Geng Motor Pekanbaru Merajalela, Polres Bentuk Tim Gabungan

53
Geng Motor Pekanbaru Merajalela

Aksi geng motor di Kota Pekanbaru yang merajalela akhir-akhir ini membuat Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru membuat tim gabungan.

Adapun dibentuknya tim gabunan itu untuk mengantisipasi aksi premanisme di jalanan. Yang mana diperkirakan dilakukan oleh anggota geng motor beberapa waktu belakangan ini.

“Tim gabungan sudah dibentuk, masih bekerja. Kami berupaya melakukan pemantauan melalui kamera pengawas di sekitar lokasi rawan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan, Sabtu (14/1/2023).

Pelajar Ikut dalam Aksi Geng Motor

Andrie mengatakan bahwa premanisme ini dilakukan di jalanan yang diduga merupakan anggota geng motor dengan mayoritas anggotanya berisikan anak muda yang masih berstatus pelajar.

Kejadian premanisme geng motor yang merajalela di jalanan Pekanbaru ini sudah terjadi beberapa kali pada hari libur dan tengah malam.

Dikarenakan hal tersebutlah, Andrie memberikan imbauan kepada orang tua untuk mengawasi anaknya dengan ketat guna mencegah aksi premanisme di jalanan.

“Kami mengimbau masyarakat di Kota Pekanbaru perlunya kerja sama dalam pengawasan karena kelompok-kelompok ini banyak yang berstatus pelajar atau usia remaja,” imbaunya.

Maka dari itu dalam kasus ini sangat diperlukannya pengawasan ketat dari orang tua supaya  peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

“Kita harus bersama melakukan pemantauan, khususnya pada hari libur. Perlu pengawasan ketat terhadap anak-anak,” pungkas Andrie.

Aksi Geng Motor yang Meresahkan

Diketahui baru-baru ini telah terjadi gangguan pada pengendara mobil yang kaca spoinnya dipecahkan oleh sekelompok pemotor di kawasan Parit Indah Pekanbaru. Peristiwa ini membuat masyarakat resah sehingga meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan patroli malam.

Razia Kendaraan Bermotor

Sebanyak 78 kendaraan bermotor diamankan pihak Polresta Pekanbaru dalam razia pada Sabtu (14/1/2023). Dimana Samapta Polresta Pekanbaru telah mengamankan sebanyak 15 unit sepada motor.

Sedangkan Polsek Sukajadi dan Polsek Pekanbaru Kota mengamankan 28 unit. Kemudian Polsek Bukit raya, Senapelan, dan Tenayan raya mengamankan sebanyak 21 unit. Lalu Polsek Rumbai Pesisir mengamankan sembilan unit.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Henky Poerwanto mengatakan, kegiatan represif terhadap aksi geng motor dan balap liar yang meresahkan masyarakat ini adalah untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.