Mengenal Project IPAL Pekanbaru

160
Proyek IPAL Pekanbaru

Project IPAL Pekanbaru kini masih berlangsung, dimulai sejak 1 November 2018 lalu dan ditargetkan selesai pada 28 Desember 2020 mendatang.

Bagi Encik dan Puan yang bertanya-tanya apa itu IPAL, nah simak penjelasan berikut ini!

Singkatan
IPAL sendiri merupakan singkatan dari Instalasi Pengolahan Air Limbah. Proyek IPAL Pekanbaru ini merupakan proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Jalan Rusak
Sayangnya Proyek IPAL di Pekanbaru ini menggunakan fasilitas jalan untuk pembuatan saluran di bawahnya. Proyek yang dibangun di jalan-jalan sempit di Kecamatan Sukajadi ini membuat warga Pekanbaru resah. Bahkan jalan yang biasa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari itu tak mulus lagi.

Akan Diaspal
Meski demikian, Kementerian PUPR akhirnya akan menutup lubang bekas galian akibat pengerjaan IPAL ini dengan aspal. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, seperti yang kami kutip dari riau1.com.

Menurutnya, bagi Pemko Pekanbaru, pembangunan ini sangat membantu air limbah masyarakat agar tidak mengotori sumber air minum di bawah tanah. Makanya, hal ini penting sekali.

Alasan Pembangunan
Selama ini kita hanya mengetahui bahwa pengerjaan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah di Pekanbaru ini adalah untuk menghadirkan limbah air yang baik dengan tidak beracun dan tidak merusak lingkungan masyarakat. Namun tidak tahu dengan pasti seperti apa limbah airnya.

Nah kali ini sudah ada jawabannya. Limbah air tersebut adalah tinja yang berada pada septic tank di rumah tangga. Ternyata, air tanah di Pekanbaru tercemar tinja di dalam septic tank selama sekian puluh tahun. Jadi, proyek ini adalah untuk peningkatan kesehatan.

Dijelaskan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau Ichwanul Ihsan, pihaknya telah menyiapkan sambungan rumah (SR) berupa pipa untuk pembuangan tinja. Jadi, seluruh rumah di Pekanbaru tidak ada septic tank lagi.

Jadi tinja dari tiap rumah akan langsung masuk ke pipa IPAL. Ujung pipa IPAL ini berada di Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Water Treatment Plant (WTP) atau waduk IPAL ini dibangun di sekitar kelurahan itu. Dalam WTP itu, tinja itu diolah menjadi gas atau pupuk