Home Blog Page 165

Jumlah Kasus Corona di Riau Capai 22.131

Jumlah Kasus Corona di Riau Hari Ini (Sabtu, 12/12/2020) bertambah sebanyak 178 orang, 225 pasien yang telah sembuh, dan 4 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 21.953 kasus menjadi 22.131 kasus.

Dari Jumlah Kasus Corona di Riau Hari Ini, sebanyak 19.806 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 687 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.131 orang isolasi mandiri, serta 507 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny. UK (59) warga Kampar, Tn. EEP (68) warga Pekanbaru, Tn. Y (54) warga Inhu, dan Tn. K (69) warga Inhu.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 59.046 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 54.887 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.970 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 1.031 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 965 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 183.227 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan karena tiap harinya terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif di atas angka 100.

Kondisi ini disebabkan dari hasil tracing pasien positif sebelumnya, maupun orang tanpa gejala (OTG) yang menjalani tes swab.

Menurutnya, kasus positif akan bisa terus terjadi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan pola hidup sehat.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.

Tanaman Hias Yang Hits Saat Pandemi

0

Di masa pandemi ini beberapa orang memiliki hobi, salah satunya merawat bunga. Tahukah Encik dan Puan, ada beberapa tanaman hias yang hits saat pandemi ini?

Belakangan ini, tanaman menjadi topik yang hangat untuk para ibu di kota-kota besar terutama Kota Bertuah ini. Ramainya para penjual bunga, pot, bahkan hingga pupuk dan tanah menjadi sangat dicari para ibu-ibu.

Selain mempercantik dan membuat sejuk teras rumah, bercocok tanam juga bisa menjadi bisnis untuk para ibu-ibu dikarenakan sebagian jenis tanaman bisa mencapai harga yang fantastis.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Berikut ini 7 jenis tanaman hias yang sedang hits di masa pandemi:

Philodendron Micans

Philodendron MicansMerupakan tanaman yang memiliki banyak spesies. Lantaran keindahan bentuk dan warna daunnya, Philodendron banyak disukai sebagai tanaman penghias ruangan atau taman. Untuk spesies tanaman ini sendiri, warna daunnya hijau ke arah maroon. Harga tanaman ini cukup menguras kantung, namun sangat direkomendasikan untuk Ncik dan Puan yang suka menghias ruangan dengan tanaman hidup.

Monstera

Monstera

Memiliki arti abnormal, tidak heran tanaman ini diberi nama tersebut. Di Indonesia pun, bunga yang lagi hits ini punya daya tarik tersendiri sehingga banyak dibuat tanaman palsu dengan bentuk yang sama untuk menghias ruangan.

Biasanya tanaman ini sering dipajang didinding agar ruangan terlihat aesthetic. Pertumbuhan monstera bisa mencapai ketinggian 20 hingga 130 meter loh! Harga tanaman ini cukup merogoh kocek Ncik dan Puan nih! Harga tanaman ini biasanya berkisar Rp 200.000-500.000 tergantung ketinggian dan ukuran tanaman ini ya.

Calathea Cynthia

Calathea Cynthia

Merupakan tanaman jenis Calathea yang terkenal dengan coraknya yang cantik-cantik. Jenis-jenis tanaman Calathea sebenarnya ada banyak, Namun untuk jenis satu ini, biasa disebut sebagai Calathea mutasi. Sebab, terdapat semburat hijau muda dan pink pada daunnya.

Harga tanaman ini relatif mahal ya Ncik dan Puan, untuk ukuran tanaman yang tidak terlalu tinggi harganya berkisar antara Rp 200.000-300.000. Ada juga yang memiliki harga lebih dari ini tetapi tergantung jenisnya.

Begonia

Begonia

Memang tanaman hias yang belum lama populer di Indonesia. Banyaknya komunitas pecinta Begonia di luar negerilah yang membuat tanaman dengan daun asimetris dan corak polkadot ini mulai dilirik oleh pecinta kegiatan berkebun di Indonesia.

Tanaman jenis ini juga banyak menjadi tanaman favorit dikarenakan memiliki warna bunga yang indah. Ada beberapa jenis yang membedakan harga tanaman ini nih Ncik dan Puan, untuk harga tanaman ini berkisar antara Rp 100.000-500.000 tergantung jenis tanamanya ya.

