Terkonfirmasi Covid Riau Hari Ini: Tambah 421, Total 41.290

221
Terkonfirmasi Covid Riau

Terkonfirmasi Covid Riau Hari Ini (Sabtu, 24/4/2021) bertambah sebanyak 421 kasus, 326 pasien yang telah sembuh, dan 9 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 40.869 kasus.

Dari jumlah terkonfirmasi Covid Riau Hari Ini, sebanyak 36.631 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 807 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.923 orang isolasi mandiri, serta 1.016 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Data Sebaran

Pekanbaru tercatat 150 kasus, Bengkalis 30 kasus, Inhil 8 Kasus, Inhu 4 kasus, Kampar 18 kasus, dan Kepulauan Meranti 7 kasus.

Kemudian, Dumai 31 kasus, Kuansing 26 kasus, Pelalawan 6 kasus, Rohil 7 kasus, Rohul 35 kasus, Siak 95 kasus dan provinsi lain tercatat 4 kasus.

Jumlah Suspek

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 83.479 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 414 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 79.880 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 2.923 orang. Sedangkan suspek yang meninggal dunia berjumlah 262 orang.

Jumlah Spesimen

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.414 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.209 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 263.461 sampel.

Pasien Tertumpuk di Pekanbaru

Dengan peningkatan kasus tersebut, ahli epidemiologi Riau, Wildan Asfan Hasibuan meminta agar pemerintah kabupaten/kota untuk dapat menyediakan ruang ICU agar pasien tidak tertumpuk di Pekanbaru.

“Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota harus menambah ruang ICU. Karena selama ini pasien banyak tertumpuk di Pekanbaru,” kata dr Wildan.

Dikatakan dr Wildan, akibat terjadinya peningkatan kasus dalam lima hari terakhir, beberapa ruang ICU di Pekanbaru mulai penuh. Bahkan sudah ada yang terisi 100 persen.

“Ini masalah serius, dan bisa meningkatkan kematian bila ada pasien gawat darurat terlambat dapat fasilitas ICU,” ujarnya.