Kabar Corona Riau hari ini (Rabu, 4/11/2020) bertambah sebanyak 182 orang, 234 pasien yang telah sembuh, dan 4 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 14.947 kasus menjadi 15.119 kasus.
Dari Kabar Corona Riau hari ini, sebanyak 12.146 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 676 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.951 orang isolasi mandiri, serta 346 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia antara lain:
Ny NN (61) warga Pekanbaru
Tn ACT (84) warga Pekanbaru
Tn S (55) warga Bengkalis
Tn DS (59) warga Bengkalis
Ke-182 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Pekanbaru 92 kasus, Kampar 16 kasus, Pelalawan 6 kasus, Inhu 1 kasus, Inhil 2 kasus, Dumai 12 kasus, Meranti 1 kasus, Bengkalis 10 kasus, Siak 32 kasus, Rohil 4 kasus, Rohul 1 kasus, dan 5 kasus berasal dari Provinsi lain.
Sedangkan untuk tambahan 234 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Pekanbaru 122 orang, Inhu 23 orang, Pelalawan 16 orang, Bengkalis 15 orang, Rohil 12 orang, Dumai 10 orang, Kampar 10 orang, Inhil 8 orang, Kuansing 7 orang, Siak 7 orang, Rohul 2 orang, Kepulauan Meranti 1 orang, Luar Provinsi Riau sebanyak 1 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 47.067 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 170 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 39.433 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 7.312 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 152 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 673 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 477 orang.
Kabar Covid Riau hari ini (Selasa, 3/11/2020) bertambah sebanyak 106 orang, 352 pasien yang telah sembuh, dan 2 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 14.841 kasus menjadi 14.947 kasus.
Dari Kabar Covid Riau hari ini, sebanyak 11.913 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 669 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.023 orang isolasi mandiri, serta 342 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia merupakan warga Pekanbaru 1 orang, dan warga Siak 1 orang.
Ke-106 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Pekanbaru 56 kasus, Kampar 7 kasus, Pelalawan 3 kasus, Inhu 1 kasus, Dumai 6, Bengkalis 11, Siak 3, Kuansing 2, Rohil 13, Rohul 1, Provinsi lain (luar Riau) 3 kasus.
Sedangkan untuk tambahan 352 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Pekanbaru 166 orang, Bengkalis 57 orang, Kampar 31 orang, Pelalawan 21 orang, Dumai 16 orang, Siak 14 orang, Kuansing 11 orang, Inhil 10 orang, dan Rohil 10 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 47.017 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 173 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 39.364 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 7.328 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 152 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 815 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 696 orang.
Encik dan Puan yang selalu menunggu pembukaan kartu prakerja gelombang 11, yuk segera daftar karena kartu prakerja kembali dibuka dengan syarat-syarat berikut ini.
Program kartu prakerja gelombang 11 ini merupakan gelombang tambahan, secara resmi dibuka sejak Senin (02/11/20) pukul 12.00 WIB hingga esok Rabu (04/11/20).
Untuk alamat resminya, Encik dan Puan bisa langsung mengakses dashboard www.prakerja.go.id. Di laman tersebut, akan tertera tata cara pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftar.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Louisa Tuhatu yang dilansir di kompas.com mengatakan, berbeda dengan sebelumnya, gelombang 11 ini merupakan gelombang tambahan.
Program Prakerja kali ini berbeda dari sebelumnya karena kuota yang diberikan berasal dari penerima Kartu Prakerja yang dicabut kepesertaannya, karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan lolos sebagai penerima kartu prakerja.
Adapun kuota yang disediakan pada gelombang ini sebanyak 400.000 calon penerima kartu prakerja.
Tata cara pendaftaran kartu prakerja
Bagi yang sudah pernah mendaftar
Bagi Encik dan puan yang sudah pernah mendaftar di akun prakerja dan belum dinyatakan lulus, Encik dan Puan langsung login di laman tersebut dengan memasukkan alamat email dan kata sandi yang telah didaftarkan sebelumnya.