Aglonema

Aglonema

Sebagian besar dari Ncik dan Puan mungkin lebih mengenal tanaman ini dengan nama Sri Rejeki. Tanaman yang memiliki semburat warna merah muda pada sisi daunnya ini memang sudah terkenal sebagai tanaman yang paling cocok untuk siapa saja.

Sepertinya tanaman jenis ini sangat familiar di teras rumah Ncik dan Puan ya. Ternyata tanaman ini termasuk tanaman yang memiliki harga yang cukup fantastis, yaitu Rp. 500.000-1.000.000 loh Ncik dan Puan. Tapi tergantung jenis tanamannya ya.

Lidah Mertua

Lidah Mertua

Merupakan tanaman yang tahan terhadap segala cuaca. Tanaman yang memiliki nama latin Sansaveira ini selain cantik, juga menyimpan segudang manfaat loh. Tanaman ini mampu membersihkan sirkulasi udara di dalam rumah. Udara di dalam rumah bisa menjadi lebih bersih.

Apalagi, lidah mertua termasuk tanaman hias yang tahan lama dan harganya juga cukup murah nih Ncik dan Puan. Harga tanaman ini berkisar antara Rp 20.000-50.000 tergantung tinggi tanaman ini.

Bunga Keladi

Bunga Keladi

Adalah tanaman yang mudah dikenali lantaran memiliki corak pada daunnya, antara lain warna putih, merah, dan merah jambu. Tanaman ini awalnya merupakan tanaman liar, tetapi sekarang tanaman ini menjadi sangat dicari dan memiliki harga yang cukup bersahabat. Harga tanaman Keladi ini berkisar antara Rp 50.000-200.000 tergantung jenis dan besarnya tanaman ini.

Nah, itu tadi beberapa jenis tanaman hias yang sedang hits di masa pandemi ini dan sangat ramai diminati oleh pecinta tanaman hias. Semoga informasi ini bisa menjadi referensi Ncik dan Puan dalam bercocok tanam dan mengisi waktu luang di rumah ya.

Jumlah Kasus Covid di Riau Capai 21.953

Jumlah Kasus Covid di Riau Hari Ini (Jumat, 11/12/2020) bertambah sebanyak 149 orang, 181 pasien yang telah sembuh, dan 3 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 21.804 kasus menjadi 21.953 kasus.

Dari Jumlah Kasus Covid di Riau Hari Ini, sebanyak 19.582 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 669 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.199 orang isolasi mandiri, serta 503 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 58.787 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 54.487 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.091 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 770 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 678 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 183.227 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan bahwa pemerintah pusat memberikan kuota sekitar empat juta dosis vaksin Covid-19 untuk Riau.

Adapun distribusi vaksin ke setiap provinsi merupakan ketetapan dari pemerintah pusat, yanga mana dilihat dari jumlah penduduk dan karakteristik kasus Covid-19 yang terjadi di daerah tersebut.

Jika vaksin tersebut sudah tiba di Provinsi Riau, maka akan segera didistribusikan ke dinas kesehatan di 12 kabupaten dan kota. Kemudian vaksinasi COVID-19 bisa dilakukan di fasilitas kesehatan yang ditentukan seperti Puskesmas di masing-masing daerah.

Pendistribusian vaksin ke Riau tersebut akan berlangsung pada tahun 2021 mendatang, karena mulai awal tahun depan Indonesia akan menerima lebih banyak vaksin Sinovac. Sebagai informasi, bahan baku vaksin Sinovac sendiri berasal dari China.

Meskipun vaksin tersebut datang ke Riau, kondisi masih belum normal karena Covid-19 masih ada. Terlebih tiap harinya penambahan kasus terkomfirmasi positif di Riau selalu di atas angka 100 yang berasal dari hasil tracing pasien positif sebelumnya, maupun orang tanpa gejala (OTG) yang menjalani tes swab.

Bertambahnya kasus positif akan bisa terus terjadi jika masyarakat tidak disiplin menerapkan pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan. Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Capai 21.804

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Hari Ini (Kamis, 10/12/2020) bertambah sebanyak 139 orang, 115 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid dari 21.665 kasus menjadi 21.804 kasus.

