Sukses Bangun Brand Hijab Sendiri, Berdayakan IRT

0
249
Sukses Bangun Brand Hijab Sendiri

Menjadi ibu rumah tangga (IRT) bukanlah menjadi alasan untuk tidak memiliki penghasilan. Contohnya salah seorang IRT asal Kota Padang Sumatera Barat, Elsa Maharani, peraih apresiasi SATU Indonesia Award 2020.

Elsa Maharani merupakan satu dari sekian banyak sosok inspiratif di Indonesia, yang menjadi motivasi bagi para ibu rumah tangga untuk membantu keuangan keluarga.

Meskipun fokus pada keluarga, Elsa Maharani bisa membuktikan jika memiliki keterampilan, ibu rumah tangga juga bisa berwirausaha, dan membangun mimpinya sendiri.

Berbekal keterampilan menjahit yang dimilikinya, ibu rumah tangga asal Padang itu sukses membuka usaha brand hijab sendiri.

Uniknya, tidak hanya mencari keuntungan untuk pribadinya, akan tetapi peraih apresiasi SATU Indonesia Award 2020 itu juga memberdayakan para ibu rumah tangga lainnya yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Dorongan terbesar Elsa membangun usaha tersebut adalah ingin memberdayakan masyarakat berekonomi lemah yang ada di sekitar tempat tinggalnya sehingga ia memproduksi hijab dengan merek sendiri.

Adapun brand hijab yang dimiliki oleh peraih apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 itu adalah Maharrani Hijab.

Moto Maharrani Hijab adalah “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni).

Maharrani Hijab sendiri telah memberi manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar. Bahkan, Elsa lewat Maharrani Hijab sudah mampu memberdayakan masyarakat kampungnya terutama para ibu rumah tangga yang semula tidak memiliki penghasilan.

Sampai saat ini, usaha yang dia rintis untuk membantu kesejahteraan tempat tinggalnya sudah mampu memberdayakan 15 orang tenaga. Bahkan tidak hanya itu, usaha peraih apresiasi SATU Indonesia 2020 itu juga sudah memiliki 150 orang reseller dan agen.

Oleh karena itu, berkat usaha Maharrani Hijab itu, warga sekitar lingkungan Elsa kini mempunyai penghasilan tetap.

Awalnya masyarakat di sana hanya berprofesi sebagai pencacah batu kali dan asisten rumah tangga, kini mereka mempunyai penghasilan tetap di atas Upah Minumum Regional Kota Padang.

Tidak hanya itu, bahkan untuk tas bungkus produk Maharrani Hijab, Elsa memberdayakan narapidana di lembaga pemasyarakatan setempat. Tak hanya fokus berbisnis, Elsa juga ikut dalam kegiatan sosial bersama warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Muaro.

Kegiatan sosial lainnya berupa pendirian Rumah Quran Serambi Minang yang saat ini telah menampung lebih dari 200 santri (tidak mondok) mulai dari anak-anak sampai mahasiswa, dan kegiatan lainnya.

Selama pandemi ini, salah seorang peraih apresiasi SATU Indonesia Awards 2020 itu juga bekerja sama dengan mahasiswa Tata Busana di kotanya untuk membuat masker yang disumbangkan ke masyarakat luas.

Hingga saat ini, usaha Elsa dalam membantu masyarakat di sekitarnya menjadi motivasi bagi banyak orang untuk terus menebar manfaat untuk sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.