Sabtu (4/12/2021) mencapai 124.138 orang. kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.464 kasus. Sedangkan pasien yang masih dirawat di rumah sakit 20 orang, 189 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.053 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 36 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.011 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 503 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 503 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.440 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 3.174 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 891.652 sampel.

Gubri: Waspada Varian Baru COVID-19 Omicron

Meski total sembuh Covid Riau mencapai 124.138, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta semua pihak untuk waspada. Terutama tehadap penularan varian baru COVID-19, Omicron. Meski varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi varian tersebut, pemerintah sudah membuat kebijakan, warga Indonesia dari luar maupun warga luar yang berkunjung ke Indonesia harus dikarantina selama 7 hari.

Karena itu, ia meminta bupati dan wali kota untuk mengantisipasi varian baru masuk. Sebab jika tidak diantispasi, begitu masuk penyebarannya bisa meluas.

“Seperti kemarin varian Delta. Tentu yang seperti itu perlu diwaspadai. Artinya harus bertindak cepat, misalnya dengan PCR dan lainnya” ujarnya.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Queen Gallery Pekanbaru, Home Decor Terlengkap di Riau

Ncik dan Puan sedang bingung mencari perabotan rumah tangga dengan harga yang terjangkau? Ncik dan Puan harus tahu Queen Gallery Pekanbaru, salah satu home decor terlengkap dan terbesar di Riau.

Wujudkan Dekorasi Rumah Impian

Memiliki rumah impian adalah salah satu keinginan banyak orang. Untuk itu setelah rumah idaman berhasil didapatkan, kini langkah berikutnya ialah membeli perabot rumah tangga yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan rumah idaman kita.

Melengkapi isi hunian dengan perabotan rumah tangga adalah hal yang sangat disukai para ibu-ibu rumah tangga nih. Nah di Queen Gallery ini, Encik dan Puan dapat mewujudkan dekorasi rumah impian.

Home Decor Terlengkap & Terbesar

Sebagai home decor terlengkap dan terbesar di Riau, Queen Gallery Pekanbaru memiliki beraneka macam perabotan rumah tangga, mulai dari sofa, konsol, meja rias, divan, lemari, beragam meja, dan masih banyak lagi.

Selain itu, Queen Gallery juga menghadirkan aneka perabotan dari rotan loh. Mulai dari 1 set meja makan, 1 set meja tamu, aneka perabotan dapur, dekorasi, karpet, storage, dan masih banyak lagi.

Delivery

Queen Gallery juga melayani pembelian antar kota. Selain itu, Queen Gallery telah bekerjasama dengan Home Credit sehingga dapat memudahkan konsumen yang ingin memiliki perabotan rumah tangga yang diidam-idamkan. Terlebih lagi, Queen Gallery membuka reseller yang ingin bekerjasama dalam bisnis ini.

Arisan

Selain itu, Queen Gallery juga membuka program arisan dan tabungan perabot loh.. Nah, Ncik dan Puan jangan bingung lagi, langsung saja kunjungi toko Queen Gallery yang beralamat di Jalan Hangtuah ujung tepatnya sebelah Kantor Lurah Bencah Lesung, Pekanbaru.

Encik dan Puan juga bisa cek Instagram nya di @endang_queengalleryhappy shopping.

Sembuh Covid-19 Riau Tambah 32, Total Sembuh 124.111

Sembuh Covid-19 Riau tambah 32 orang hari ini (Jumat, 3/12/2021), dengan demikian total sembuh mencapai 124.111 orang.

Sementara itu kasus positif bertambah 5 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.460 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia nihil penambahan.

Dari Sembuh Covid19 Riau tambah 32 orang hari ini, 27 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 205 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 153.040 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 35 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 152.001 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 503 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 501 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.031 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.669 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 888.212 sampel.

Gubri: Waspada Varian Baru COVID-19 Omicron

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta semua pihak untuk waspada tehadap penularan varian baru COVID-19, yakni Omicron. Meski varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi varian tersebut, pemerintah sudah membuat kebijakan, warga Indonesia dari luar maupun warga luar yang berkunjung ke Indonesia harus dikarantina selama 7 hari.