Dari Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Hari Ini, sebanyak 19.401 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 698 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 1.205 orang isolasi mandiri, serta 500 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Tn ES (56) warga Kampar, Tn AS (49) warga Inhu, Tn MI (54) warga Pekanbaru, Tn UUZ (77) warga Kuansing, dan Ny K (59) warga Dumai.

Ke-139 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 3 kasus, Dumai 6 kasus, Inhil 7 kasus, Inhu 35 kasus, Kampar 4 kasus, Kuansing 1 kasus, Pekanbaru 55 kasus, Pelalawan 2 kasus, Rohil 14 kasus, Rohul 2, Siak 9, dan provinsi lain 1 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 58.502 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 54.274 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 4.039 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 799 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 701 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 182.457 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 akan diuji dulu standarisasi dan registrasi dari Balai POM, serta kehalalan vaksin tersebut sebelum diberikan kepada masyarakat.

Meskipun vaksin telah ada, kondisi masih belum normal karena Covid-19 masih ada. Oleh karenanya, ia berpesan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, makan buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.

Jumlah Kasus Covid19 di Riau Capai 21.665

Jumlah Kasus Covid19 di Riau Hari Ini (Rabu, 9/12/2020) bertambah sebanyak 235 orang, 181 pasien yang telah sembuh, dan 6 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 21.665 kasus.

Dari Jumlah Kasus Covid19 di Riau Hari Ini, sebanyak 19.286 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 947 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 937 orang isolasi mandiri, serta 495 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Ny. A (64) warga Pelalawan, Tn. W (41) warga Dumai, Ny. R (75) warga Pekanbaru, Tn. JS (44) warga Pekanbaru, Tn. MA (46) warga Pekanbaru, dan Tn. DS (28) warga Pekanbaru.

Ke-235 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 2 kasus, Dumai 19 kasus, Inhil 1 kasus, Inhu 64 kasus, Kampar 13 kasus, Kuansing 5 kasus, Meranti 10 kasus, Pekanbaru 63 kasus, Pelalawan 2 kasus, Rohil 25 kasus, Rohul 14 kasus, Siak 15 kasus, warga luar Provinsi Riau 2 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 58.231 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 54.105 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 3.937 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 956 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 774 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 181.658 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 akan diuji dulu standarisasi dan registrasi dari Balai POM, serta kehalalan vaksin tersebut sebelum diberikan kepada masyarakat.

Meskipun vaksin telah ada, kondisi masih belum normal karena Covid-19 masih ada. Oleh karenanya, ia berpesan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, makan buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.

Imam Syafii 2 Pekanbaru, Sekolah Umum Berbasis Agama

Ncik dan Puan sedang mencari Sekolah berbasis agama Islam? Sudah pernah mendengar Sekolah Imam Syafii 2 Pekanbaru sebelumnya? Jika belum yuk simak dulu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_)

Di penghujung akhir tahun 2020 dan tahun ajaran baru akan terus berlanjut, jadi sudah saatnya nih Ncik dan Puan mencari sekolah terbaik ditambah dengan sistem berbasis islam terpadu dan sudah terakreditasi.

Ncik dan Puan harus tahu apa sih pentingnya pendidikan agama islam untuk anak di sekolah? Karena pendidikan agama islam pada anak sangat berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian yang baik. Jadi anak-anak tidak hanya memiliki ilmu dunia tetapi juga memiliki bekal ilmu akhirat.

Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru adalah sekolah yang telah menerapkan kurikulum baru yaitu SUBA (Sekolah Umum Berbasis Agama). Pendidikan karakter, akhlak, dan adab yang mulia sudah disertakan di dalam kurikulum SUBA.

Kurikulum ini juga mengajak peserta didik untuk memahami tiga komponen penting pendidikan, diantaranya:

  • Siswa Diharapkan Mampu Memahami Ilmu Umum, yang Terdiri dari Ilmu Matematika dan Pengetahuan Alam, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
  • Memahami Pembelajaran Diniyyah Yang Terdiri dari Aqidah, Fiqih, Tafsir, Hadits, Adab-Akhlak, Sirah dan Bahasa Arab.
  • Keterampilan Ekstra Kurikuler Seperti Panahan, Thibun Nabawi, Robotik, Futsal, Basket, dan lain-Lain.

Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru, yang berada di bawah naungan Yayasan Imam Syafii Cendikia Riau Berdiri Pada Tahun 2015. Sekolah ini terdiri dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA Berbasis Islam Terpadu, seluruh jenjang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional dan Mendapat Perdikat A (Sangat Baik).

