Mengenal RSA Nusa Waluya II

223
RSA Nusa Waluya II
DCIM100MEDIADJI_0285.JPG

RSA Nusa Waluya II telah bersandar di Pelabuhan Pelindo I Pekanbaru, Jumat (18/9/2020) lalu dengan membawa misi kemanusian.

Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II ini sendiri merupakan milik dr Lie A. Dharmawan, founder doctorshare (Yayasan Dokter Peduli).

Kehadirannya adalah untuk memberikan layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat kota Pekanbaru selama beberapa bulan ke depan.

Sebagai informasi, DoctorSHAREs merupakan lembaga non profit yang fokus menangani layanan kesehatan medis dan bantuan kemanusian.

DoctorSHAREs memiliki 3 Rumah Sakit Apung, diantaranya:

  • RSA dokter Lie Dharmawan – 2013
  • RSA Nusa Waluya I – 2015
  • RSA Nusa Waluya II – 2018

RSA ini dibangun di atas tongkang berukuran 45 x 20 meter dengan struktur susunan puluhan kontainer yang telah dimodifikasi.

Meski demikian, rumah sakit apung ini memiliki standar fasilitas UGD, Apotik, ECG, USG, laboratorium, radiologi, kamar pemeriksaan pasien, dan sejumlah kamar rawat inap.

RSA yang telah beroperasi sejak tahun 2013 ini memberikan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan kepada masyarakat pra-sejahtera di pulau terpencil Indonesia yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan karena kendala geografis dan finansial.

RSA ini telah berlayar keliling seluruh nusantara Indonesia melakukan ribuan operasi besar dan kecil serta memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi ribuan warga setempat.

 

View this post on Instagram

 

Pengelola Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II, Yayasan Dokter Peduli berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Kamis (24/9/2020). Meski sejak beberapa hari lalu rumah sakit itu sudah bersandar di Pelabuhan Pelindo Pekanbaru, ada beberapa hal yang harus didukung agar rumah sakit terapung itu beroperasi secara optimal. Kedatangan rumah sakit apung ini sendiri dalam bentuk bakti sosial, kemungkinan akan ada seperti operasi bibir sumbing, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Terkait limbah medis dan kebersihan, akan dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Sementara waktu operasional rumah sakit itu akan dimulai, diperkirakan dalam waktu satu-dua hari mendatang sudah bisa beroperasi. Sumber: cakaplah.com #infoPKU #Pekanbaru #instagramPKU #rumahsakitapungnusawaluya2

A post shared by Informasi Pekanbaru Riau (@infopku_) on