Perayaan Imlek Selalu Hujan, Berikut Penjelasannya

66
Perayaan Imlek Selalu Hujan

Encik dan puan, tak jarang saat perayaan tahun baru china atau imlek selalu turun hujan. Masyarakat Tionghoa percaya, saat hujan turun hal tersebut menandakan hal baik dan membawakan keberuntungan.

Setiap tahunnya masyarakat Tionghoa merayakan tahun baru china atau imlek bersama dengan keluarga serta sanak saudara. Perayaan ini dilakukan dengan mengungkapkan rasa syukur serta harapan untuk tahun yang akan datang.

Penjelasan Hujan Terjadi Saat Imlek

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa akhir Januari hingga awal Febuari merupakan puncak terjadi hujan. Yang mana seperti kita ketahui bersama, curah hujan pada periode itu lebih tinggi dari biasanya.

Perayaan imlek selalu hujan dikarenakan ditetapkannya perayaan imlek pada Januari akhir atau Febuari awal didapatkan dari hasil perhitungan hari dalam Imlek yang merupakan gabungan antara dua fase yakni fase bulan mengelilingi bumi dan fase bumi mengelilingi matahari atau lunisolar.

Ahli Feng Shui mengatakan, hujan memberikan tanda bahwa Dewi Kwan Im sedang menyirami bungan Mei Hwa yang memberikan arti bahwa turunnya berkah dari langit. Bunga Mei Hwa diyakini masyarakat Tionghoa sebagai bunga yang ditanam oleh Dewi Kwan Im menjelang hari raya Imlek.

Ritual Penentuan Hujan Turun atau Tidak

Dahulu, masyarakat Tionghoa yang berprofesi sebagai petani selalu menunggu turunnya hujan sebagi bentuk keberkahan. Pada perayaan imlek ada juga serangkaian ritual yang dilakukan untuk menentukan apakah ketika imlek akan turun hujan atau tidak.

Ritual ini dilakukan dengan cara memakan sejenis onde-onde. Saat setelah makan makanan tersebut dan tidak terjadinya turun hujan, mereka meyakini bahwa tidak akan turun hujan saat perayaan imlek berlangsung.