Fasilitas di Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru ini sudah sangat lengkap, diantaranya:

  • Mesjid dengan kapasitas 2000 jama’ah
  • Laboraturium komputer dan bahasa
  • Taman bermain outdoor dan indoor TK
  • Labor Biologi, Fisika, Kimia, & IPA
  • Ruang kelas yang representatif
  • Ruang perpustakaan, UKS, OSIS, dan BK
  • Hall olahraga (Futsal, Volly, Bulutangkis, Takraw, dan Atletik)
  • Lapangan outdoor (Sepakbola, Takraw, Volly, Panahan dan Berkuda)
  • Kantin, catering, dan laundry
  • 2 gedung asrama ber-AC
  • TV sekolah
  • Lapangan parkir luas & full pagar

Pengajar disekolah ini juga direkrut dan diseleksi sehingga dihasilkan tenaga pengajar yang profesional. Tenaga pengajar pada sekolah ini diantaranya adalah lulusan Madinah, Malaysia, LIPIA Jakarta, STDI Imam Syafii Jember, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia serta para huffadz dan muhaffidz Al-Quran.

Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 pekanbaru membuka penerimaan siswa/i baru tahun ajaran 2021/2022 dimulai dari jenjang TK-IT, SD-IT, SMP-IT, SMA-IT dan program BOARDING SCHOOL khusus Putra. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui www.imamsyafii2pekanbaru.org atau secara online langsung datang ke sekolah.

Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru
Jl. Soekarno Hatta RT.02/RW 10 Kel. Perhentian Marpoyan Kec. Marpoyan Damai Kota Pekanbaru – Riau.

Total Kasus Covid19 di Riau Capai 21.430

Total Kasus Covid19 di Riau Hari Ini (Selasa, 8/12/2020) bertambah sebanyak 173 orang, 139 pasien yang telah sembuh, dan 7 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 21.430 kasus.

Dari Total Kasus Covid19 di Riau Hari Ini, sebanyak 19.106 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 922 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 913 orang isolasi mandiri, serta 489 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 58.037 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 22 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 52.088 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 5.760 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 699 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 636 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 180.702 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir berpesan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan meski vaksin Covid-19 sudah ada.

Karena vaksin yang akan diterima tersebut terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan, seperti registrasi dari Balai POM dan cek kehalalannya sebelum diberikan kepada masyarakat.

Tetap di rumah dan hindari keramaian, makan buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.

Yuk Kenal Lebih Jauh Kandungan Berkelanjutan dalam Skincare

Penggunaan skincare tampaknya tak bisa dipisahkan dari kehidupan para ladies ya. Nah tahukah Puan, kandungan berkelanjutan dalam Skincare? Kali ini penulis akan menjelaskannya.

Dalam meeting virtual C Channel Class: Be An Expert for Your Skin yang berlangsung Sabtu (5/12/2020) kemarin, penulis berkesempatan ikut dalam pembahasan berbagai produk kecantikan dan kesehatan kulit yang ramah lingkungan.

Dalam diskusi ini turut hadir beberapa pembicara antara lain Skincare Enthusiast Danang Wisnu, Beauty Blogger Ratna Kirana, PR & Community Manager The Body Shop Indonesia Ratu Ommaya, dan Chief Marketing Officer N’ Pure Official Devina Wijaya.

pembicara

Dengan beragamnya produk kecantikan dan kesehatan kulit yang ada di pasaran, kita harus sadar terhadap kandungan berkelanjutan dalam skincare.

Jadi tak melulu fokus pada kecocokan kandungan produk dengan kulit, tapi juga pilih produk berbahan dasar alami dan tersertifikasi lestari, serta diproses dengan metode yang berkelanjutan.

Hal ini penting untuk diperhatikan ya Puan! karena masih banyak dari kita yang masih belum menyadari pilihan produk yang kita gunakan berdampak pada kondisi lingkungan sekitar, seperti lahan hutan, petani, serta masyarakat sekitar lahan.

Jadi dengan memilih produk dengan kandungan komoditas ramah sosial dan ramah lingkungan menjadi suatu bentuk tanggung jawab kita terhadap alam dan lingkungan. Produk kecantikan tidak hanya mempercantik kulit, namun juga dapat membantu keberlanjutan alam dan sosial.