Kemudian langsung klik perintah gabung di laman tersebut dan Encik dan Puan otomatis langsung terdaftar, tinggal menunggu proses verifikasi dan pengumuman berikutnya.
Bagi pendaftar baru
Bagi Encik dan Puan pendaftar baru harus memenuhi tiga poin yaitu: Warga Negara Indonesia (WNI), minimal berusia 18 tahun, dan sedang tidak menempuh pendidikan formal.
Kemudian daftar melalui situs www.prakerja.go.di, dengan menyiapkan nomor kartu keluarga dan NIK, lalu masukkan data diri dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pemeriksaan akun.
Selanjutnya, ikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online, yang mana peserta boleh menggunakan alat bantu ketas dan alat tulis.
Terakhir, Klik “Gabung” pada gelombang yang sedang dibuka dan tunggu pengumuman. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan notifikasi melalui SMS.
Itulah beberapa informasi terkait program kartu prakerja gelombang 11 yang kembali dibuka, segera lengkapi persyaratan nya Encik dan Puan, semoga berhasil!
Bulan bahasa bukan lagi istilah baru dalam kehidupan masyarakat Indonesia, bahkan banyak siswa-siswi dan mahasiswa yang menantikan kehadiran bulan bahasa ini sebagai salah satu ajang kompetisi.
Lalu apakah sesungguhnya maksud dari bulan bahasa itu? Yuk Encik dan Puan melalui tulisan ini kita mengenal apa itu bulan bahasa.
Mengutip Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, saat ini terdapat total 442 bahasa daerah di Indonesia. Karena beragamnya bahasa tersebut, maka bahasalah menjadi salah satu alat untuk pemersatu bangsa yaitu Bahasa Indonesia.
Bulan Oktober selalu disebut sebagai bulan bahasa, akan ada banyak perlombaan yang diselenggarakan oleh sekolah dan kampus-kampus yang ada prodi bahasanya, seperti lomba syair, puisi, sajak, dongeng, prosa dan lain-lainnya.
Meskipun bulan bahasa menjadi salah satu hal yang tidak asing, namun masih banyak masyarakat tidak memahami makna apa itu bulan bahasa serta sejarahnya, berikut penjelasannya.
Sejarah Bulan Bahasa
Bulan bahasa diperingati sama dengan hari sumpah pemuda yakni saat mengikrarkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Dimana pada poin ketiga naskah sumpah pemuda tersebut berbunyi:
KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENDJOENGDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Dilansir dalam kompasiana.com, bulan bahasa merupakan rasa kecintaan dan rasa hormat terhadap sebuah fenomena yang terjadi puluhan tahun yang lalu yaitu Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari, 27-28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta).
Yang mana hal ini menegaskan cita-cita akan ada “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”.
Maka dari itu kemendikbud dan lembaga-lembaga lainnya menetapkan Nama Bulan Bahasa yang diadakan setiap tahun nya pada tanggal 28 Oktober ini merupakan perwakilan kecintaan terhadap Bahasa dan sastra Indonesia yang terdapat di dalam ikrar sumpah pemuda yaitu 28 Oktober 1928.
Peringatan bulan bahasa ini sendiri sekiranya untuk mengingat bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu bangsa bahasa nasional yang membanggakan bangsa Indonesia.
Sebagai putra putri bangsa Indonesia, Encik dan Puan harus mencintai bahasa Indonesia, menghargai bahasa dan merasa bangga terlahir di Indonesia dan wajib untuk melestarikan bahasa Indonesia.
Boleh saja Encik dan Puan mempelajari bahasa asing, namun alangkah baiknya Encik dan Puan harus menguasai bahasa Indonesia terlebih dahulu dan memperkenal kan bahasa Indonesia sampai negeri luar.
