Viscose Rayon, Bahan Baku Ramah Lingkungan

15
viscose rayon

Industri Fashion di Indonesia terus mengalami perkembangan dan kemajuan, kali ini dengan bahan dengan serat kain yang ramah lingkungan Viscose Rayon.

Asia Pacific Rayon (APR) menjadi satu-satunya perusahaan penghasil Viscose Rayon terbesar di Provinsi Riau.

Sebagai informasi, Viscose Rayon merupakan serat benang yang berasal dari pohon dan dapat terurai secara alam.

Jadi tidak seperti bahan kain lainnya yang membutuhkan waktu lama untuk terurai dan mampu merusak lingkungan, viscose ini merupakan bahan yang ramah lingkungan.

Namun, pertanyaan akan muncul bagaimana dengan bahan baku yang didapatkan dari pohon? Apakah hal tersebut tidak merusak kondisi hutan?

Asia Pasific Rayon telah lebih dulu memikirkan masalah ini. Adapun pemecahan masalah ini adalah dengan terus meregenerasi pohon-pohon akasia yang menjadi bahan baku utama Viscose ini.

Nah untuk regenerasi pohon akasia tersebut, maka APR menggunakan teknik Vegetatif Propagation. Di mana, pohon akasia akan ditanam melalui tunas daun, dengan media khusus yang disiapkan untuk pertumbuhan akar di awal.

Bahkan, di APR ini sendiri proses produksi serat viscose nya terintegrasi. Mulai dari pembibitan hingga ke produk akhir yang siap dipasarkan ke industri benang lokal maupun mancanegara.

Selain ramah bagi lingkungan, bahkan bahan kain Viscose ini juga sangat nyaman digunakan. Pada dasarnya bahan kain ini juga bisa diterapkan untuk berbagai produk pakaian, kesehatan, dan juga kecantikan.

Melihat langsung pabrik Viscose Rayon terbesar di dunia yang berada di Kabupaten Pelalawan menjadi sebuah pengalaman yang mengagumkan. Melihat langsung produksi dan teknologi yang mutakhir dalam pengelolaannya.