Celeb On Cam Telkomsel Hadirkan Vidi Aldiano

0

Celeb on Cam Telkomsel menghadirkan artis sekaligus penyanyi, Vidi Aldiano dalam acara yang berlangsung secara virtual, Senin (07/12/2020).

Vidi Aldiano sebagai musisi muda ternama berbagi kisahnya tentang peluang yang dapat dimanfaatkan secara kreatif selama pandemi dan juga saling berbagi cerita mengenai perubahan serta hal-hal baru yang diperoleh selama pandemi.

Celeb On Cam sendiri merupakan program berbincang dan ngobrol seru antara public figure inspiratif Indonesia bersama masyarakat se-Indonesia yang turut hadir dalam agenda virtual tersebut.

Dalam agenda yang ditaja oleh Telkomsel itu, para peserta yang hadir diberikan kesempatan untuk ngobrol langsung dengan bintang tamu membahas berbagai hal, khususnya mengasah kreatifitas agar terus semangat dan bertahan selama pandemi.

Keseruan tidak hanya sampai disitu, peserta yang hadir juga diberi kesempatan bernyanyi bersama Vidi Aldiano dengan lagu terbarunya yang berjudul Tak Bisa Bersama.

Lagu inipun dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sebagai Nada Sambung Pribadi (NSP) dengan cara SMS ketik VILDH kirim ke 1212 (Rp3.850/7 hari). Untuk informasi lebih lanjut terkait acara Celeb On Cam, masyarakat bisa menikmatinya melalui Aplikasi MAXstream di Channel DigiONE.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses aplikasi ini menggunakan paket hiburan Kuota MAXstream yang bisa diaktifkan melalui Aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363#.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ragam paket komunikasi dari Telkomsel dapat dilihat pada website resmi telkomsel.com.

Executive Vice President West Area Sales Gilang Prasetya menyebutkan, Telkomsel sebagai digital telecommunication company berupaya maksimal memberikan berbagai program positif bagi seluruh masyarakat yang saat ini diwujudkan melalui Acara Celeb On Cam.

Ia menerangkan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan dan upaya Telkomsel untuk mengapresiasi dan memberikan semangat kepada masyarakat khususnya para jurnalis masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami berharap dapat selalu hadir di hati masyarakat melalui program-program yang berdampak baik untuk kita semua. Semoga program kami ini dapat terus berkembang dan bisa hadir kembali dengan bintang tamu inspiratif lainnya,” harapnya.

Total Kasus Covid-19 di Riau Capai 21.259

Total Kasus Covid-19 di Riau Hari Ini (Senin, 7/12/2020) bertambah sebanyak 165 orang, 191 pasien yang telah sembuh, dan 5 pasien yang meninggal. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi Covid menjadi 21.259 kasus.

Dari Total Kasus Covid-19 di Riau Hari Ini, sebanyak 18.969 pasien positif Covid-19 Riau yang telah sembuh dan pulang. 877 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit, 931 orang isolasi mandiri, serta 482 pasien yang telah meninggal.

corona riau

Adapun untuk pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia yaitu Tn SA (54) warga Kabupaten Siaka Ny NN (67) warga Pekanbaru.

Ke-165 tambahan pasien positif Corona di Riau diantaranya berasal dari Bengkalis 20 kasus, Inhu 4 kasus, Kampar 12 kasus, Dumai 17 kasus, Pekanbaru 60 kasus, Pelalawan 5 kasus, Rohil 8 kasus, Rohul 6 kasus, dan Siak 23 kasus.

Untuk jumlah suspek di Riau sebanyak 57.088 orang. Suspek yang isolasi di rumah sakit berjumlah 25 pasien, suspek yang telah selesai isolasi berjumlah 51.331 orang, dan suspek yang isolasi mandiri sebanyak 5.565 orang. Sementara itu, suspek yang meninggal dunia berjumlah 167 orang.

Sementara spesimen di Riau yang diperiksa sebanyak 527 spesimen, serta jumlah orang yang telah diperiksa 451 orang. Sehingga saat ini total spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad mencapai 180.003 sampel.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengingatkan kembali agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, tetap di rumah dan hindari keramaian, makan buah dan sayuran, jaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup.

Bila Encik dan Puan merasakan gejala, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810.