Syarat Sekolah Laksanakan Tatap Muka Awal Tahun 2021

443
Syarat Sekolah Laksanakan Tatap Muka

Berikut ini syarat sekolah laksanakan tatap muka awal Tahun 2021 mendatang berdasarkan instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim.

Dilansir dari laman kompas.com, Nadiem menyebutkan bahwa Januari 2021 mendatang, sekolah boleh melaksanakan pembelajaran tatap dengan memenuhi syarat tertentu. Adapun syarat-syarat tersebut yaitu:

Ada izin dari tiga pihak

Ada izin dari tiga pihak ini maksudnya adalah izin dari pemda/kanwil/kantor Kemenag, kepala sekolah, dan perwakilan orang tua melalui komite sekolah.

Jika salah satu dari tiga pihak ini tidak mengizinkan, maka sistem pembelajaran tatap muka di sekolah tidak dibenarkan.

Namun dalam hal ini, Mendikbud menegaskan bahwa orang tua memiliki hak penuh terhadap anaknya, apakah mengizinkan anaknya untuk sekolah tatap muka atau tidak.

Begitu juga dengan Pemda setempat, Kemendikbud memberikan kebebasan kepada pihak Pemda untuk menilai kondisi dan situasi di daerah masing-masing untuk memastikan keamanan saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimulai.

Sekolah penuhi daftar periksa

Berikut ini beberapa daftar periksa yang harus dipenuhi sekolah, yaitu:

  • Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet bersih dan layak, adanya sarana cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan desinfektan.
  • Mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Kesiapan menerapkan wajib masker.
  • Memiliki thermogun.
  • Memiliki pemetaan warga satuan pendidikan yang memiliki komorbid tidak terkontrol, tidak memiliki akses terhadap transportasi yang aman, hingga memiliki riwayat perjalanan dari daerah dengan tingkat risiko Covid-19 yang tinggi atau riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum menyelesaikan isolasi mandiri.
  • Mendapatkan persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali.

Menerapkan protokol kesehatan dengan ketat

Berbeda dengan sistem sekolah tatap muka dari sebelum pandemi Covid19, maka Nadiem meminta kepada setiap sekolah yang ada di Indonesia jika ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Ia juga meminta setiap unsur untuk mensosialisasikan protokol kesehatan. Meskipun sekolah telah memenuhi checklist di atas, namun protokol kesehatan tidak boleh diabaikan.

Mari sama-sama Encik dan Puan, kita saling mengingatkan untuk selalu melaksanakan 3M dengan memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan serta mencuci tangan pakai sabun.

Dukungan semua pihak

Meski bagaimanapun, situasi saat ini sangat penting sekali dukungan dari berbagai pihak untuk melaksanakan keputusan penting tersebut.

Menurut Mendikbud RI ini, seluruh pemangku kepentingan harus mendukung kebijakan sekolah tatap muka awal tahun mendatang agar semua berjalan sukses.

Mulai dari Satgas Covid19, pemerintah pusat, masyarakat sipil, sekolah dan para orang tua yang menjadi kunci penting pembelajaran tatap muka tersebut, guru-guru serta pihak lainnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah bersama dinas kesehatan dan perhubungan juga harus berkoordinasi untuk memastikan bahwa peserta didik dapat kembali ke sekolah dengan keamanan serta kesehatan yang terjaga.

Nadiem berharap agar keputusan pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini dapat memberikan harapan baru bagi peserta didik dan pendidik yang merasa kesulitan selama pembelajaran sistem daring.

Itulah tadi beberapa syarat sekolah boleh melaksana kan pembelajaran tatap muka awal Tahun 2021 mendatang, semoga sistem ini dapat diterima oleh semua pihak.

Tentunya kita berharap ya Encik dan Puan, dengan kembali dibukanya sistem pembelajaran tatap muka akan meningkatkan pemahaman peserta didik dengan sistem pembelajaran yang selama sistem daring banyak siswa yang sulit mengerti tentang materi pembelajaran.

Ingat ya Encik dan Puan, hal yang paling penting dari rencana sistem belajar tatap muka ini adalah protokol kesehatan!, untuk itu kita tidak boleh abai dengan hal tersebut.

Tetap jaga kesehatan dan terus waspada terkait Covid19…