Memaknai Bulan Bahasa
Banyak cara yang bisa Encik dan Puan lakukan dalam memaknai bulan bahasa itu sendiri, tidak hanya sekedar ikut perayaan perlombaan yang diadakan sekolah atau kampus justru memahami makna bulan bahasa itu lebih dalam.
Banyak generasi muda Indonesia yang fasih berbahasa asing, justru terbata-bata dengan bahasa Indonesia atau bahkan merasa lebih keren ketika memakai bahasa asing.
Namun makna bulan bahasa tidak hanya sekedar itu Encik dan Puan, memaknai bulan bahasa lebih pada kesadaran masyarakat untuk melestarikan bahasa bukan malah menganggap bahasa Indonesia kaku dan kuno.
Berdasarkan pendapat dari Bams Wongsokarto yang dilansir di suaramerdeka.com, menyebutkan bahwa semua kembali ke kesadaran pengguna bahasa: apakah menganggap bahasa Indonesia sekadar alat berkomunikasi atau memahami bahasa Indonesia sebagai simbol dan ikrar nasionalisme yang harus kita junjung tinggi. Jika sekadar alat berkomunikasi, yang terjadi adalah penggunaan menurut sekehendak penutur.
Jika bahasa Indonesia kita pahami sebagai simbol dan ikrar nasionalisme (Sumpah Pemuda) yang harus kita junjung tinggi, penutur akan memartabatkan lewat kepedulian dan keberhati hatian, antara lain dengan tidak asal “salin tempel” bahasa lain untuk menaikkan gengsi berbahasa dan dianggap kekinian.
Untuk itu Encik dan Puan, marilah kita menjadi generasi yang bangga berbahasa Indonesia, menemukan makna bahasa itu lebih dalam bukan malah mencintai bahasa asing dan melupakan bahasa sendiri.
Boleh jadi Encik dan Puan merasa hebat ketika berbicara asing, justru Encik dan Puan akan jauh lebih hebat ketika memahami dan memperkenal kan bahasa Indonesia kepada dunia.
Itulah tadi beberapa penjelasan terkait mengenal bulan bahasa, semoga bermanfaat Encik dan Puan
Kasus Corona Riau hari ini (Senin, 2/11/2020) bertambah sebanyak 11 orang, 159 pasien yang telah sembuh, dan 2 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 14.830 kasus menjadi 14.841 kasus.
Dari Kasus Corona Riau hari ini, sebanyak 11.561 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 679 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.261 orang isolasi mandiri, serta 340 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia:
Tn. Y (75) yang merupakan warga Kota Pekanbaru
Tn. B (68) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis
Ke-11 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Pekanbaru sebanyak 7 kasus, Rohil 3 kasus, dan Siak 1 kasus.
Sedangkan untuk tambahan 159 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Pekanbaru 86 orang, Dumai 26 orang, Kampar 15 orang, Bengkalis 9 orang, Rohul 8 orang, Inhu 4 orang, Pelalawan 3 orang, Rohil 3 orang, dan Inhil 1 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 46.719 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 183 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 39.082 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 7.310 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 144 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 155 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 151 orang.
Kasus Corona Riau hari ini (Minggu, 1/11/2020) bertambah sebanyak 31 orang, 171 pasien yang telah sembuh, dan 2 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 14.779 kasus menjadi 14.830 kasus.
Dari Kasus Corona Riau hari ini, sebanyak 11.402 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 669 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.421 orang isolasi mandiri, serta 338 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia:
Tn. Y (75) yang merupakan warga Kota Pekanbaru
Tn. B (68) yang merupakan warga Kabupaten Bengkalis
Ke-31 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Pekanbaru 27 kasus, Kampar 1 kasus, Dumai 1 kasus, Meranti 1 kasus, dan Bengkalis 1 kasus.
Sedangkan untuk tambahan 171 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Bengkalis 33 orang, Inhil 10 orang, Dumai 9 orang, Rohul 8 orang, Pelalawan 7 orang, Inhu 6 orang, Siak 5 orang, Kampar 4 orang, Meranti 2 orang, Rohil 1 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 46.674 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 185 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 39.005 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 7.340 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 144 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 160 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 159 orang.