Karena itu, ia meminta bupati dan wali kota untuk mengantisipasi varian baru masuk. Sebab jika tidak diantispasi, begitu masuk penyebarannya bisa meluas.

“Seperti kemarin varian Delta. Tentu yang seperti itu perlu diwaspadai. Artinya harus bertindak cepat, misalnya dengan PCR dan lainnya” ujarnya.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.

Sembuh Covid 19 Riau Tambah 10, Total Sembuh 124.072

Sembuh Covid 19 Riau tambah 10 orang hari ini (Kamis, 2/12/2021), dengan demikian total sembuh mencapai 124.072 orang.

Sementara itu kasus positif bertambah 4 orang sehingga kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai total 128.455 kasus. Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah 1 orang.

Dari Sembuh Covid 19 Riau tambah 10 orang hari ini, 26 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 240 orang isolasi mandiri, serta 4.117 pasien yang telah meninggal.

Jumlah Suspek

Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 152.987 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 30 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 151.968 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 488 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 501 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara dari Kasus Positif Covid-19 Riau Hari Ini, spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 3.249 spesimen. Untuk jumlah orang yang telah diperiksa 2.970 orang, sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 881.932 sampel.

Gubri Ingatkan Kepala Sekolah, Protokol Kesehatan Wajib Dipatuhi

Gubernur Riau syamsuar meminta kepada seluruh kepala sekolah di Riau agar mematuhi protokol kesehatan di sekolahnya masing-masing.

Imbauan ini disampaikan Gubri agar tidak lagi terjadi kluster di sekolah yang ada di Riau. Selain itu, Gubri juga menegaskan ‎jika ada sekolah yang ditemukan kluster baru, maka sekolah tersebut harus ditutup sementara sampai kondisi dinyatakan steril dan benar-benar aman.

Cegah Kluster Santri di Sekolah, Ini Saran Ahli Epidemiologi Riau

Ahli Epidemiologi Riau Wildan Asfan Hasibuan menilai, sebenarnya untuk sekolah yang menerapkan asrama relatif lebih aman. Sebab mobilitas siswa jauh lebih terkendali dan terbatas di lingkungan sekolah atau asrama. Sehingga lebih mudah dikendalikan.

Wildan menegaskan, sebenarnya yang harus diwaspadai adalah para guru dan orang yang keluar masuk ke luar lingkungan sekolah. Mereka lebih besar terpapar virus karena bergaul dengan banyak orang di luar sekolah.

Guru dan orang-orang yang keluar masuk asrama, menurutnya harus dilakukan pemeriksaan Swab minimal sekali seminggu. Hal itu bertujuan untuk memastikan mereka tidak terpapar Covid-19.

Disiplin Prokes Cegah Gelombang Ketiga Pandemi

Juru bicara Satgas COVID-19 Riau Indra Yovi, mengatakan bahwa kekhawatiran terhadap kemungkinan gelombang ketiga Pandemi COVID-19 menjadi perhatian Satgas Penanganan COVID-19 di Riau.

Pada gelombang kedua pandemi kemarin, kasus harian Covid-19 bisa mencapai 2.000-an kasus. Lantas jika gelombang ketiga tidak terelakan, ia berharap penambahan kasus harian di Riau tidak melebihi 500 kasus.

Untuk itu, Yovi mengingatkan agar prokes tetap dijalankan agar kekhawatiran gelombang pandemi ketiga tidak terjadi.

Alami Gejala Ini, Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Harus Segera Dirawat di Rumah Sakit

Lebih lanjut dr Indra Yovi mengungkapkan, jika mengalami beberapa gejala di bawah ini untuk segera dirawat di rumah sakit.

Adapun beberapa gejalanya ialah, demam berkepanjangan meski sudah diberi obat. Kemudian batuk yang terus-menerus meski sudah minum obat.

Gejala selanjutnya yang membuat pasien COVID-19 tidak bisa isolasi mandiri di rumah yakni sesak nafas. Yang ditandai dengan dada terasa berat saat menarik dan melepas nafas.

“Kalau sudah ada beberapa gejala di atas, berarti harus segera melakukan perawatan di rumah sakit. Tidak bisa isolasi mandiri lagi,” ujarnya.