Mengenal Batik Riau, Ciri Khas dan Motifnya

394
Mengenal Batik Riau

Batik tidak hanya ada di pulau Jawa, namun batik juga ada di Riau. Melalui tulisan ini, penulis ingin mengajak Encik dan Puan mengenal batik Riau.

Batik Riau sendiri sering juga disebut dengan batik tabir yang sudah ada sejak sejak abad ke-17 lalu.

Dalam sejarahnya, batik Riau sudah ada pada masa Kerajaan Melayu Daik Lingga. Hingga kini, batik Riau semakin dikenal dengan berbagai motif dan ciri khasnya dibandingkan dengan batik lain.

Mengenal Batik Riau

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein menjelaskan jika batik Riau ada sejak dari jaman kerajaan Melayu Daik Lingga antara 1824-1911.

Ia menjelaskan, masa itu, kerajinan batik Riau hanya lebih dikenal di kalangan bangsawan istana, dalam bentuk kerajinan batik cap. Capnya sendiri terbuat dari perunggu yang berisi motif-motif khas di Riau.

Ciri Khas Batik Riau

Letak perbedaan dari batik Riau yang mencolok dibandingkan berbeda dengan batik lainnya di daerah Jawa adalah dari proses pembuatannya.

Batik Riau sendiri dibuat tidak menggunakan lilin sebagai pembatas warnanya. Akan tetapi dibuat dengan dicap atau batik cap perunggu.

Kain yang digunakan untuk membuat batik Riau adalah kain halus, seperti sutra. Seiring perjalanan waktu, penggunaan logam perunggu ini pun berakhir dan digantikan dengan bahan kayu yang lunak yang disebut kerajinan ‘telepuk’.

Kerajinan telepuk ini menggunakan bahan cap yang berasal dari buah-buahan keras, seperti kentang. Untuk telepuk sendiri memiliki gambar bunga-bungaan pada kain atau kertas. Kain Telepuk merupakan kain berbunga-bunga yang berasal dari India.

Motif Batik Riau

Motif batik Riau sendiri terdiri dari flora dan florist. Hal itu sebagai wujud bahwa keberagaman hayati atau kekayaan alam di Riau masih terjaga.

Tidak hanya itu, ada banyak motif batik lainnya yang terkenal. Seperti batik motif tabur dengan pucuk rebung.

Selain pucuk rebung, nama motif lainnya pun terbilang cukup unik. Ada motif itik pulang petang, bunga kiambang, kuntum bujang, kuntum bersusun hingga tampuk manggis.

Namun untuk pucuk rebung sendiri, dalam perkembangannya juga kian beragam. Sebab ada pucuk rebung siku keluang, pucuk bersusun hingga pucuk rebung sekuntum.

Batik Riau Kian Modern

Seiring perkembangan zaman, motif batik Riau kian modern. Motif batik Melayu khas Riau mulai menyesuaikan dengan kebudayaan serta ciri khas daerah asal.

Bahkan motif-motif modern itu mulai masuk di pasaran. Seperti sekarang ada motif perahu baganduang Kuansing, ikan patin Kampar, dan Muara takus. Lalu ada juga Istana Siak dan motif angguk-angguk.

Untuk batik modern, batik Riau tercatat ada beberapa motif khas masing-masing daerah. Namun terpopuler adalah motif pucuk rebung dan perahu lancang kuning.