Tantangan UMKM di Riau Agar Bisa Mendunia

16
Tantangan UMKM di Riau

Potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Riau masih sangat besar. Meski demikian ada tantangan UMKM di Riau agar bisa mendunia.

Demikian menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Riau Asrizal.

Berbagai produk-produk inovasi lahir dari kreatifitas para pelaku usaha di Riau, potensi yang terlihat baru saat ini berasal dari pengelolaan limbah sawit.

Produk-produk yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit mulai bermunculan. Yang sedang hits, dan banyak ditemukan belakangan adalah piring lidi sawit. Keunikan yang kemudian bisa memberikan potensi ekonomi baru di Provinsi Riau.

Selain piring lidi sawit yang dihasilkan dari limbah kelapa sawit ada inovasi lain, yaitu tas yang dibuat dengan tangan yang juga memiliki corak lidi sawit.

“Itu baru dari pengelolaan limbah sawit. Ada potensi di sana,” ungkapnya, Kamis (23/9/2021).

Namun, menurut Asrizal tantangan UMKM di Riau sebenarnya adalah Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas. Jika banyak pemesanan, maka terkadang pelaku UMKM akan terbentur kepada masalah bahan baku.

Jika bahan baku cukup, terkadang pelaku UMKM akan memiliki sedikit masalah dengan kualitas dan kontinuitas.

Tiga hal tersebut menjadi masalah mendasar. Selain itu, permasalahan pemasaran dan profesionalitas kemasan yang biasa disebut dengan brand juga menjadi hal penting yang harus dibenahi untuk bisa menembuskan UMKM Riau, menuju pasar nasional dan Internasional.