Kasus Covid19 Riau hari ini (Sabtu, 31/10/2020) bertambah sebanyak 128 orang, 225 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 14.671 kasus menjadi 14.779 kasus.
Dari Kasus Covid19 Riau hari ini, sebanyak 11.231 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 687 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.545 orang isolasi mandiri, serta 336 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia diantaranya, warga Pekanbaru 2 orang, warga Bengkalis 1 orang, warga Rohil 1 orang, dan warga Dumai 1 orang.
Ke-128 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Kampar 21 kasus, Pelalawan 2, Inhu 7, Inhil 1, Dumai 16, Meranti 11, Siak 1, Kuansing 3, Rohil 13, Rohul 5, dan Pekanbaru 37.
Sedangkan untuk tambahan 225 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Pekanbaru 105 orang, Rohil 28 orang, Kampar 22 orang, Dumai 18 orang, Inhil 16 orang, Siak 14 orang, Rohul 10 orang, Bengkalis 6 orsng, Pelalawan 5 orang, dan Inhu 1 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 46.674 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 185 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 39.005 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 7.340 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 144 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.498 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.049 orang.
Kasus Covid Riau hari ini (Jumat, 30/10/2020) bertambah sebanyak 160 orang, 250 pasien yang telah sembuh, dan 6 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 14.671 kasus.
Dari Total Kasus Covid19 Riau hari ini, sebanyak 11.006 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 597 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.737 orang isolasi mandiri, serta 331 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, yaitu:
Tn SLF (53) warga Pekanbaru
Tn PA (66) warga Pekanbaru
Tn SH (69) warga Pekanbaru
Tn TTJ (73) warga Pekanbaru
Ny YH (66) warga Pekanbaru
Tn UB (68) warga Pekanbaru
Ke-160 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 13 kasus, Dumai 6 kasus, Inhil 1 kasus, Inhu 36 kasus, Kampar 18, Kuansing 1, Siak 9, Rohul 2, Pelalawan 3, Pekanbaru 70, dan dari provinsi lain 1 kasus.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 46.239 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 203 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 37.597 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 8.304 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 135 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.287 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 928 orang.
Total Kasus Covid19 Riau hari ini (Rabu, 28/10/2020) bertambah sebanyak 255 orang, 265 pasien yang telah sembuh, dan 6 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 14.248 kasus.
Dari Total Kasus Covid19 Riau hari ini, sebanyak 10.534 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 513 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 2.882 orang isolasi mandiri, serta 319 pasien yang telah meninggal.
Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, yaitu:
Ny H (56) warga Rokan Hulu
Tn MIJ (36) warga Pekanbaru
Ny N (51) warga Pekanbaru
Tn M (69) warga Pekanbaru
Tn BS (46) warga Pekanbaru
Tn Z (75) warga Bengkalis
Ke-255 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 10 kasus, Dumai 26 kasus, Inhil 9 kasus, Inhu 15 kasus, Kampar 10 kasus, Kuansing 17 kasus, Meranti 7 kasus, Siak 9 kasus, Rohul 7 kasus, Rohil 3 kasus, Pelalawan 18 kasus, dan Pekanbaru 124 kasus.
Sedangkan untuk tambahan 265 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni warga Pekanbaru 131 orang, Kampar 27 orang, Kuansing 22 orang, Bengkalis 20 orang, Rohul 16 orang, Rohil 11 orang, Dumai 10 orang, Pelalawan 8 orang, Siak 7 orang, Inhu 6 orang, Meranti 5 orang, dan Inhil 2 orang.
Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 45.998 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 236 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 36.614 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 9.011 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 137 orang.
Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.915 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 1.763 orang.
Belajar secara daring atau online memang masih baru dan menimbulkan banyak kebosanan bahkan banyak yang mengeluh tidak fokus. Untuk itu, berikut akan dijabarkan beberapa cara mengatasi stres belajar online.
