Indomie di Taiwan Ditarik, Isu Kesehatan Atau Perang Dagang?

0
207
Indomie di Taiwan

Tahukah Encik dan Puan, peredaran Indomie di Taiwan ditarik? Adapun yang menjadi permasalahanya karena terkandung bahan penyebab kanker.

Importir Dikenakan Denda

Sayangnya mie instan tercinta kita ini ditarik dari toko-toko di Taipei, Taiwan. Bahkan para importir akan dikenakan denda sebesar 60 ribu dollar bila kedapatan membawa produk Indomie.

Padahal di negara kita, siapa sih yang tidak hobi makan Indomie? Selain rasanya yang enak, produk olahan mie instan ini juga punya harga yang murah. Selain itu juga gampang didapatkan di warung-warung.

Mengandung Senyawa Berbahaya

Larangan tersebut terjadi setelah Departemen Kesehatan Taipei menemukan senyawa berbahaya etilen oksida di paket bumbu Indomie varian Rasa Ayam Spesial.

indomie ayam special

Untuk diketahui bersama bahwa senyawa etilen oksida adalah pemicu kanker getah bening, kanker darah, dan zat yang ditemukan pada kasus gagal ginjal akut pada anak.

Akibat berita ini saham Indofood ikut terkena imbasnya. Diketahui saham ICBP melemah 0,25% ke posisi harga Rp 10.175/unit pada hari ini Kamis (27/4/2023).

Bukan Kasus Pertama

Namun kasus ini rupanya bukanlah yang pertama kali. Pada tahun 2010, pemerintah Taiwan juga pernah melakukan hal serupa.

Taiwan pernah melarang masuk dan menghentikan total kegiatan jual beli produk Indomie. Hal tersebut dilakukan setelah produk Indomie disinyalir mengandung zat berbahaya pada saus kecap dan bumbu kering.

Kalahkan Merk Lokal Taiwan

Namun tahukah Encik dan Puan, ternyata Indomie mendominasi perekonomian domestik Taiwan sebesar 50% dan mengalahkan merk-merk lokal.

Indomie sendiri menjadi salah satu produk mie instan favorit di beberapa negara di luar negeri, termasuk Taiwan. Selain itu Indomie punya harga yang murah dan sering dicari oleh para Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan.

Pihak Indofood telah memberikan pernyataan terkait kasus ini. Berdasarkan pernyataan Direktur Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang, semua produk yang mereka impor telah mengikuti ketentuan BPOM, CAC, dan FDA dari negara-negara pengimpor produk.

Pernyataan BPOM RI

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BPOM RI (@bpom_ri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.