Encik dan Puan yang sedang menempuh pendidikan, pasti sudah tidak asing lagi dengan sistem belajar online. Mulai dari sistem belajar Zoom Meeting, Google Meet, Google Classroom dan lainnya. Semua itu diberlakukan untuk meminimalisir penularan Covid-19.
Sebenarnya ada plus minus dalam sistem pembelajaran online. Salah satu plusnya, Encik dan Puan bisa memahami sistem pembelajaran yang sudah banyak digunakan di luar negeri menyongsong revolusi Industri. Minusnya, karena sistem online, banyak yang tidak bisa fokus dan sulit menerima pembelajaran secara baik.
Namun dengan adanya pandemi ini Encik dan Puan, mengajar kita untuk siap sedia dalam segala situasi dan meninggalkan zona nyaman kemudian berubah pada situasi serba sulit. Hal ini tentu saja membuat kita belajar banyak hal dan berusaha menyesuaikan diri dengan situasi itu.
Untuk menghindari kebosanan ketika belajar online, berikut beberapa cara mengatasi stres belajar online yang mungkin bisa Encik dan Puan lakukan ketika belajar:
Carilah posisi belajar yang aman dan nyaman
Karena sistem pembelajaran online dan sistem belajar dari rumah, maka Encik dan Puan perlu mengatur sebuah tempat ternyaman di rumah untuk belajar online, misalnya menggunakan kursi seperti di sekolah atau duduk lesehan atau posisi lainnya yang terbaik menurut Encik dan Puan.
Nyamanya setiap orang berbeda-beda ya Encik dan Puan, makanya kamu harus melihat dan memilih tempat belajar itu sesuai diri kamu dan apa yang kamu inginkan, intinya senyamannya kamu agar pelajaran terasa mudah dan menyenangkan.
Atur jadwal dengan sebaik mungkin
Jadwal belajar otomatis sudah diberikan dari sekolah, tapi Encik dan Puan harus bisa mengatur kapan waktu istirahat, jam berapa harus tidur dan jadwal lainnya agar tubuh bisa beristirahat dengan maksimal.
Makanya, Encik dan Puan harus mengatur jadwal dengan baik karena ini menjadi salah satu hal penting terutama untuk menghindari stres dalam belajar online. Untuk itu, ketika istirahat gunakan waktu sebaik mungkin untuk refleksi otak mungkin dengan menonton atau mendengarkan musik atau kegiatan lainnya.
Bertanya jika ada yang tidak dimengerti
Jangan malu untuk bertanya kepada guru usai mengikuti pelajaran, karena jika Encik dan Puan tidak mengerti akan menambah stres dan membuat pelajaran menjadi sia-sia.
Jaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat
Menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat akan berpengaruh pada mood belajar Encik dan Puan. Maka dari itu, pola makan harus diperhatikan ya Encik dan Puan supaya belajar menjadi terasa menyenangkan meskipun di tengah keterbatasan.
Belajar tambahan melalui youtube atau video pembelajaran lainnya
Untuk menambah wawasan dan menghindari jenuh cuma membaca di layar monitor atau layar HP, alangkah baiknya Encik dan Puan mencoba pembelajaran dengan menonton video yang lebih menarik dan mudah dipahami. Banyak sekali video pembelajaran menarik di youtube yang bisa Encik dan Puan jadikan acuan dalam menambah wawasan.
Buat catatan semenarik mungkin
Bagian ini tidak kalah penting untuk ditetapkan ya Encik dan Puan, setelah mendengarkan materi yang disampaikan guru hendaknya dicatat poin pentingnya.
Buatlah catatan itu dengan semenarik mungkin atau bila perlu diberi warna warna yang menarik untuk dibaca supaya menambah ketertarikan Encik dan Puan untuk belajar dan membaca catatan.
Itulah beberapa cara mengatasi stres belajar online yang bisa Encik dan Puan lakukan, semoga bermanfaat.